Anda di halaman 1dari 20

TANDA-TANDA KEHAMILAN DAN

PEMERIKSAAN DIASNOSTIK KEHAMILAN


OLEH :
MARATUS SHOLIKAH

Askeb I (kehamilan) pertemuan ke 7


Indicator
Mahasiswa mampumenyebutkan 5 dari 8 tanda tidak pasti
kehamilan
Mahasiswa mampu menyebutkan 5 dari 10 dugaan hamil
Mahasiswa mampu menyebutkan 3 dari 4 tanda pasti
kehamilan
Mahasiswa mampu menentukan pertimbangan dalam
menegakkan diagnosis secara tepat
Mahasiswa mampu memahami tujuan pemeriksaan Leopold 1-
4
Mahasiswa mampu melakukan pemeriksaan leopold
kebidanan dengan benar dan tepat
Mahasiswa mampu menjaga prifasi pasien saat melakukan
pemeriksaan Leopold kebidanan.
Tanda Tidak Pasti hamil

o Rahim membesar
oTanda hegar
oTanda Chadwick
oTanda piskacek
oBraxton hicks
o Basal metabolism rate(BMR) meningkat
o Ballottement positif
oTes urine kehamilan (tes HCG) positif
Dugaan Hamil

Amenorhoe
Emesis
Pusing .
Miksing / sering buang air kecil
Obstipasi
Hiperpigmentasi: striae, closma, linia nigra
Varises
Payudara menegang
Perubahan perasaan
BB bertambah
Tanda Pasti hamil

Terdengar DJJ
Terasa gerak janin
Pada pemeriksaan USG terlihat kantung
kehamilan, ada gambaran embrio
Pada pemeriksaan ronsen terlihat rangka janin
(>16 minggu)
Diagnosis Banding

Kehamilan Mioma
palsu uteri
Kista ovary

Retensi
Urine Menopause
Pertimbangan Untuk Menegakkan Diagnosis

Hamil atau tidak hamil


Primi gravida (nulipara) atau multi
gravida (multipara)
Tuanya kehamilan
Janin hidup atau mati
Janin tunggal atau kembar
Postur janin dalam rahim
Janin intra uteri atau ekstra uteri
Keadaan jalan lahir
Pemeriksaan Diasnostik Kebidanan

Tes urine kehamilan (tes HCG)

Menggunakan pemeriksaan
Leopold abdomen

Pemeriksaan USG

Pemeriksaan rontgen
Tes urine kehamilan (tes HCG)

1. Dilaksanakan seawal
mungkin begitu diketahui
ada amenore (satu minggu
setelah koitus)
2. Upayakan urine yang
digunakan adalah urin pagi
hari
Menggunakan pemeriksaan Leopold
kehamilan dengan tujuan sbb :

Leopild I Bertujuan untuk mengetahui TFU dan dan bagian janin


yang ada difundus.
Leopold II Bertujuan untuk mengetahui bagian janin yang di
sebelah kanan atau kiri ibu.
Leopold III Bertujuan untuk mengetahui bagian janin yang ada
dibawah uterus.
Leopold IV Bertujuan untuk mengetahui bagian janin yang ada
dibawah dan mengetahui apakah kepala janin sudah masuk
panggul atau belum.
Cara pelaksanaanya leopold I
sebagi berikut

1. Memeriksa menghadap ke pasien


2. Kedua tangan meraba bagian fundus
dan mengukur berapa tinggi fundus uteri
3. Meraba apa yang ada difundus. Jika
teraba bulat, melenting ,mudah
digerakan maka itu adalah kepala. Jika
teraba benda bulat , besar , lunak dan
tidak melenting dan susah digerakan
maka itu adalah bokong janin.
Cara pelaksanaanya
leopold II sebagi berikut

1. Kedua tangan pemeriksa berada di


sebelah kanan dan kiri perut ibu.
2. Ketika memeriksa sebelah kanan
menggunakan tangan kiri, dan rasakan
bagian apa yang berada di sebelah
kanan (jika teraba bagian yang keras
dan rata) tidak teraba bagian kecil,
terasa ada tahanan, maka itu adalah
punggung bayi, namun teraba bagian-
bagian yang kecil dan menonjol , maka
itu adalah bagian kecil janin).
Cara pelaksanaanya
leopold III sebagi berikut

1. Tangan kiri menahan fundus uteri


2. Tangan kanan meraba bagian yang
ada dibagian bawah uterus. Jika
teraba bagian yang bulat,
melenting,keras dan dapat
digoyangkan, maka itu adalah
kepala . namun jika teraba bagian
yang bulat, besar, lunak,dan sulit
digerakan, maka itu adalah
bokong. Jika dibawah tidak
ditemukan kedua bagian seperti
diatas, maka pertimbangkan janin
dalam letak melinatang.
Lanjutan..

3. Pda letak susngsang (melintang ) dapat dirasakan ketika tangan kanan


menggoyangkan bagian bawah, tangan kiri akan merasakan
ballottement (pantulan dari kepala janin, terutama ini ditemukan ketika
kehamilan 5-7 bulan).
4. Tangan kanan meraba bagian bawah (jika terab bagian kepala,
goyangkan, jika masih mudah digoyangkan, berarti kepala belum masuk
panggul, namun jika tidak dapat digoyangkan , berarti sudah m,asuk
panggul), lalu lanjutkan pada pemeriksaan Leopold IV untuk mengetahui
seberapa jauh kepala sudah masuk panggul.
Cara pelaksanaanya leopold IV
sebagi berikut

1. Pemeriksa menghadap ke keki


pasien.
2. Kedua tangan meraba bagian
janin yang ada dibawah.
3. Jika teraba kepala, tempatkan
kedua tangan didua belah
pihak yang berlawanan
dibagian bawah.
4. Jika kedua tangan konvergen (dapat saling
bertemu) berarti kepala belum masuk PAP.
5. Jika kedua tangan divergen (tidak saling bertemu)
maka kepala sudah masuk PAP.
Pemeriksaan USG

Dilaksanakan sebagai diagnostis pasti kehamilan.

Gambaran yang terlihat, yaitu adanya rangka


janin dan kantong kehamilan.
Pemeriksaan rontgen

Merupakan salah satu alat untuk melakukan


penegakan diagnostic pasti kehamilan.

Terlihat gambaran kerangka janin, yaitu tengkorak


dan tulang belakang.

Kerjakan diselembar kertas

Apa tujuan dari pemeriksaan leopold III ?

Apa yang dimaksud dengan posisi divergen ?

Jika kedua tangan masih dapat bertemu pada saat


pemeriksaan leopold 4 maka itu artinya ?