Anda di halaman 1dari 26

7 Questions

Mengapa Wanita Lebih Rentan UTI dibanding


Pria?
Faktor penting adalah Lokasi Anatomi Organ Reproduksi Wanita berbeda dengan
Anatomi Organ Reproduksi Pria.
Pharmacotherapy - Patophysiologic Approach-Dipiro 2005 (Uretra Wanita
umumnya dikolonisasi oleh Bakteri yang berasal dari Flora Feses)
Pharmacotherapy - Patophysiologic Approach-Dipiro 2005 (Pendeknya uretra
wanita dan dekatnya dengan area Perirektum membuat kolonisasi bakteri
menjadi mudah)
Mekanisme Pertahanan Tubuh Dalam
Mencegah UTI

MUKUS
ANTIBODI Ig G dan Ig A
GLYCOSAMINOGLYCAN

Lactobacillus pada Vaginal


PROTEIN TAMM HORSFALL
Flora
Mengapa Wanita Hamil lebih rentan terhadap
UTI

90 % = Wanita hamil mengalami


Ureteral Dilatation
70 % = Glycosuria
Meningkatnya Progrestin urinary
dan Estrogen urinary
Faktor Predisposisi

Imunosupresi & imunosupresan


Insufisiensi ginjal kronik, transplantasi ginjal
Diabetes melitus
Infeksi nosokomial
Paparan bakteri resisten terhadap antibiotik
Pemasangan kateter, stent ureter
Kelainan anatomis dan fungsi pada saluran kemih dan kelainan
kongenital.
Presentasi klinis ISK

Pada ISK bagian bawah, keluhan pasien biasanya berupa rasa sakit atau rasa
panas di uretra sewaktu kencing dengan air kemih sedikitsedikit, sering
urinasi, hematuria, nokturia.
Pada ISK bagian atas dapat ditemukan gejala sakit kepala,malaise, mual,
muntah, demam, menggigil, rasa tidak enak, atau nyeri di pinggang.
Uji Laboraturium

Bakteriuria
Pyuria ( bilangan sel darah putih > 10/mm3 )
Urin positif nitrit ( dengan pereduksi nitrit )
Urin positif leukosit esterase
CB, bakteri dilapisi antibodi ( ISK bagian atas)
Skenario Kasus
Definisi ISK
Infeksi saluran kemih (ISK) adalah kondisi ketika
organ yang termasuk ke dalam sistem kemih,
yaitu ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra,
mengalami infeksi.
Infeksi saluran kemih dapat terjadi pada siapa
saja. Akan tetapi, karena tubuh wanita memiliki
saluran uretra yang lebih pendek, maka wanita
lebih rentan mengalami infeksi saluran kemih.
KASUS 1

Ny. Rika 20 tahun (menikah, tanpa anak) dengan tanpa riwayat UTI sebelumnya, mengeluhkan rasa terbakar
saat buang urin, urinasi yang sering tetapi dalam jumlah sedkit, dan merasakan nyeri pada kandung kemih.
Tidak mengalami demam. Pemeriksaan sampel urin menunjukkan data berikut :
Terdapat bakteri gram negatif
Berat jenis 1,015 (normal ; 001 1,035)
pH 8 (normal ;4,5 7,5)
protein, glukosa, keton, bilirubin, dan sel darah negatif (normal;negatif)
WBC 10 15 sel/mm3(normal 0 2 sel/mm3)
RBC 0 1 sel/mm3(normal 0 2 sel/mm3)
Bakteri banyak (normal 0 jarang)
Sel epitel 3 - 5sel/mm3(normal 0 beberapa sel/mm3)
Dari gambaran klinis di atas, penyakit apa yang mungkin dialami oleh Ny. Rika; apakah tujuan dari
terapi yang akan diberikan ; dan rencana tata laksana yang akan dijalani oleh pasien?
SUBJEK

Ny Rika 20 tahun
mengeluhkan rasa terbakar saat buang urin
urinasi yang sering tetapi dalam jumlah sedikit
merasakan nyeri pada kandung kemih
Tidak mengalami demam
OBJEK
Terdapat bakteri gram negatif
Berat jenis 1,015 (normal ; 001 1,035)
pH 8 (normal ;4,5 7,5)
protein, glukosa, keton, bilirubin, dan sel darah negatif (normal;negatif)
WBC 10 15 sel/mm3(normal 0 2 sel/mm3)
RBC 0 1 sel/mm3(normal 0 2 sel/mm3)
Bakteri banyak (normal 0 jarang)
Sel epitel 3 - 5sel/mm3(normal 0 beberapa sel/mm3)
Assasment

Dari gambaran klinis yang ada, pasien mengalami ISK bagian bawah
Penyakit ISK tersebut juga ditandai dengan adanya hasil uji laboraturium
dengan hasil WBC melebihi normal, terdapatnya bakteri gram negatif dan
banyaknya bekteri.
Pasien diberikan terapi untuk menghilangkan infeksi mencegah infeksi
berulang.
Planning
KASUS 2

SUBJEK
RETI (28 Tahun)
Riwayat Infeksi Berulang
8 minggu setelah pengobatan Gejala infeksi kemih lain
Pengobatan yang didapatkan setelahnya adalah Kontrasepsi Oral
Objek

Infeksi E.Coli dan diobat 10 hari


Assesment

10 Hari Trimetropim
Sulfametoksazol Sembuh
Lalu melakukan pengobatan
setelahnya yaitu Kontrasepsi Oral
Plan

Kontroversial penelitian yang


menunjukkan resiko UTI pada
kontrasepsi Oral.
Plan

Trimetropim Sulfametoxazol Dilanjutkan


Konseling Pasien Kontrasepsi yang cocok dalam kondisi pasien
KASUS 3
Subjek

Rizki
55 Tahun
Riwayat : Gagal Ginjal Kronik dan Hipertensi
Objek

Klirens Kreatinin : 20ml/menit


Terapi : Infeksi Saluran Kemih
Assesment

Problem Medik : Gagal Ginjal Kronik


Plan

Gagal Ginjal Kondisi Uremia


Terapi Antibiotik : Ciprofoxacin