Anda di halaman 1dari 80

PEWARISAN SIFAT

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan


Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
Direktorat Pembinaan SMP
2015
1. Kompetensi Dasar
3.8 Mengidentifikasi proses dan hasil pewarisan sifat
serta penerapannyadalam pemuliaan mahluk
hidup.
4.7 Melakukan percobaan sederhana untuk
menemukan hukum pewarisan sifat mahluk hidup.
2. Indikator Pencapaian Kompetensi
Indikator Pencapaian Kompetensi Bab 7 tentang Pewarisan Sifat pada
Makhluk Hidup dikembangkan oleh guru dengan mengacu pada KI dan KD
pada Lampiran 1b Permendikbud No 58 tahun 2014. Pada kegiatan
pembelajaran di lapangan, guru dapat mengembangkan sendiri Indikator
Pencapaian Kompetensi dengan disesuaikan pada kondisi peserta didik
asing-masing. Berikut ini dipaparkan contoh Indikator Pencapaian
Kompetensi yang dapat dijabarkan dari KD 3.8 dan KD 4.7.
Menjelaskan molekul yang mendasari pewarisan sifat pada makhluk hidup.
Mengidentifikasi stuktur molekul DNA.

Menunjukkan hubungan antara kromosom, DNA, gen, RNA, dan

karakteristik makhluk hidup.
Menjelaskan istilah-istilah dalam pewarisan sifat pada makhluk hidup

Indikator Pencapaian.....
Membandingkan kromosom tubuh orang laki-laki, orang
perempuan, dan sel kelamin.
Membuat bagan persilangan sesuai dengan data yang telah
disajikan
Menganalisis mekanisme pewarisan kelainan sifat-sifat pada
manusia
Mengidentifikasi mekanisme pewarisan sifat dalam pemulian
makhluk hidup.
Mengidentifikasi karakterirstik anggota keluarga untuk
menemukan hukum pewarisan sifat.
Membuktikan hukum pewarisan sifat Mendel melalui percobaan
persilangan sederhana.
Membuat persilangan pada pewarisan sifat manusia
PETA KONSEP

Pewarisan
Sifat

Sifat Beda Materi Genetis

Intermediet Dihibrida Kromosom


Gen

Monohibrida
PEWARISAN SIFAT

Apakah kamu pernah mengamati teman-teman-


mu? Jika kamu memperhatikan temanmu mungkin
kamu akan menjumpai perbedaan bentuk wajah,
bentuk rambut, warna kulit, postur tubuh atau sifat
yang lainnya. Mengapa demikian? Bagaimana
karakteristik temantemanmu tersebut diturunkan dari
orangtua mereka? Untuk memahaminya ayo,
pelajari bab ini dengan cermat dan penuh
semangat
PEWARISAN SIFAT

Perhatikanlah teman-teman di dekatmu. Amatilah


bagaimana postur tubuh, bentuk rambut, bentuk
wajah, bentuk hidung, dan warna kulitnya! Adakah
perbedaan antara karakteristik tubuhmu dengan
karakteristik teman-temanmu?
PEWARISAN SIFAT
Setelah kamu mengamati temanmu, tentunya kamu
melihat bahwa kamu dan temanmu memiliki banyak
perbedaan karakteristik. Mungkin ada temanmu yang
memiliki postur tinggi, ada yang pendek, ada yang
memiliki rambut lurus, rambut keriting, atau
bergelombang. Ada juga yang memiliki wajah bulat dan
ada pula yang lonjong. Ada yang memiliki kulit putih,
kuning langsat, dan ada yang sawo matang
atau kecoklatan. Perbedaan-perbedaan ini dikontrol
oleh gen yang diwarisi dari orang tua kita.
Pewarisan Sifat.... lanjutan

Melalui gen ini pula karakteristik tubuh kita mirip


dengan orang tua kita. Tentu kita sekali lagi harus
bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan
adanya gen-gen ini. Kekurangan satu gen saja bisa
menyebabkan kelainan pada karakteristik tubuh kita.
Tahukah dimana letak gen? Bagaimana proses
pewarisan gen-gen dari orang tua kepada
keturunannya? Dapatkah kita mengubah gen-gen
suatu makhluk hidup misalnya padi sehingga kita
dapat meningkatkan hasil produksinya?
GENETIKA

GENETIKA: Cabang
ilmu biologi yang
mempelajari tentang
tatacara penurunan
sifat dari induk kepada
keturunannya
ISTILAH-ISTILAH GENETIKA

GEN :
Segmen tertentu DNA (yang ada di kromosom) yang
menentukan sifat keturunan tertentu.
ALEL: Salah satu anggota dari pasangan gen alternatif
KROMOSOM :
Faktor pembawa sifat keturunan dari induk kepada
anaknya.
PARENTAL : Induk
FILIAL (F) : Keturunan.
Keturunan/generasi pertama (F-1)
Keturunan/generasi kedua (F-2), F-2 merupakan hasil
persilangan antar F-1.
ISTILAH-ISTILAH GENETIKA

GENOTIF : Susunan gen yang menentukan sifat,


tidak tampak dari luar.
FENOTIF : Sifat yang tampak dari luar, hasil
perpaduan antara sifat genotif dengan
lingkungan.
DOMINAN : Sifat yang lebih kuat/banyak muncul
pada keturunan.
RESESIF : Sifat yang lebih sedikit/lemah muncul
pada keturunan.
INTERMEDIER : Sifat yang sama-sama kuat
muncul pada keturunan.
SEMI DOMINAN : Pasangan gen yang berinteraksi
memunculkan sifat perpaduan.
ISTILAH-ISTILAH GENETIKA

HOMOZIGOT : Genotif yang mempunyai


pasangan alel sama.
HETEROZIGOT: Genotif yang mempunyai
pasangan alel sama.
Kata-kata kunci:
Gen Monohibrida
Kromosom Dihibrida
Gamet Intermediet
Dominan Genotipe
Resesif Fenotipe
GEN
PEWARISAN SIFAT

Faktor Penentu Pewarisan Sifat

Pewarisan sifat dari induk kepada


keturunannya disebut hereditas
Cabang biologi yang khusus mempelajari
tentang hereditas adalah genetika.
Gen

Pembawa sifat dari induk kepada


keturunannya adalah gen. Gen adalah
sepasang DNA yang menentukan sifat
tertentu atau membawa ciri tertentu
Gen terletak didalam kromosom,
kromosom terletak di dalam inti sel.
Kromosom
Kromosom adalah benang-benang halus
yang berfungsi sebagai pembawa
informasi genetis kepada keturunannya
atau Kromosom adalah struktur
berbentuk batang yang terdapat dalam
inti sel atau organel sel tertentu yang
mengandung gen.
Sepasang kromosom yang bentuk dan
ukurannya sama disebut kromosom
homolog
Struktur Kromosom
Kromosom terdiri atas dua
bagian yaitu kepala dan
lengan kromosom.
Kepala kromosom disebut
Lengan
sentromer dan lengan
Sentromer kromosom atau lokus
merupakan badan
kromosom yang didalamnya
terdapat gen.
Bentuk-bentuk Kromosom

Sentromer

Lengan
Submetasentrik Akrosentrik
Telosentrik
Metasentrik
Tipe kromosom
1. Kromosom Tubuh (Autosom)
yaitu kromosom yang menentukan ciri-ciri
tubuh.
2. Kromosom Kelamin (Gonosom)
yaitu kromosom yang menentukan jenis
kelamin pada individu jantan atau betina
atau pada manusia pria atau wanita.
Misalnya: pada kromosom lalat buah
(Drosophila melanogaster) memiliki 4
pasang kromosom, terdiri atas 3 pasang
autosom dan 1 pasang gonosom.
Macam Kromosom pada sel
kelamin manusia
Kromosom akan menempati sebuah sel, dan sel
tersebut memiliki kromosom yang berbeda-beda.

Ada dua macam kromosom yang ada dalam sel


kelamin manusia, yaitu kromosom X dan
kromosom Y. Pada wanita kromosomnya
adalah XX dan pada pria adalah XY.
JUMLAH KROMOSOM

Inti sel tubuh dan inti sel kelamin suatu


organisme mempunyai jumlah kromosom
yang berbeda. Kromosom yang terletak di
dalam inti sel tubuh bersifat diploid (2n)
(berpasangan), sedangkan di dalam inti sel
kelamin/gamet bersifat haploid (n) tidak
berpasangan. Jumlah kromosom pada sel
tubuh manusia sebanyak 46 kromosom (23
pasang), sedangkan pada sel kelaminnya
(sperma atau ovum) ada 23 kromosom
Mengidentifikasi Kromosom Laki-Laki dan Perempuan
Kariotipe Perempuan dan Laki-laki,
Sel ovum Sel sperma

X Y
X Y
Gambar 7.8 Kariotipe Perempuan dan Laki-laki,
Kariotipe Perempuan dan Laki-laki,

Kariotipe Perempuan dan Laki-laki,


(a) Perempuan Memiliki Kariotipe 22AA +
XX,
(b) Laki-laki Memiliki Kariotipe 22AA + XY,
(c) Kariotipe Sel Telur 22A + X, dan
(d) Kariotipe Sel Sperma 22A + Y atau 22A +
X.
Kromosom yang terdapat dalam kotak
merupakan gonosom atau kromosom
kelamin yaitu X atau Y.
Mengidentifikasi Kromosom Laki-Laki dan
Perempuan
(1) Jumlah kromosom penyusun sel tubuh manusia ada 46 buah
(2) Dalam sel tubuh (baik laki-laki atau perempuan) kromosom
dalam kondisi perpasangan.
(3) Ada perbedaan kromosom penyusun tubuh orang perempuan
dan laki-laki, yaitu pada laki-laki ada kromosom XY sedangkan
pada perempuan ada kromosom XX.
(4) Kromosom pada sel sperma ada 23 buah
(5) Pada sel sperma dan sel ovum kromosom tidak perpasangan.
ISTILAH DALAM PEWARISAN SIFAT
1.Parental(P) artinya induk atau orang tua
2.Filial (F) artinya keturunan
-keturunan pertama (F1) = anak
-keturunan kedua (F2) = cucu
3.Genotipe adalah sifat-sifat menurun yang tidak
nampak dari luar, disimbolkan dengan pasangan
huruf
Contoh: AA, Aa, aa, AABB dan AaBB
4.Fenotipe adalah sifat menurun yang tampak dari
luar.
Contoh: buah besar, buah kecil, rasa manis, rasa
asam,batang tinggi.
5.Gamet adalah sel kelamin dan berasal dari
genotipe
Contoh: genotipe Aa gametnya A dan a
LANJUTAN..
6.Sifat Dominan adalah sifat-sifat gen yang selalu
nampak atau muncul, disimbolkan dengan huruf
besar
Contoh: AA, BB dan CC
7.Sifat Resesif adalah sifat-sifat gen yang tidak selalu
nampak, baru muncul apabila bersama-sama gen
resesif lain, disimbolkan dengan huruf kecil
Contoh:aa,bb dan cc
8.Sifat Intermediet adalah sifat keturunan yang
mempunyai ciri perpaduan antara kedua induknya.
9.Homozigot adalah pasangan gen yang sifatnya sama
Contoh: AA, aa, BB, bb, CC dan cc
10.Heterozigot adalah pasangan gen yang tidak sama
Contoh: Aa, Bb dan Cc
11.Alel yaitu anggota dari sepasang gen, misalnya R=
gen untuk bunga warna merah dan r=gen untuk
bunga putih.R dan r satu sama lain merupakan alel
Lembar Kegiatan
A. Tujuan: Mengetahui keanekaragaman genetis pada manusia.
B. Cara Kerja:
1. Perhatikan beberapa sifat manusia yang dapat
diturunkan:
Ujung daun telinga yang bebas atau yang melekat, hidung
besar/lebar atau kecil/sempit, bulu mata yang panjang atau
yang pendek, rambut yang lurus atau keriting, warna kulit
yang sawo matang atau kuning langsat.
2.Lakukan pengamatan terhadap anggota keluargamu mulai
a b
dari ibu, bapak, c
saudaramu d
dan dirimu e .
sendiri f

Gbr.Berbagai Keanekaragaman Genetis pada Manusia


Keterangan gambar
a.Bulu mata pendek
b.Bulu mata panjang
c.Bentuk rambut keriting
d.Bentuk rambut lurus
e.Ujung daun telinga tidak menggantung
f.Ujung daun telinga yang menggantung

3.Catatlah hasil pengamatanmu


No Ciri yang diamati
pada tabel dibawah ini:
Siswa 1 Siswa 2 Siswa 3 Siswa 4
1. Ujung daun
telinga
2. Bentuk hidung
3. Bulu mata
4. Rambut
5. Warna kulit
Pertanyaan:

1.Adakah sifat dominan yang terdapat pada


anggota keluargamu
2.Di antara anggota keluargamu, siapakah yang
mempunyai sifat dominan paling banyak
3.Sebutkan sifat resesif yang berhasil kamu
dapatkan pada anggota keluargamu
Sifat-sifat Anggota Keluarga
Orang tua memiliki jenis cuping telinga yang melekat,
maka semua anaknya juga memiliki jenis cuping telinga
yang melekat. Jika salah satu dari orangtua memiliki
jenis cuping telinga yang terpisah maka semua anaknya
memiliki jenis cuping telinga yang
terpisah, namun ada juga kejadian salah satu anaknya
memiliki jenis cuping telinga yang melekat. Agar kamu
dapat memahami bagaimana sebenarnya bentuk jenis
cuping telinga melekat dan jenis cuping telinga yang
terpisah perhatikan Gambar dibawah ini
Tipe Perlekatan Cuping Telinga
(a) Terpisah (Memiliki Gen GG atau Gg),
(b) Melekat (Memiliki Gen gg).
Materi: Tipe Perlekatan Cuping Telinga
Persilangan dari ayah yang memiliki karakter cuping yang terpisah
dengan genotip GG (dominan) dan ibu yang memiliki karakter cuping
yang melekat dengan genoip gg (resesif).
Parental : GG (cuping terpisah) >< gg (cuping melekat)
Gamet :Gg
F1 : Gg (Cuping terpisah)
Berdasarkan diagram menunjukkan bahwa anak memiliki cuping
terpisah. Bila anak menikah dengan orang yang memiliki cuping melekat
dengan genotip gg diagram sebagai berikut.
Parental : Gg (cuping terpisah) >< gg (cuping melekat)
Gamet : G dan g g
F1 :

Berdasarkan diagram menunjukkan bahwa cucu memiliki cuping terpisah


Gamet G g
g Gg (cuping terpisah gg (cuping melekat)
Hukum Penurunan Sifat Mendel

Mendel melakukan eksperimen dengan menyilangkan


tanaman kapri/ercis(Pisum sativum)
Mengapa menggunakan ercis?
mempunyai pasangan sifat-sifat yang menyolok
dapat melakukan penyerbukan sendiri
mudah disilangkan
cepat menghasilkan keturunan
tanaman setahun
memiliki bunga sempurna
memiliki tujuh sifat beda
Mendel melakukan persilangan monohobrid dan
dihibrid
HUKUM MENDEL I (hukum
pemisahan secara bebas/ segregasi)

Berbunyi:
bahwa pada pembentukan gamet,
dua gen yang berpasangan akan
dipisahkan ke dalam dua sel atau
gamet secara bebas
HUKUM MENDEL II (hukum
berpasangan secara bebas)

Berbunyi:
bahwa pada pembentukan diri
dari suatu pasangan akan secara
bebas berkelompok dengan gen
gen lain yang berasal dari
pasangan lain.
2.3 KOMPETENSI DASAR:

Mendeskripsikan proses
Pewarisan dan hasil pewarisan
sifat serta penerapannya
INDIKATOR
1.Menentukan rasio hasil persilangan
Monohibrida Dominan
2.Menentukan rasio hasil persilangan
Monohibrida Intermediet
3.Menentukan rasio hasil persilangan
Dihibrida
4.Memberikan contoh pemanfaatan dan
dampak teknologi reproduksi dalam
kehidupan sehari-hari
PERSILANGAN MONOHIBRIDA
DOMINAN
Persilangan dua individu sejenis dengan
satu sifat beda

Contoh:
Persilangan antara kacang ercis berbunga
merah dominan (MM) dengan kacang ercis
berwarna putih resesif (mm) dapat
dibuat bagan sebagai berikut:
Contoh Persilangan Monohibrida:
P1 : MM x mm
Fenotipe : (merah) (putih)

Gamet : M m

F1 : Mm
Fenotipe : (merah)
Persilangan Monohibrida
(Lanjutan)
Dari persilangan F1 didapatkan:

P2 : Mm x Mm
Fenotipe : (merah) (merah)

Gamet : M, m M, m

F2
Bagan Persilangan Monohibrida Dominan
F2 :

M m

M MM Mm
(merah) (merah)

m Mm mm
(merah) (putih)

Perbandingan Genotipe F2 = MM : Mm : mm
= 1 : 2 : 1
Perbandingan Fenotipe F2 = Merah : Putih
= 3 : 1
PERSILANGAN DIHIBRIDA
Adalah persilangan antara dua individu
sejenis yang melibatkan dua sifat beda.

Misalnya:
Mendel menyilangkan kacang ercis berbiji
bulat dan berwarna kuning (BBKK)
dengan tanaman kacang ercis berbiji kisut
dan berwarna hijau (bbkk)
Contoh Persilangan Dihibrida

P1 : BBKK x bbkk
Fenotipe : (bulat-kuning) (kisut-
hijau)

Gamet : BK x bk

F1 : BbKk
Fenotipe : (bulat-kuning)
Persilangan Dihibrida
(Lanjutan)
P2 : F1 x F1
BbKk BbKk
Fenotipe : (bulat-kuning) (bulat-kuning)

Gamet : BK,Bk,bK,bk x BK,Bk, bK,bk

F2
Bagan Persilangan
Dihibrida
BK Bk bK bk
F2
BK BBKK BBKk BbKK BbKk
2 3 4
1
Bk BBKk BBkk BbKk Bbkk
6 7 8
5
bK BbKK BbKk bbKK bbKk
10 11 12
9
bk BbKk Bbkk bbKk bbkk
15
13 14 16
Lanjutan.
F2 Nomor Kotak Genotipe Fenotipe Frekuensi
1 BBKK
2, 5 BBKk
3, 9 BbKK Bulat- 9
4, 7, 10, 13 BbKk kuning
6 BBkk Bulat-hijau 3
8,14 Bbkk
11 bbKK Kisut- 3
12, 15 BbKk kuning

16 bbkk 1
Kisut-hijau

Perbandingan Fenotipe F2 = 9 : 3 : 3 : 1
Lembar Kegiatan
Persilangan marmot rambut hitam
kasar (HHKK) dengan marmot rambut
putih halus (hhkk) menghasilkan F1
semua berambut hitam kasar,dimana
rambut hitam kasar bersifat dominan.
Jika F1 disilangkan sesama
tentukan:
a.Parental (P2)
b.F2
c.Perbandingan genotip dan fenotip
Rumus Memprediksi macam
gamet,genotipe,fenotipe:
N Hal yang akan Rumus Keterangan
o ditentukan
1. Jumlah macam gamet 2 n=jumlah alela
heterozigot
2. Jumlah macam 3 n=jumlah sifat beda
genotipe F2
3. Jumlah macam fenotipe 2 n=jumlah sifat beda
F2
4. Jumlah kombinasi F2 (2 ) n=jumlah sifat beda
Contoh
:
Tentukan macam-macam gamet individu
berikut:
a.TTMM
b.TtMm
c.TtMM
d.TtMMLl
Jawab:
Rumus Macam Gamet = 2

a. TTMM=2 = 1 yaitu TM
b. TtMm=2 = 4 yaitu TM, Tm, tM, tm
c. TtMM=2 = 2 yaitu TM, tM
d. TtMMLl= 2=4 yaitu TML, TMl, tML, tMl
Manfaat Teknologi Reproduksi:

1.Dapat menghasilkan produk yang


bermutu tinggi,misalnya:
Menghasilkan produksi susu yang
bermutu tinggi dari sapi yang merupakan
bibit unggul dari hasil persilangan.
Daging yang berkualitas tinggi dari sapi

Brahma dan ayam pedaging broiler.


Menghasilkan beras yang bermutu tinggi

dari padi unggul misalnya padi C, Gading,


Centani, Remaja, padi dari Philipina
seperti PB5,PB8,PB36
Lanjutan
Menghasilkan rambutan yang berbuah
manis dan besar serta pohonnya rendah
yang didapat dari hasil penyilangan

2.Bisa menghemat biaya dan tenaga kerja,


misalnya teknologi tanam benih
langsungyang disebut TOT Tabela dengan
menggunakan jenis padi Memberamo dan
Cibodas.
Lanjutan

3.Dapat mempercepat produksi, misalnya


padi unggul Memberamo, Cibodas yang
masa panennya 2 minggu lebih cepat

4.Tanaman dan hewan akan berumur


panjang karena sifat unggulnya yang
tahan terhadap penyakit dan iklim,
misalnya padi VUTW (Varietas Unggul
Tahan wereng), padi IR 64
Penyakit Menurun pada Manusia

Pada manusia telah banyak diketahui sifat herediter (turun


menurun) misalnya albino (bule), kencing manis (Diabetus
melitus), Thallasemia, jari lebih (Polydactyli), mata biru dan
rambut ikal

Ciri-ciri
Merupakan penyakit yang dibawa oleh gen,

Tidak dapat disembuhkan (kecil kemungkinanya)

Dapat diturunkan kepada anaknya, tidak menular kepada orang lain

Bersifat homozigot resesif atau gen letal.

Contoh:
Haemofilia = darah sukar membeku bila luka.
Albino = kulit tidak memiliki pigmen (bule)
Buta Warna = tidak dapat membedakan warna
dengan jelas.
Penyakit Menurun pada Manusia
CONTOH:
Thalasemia = darah merah bentuknya seperti bulan
sabit, tiap bulan harus tranfusi darah.
Polydaktili = jari berlebih, biasanya pada ibu jari.
Kepala botak = kulit kepala tdk di tumbuhi oleh
rambut, licin. Terpengaruh seks
Hipertricosis = tumbuh rambut pada daun telinga
atau wajah, berwarna hitam.
Epilepsi = penyakit kejang-kejang (ayan).
Anodontia = orang yang tidak memiliki gigi seumur
hidupnya
Albinism
e Peristiwa kurangnya pigmen tubuh

sehingga menyebabkan seseorang


menderita albino/bule
P aa x Aa
Gamet a A dan a
F1

A a

a Aa aa
normal albino

Keterangan:
1.Aa normal heterozigot 50%
2.aa albino 50%
Albino
Contoh lain:

P Aa x Aa
Gamet A dan a A dan a
F1

Keterangan:
A a 1.AA normal 25%
2.Aa normal
heterozigot 50%
A AA Aa 3.aa albino 25%

a Aa aa
Diabetes Mellitus
Penyakit yang mengganggu metabolisme karena
pankreas kurang menghasilkan insulin
Disebabkan oleh gen resesif d, contoh:
P Dd X Dd
Gamet D,d D,d
F1
DD Dd
Keterangan;
normal Normal
1.DD normal
homozigot
Dd dd
2.Dd normal
normal diabete heterozigot
s 3.dd diabetes
Thallasemia
Penyakit darah bawaan yang menyebabkan
sel darah merah pecah
Disebabkan alel dominan Th
ThTh : thallasemia mayor (lethal)
Thth : thallasemia minor (hidup, tapi
perlu transfusi darah terus)
thth : normal
Achondroplasia
Disebabkan oleh
alel dominan D
Menyebabkan
kekerdilan
(dwarfism)

DD : lethal
Dd : dwarfism
dd : normal
Hipertricosis
Anodontia
Polidaktili
Gigantisme
Kepala Botak
Talasemia
Contoh Soal

Seorang laki-laki normal menikah dengan


wanita carier haemofilia, bagaimanakah
sifat anak- anaknya?
Jawab :

P : laki-laki X wanita carier


XY X*X

G : X X*
Y X
Bagaimana Keturunannya.?
Contoh Soal

GENOTIP KETURUNANNYA ADALAH ..


Contoh Soal

FENOTIF KETURUNANNYA
X X* : WANITA CARIER ADALAH ..
X*Y : Lelaki hemofilia
X X : Waanita Normal
X Y : Lelaki Normal
Latihan soal

Seorang laki-laki buta warna menikah


dengan wanita normal, bagaimanakah sifat
keturunan anak-anaknya?
GOLONGAN DARAH

Golongan darah seseorang ditentukan oleh


sejenis protein yang ada pada darah disebut
Aglutinogen dan Aglutinin.
Karl Landsteiner membagi golongan darah dibagi
menjadi 4 yaitu : golongan darah A, B, O dan AB
Sifat keturunan pada golongan darah dibawa oleh
protein Isoaglutinin (I)
Orang yang bergolongan darah A, B, O dan AB
mempunyai Isoaglutinin (I) dengan kode gen
A : IAIA dan IAi
B : IBIB dan IBi
O : ii
AB : IAIB
Contoh Soal

Seorang laki-laki bergolongan darah A menikah


dengan wanita bergolong darah B, bagaimanakah
golongan darah anak-anaknya?

Jawab :
P : Gol A X Gol B
IAIA/i X IBIB/i
G : IA IB
i i
F1 : .?
Contoh Soal

GENOTIP KETURUNANNYA ADALAH ..

FENOTIF KETURUNANNYA ADALAH ..


Latihan

Seorang wanita bergolongan darah AB


menikah dengan laki-laki bergolongan darah
O, bagaimanakah sifat golongan darah pada
anak-anaknya?
Terima kasih