Anda di halaman 1dari 41

TEKNIK PENILAIAN DALAM

PEMBELAJARAN

DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN


KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
2016
KEGIATAN PEMBELAJARAN:
KEGIATAN PEMBELAJARAN 1:
Konsep dan Prinsip Penilaian

KEGIATAN PEMBELAJARAN 2:
Pengembangan Instrumen Penilaian

2
KEGIATAN PEMBELAJARAN 1:
Konsep dan Prinsip Penilaian

3
TUJUAN
Melalui kegiatan pembelajaran ini, diharapkan
dapat meningkatkan wawasan dan kompetensi
guru khususnya dalam memahami tentang
konsep dan prinsip penilaian.

4
INDIKATOR
Setelah mengikuti pembelajaran modul ini,
peserta diharapkan dapat:
1. Menjelaskan tentang konsep penilaian autentik;
2. Menjelaskan tentang prinsip penilaian autentik;
3. Menjelaskan tentang ruang lingkup penilaian;
4. Menjelaskan tentang tingkat kompetensi
5. Menjelaskan tentang ketuntasan belajar

5
MATERI
Kegiatan Pembelajaran 1
Konsep dan Prinsip Penilaian

7
Penilaian Autentik
Penilaian autentik merupakan pendekatan, prosedur,
dan instrumen penilaian proses dan capaian
pembelajaran peserta didik dalam penerapan
sikap spiritual dan sikap sosial, penguasaan
pengetahuan, dan penguasaan keterampilan yang
diperolehnya dalam bentuk pelaksanaan tugas
perilaku nyata atau perilaku dengan tingkat
kemiripan dengan dunia nyata, atau kemandirian
belajar. Penilaian autentik menilai kesiapan (input)
peserta didik, serta proses dan hasil belajar
(output) secara utuh.
8
Prinsip Umum Penilaian
Prinsip umum penilaian yakni sebagai berikut:
Sahih, berarti penilaian didasarkan pada data yang
mencerminkan kemampuan yang diukur.
Objektif, berarti penilaian berbasis pada standar
(prosedur dan kriteria yang jelas) dan tidak dipengaruhi
faktor subjektivitas penilai.
Terpadu, berarti penilaian oleh pendidik dilakukan secara
terencana, menyatu dengan kegiatan pembelajaran, dan
berkesinambungan.
Adil, berarti penilaian tidak menguntungkan atau
merugikan peserta didik karena berkebutuhan khusus
serta perbedaan latar belakang agama, suku, budaya,
adat istiadat, status sosial ekonomi, dan gender.
9
(.... lanjutan)
Transparan, berarti prosedur penilaian, kriteria penilaian,
dan dasar pengambilan keputusan dapat diketahui oleh
semua pihak.
Akuntabel, berarti penilaian dapat
dipertanggungjawabkan kepada pihak internal sekolah
maupun eksternal untuk aspek teknik, prosedur, dan
hasilnya.
Menyeluruh dan berkesinambungan, berarti penilaian
mencakup semua aspek kompetensi menggunakan
berbagai teknik penilaian yang sesuai untuk memantau
perkembangan kemampuan peserta didik.
Sistematis, berarti penilaian dilakukan secara berencana
dan bertahap dengan mengikuti langkah-langkah baku.
Edukatif, berarti penilaian bersifat mendidik dan
memotivasi peserta didik dan pendidik.
10
Prinsip Khusus Penilaian Autentik
Prinsip khusus penilaian yakni sebagai berikut:
Materi penilaian dikembangkan dari kurikulum.
Bersifat lintas muatan atau mata pelajaran.
Berkaitan dengan kemampuan peserta didik.
Berbasis kinerja peserta didik.
Memotivasi belajar peserta didik.
Menekankan pada kegiatan dan pengalaman belajar
peserta didik.
Memberi kebebasan peserta didik untuk
mengkonstruksi responnya

11
(.... lanjutan)
Menekankan keterpaduan sikap, pengetahuan, dan
keterampilan.
Mengembangkan kemampuan berpikir divergen.
Menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari
pembelajaran.
Menghendaki balikan yang segera dan terus menerus.
Menekankan konteks yang mencerminkan dunia nyata.
Terkait dengan dunia kerja.
Menggunakan data yang diperoleh langsung dari dunia
nyata.
Menggunakan berbagai cara dan instrumen.

12
Cakupan penilaian merujuk pada ruang lingkup
materi, kompetensi mata pelajaran, dan proses.
Sasaran penilaian hasil belajar oleh pendidik
terhadap kompetensi sikap spiritual dan
kompetensi sikap sosial meliputi tingkatan
sikap: menerima, menanggapi, menghargai,
menghayati, dan mengamalkan nilai spiritual
dan nilai sosial.
Sasaran penilaian hasil belajar oleh pendidik
pada kemampuan berpikir meliputi: mengingat,
memahami, menerapkan, menganalisis,
mengevaluasi, dan mencipta.
13
Sasaran penilaian hasil belajar oleh pendidik
pada dimensi pengetahuan meliputi:
pengetahuan faktual, pengetahuan konseptual,
pengetahuan prosedural, dan pengetahuan
metakognitif.
Sasaran penilaian hasil belajar oleh pendidik
pada keterampilan abstrak mencakup:
mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, menalar, dan mengomunikasikan.
Sasaran penilaian hasil belajar oleh pendidik
pada keterampilan konkret mencakup: persepsi,
kesiapan, meniru, membiasakan gerakan mahir,
menjadi gerakan alami, menjadi tindakan orisinil.
14
Ketuntasan Belajar
Ketuntasan belajar meliputi tingkat minimal
pencapaian kompetensi sikap, pengetahuan,
dan keterampilan yang meliputi ketuntasan
penguasaan substansi dan ketuntasan belajar
dalam konteks kurun waktu belajar.

15
KEGIATAN PEMBELAJARAN 2:
Pengembangan Instrumen
Penilaian

16
TUJUAN
Melalui kegiatan pembelajaran ini, diharapkan
dapat meningkatkan wawasan dan kompetensi
guru khususnya dalam memahami tentang
pengembangan instrumen penilaian.

17
INDIKATOR
Peserta mampu
menggunakan teknik-teknik penilaian untuk
setiap dimensi kompetensi;
mengembangkan instrumen penilaian sesuai
dengan teknik penilaian untuk setiap dimensi
kompetensi.
Mengembangkan penilaian pada RPP

18
INDIKATOR (lanjutan)
Peserta mampu:
Menggunakan teknik-teknik penilaian untuk
setiap dimensi kompetensi;
Mengembangkan instrumen penilaian sesuai
dengan teknik penilaian untuk setiap dimensi
kompetensi.
Mengembangkan penilaian pada RPP

19
MATERI
Kegiatan Pembelajaran 2
Pengembangan Instrumen Penilaian

21
Skema Penilaian Sikap

22
23
24
25
Penilaian Diri

26
Penilaian Antar teman

27
Skema Penilaian Pengetahuan

28
29
30
Skema Penilaian Keterampilan

31
32
33
Format RPP

34
35
36
37
38
39
40
41
42
TERIMAKASIH

43