Anda di halaman 1dari 21

JOURNAL READING

2012 EUROPEAN GUIDELINE ON


THE DIAGNOSIS AND TREATMENT
OF GONORRHOEA IN ADULTS
PEMBIMBING :
DR. CHAIRIL ANWAR SP.KK, MKES
ABSTRAK

GONORE MERUPAKAN MASALAH KESEHATAN MASYARAKAT SECARA GLOBAL


MASALAH SANGAT SERIUS BERUPA RESISTENSI CEPHALOSPORIN
MEMBERIKAN PEDOMAN GONORE YANG TERBARU, BERUPA INDIKASI PENGUJIAN DAN
PENGOBATAN GONORE, PENGENALAN TERAPI DUA ANTIBIOTIC ( CEFTRIAXONE DAN
AZITROMISIN) PADA GONORE TANPA KOMPLIKASI YANG MENUNJUKKAN RESISTENSI.
REKOMENDASIKAN UNTUK IDENTIFIKASI, VERIFIKASI DAN MELAPORKAN KEGAGALAN PAFA
REGIMEN PENGOBATAN YANG DIREKOMENDASIKAN
ETIOLOGI DAN TRANSMISI

DISEBABKAN OLEH BAKTERI GRAM NEGATIVE NEISSERIA GONORHOENE.


INFEKSI MELIBATKAN EPITEL KOLUMNAR PADA URETRA, ENDOCERVIX, RECTUM, FARING, DAN
KONJUNGTIVA. KADANG DAPAT MENYEBABKAN PID DAN EPIDIDIMO-ORHITIS
PADA TAHUN 2008, WHO MEMPERKIRAKAN TERDAPAT 106 JUTA KASUS DEWASA
MERUPAKAN INFEKSI BAKTERI TRANSMISI SEXUAL KEDUA SETELAH INFEKSI CLAMIDIAL
3 KALI LEBIH SERING TERJADI PADA LAKI-LAKI DARIPADA WANITA,
TERJADI JADI PADA DEWASA MUDA (15-29 TAHUN), TERKAIT HUBUNGAN SEX ANTARA PRIA
DENGAN PRIA
GEJALA KLINIS

PADA PRIA, TERJADI URETHRITIS AKUT DENGAN GEJALA DISCHARGE URETRA ( > 80 %) DAN
DYSURIA (> 50 %), BIASANYA DIMULAI PADA 2-8 HARI.
PADA WANITA, PENINGKATAN ATAU PERUBAHAN SEKRET VAGINA ( <50%), NYERI PERUT
BAGIAN BAWAH ( <25%), DYSURIA (10-15%)
REKTAL DAN INFEKSI FARING BIASANYA ASIMTOMATIK
TANDA FISIK

PADA PRIA, DITEMUKAN SEKRET MUKOPURULEN YANG MUNGKIN DISERTAI ERITEMA MEATUS
URETRAL
PADA WANITA, BIASANYA NORMAL ATAU SEKRET MUKOPURULENT TERLLIHAT DARI CERVIX,
KADANG DISERTAI DENGAN HYPEREMIA DAN PERDARAHAN PADA ENDOCERVIX
KOMPLIKASI

PID PADA WANITA


EPIDIDYMO-ORKITIS PADA PRIA
BAKTERIMIA GONOCOCCAL (< 1 % )
LESI KULIT, DEMAM, ARTHRALGIA, ARTRITIS AKUT, TENOSYNOVITI
DIAGNOSIS

DIAGNOSIS GONORE TANPA KOMPLIKASI DITEGAKKAN OLEH IDENTIFIKASI N. GONORRHOEAE


PADA GENITAL, RECTAL, FARING ATAU SEKRESI OCULAR
DIDETEKSI OLEH NAAT ATAU KULTUR
MIKROSKOPY (X 1000) DENGAN PEWARNAAN METILAN BIRU
KULTUR, DIAGNOSTIK MURAH, DAPAT MENDETEKSI ATAU MEMANTAU PERKEMBANGAN
RESISTENSI ANTIMIROBA
INDIKASI UNTUK DILAKUKAN PENGUJIAN

ADANYA DISCHARGE URETRAL PADA PRIA


DISCHARGE VAGINA DENGAN FAKTOR RISIKO IMS
CERVISITIS MUKOPURULEN
ORANG YANG DIDIAGNOSIS DENGAN IMS LAINNYA
PASANGAN SEKSUAL DENGAN IMS ATAU PID
PID AKUT
MELAKUKAN SCREENIG PADA REMAJA DEWASA (25 TAHUN ) UNTUK IIMS
INDIKASI UNTUK DILAKUKAN PENGUJIAN

MELAKUKAN SCREENING PADA INDIVIDU DENGAN PASANGAN SEKSUAL BARU ATAU MULTIPLE
KONJUNGTIVITIS PURULEN PADA NEONATUS ATAU ORANG DEWASA
IBU DARI BAYI BARU LAHIR DENGAN OPHTHALMIA NEONATORUM
PENGELOLAAN PASIEN

EDUKASI UNTUK TIDAK KONTAK SEKSUAL SELAMA 7 HARI SETELAH MEREKA DAN
PASANGANNYA MENYELESAIKAN PENGOBATAN DAN GEJALA TELAH HIILANG
PASIEN DIBERI INFORMASI MENGENAI INFEKSI YANG MEREKE ALAMI, TERMASUK PENULARAN,
PENVEGAHAN DAN KOMPLIKASI
INDIKASI TERAPI

IDENTIFIKASI DIPLOCOCCI INTRASELULAR DI AREA GENITAL DENGAN PEWARNAAN GRAM ATAU


METHYLENE BLUE
KULTUR ATAU NAAT POSITIF N. GONORRHOEAE DARI TEMPAT MANAPUN
ATAS DASAR EPIDEMIOLOGI, PASANGAN BARU YANG TELAH TERKONFIRMASI MEMILIKI INFEKSI
GONOKOKAL
IBU DARI NEONATES DENGAN INFEKSI GONOKOKUS YANG DIKONFIRMASI
PENGOBATAN DAPAT DIPERTIMBANGKAN SETELAH TERJADI KEKERASAN SEKSUAL
TERDAPAT DISCHARGE URETRA PURULENT PADA PRIA ATAU SERVIKSITIS MUKOPURULEN PAD WANITA
PENGOBATAN PADA INFEKSI N.GONORRHOEAE
TANPA KOMPLIKASI
CEFRAVONE 500 MG INTRAMUSCULAR SEBAGAI DOSIS TUNGGAL BERSAMA DENGAN
AZITROMISIN 2 GRAM DOSIS PRAL TUNGGAL
REGIEMEN ALTERNATIVE
CEFIXIME 400 MG + AZITROMISIN 2 GRAM
CEFTRIAXONE 50 MG INTRAMUSCULAR DOSIS TUNGGAL.
SPEKTINOMYCIN 2 GRAM INTRAMUSCULAR + AZITROMISIN 2 GRAM DOSISI TUNGGAL (JIKA
DICURIGAI TERDPAPAT RESISTENSI TERRHADAP SEFALOSPORIN
TERAPI INFEKSI GONOCOCCAL PADA FARING

CEFTRIAXONE INTRAMUSCULAR + AZITROMISIN 2GRAM


REGIIMEN ALTERNATIVE
CEFTRIAXONE 500 MG IV DENGAN DOSIS TUNGGAL (JIKA AZITROMISIN TIDAK TERSEDIA ATAU
PASIEN TIDAK DAPAT MINUM ORAL
TERAPI INFEKSI GONOCOCCAL PADA PASIEN ALERGI
PENISILIN
SPECTINOMYCIN 2 GRAM IV + AZITROMISIN 2 GRAM
PENGOBATAN ALTERNATIVE
CIPROFLOXACIN 500 MG ORAL DOSIS TUNGGAL
OFLOKSILIN 400 MG ORAL DOSIS TUNGGAL
AZITROMISIN 2 GRAM DOSIS ORAL TUNGGAL
TERAPI INFEKSI GONOCOCCAL SALURAN GENITAL
ATAS
CEFTRIAXONE 500 MG INTRAMUSKULAR DOSIS TUNGGAL BERSAMA DENGAN DOKSISIKLIN
100 MG ORAL DUA KALI SEHARI SELAMA 10-14 HARI.
ALTERNATIF
CIPROFLOXAXN 500 MG ORAL TUNGGAL
GONOCOCCAL PID

CEFTRIAXONE 500 MG IM + DOCYCYCLINE 100 MG (2 KALI SEHARI)


METRONIDAZOL 400 MG 92 KALI SEHARI) SELAMA 14 HARI
DGI (DISSEMINATED
GONOCOCCAL INFECTION)
TERAPI AWAL:
(1) CEFTRIAXONE 1 G INTRAMUSKULAR ATAU INTRAVENA SETIAP 24 JAM.
(2) SPECTINOMYCIN 2 G INTRAMUSKULAR SETIAP 12 JAM.
SELAMA 7 HARI, DAPAT DIGANTI 24-48 JAM SETELAH GEJALA MEMBAIK DENGAN
CEIFIKSIM 400 MG DOSIS ORAL DUA KALI SEHARI ATAU JIKA SENSITIVITAS FLUOROQUINOLONE
TELAH DIKONFIRMASI DENGAN UJI SENSITIVITAS LABORATORIUM, CIPROFLOXACIN 500 MG
DOSIS ORAL ATAU OFLOLISASIN DOSIS ORAL 400 MG, DUA KALI SEHARI.
TERAPI UNTUK KONJUNGTIVITIS GONOKOKAL

IRIIGSDI DENGSN LARUTAN GARAM STERIL


CEFTRIAXON 50 MG IM DOISI TUNGGAL (3 HARI)
JIKA ADA RIWAYAT ANAKFILAKSI PENISILIN ATAU ALERGI SEFALOSPORIN
SPEKTINOMYCIN 2 GRAM IM SELAMA 3 HARI
AZITROMISIN 2 GRAM + 100 MG DOSIS ORAL 2 KALI SEHARI SELAMA 1 MINGGU
TERAPI UNTUK KONJUNGTIVITIS NEONATAL
GONOCOCCAL
CEFTRIAXONE 25-50 MG/KG IV ATAU IM
IRIGASI LARUTAN GARAM STERIL
FOLLOW UP

EVALUASI SETELAH PENANGANAN DIANJURKAN UNTUK MEMASTIKAN KEPATUHAN TERAPI,


RESOLUSI GEJALA DAN TANDA, MENYINGKIRKAN KEMUNGKINAN TERJADINYA INFEKSI ULANG
UJI KESEMBUHAN PENTING TERUTAMA UNTUK MEMASTIKAN EFEKTIFITAS PENANGANAN
INFEKSI FARINGEAL, YANG SECARA SUBSTANSIAL LEBIH SULIT DIOBATI DARIPADA INFEKSI
GENITAL DAN ANOREKTAL.
BILA GEJALA TERUS BERLANJUT SETELAH DILAKUKAN PENANGANAN, MAKA
DIREKOMENDASIKAN DILAKUKAN KULTUR UNTUK MENGIDENTIFIKASI INFEKSI YANG MENETAP
DAN SENSITIVITAS ANTIMIKROBA DAN DAPAT DILAKUKAN 3 - 7 HARI SETELAH TERAPI SELESAI
TERIMA KASIH