Anda di halaman 1dari 27

KONSEP KOMPETENSI DAN

STANDAR KOMPETENSI
Kompetensi

Kompetensi menurut SK Mendiknas


045/U/2002 adalah seperangkat tindakan
cerdas, penuh tanggung-jawab yang dimiliki
seseorang sebagai syarat untuk dianggap
mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan
tugas-tugas di bidang pekerjaan tertentu.
A. PROFIL

B. Area/Domain/Bidang
Kompetensi

C. Komponen
Kompetensi

D1. Elemen D2. Elemen D3. Elemen


Ilmu Keterampilan Afektif
PROFIL

Profil bidan di Indonesia merupakan tampilan


kinerja bidan pada area pelayanan kebidanan
yaitu mencakup sebagai pemberi asuhan
(care provider), pengambil keputusan (decision
maker), komunikator (communicator),
penggerak peran serta masyarakat (community
leader) dan manajer (manager)
Area kompetensi bidan Indonesia

1. Etik legal & keselamatan pasien


2. Komunikasi efektif
3. Pengembangan diri dan profesionalisme
4. Landasan ilmiah praktik kebidanan
5. Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
6. Promosi kesehatan dan konseling
7. Manajemen dan kepemimpinan
Area Kompetensi 1
Etik Legal & Keselamatan Pasien

Kompetensi Inti:
Mampu berperilaku profesional,
menerapkan etika dan moral terhadap issue
etik maupun aspek legal dalam praktik
kebidanan yang berorientasi pada
keselamatan perempuan dan masyarakat
Komponen Kompetensi :

Menerapkan perilaku profesional


Mematuhi aspek etiko-legal dalam
praktik kebidanan
Menghargai hak dan privasi perempuan
dan keluarganya
Mengutamakan keselamatan pasien
dalam praktik kebidanan
Area kompetensi 2
Komunikasi efektif
Kompetensi Inti :
Mampu bertukar informasi secara verbal
dan non-verbal dengan pasien/
perempuan, keluarganya, masyarakat di
lingkungan perempuan, sesama profesi,
antar profesi kesehatan, dan stakeholders
Komponen Kompetensi

Berkomunikasi dengan perempuan dan


anggota keluarganya
Berkomunikasi dengan masyarakat
Berkomunikasi dengan sesama profesi
Berkomunikasi dengan profesi lain
Berkomunikasi dengan para pemangku
kepentingan (stake holders)
Area kompetensi 3
pengembangan diri & profesionalisme

Komponen Kompetensi :
Mampu mengembangkan diri dengan
mengikuti perkembangan ilmu dan
teknologi terkini, serta menyadari
keterbatasan diri berkaitan dengan
praktik kebidanan serta menjunjung
tinggi komitmen terhadap profesi bidan.
Komponen Kompetensi :

Bersikap mawas diri


Belajar sepanjang hayat
Mengembangkan pengetahuan dan
ketrampilan kebidanan sesuai dengan
kemajuan ilmu pengetahuan dengan teknologi
terkini.
Berkomitmen mengembangkan profesi bidan
Area kompetensi 4
Landasan ilmiah Praktik kebidanan
Kompetensi Inti :
Bidan memiliki pengetahuan tentang ilmu
kebidanan, biomedik, humaniora, ilmu-ilmu
sosial, ilmu kesehatan masyarakat, dan
menerapkannya pada asuhan bagi
perempuan, bayi baru lahir, bayi, balita dan
anak prasekolah.
Komponen Kompetensi :
Bidan menerapkan pengetahuan yang
diperlukan untuk memberikan pelayanan
yang berkualitas tinggi dan pendidikan
kesehatan yang tanggap budaya dalam
upaya mempromosikan kehidupan
keluarga yang sehat, perencanaan
kehamilan dan menjadi orang tua
Lanjutan...

Bidan menerapkan pengetahuan yang


diperlukan untuk dapat memberikan
pelayanan antenatal yang berkualitas tinggi
guna memaksimalkan kesehatan selama
kehamilan termasuk deteksi dini dan
penanganan kegawatdaruratan dan rujukan
pada komplikasi tertentu
Bidan menerapkan pengetahuan yang
diperlukan untuk memberikan asuhan
yang berkualitas tinggi dan tanggap
budaya selama persalinan, menolong
persalinan dan kelahiran yang bersih dan
aman serta menangani situasi
kegawatdaruratan untuk memaksimalkan
kesehatan ibu dan bayi
Bidan menerapkan pengetahuan yang
diperlukan dalam memberikan asuhan
yang berkualitas tinggi pada bayi baru
lahir sehat hingga usia balita dan pra
sekolah.

Bidan menerapkan pengetahuan yang


diperlukan untuk dapat memberikan
asuhan pada perempuan yang mengalami
terminasi kehamilan atau keguguran
sesuai dengan peraturan dan perundang-
undangan yang berlaku
Area Kompetensi 5
Keterampilan klinis dalam praktik
kebidanan
Kompetensi Inti :
Bidan memiliki keterampilan memberikan
asuhan yang dilandasi keilmuan neonatologi,
ilmu-ilmu sosial, ilmu kesehatan masyarakat,
etika, budaya, dan memberikan asuhan
yang tepat untuk perempuan, bayi dan balita
yang baru lahir, childbearing women,dan
keluarga
Komponen Kompetensi:
Bidan memiliki keterampilan
memberikan pelayanan yang berkualitas
tinggi dan pendidikan kesehatan yang
tanggap budaya dalam upaya
mempromosikan kehidupan keluarga
yang sehat, perencanaan kehamilan dan
menjadi orang tua
Bidan memiliki keterampilan memberikan
pelayanan antenatal berkualitas tinggi guna
memaksimalkan kesehatan perempuan selama
kehamilan termasuk deteksi dini dan
pengobatan atau rujukan pada komplikasi
tertentu
Bidan memiliki keterampilan memberikan
asuhan berkualitas tinggi, tanggap budaya
selama persalinan, memfasilitasi persalinan
yang bersih dan aman serta menangani situasi
kegawatdaruratan untuk memaksimalkan
kesehatan ibu dan bayinya.
Bidan memiliki keterampilan memberikan
asuhan postpartum yang komprehensif,
berkualitas tinggi, dan tanggap budaya

Bidan memiliki keterampilan memberikan


asuhan kebidanan yang komprehensif dan
berkualitas tinggi pada Bayi baru lahir sehat
hingga usia balita dan para sekolah
Bidan memiliki keterampilan memberikan
asuhan pada perempuan yang mengalami
terminasi kehamilan atau keguguran sesuai
dengan peraturan dan perundang-undangan
yang berlaku
Area kompetensi 6:
Promosi kesehatan dan konseling

Kompetensi Inti :
Mampu melakukan promosi kesehatan dan
konseling tentang kesehatan masyarakat
pada umumnya, dan kesehatan perempuan
sesuai dengan tahap perkembangan siklus
reproduksinya.
Komponen kompetensi

Promosi kesehatan pada individu, keluarga


dan masyarakat
Promosi kesehatan reproduksi perempuan
termasuk KB meliputi KRR, pra hamil,
kehamilan, persalinan, nifas dan masa antara.
Konseling kesehatan pada individu, keluarga
dan masyarakat tentang kesehatan bayi, anak
balita dan pra sekolah
Area kompetensi 7:
Manajemen dan kepemimpinan

Kompetensi Inti
Mampu merencanakan, mengelola dan
mengevaluasi secara komprehensif sumber
daya dibawah tanggung jawab dengan
memanfaatkan IPTEK untuk menghasilkan
langkah-langkah strategis pengembangan
profesi dan organisasi
Komponen Kompetensi
Menerapkan teori kepemimpinan dalam
pengelolaan sumber daya kebidanan
Mengidentifikasi faktor-faktor yang
mempengaruhi kebijakan dan strategi pelayanan
kebidanan terhadap perempuan dan anak
Menjadi agen perubahan dalam praktik
kebidanan
Melaksanakan praktik kebidanan secara mandiri
untuk mendukung kesejahteraan perempuan dan
masyarakat
Menjalin jejaring lintas program dan lintas sektor

Anda mungkin juga menyukai