Anda di halaman 1dari 43

Nama Peserta : NONI SYARIF, S.

Pd
Nomor Peserta : 17066015610028
NUPTK : 7549758659300062
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Asal Sekolah : SMP Negeri 5 Sabang
Kabupaten/Kota : Sabang
Provinsi : Aceh
1. pengembangan pendidikan karakter dan
potensi peserta didik,
2. teori belajar,
3. Kurikulum 2013
4. Desain Pembelajaran
5. model model pembelajaran,
6. Media Pembelajaran, dan
7. evaluasi hasil belajar.
Pendekatan Kajian perkembangan manuasi
dalam dapat menggunakan
Psikologi
perkembangan pendekatan menyeluruh atau
pendekatan khusus
Longitudinal
Metode dalam
meneliti
perkembangan
Manusia
Crosssectional
Jean
Jacques
Rousseau

Lawrence Robert J.
Kohlberg Havigurts

Teori
perkembangan

Stanley Jean
Hall Piaget
Teori Belajar Behavioristik
Teori belajar dari Thorndike (Stimulus-respon)
Teori Belajar Pavlov (pembiasaan)
Teori Belajar Skinner (penguatan)
Teori Belajar Bandura (Peniruan)
Teori Belajar Vygotsky
Teori Belajar Van Hiele (5 tahap pemahaman)
Teori Belajar Ausubel (pembelajaran
bermakna)
Teori belajar Brunner
Penerapan teori belajar dalam pembelajaran
PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM
Secara umum
perbaikan Kurikulum 2013 bertujuan agar selaras
antara ide, desain, dokumen, dan pelaksanaannya.

Secara Khusus
perbaikan Kurikulum 2013 bertujuan
menyelaraskan KI-KD, silabus, inspirasi
pembelajaran, panduan pembelajaran, penilaian
hasil pelajar dan satuan pe, dan buku teks.
Penilaian Hasil
Belajar selaras dari
aspek kompetensi
mempunyai dan lingkup materi
kebermaknaan bagi
peserta didik Keselarasan

Bermakna
Mudah
untuk
diperlajari
diperlajari
Prinsip mudah dipelajari
Perbaikan sesuai tingkat
Kurikulum perkembangan
psikologis dan aspek
terukur melalui pedagogis
indikator yang
mudah
dirumuskan dan Mudah KD mudah dibelajarkan
layak dilaksanakan terukur
diberlajarkan oleh guru sesuai
dengan gaya belajar
peserta didik
kriteria mengenai kualifikasi kemampuan lulusan
Standar
yang mencakup sikap, pengetahuan, dan
Kompetensi
keterampilan
Lulusan (SKL)

Kompetensi inti (KI) merupakan standar


Kompetensi penilaian yang harus dimiliki secara berbeda
Inti (KI) pada setiap tingkatan dan kelas

Kompetensi dasar pada Kurikulum 2013 pada SMA


Kompetensi
berisi kemampuan dan muatan pembelajaran
Dasar (KD)
untuk mata pelajaran pada SMA yang mengacu
pada kompetensi inti

Indikator pencapaian kompetensi (IPK) merupakan penanda


Indikator
pencapaian KD yang ditandai oleh perubahan perilaku yang
dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan
keterampilan
Pendekatan Saintifik
Problem-based Learning
Project-based Learning
Inquiry/Discovery Learning
Penerapan Pendekatan Dan Model-
model Pembelajaran Sesuai Dengan
KD
Prinsip-prinsip PBM: Langkah-langkah pembelajaran
1. Penggunaan masalah nyata berbasis masalah:
2. Berpusat pada peserta 1. Orientasi terhadap masalah
didik 2. Guru memfasilitasi peserta didik
untuk memahami masalah nyata
3. Guru berperan sebagai yang telah disajikan
fasilitator
3. Penyelidikan individual maupun
4. Kolaborasi antara peserta kelompok
didik
4. Pengembangan dan penyajian
5. Sesuai dengan paham hasil penyelesaian masalah
konstruktivisme yang
5. Peserta didik menyusun laporan
menekankan peserta hasil penyelesaian masalah dalam
didik untuk secara aktif bentuk gagasan, model, bagan,
memperoleh atau Powerpoint
pengetahuannya sendiri
6. Analisis dan evaluasi proses
penyelesaian masalah
Prinsip-prinsip pembelajaran Kegiatan-kegiatan yang
PBP:
dilakukan pada PBP:
1. Pembelajaran berpusat pada
peserta didik 1. Penentuan projek
2. Tugas projek menekankan pada 2. Perancangan langkah-langkah
kegiatan
penelitian berdasarkan suatu penyelesaian projek
tema atau topic yang telah 3. Penyusunan jadwal pelaksanaan
ditentukan
projek
3. Tema atau topic dikembangkan
dari suatu kompetensi dasar 4. Penyelesaian projek dengan
tertentu atau gabungan fasilitasi dan monitoring guru
beberapa kompetensi dasar
4. Eksperimen dilakukan secara 5. Penyusunan laporan dan
otentik dan presentasi/publikasi hasil projek
menghasilkan produk nyata
yang disusun dalam produk 6. Evaluasi proses dan hasil projek
(laporan atau hasil karya)
5. Pembelajaran dirancang dalam
pertemuan tatap muka dan
tugas mandiri
Karakteristik dari Langkah-langkah
pembelajaran menemukan: pembelajaran menemukan:
1. Peran guru sebagai 1. Persiapan
pembimbing
2. Stimulasi/pemberian
2. Peserta didik belajar secara
rangsangan
aktif sebagai ilmuwan.
3. Bahan ajar disajikan dalam 3. Identifikasi masalah guru
bentuk informasi dan peserta 4. Mengumpulkan data
didik melakukan kegiatan 5. Pengolahan data
menghimpun,
membandingkan, 6. Pembuktian
mengkategorikan, 7. Menarik kesimpulan
menganalisis, serta membuat
kesimpulan
RPP adalah rencana kegiatan pembelajaran
tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih.
RPP dikembangkan dari silabus dalam upaya
mencapai Kompetensi Dasar (KD).
Rujukan penyusunan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP) adalah Peraturan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor
22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses
Pendidikan Dasar dan Menengah dan
Permendikbud No.103 Tahun 2014 tentang
Pembelajaran pada Pendidikan Dasar dan
Pendidikan Menengah.
Perbedaan
individual
peserta didik
Pengembangan
budaya membaca Partisipasi
dan menulis aktif peserta
didik

Prinsip
Penyususnan
Pemberian
umpan balik
RPP Berpusat
pada peserta
didik

Keterkaitan
dan Penerapan
keterpaduan TIK
Pengertian Penilaian Hasil Belajar oleh pendidik
Fungsi dan Tujuan Penilaian Hasil Belajar
Cakupan Aspek Penilaian oleh Pendidik
Sikap
Pengetahuan
keterampilan
Pendekatan Penilaian
Prinsip Penilaian (sahih, objektif, adil, terpadu, terbuka,
menyeluruh dan berkesinambungan, sistematis, beracuan
kriteria, akuntabel)
Teknik Penilaian Hasil Belajar Oleh Pendidik
Prosedur Penilaian Hasil Belajar Oleh Pendidik
Pelaporan dan Pemanfaatan Hasil Penilaian (perencanaan,
pelaksanaan, pengolahan hasil, pelaporan dan
pemanfaatan)
Refleksi pembelajaran merupakan kegiatan
evaluasi diri bagi seorang guru dalam melihat
kegiatan pembelajaran yang telah
dilaksanakan
Evaluasi diri guru
Penilaian oleh siswa
Penilaian teman sejawat
Analisis hasil tes terhadap siswa yang di
ampu
Pada modul I. tidak ada penjelasan mengenai
karakteristik siswa
Dalam modul teori belajar, pada halaman pertama
disebutkan bahwa terdapat dua aliran teori belajar,
yakni teori belajar tingkah laku dan teori belajar
kognitif. Namun di halaman-halaman berikutnya tidak
dicantumkan penjelasan mengenai teori belajar
kognitif. Langsung point 2 yaitu teori belajar
Vygotsky.
Tidak dicantumkan penjelasan mengenai jenis dan
karakteristik dari setiap teknik penilaian. Dan kurang
diperjelas mengenai keterkaitan antara evaluasi,
penialai, pengukuran dan tes.
Tidak ada penjelasan mengenai perbedaan strategi
pembelajaran, metode, pendekatan dan model
pembelajaran.
A. Berbagai Aliran Linguitik
B. Hakikat Bahasa dan Pemerolehan Bahasa
C. Kedudukan, Fungsi dan Ragam Bahasa
Indonesia
D. Kaidah Bahasa Indonesia
E. Teori dan Genre Sastra Indonesia
F. Mengapresiasi Karya Sastra Indonesia
mengkaji dua aspek
penting struktur bahasa,
masing-masing morfologi
dan sintaksis

berhubungan dengan
pemerian dan analisis
tentang cara-cara bahasa
beroperasi dan digunakan
oleh kelompok penutur
tertentu pada waktu
tertentu

struktur fonologis,
gramatikal, dan semantik
ditentukan oleh fungsi yang
dijalankannya di dalam
masyarakat
Keunggulan:
1. membedakan konsep grafem dan fonem
2. membentuk keterampilan berbahasa berdasarkan
kebiasaan
3. mudah diterima masyarakat awam
4. Level kegramatikalan sistematis
5. Berpijak pada fakta, tidak mereka-reka data

Kelemahan:
1. Bidang morfologi dan sintaksis dipisahkan secara
tegas
2. memerlukan ketekunan, kesabaran, dan sangat
menjemukan.
3. Kegramatikalan berdasarkan kriteria keumumam
4. Terlalu mengandalkan struktur permukaan bahasa,
mengabaikan struktur dalam
Keunggulan:
1. memberikan bahasa Indian dengan cara yang baru
secara sinkronis
2. menolak aliran linguistik mentalistik
3. terjalinnya hubungan yang baik antar sesama linguis
4. menekankan pada pentingnya data yang objektif
untuk memerikan suatu bahasa

Kelemahan:
1. sama sekali tidak memperhatikan aspek makna atau
semantik.
2. menganalisis fakta-fakta bahasa secara objektif dan
nyata, terutama fonologi dan morfologi.
3. Makna diabaikan karena dianggap sangat subjektif,
tidak konkret.
Keunggulan:
1. Pada Khasanah kebahasaan
2. menggali fungsi bahasa dalam wacana

Kelemahan:
1. Gagasan fungsional tidak menyentuh secara
mendalam komponen makna dalam pengkajian
bahasa
hakikat bahasa itu dicirikan oleh empat
hal, yakni:
1. Bahasa adalah bunyi-bunyi yang dihasilkan
oleh alat ucap manusia
2. Bahasa adalah sistem tanda
3. Bahasa itu arbitrer/mana suka
4. Bahasa bersifat konvensional
Modelpemerolehan adalah suatu siasat yang
digunakan anak-anak untuk menyusun tata
bahasa yang tepat bagi bahasanya untuk
memelajari bahasanya berdasarkan suatu
sampel data linguistik utama yang terbatas.
Jenis-jenis
Pemerolehan Bahasa

Pemerolehan Fonologi

Pemerolehan Morfologi

Pemerolehan Semantik

Pemerolehan Sintaksis

Pemerolehan Pragmatik
menyoroti aspek
interaksi antara
perilaku kebahasaan,
Teori kemampuan mental
hubungan antara
Behaviorisme pembelajar dengan
rangsangan (stimulus)
lingkungan bahasa
dan reaksi (response)

TEORI
Teori PEMEROLEHAN Teori
Nativisme BAHASA PADA Interaksionisme
ANAK

bahasa hanya dapat


dikuasai oleh manusia Teori beberapa kemampuan
Kognitivisme yang berasal dari
kematangan kognitif
penyelenggaraan
administrasi
negara

Memperkuat
hubungan antar
suku
Sebagai Bahasa Nasional Bahasa
Indonesia berfungsi:

Lambang kebanggaan
kebangsaan
Lambang identitas nasional

Alat penghubung antarwarga,


antardaerah, dan antarbudaya

Alat pengembangan kebudayaan,


ilmu pengetahuan dan teknologi
Ragam Bahasa

Dialek
Dialek Kronolek
Sosial
Aturan penulisan
huruf, kata dan tanda Kaidah imbuhan,
baca Kaidah
kata ulang, kata
Ejaan
majemuk
mempelajari
hubungan
antara tanda-
tanda
linguiostik atau Kaidah Kaidah
tanda-tanda Semantik Morfologi
lingual Kaidah
Bahasa
Indonesia

Ilmu tentang
hubungan
Kaidah Kaidah kata/frasa dengan
Pragmatik Sintaksis kata/frasa di
dalam kalimat
- Puisi Konkrit - Puisi
- Puisi Naratif
- Puisi Diafan Demonstrasi
Bentuk -
-
Puisi Prismptis
-
Puisi lirik
-
Puisi Deskriptif
Puisi Alegori
dan isi -
-
Puisi Parnasian
-
Puisi Inspiratus
-
Puisi Fisikal
-
Puisi Subjektif
Puisi Objektif
- Puisi Platonik
Genre - Puis Pamphlet - Metafisikal

Puisi Jenis-
Puisi Pantun
Lama Gurindam
jenis Syair
puisi Puisi Anatara
Baru lain: Soneta
Puisi Antara
Prosa Kontemporer : Puisi
Genre Lama Dongeng Mantra
Sastra Genre Hikayat

Indonesia Prosa Cerpen


Prosa Novel
Baru Prosa
Tragedi Lirik
Melodrama
Genre Drama
Drama Heroik
Drama
Masalah
Komedi
Mengapresiasi
Karya sastra

Pembaca
baru dalam
tahap
menyerap Secara Secara
Reseptif Produktif

Pembaca sudah
menghasilkan sesuatu,
mungkin esai, karya puisi
atau karya resensi
Materiyang sudah Saya pahai/kuasai.
Insya Allah materi-materi professional banyak
yang sudah bisa saya fahami, walau pun
masih harus diperdalam lagi.

Yang belum bisa dipahami


No Materi
1 Teori teori pemerolehan bahasa
2 Materi Ragama Bahasa
3 Materi ragam puisi berdasarkan bentuk dan isi
Materi
Tentang Pembelajaran Bahasa
Materi Kaidah Pragmatik
Materi Tanda Baca
Teori Sastra
Materi tata bahasa struktural
Manfaat apresiasi sastra
Struktur puisi