Anda di halaman 1dari 22

ASKEP PADA LANSIA

Perbedaan penderita geriatrik


Terjadi perubahan pada semua organ tubuh
Terjadi akumulasi proses patologik kronik yang
biasanya bersifat degeneratif
Keadaan sosial ekonomi yang tidak
mendukung kesehatan dan kesejahteraan
lansia
Penyakit iatrogenik yaitu penyakit yang
disebabkan oleh obat-obatan
Pembinaan Usia Lanjut
Sangat diperlukan untuk meningkatkan status
kesehatan, meningkatkan mutu kehidupan
dan menenamkan pola hidup sehat
Salah satu pembinaan lansia adalah dengan
asuhan keperawatan kelompok
Tujuan: mneingkatkan status kesehatan dan
kemampuan untuk mandiri agar selama
mungkin tetap produktif dan berperan aktif
dalam kehidupan keluarga dan masyarakat
PENGKAJIAN
1. Identitas Lansia
Nama
Jenis kelamin
Alamat
Umur
Perkawinan
Anak (jumlah, jenis kelamin, yang masih tingal
dengan lansia)
Pekerjaan
Status sosial ekonomi
2. Sistem Muskuloskeletal
Pada lansia sering ddijumpai maasalah
instaabilitas, jatuh, patah tulang akibat
perubahan cara berjalan dan keseimbangan
Dapat muncul gejala kelemahan fisik berat dan
gagal bangkit
Kelemahan fisik ditandai dengan pnurunan BB,
kelemahan, pucat, inaktivitas, nafsu makan
menurun diakibatkan oleh penurunan kapasitas
organ dan kerusakan cadangan homeostatis
Perlu dikaji kekuatan otot, perubahan
posisi/gerakan keseimbangan dan gaya berjalan.
3. Fungsi Perkemihan
Pada lansia sering dijumpai masalah
inkontinensia urine
Yaitu ketidakmampuan menahan keluarnya
urine secara terkendali
Dampak: dapat timbul dehidrasi akibat takut
minum, jatuh akibat urin tercecer dilantaai,
maalu/depresi dan timbul ulcus
Kaji pola BAK
4. Fungsi GIT
Pada lansia sering muncul masalah
gangguan BAB: konstipasi, gangguan
digesti
Perlu dikaji pola makan, pola BAB
5. Fungsi hidrasi
Pada lansia sering mengalami gangguan
cairan/hidrasi akibat intake yang menurun,
inkontinensia urine, diare, muntah,
penyakit infeksi, pembetasan cairan yang
kurang tepat
Tanda gejala: mukosa bibir, mulut kering,
mata cekung, kelemahan otot, bingung,
apatiss
Perlu dikaji pola minum dan tanda-tanda
dehidrasi
6. Fungsi resulasi suhu
Pada lansia terjadi penurunan
kemampuan beradaptasi terhadap stress
termal/menurunya kontrol termoregulasi
Ditandai dengan reaksi yang lambat
terhadap panas dan dingin, dibutuhkan
waktu yang lama untuk kembali ke suhu
normal
7. Fungsi imunologis
Akibat proses menua terjadi penurunan
imunitas bawaan dan didapat. Selain itu
juga faktor kurang gizi dapaat
menyebabkan kadar albumin mneurun
menyebabkan imuno respon vaaksin
menurun
8. Fungsi Penglihatan dan Pendengaran
Sering terjadi gangguan penglihatan akibat
kekeruhan lensa, gangguan visus,
retinopati
Pendengaran juga menurun akibat
penurunan persyarafan
Perlu dikaji fungsi penglihatan dan
pendengaran
9. Fungsi kerdiovaskuler
Pada lansia sering muncul masalah
hipertensi, gagal jantung, AMI
10. Fungsi endokrin
Penyakit DM sering timbul pada lansia
akibat penurunan fungsi pankreas
Perlu dikaji pola makan, BB, TB
Pengkajian Psikososial
Komunikasi dengan sumber-sumber yang ada di
masyarkat
Dijaki hubungan/komunikasi dengan tenaga keesehatan,
karang wreda, aparat desa, RT/RW, dll
Interaksi sosial
Akibat penurunan fisik, lansia cenderung mengurangi
kegiatan diluar, akibatnya dapat terjadi gangguan interaksi
ssosial, kurangnya kesempatan mendapatkan informasi
kesehatan
Perubahan peran
Terjadi degradasi peran-peran penting dalam keluarga
pada lansia akibat sudah pensiun, penurunan fisik.
Kesedihan dan stabilitas emosi
Pada lansia biasanya sudah memasuki tahap
terakhir pada siklus perkembangan, dimana
akan mulai kehilangan pasangan/hidup
sendiri sehingga dapat muncul kesedihan
dan gangguan stabilitas emosi: labil,
iritabel, mudah marah, menarik diri
Pemeliharaan orang tua
Dikaji pola keluarga dalam mengasuh lansia:
pola nutrisi, perawatan/pengobatan bila
sakit, keikutsertaan dalam kegiatan sosial,
pemberdayaan lansia dalam keluarga
Pengkajian Lingkungan
Pendapatan/ penghasilan
Kesehatan lingkungan perumahan
Sanitasi
Keamanan pemukiman
Diagnosa Keperawatan pada Lansia
Fisiologis
Gangguan fungsi neuromuskuskeletal: Immobilisasi,
gagal bangkit, kelemahan fisik berat, instaabilitas yang
berhubungan dg penurunan kapasitas organ, ssaraf,
keseimbangan
Gangguan fungssi perkemihan: inkontinensia urin yang
berhubungan dengan penurunan persyarafan kandung
kemih
Gangguan fungsi digesti: konstipasi berhubungan
dengan penurunan fungsi saluran cerna, fungsi
metabolik, kurangnya makanan berserat.
Gangguan fungsi hidrasi b.d intake yang
kurang, output berlebih
Resiko infeksi b.d peenurunan fungsi
imunitas
Gangguan fungsi endokrin: DM
berhubungan dengan penurunan fungsi
pankreas, pola makan yang salah
Gangguan fungsi kardiovaskuler: hipertensi,
gagal jantung b.d penurunan fungsi jantung,
sirkulasi
Psikososial
Komunikasi dengan sumber masyarakat
tidak efektif
Gangguan interaksi sosial
Perubahan fungsi peran
Berduka/kesedihan
Gangguan stabilitas emosi
Gangguan pemeliharaan orang tua
Lingkungan
Peendapatan yang kurang
Sanitasi tidak memenuhi sysrat kesehatan
Pemukiman tidak emenuhi syarat kesehatan
Resiko terhadap kecelakaan/ injury
Intervensi keperawatan
A. Pencegahan Primer
Tujuan
Mencegah masuknya stersor pada lansia
Mengurangi kemungkinan bertemunya stressor
Mempertahankan stabilitas lansia
Tindakan keperawatan
Memberikan informasi tentang kesehatan
Memberikan peendidikan kesehatan
Memberikan motivasi kearah
peningkatan/kebaikan
B. Pencegahan Sekunder
Tujuan
Meelindungi struktur dasar lansia
Mencapai stabilitas lansia
Intervensi
Membantu memaksimalkan potensi yang ada
di dalam dan lingkungan lansia untuk stabilitas
kesehatan, misal; pola tidur, makan, aktivitas
Fasilitasi dan advokasi lansia dalam
mendapatkan pengobatan dan perawatan
yang memadai
Bantu lansia untuk mendapatkan pemeriksaan
kesehatan yang lengkap.
C. Pencegahan Terssier
Tujuan
Memelihara dan mencapai
kemampuan/kebaikan yang maksimal
Intervensi
Pendidikan kesehatan untuk meningkatkan
kemampuan fungsional lansia atau mencegah
terjadinya ketregantungan
Mendukung lansia dalam mencapai
kemampuan yang maksimal
Koordinasi dengan sumber-sumber ddi
masyarakat untuk konseling, rehabilitasi dan
bantuan finansial
Mengunakan terapi modalitas/terapi kelompok