Anda di halaman 1dari 10

Kelompok 1

Ciska Oktavianti
Nurafni Aryad
Nur Bila Ramadiyanti Wartabone
Silvana Rizky Taher
Angina pektoris adalah suatu sindrom
kronis dimana klien mendapat serangan sakit
dada yang khas yaitu seperti ditekan atau
terasa berat di dada yang seringkali menjalar
ke lengan kiri. Sakit dada tersebut biasanya
timbul pada waktu pasien melakukan suatu
aktivitas dan segera hilang bila pasien
menghentikan aktivitasnya. (Noer, Sjaifoellah,
dkk. IPD, 1999 : 1082)
Dapat Diubah (dimodifikasi)
Diet (hiperlipidemia)
Rokok
Hipertensi
Stres
Obesitas
Kurang aktifitas
Diabetes Mellitus
Pemakaian kontrasepsi oral

Tidak dapat diubah


Usia
Jenis Kelamin
Ras
Herediter
Emosi
Makan makanan berat
Pajanan terhadap dingin
Angina Pektoris Stabil
Angina stabil dibedakan menjadi 3 yaitu :
a. Angina noctural
b. Angina dekubitus
c. Iskemia tersamar

Angina Pektoris Tidak Stabil

Angina Prinzmental (Angina Varian).


Nyeri dada yang menjalar ke leher,
tenggorokan daerah inter skapula atau
lengan kiri.
Kualitas nyeri seperti tertekan benda berat,
seperti diperas, terasa panas, kadang-kadang
hanya perasaan tidak enak di dada
Durasi nyeri berlangsung 1 sampai 5 menit,
tidak lebih daari 30 menit.
Gambaran EKG : depresi segmen ST, terlihat
gelombang T terbalik.
1. NYERI AKUT BERHUBUNGAN DENGAN
ISKEMIK MIOKARDIUM
Tujuan : Setelah diberikan tindakan
keperawatan diharapkan nyeri pasien
berkurang/ teratasi
Kriteria hasil : Pasien
menyatakan/menunjukan nyeri hilang,
pasien melaporkan episode angina menurun
dalam frekuensi durasi dan beratnya.
INTERVENSI RASIONAL
Identifikasi terjadinya faktor Membantu membedakan nyeri dada
pencetus, bila ada: frekuensi, dini dan alat evaluasi kemungkinan
durasi, intensitas dan lokasi nyeri. kemajuan menjadi angina tidak
stabil (angina stabil biasanya
berakhir 3 sampai 5 menit
sementara angina tidak stabil lebih
lama dan dapat berakhir lebih dari
45 menit.
Tinggikan kepala tempat tidur bila Memudahkan pertukaran gas untuk
pasien napas pendek menurunkan hipoksia dan napas
pendek berulang
Pantau kecepatan atau irama Pasien angina tidak stabil
mengalami peningkatan disritmia
jantung yang mengancam hidup secara
akut, yang terjadi pada respon
terhadap iskemia dan atau stress
Panatau tanda vital tiap 5 menit TD dapat meningkat secara dini
selama serangan angina sehubungan dengan rangsangan
simpatis, kemudian turun bila
curah jantung dipengaruhi.
Pertahankan tenang , lingkungan Stres mental atau emosi
nyaman, batasi pengunjung bila meningkatkan kerja miokard
perlu
Tujuan : Setelah diberikan tindakan
keperawatan diharapkan pasien dapat
berpartisipasi dalam aktivitas yang
diinginkan/diperlukan.k
kriteria hasil : Pasien melaporkan
peningkatan dalam toleransi aktivitas yang
dapat diukur, pasien menunjukan penurunan
dalam tanda-tanda intoleransi fisiologis.
INTERVENSI RASIONAL
Instruksikan pasien tentang teknik Teknik menghemat energi
penghematan energi. mengurangi penggunaan energy,
juga membantu keseimbangan
antara suplai dan kebutuhan
oksigen.
Berikan dorongan untuk Kemajuan aktivitas bertahap
melakukan aktivitas/perawatan diri mencegah peningkatan kerja
bertahap jika dapat ditoleransi. jantung tiba-tiba. Memberikan
Berikan bantuan sesuai kebutuhan. bantuan hanya sebatas kebutuhan
akan mendorong kemandirian
dalam melakukan aktivitas.