Anda di halaman 1dari 14

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

(SIM) UNTUK TEKNOLOGI MASA


KINI
Sistem Informasi Manajemen dapat disimpulkan
sebagai sistem informasi yang disusun dengan
mempergunakan prosedur-prosedur yang formal, dengan
tujuan memberikan informasi yang relevan kepada para
manajer baik itu informasi internal maupun informasi
eksternal pada seluruh tingkat dean seluruh fungsi
organisasi yang bersangkutan, sehingga pengambilan
keputusan dapat dilakukan secara efektif.
Semua sistem informasi memiliki tiga unsur atau
kegiatan utama, yaitu (Ismail, 2004) :
Menerima data sebagai masukan ( input)
Memproses data dengan melakukan perhitungan,
penggabungan unsur data, pemutakhiran perkiraan dan
lain-lain.
Memperoleh informasi sebagai keluaran (output).
Tujuan SIM, yaitu:
Menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam
perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain
yang diinginkan manajemen.
Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam
perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan
perbaikan berkelanjutan.
Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.
Fungsi dari sistem informasi tidak lagi hanya
memproses transaksi, penyedia informasi, atau alat
untuk pengambilan keputusan. Sekarang sistem
informasi dapat berfungsi untuk menolong end
user manajerial membangun senjata yang menggunakan
teknologi sistem informasi untuk menghadapi
tantangan dari persaingan yang ketat. Penggunaan
yang efektif dari sistem informasi strategis
menyajikan end users manajerial dengan tantangan
manajerial yang besar.
Teknologi Informasi adalah teknologi yang
berhubungan dengan pengumpulan, penyimpanan,
pengolahan dan penyebaran informasi. Teknologi
Informasi terdiri dari hardware dan software. Hardware
dapat berupa computer, laptop atau notebook dilengkapi
dengan perangkat pendukungnya seperti printer,
jaringan, infocus, modem, LAN dan lain-lain. Sementara
software adalah aplikasi-aplikasi dan system yang
digunakan. Jenis aplikasi misalnya Microsoft, Oracle. Jenis
system misalnya Microsoft Windows, Linux, Sun Solaris.
Saat ini teknologi informasi berkembang sangat cepat.
Secara garis besar dapat dikatakan bahwa :
Teknologi informasi menggantikan peran manusia.
Dalam hal ini, teknologi informasi melakukan otomasi
terhadap suatu tugas atau proses.
Teknologi memperkuat peran manusia,yakni dengan
menyajikan suatu tugas atau proses.
Teknologi informasi berperan dalam restrukturisasi
terhadap peran manusia.
Secara umum terdapat dampak positif maupun
negatif dengan adanya perkembangan teknologi
informasi. Dampak positifnya antara lain:
Memudahkan dan mempercepat akses informasi,
penyampaian atau penyebaran informasi.
Memudahkan masyarakat dalam berkomunikasi secara
global kapan saja dan di mana saja.
Menguntungkan perusahaan, dan juga menambah
lapangan kerja dengan memanfaatkan jasa teknologi
informasi yang ada.
Memudahkan masyarakat dalam menyelesaikan
pekerjaan sehari-hari.
Dampak negatif dari perkembangan teknologi
informasi, antara lain:
Isu SARA, kekerasan dan pornografi.
Maraknya cyber crime atau kejahatan dalam dunia maya.
Munculnya para penipu yang memanfaatkan internet.
Berbagai peralatan TIK seperti TV, internet, banyak
menayangkan tindakan penipuan, dan tayangan
kekerasan yang dengan cepat ditiru para penikmatnya.
Penyebaran Virus Komputer.
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi
yang semakin canggih memberikan peluang bagi dunia
pendidikan untuk terus meningkatkan kualitas serta
mencapai tujuan pendidikan. Teknologi komunikasi dan
informasi merupakan sarana yang dapat digunakan
untuk mengumpulkan atau menyediakan informasi
yang dibutuhkan organisasi dengan akurat dan tanpa
menghabiskan banyak waktu sehingga lebih
mempercepat kinerja organisasi. Sedangkan Sistem
Informasi Manajemen (SIM) berguna bagi organisasi
dalam menyediakan informasi-informasi yang dapat
digunakan sebagai bahan pertimbangan oleh pimpinan
dalam pengambilan keputusan.
Maka pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi
dalam sistem informasi manajemen akan mendukung aliran
informasi berjalan dengan cepat dan akurat. Kemudahan
yang ada ini akan mengakibatkan SIM menjadi lebih efisien.
Contoh adanya sistem informasi akademik (SIAKAD) online
yang telah diterapkan di banyak Perguruan Tinggi sangat
membantu manajer, orang tua, peserta didik maupun
karyawan (dosen, TU, dsb) dalam mengakses informasi
sehubungan dengan informasi yang dibutuhkan mengenai
akademik. Manajer dapat mengambil keputusan berdasarkan
SIAKAD misalnya mengenai perkembangan rata-rata nilai
mahasiswa.
Hubungannya sama-sama bergerak di bidang informasi
(pengolahan) , dan teknologi informasi merupakan
bagian dari sistem informasi. Karena sistem informasi
dapat tersusun oleh beberapa teknologi informasi.
Sehingga apabila teknologi informasi mengalami
kerusakan maka mempengaruhi sistem informasi atau
sistem informasi juga akan mengalami gangguan.
SEKIAN DAN TERIMA KASIH
ERA BADARI ERDIANA
11160633
AKUNTANSI 2016
STIE BANK BPD JATENG