Anda di halaman 1dari 25

PENYAJIAN DATA

Dosen Pengajar:

Fenita Purnama, SKM, M.Kes


Penyajian
Penyajian Penyajian
bentuk
bentuk tulisan bentuk tabel
grafik/gambar
Penyajian paling Sangat terbatas
sederhana kemampuan
penyajiannya

Tidak mampu memberikan gambaran yang tepat mengenai


perbandingan antar situasi dan perkembangan keadaan
Penyajian menggunakan baris dan kolom, sehingga lebih
dapat memberikan gambaran perbandingan-perbandingan

Master
Table
PENYAJIAN
BENTUK
TABEL Text
Table
Penyajian Data

Text Table (TABEL RINCIAN)

Tabel distribusi Tabel distribusi


frekuensi frekuensi relatif

Tabel distribusi
Tabel sillang
frekuensi kumulatif
5
Interval Frekuensi

159,5 - 303,5 2

303,5 - 447,5 5

447,5 591,5 9

591,5 735,5 3

735,5 878,5 1
Berat Badan Jumlah Bumil
45-49 3
50-54 5
55-59 6
Penyajian Data

TABEL SILANG

Ca Paru Jumlah

Ya Tidak
Merokok
n %
n % n %

Ya 20 80 5 20,0 25 100

Tidak 10 66,7 5 33,3 15 100

8
Penyajian Data

TABEL SILANG
Ca Paru

Ya Tidak
Merokok
n % n %

Ya 20 66,6 5 50

Tidak 10 33,3 5 50

jumlah 30 100 10 100

9
Ca Paru

Merokok Ya Tidak

n % n %

Ya 20 66,6 5 50

Tidak 10 33,3 5 50

jumlah 30 100 10 100

Ca Paru Jumlah

Ya Tidak
Merokok
n %
n % n %

Ya 20 80 5 20,0 25 100

Tidak 10 66,7 5 33,3 15 100


Judul Tabel Nomor tabel

Catatan kaki Sumber data


PENYAJIAN BENTUK GAMBAR
Informasi mengenai gambaran situasi yang telah terjadi
seperti perkembangan, perbandingan, peramalan, atau
proyeksi

Histogram

PENYAJIAN
BENTUK
GAMBAR
Ogive Poligon
Penyajian Data

PENYAJIAN BENTUK GAMBAR

Sumbu Ordinat
Judul Gambar
dan Absis

Nomor
Catatan kaki
Gambar

Sumber data
13
1. HISTOGRAM

Grafik yang berbentuk balok, di mana sumbu


horisontal (X) adalah tepi kelas dan sumbu vertikal
(Y) adalah frekuensi setiap kelas.
1. HISTOGRAM

Menggambarkan beda antara frekuensi


kelas-kelas dalam sebuah distribusi
frekuensi, dalam bentuk bar/persegi
panjang.
Sumbu X : interval kelas (menggunakan
batas kelas)
Sumbu Y : frekuensi masing-masing kelas

15
1. HISTOGRAM

O Mirip dengan diagram batang


(diagram balok)

O Perbedaannya, pada histogram tidak


ada ruang antara batang yang satu
dgn yg lain

16
Density

0.00 0.05 0.10 0.15 0.20

44
46
48
50

x
52
HISTOGRAM

54
56
Penyajian Data

2. POLIGON
Definisi:
Grafik berbentuk garis dan menghubungkan antara nilai tengah
kelas dengan jumlah frekuensi pada setiap kelas.
Nilai tengah Jumlah
kelas frekuensi
10

Frekuensi
231,5 2

375,5 5 5

519,5 9
0
663,5 3 231,5 375,5 519,5 663,5 807,0
Nilai Tengah Interval Kelas Harga Saham 18
807,0 1
2. POLIGON (Lanjutan)

Digunakan untuk membandingkan


antara 2 atau beberapa distribusi
frekuensi
Cara : dengan menentukan titik tengah
bagi tiap puncak persegi panjang dalam
histogram, kemudian
menghubungkannya dengan garis linier

19
2. POLIGON (Lanjutan)
O Dibentuk dengan memplotkan frekuensi kelas
terhadaptitik tengah kelas & kemudian
menghubungkan titik-titik yg berurutan dgn garis
lurus.

O Poligon : bangun bersisi banyak yg tertutup

O Memerlukan selang kelas tambahan yg


ditambahkan pada kedua ujung distribusi,
masing-masing dgn frek.nol.

20
Penyajian Data

3. KURVA OGIVE
Definisi:
Diagram garis yang menunjukkan kombinasi antara interval kelas
dengan frekuensi kumulatif.
Interval Tepi Frekuensi Frekuensi
Kelas kurang dari Lebih dari
159,5 0 (0%) 20 (100%)
160-303 0
303,5 2 (10%) 18 (90%)
304-447 2
447,5 7 (35%) 13 (65%)
448-591
5
591,5 16 (80%) 4 (20%) 9
592-735
735,5 19 (95%) 1(5%) 3 21
736-878
878,5 20 (100%) 0 (0%)
1
KURVA OGIVE (Lanjutan)

Menggambarkan frekuensi kurang


dari dan atau lebih dari masing-
masing kelas pada ordinat yang
dihubungkan
Sumbu X : interval kelas (batas kelas)
Sumbu Y : frekuensi kurang dari dan
atau lebih masing-masing kelas

22
KURVA OGIVE (Lanjutan)

- Jarang dijumpai dalam penelitian

- Sering dijumpai pada :


a. Sensus penduduk
b. perkembangan & penjualan saham
c. dll

23
Penyajian Data

KURVA OGIVE

25
Frekuensi Kumulatif

20
15
10
5
0
159.5 303.5 447.5 591.5 735.5 878.5
Tepi Kelas Interval Harga Saham

24
Frek. Kum. Kurang dari Frek. Kum. Lebih dari
SEKIAN

25