Anda di halaman 1dari 28

KELOMPOK 3

1.
2.
3.
4.
5.
6.
KLASIFIKASI
VIRUS RNA
PENGERTIAN VIRUS
Virus adalah parasit berukuran mikroskopik
yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus
bersifat parasit obligat, hal tersebut disebabkan
karena virus hanya dapat bereproduksi di dalam
material hidup dengan menginvasi dan
memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus
tidak memiliki perlengkapan selular untuk
bereproduksi sendiri
PENYAKIT-PENYAKIT YANG DISEBABKAN
OLEH VIRUS:

1. CACAR AIR
Cacar air adalah penyakit yang disebabkan
oleh virus, yang disebut virus varicella-zoster.
Gejalanya adalah; demam, pilek, lemah,
letih, lesu dan kemudian muncul ruam
kemerahan di tubuh berisi cairan.
Cacar air ini akan sembuh dengan
sendirinya
jangan berusaha untuk memecah cacar
air tersebut, karena akan meninggalkan
bekas luka.
Penderita hendaknya dikarantina agar
tidak menulari orang lain, dan usahakan
tetap mandi agar terhindar kuman dan
bakteri yang berkembang biak pada kulit.
2. HERPES

Herpes adalah penyakit yang disebabkan oleh


virus herpes simpleks.
Herpes dapat menyerang kulit, mulut dan alat
kelamin (herpes genetalis).
Herpes dikenal dengan penyakit radang pada
kulit yang ditandai dengan ruam kemerahan
dengan gelembung-gelembung berisi air yang
mengelompok.
Herpes menular melalui kontak langsung atau
melalui bersin, batuk, pakaian yang terkena
cairan dari herpes.
Cara menangani herpes adalah menjaga agar
gelembung tersebut tidak pecah agar tidak
mejnadi jalan masuknya kuman atau bakteri.
CONTOH PENYAKIT HERPES
3. POLIO

Polio adalah penyakit yang disebabkan oleh virus,


yang disebut polivirus.
Polio menyebabkan kelumpuhan bagian tubuh,
terutama pada kaki.
Virus ini masuk melalui mulut kemudian
menginfeksi saluran usus, masuk melalui aliran
darah dan menyerang saraf pusat hingga
menyebabkan kelumpuhan permanen dalam
hitungan jam.
Balita berusia 3 hingga 5 tahun rawan terserang
polia, karena sistem imunitas balita belum sekuat
orang dewasa.
Polio menular melalui kontak antar manusia, feces
yang terkontaminasi virus.
CONTOH PENYAKIT POLIO
4. COMMON INFLUENZA
Common influenza atau biasa disebut
flu adalah penyakit yang disebabkan
oleh virus, yang disebut virus influenza.
virus influenza sangat mudah menular
dan ditularkan oleh si penderita melalui
udara.
virus ini menyerang saluran pernafasan
sehingga si penderita mengalami
kesulitan bernafas.
gejala yang timbul akibat influenza
adalah pilek, demam, pusing, batuk
kering hingga batuk berdahak,
kerongkongan gatal, hidung mampet,
meler, bersin-bersin hingga hidung
memerah, badan terasa pegal-pegal.
5. EBOLA
Ebola adalah penyakit yang disebabkan oleh virus ebola.
Penyakit ini sangat mengerikan karena tubuh si penderita
akan mengalami pendarahan di seluruh tubuh pasien.
Gejala yang lain adalah; demam, muntah, diare dan badan
terasa sakit.
Penyakit ebola adalah penyakit paling mematikan dengan
kesempatan hidup bagi pasien adalah 0%, penderita ebola
tidak dapat diselamatkan dan bisa langsung meninggal
dalam jangka waktu siklus 6 hingga 20 hari.
Penularan penyakit ini melalui kontak langsung antara
kulit dengan kulit.
Belum ditemukan obat atau vaksin untuk penyakit ebola.
PENDERITA PENYAKIT EBOLA
6. HEPATITIS

Hepatitis adalah penyakit yang disebabkan oleh


virus hepatitis a, b, non a dan non b.
hepatitis dikenal dengan penyakit kuning atau
liver karena virus ini menyerang hati.
penyebab penyakit hepatitis adalah terinfeksi
virus, adanya gangguan metabolisme tubuh,
mengkonsumsi alkohol, autoimun, komplikasi
karena penyakit lain, terlalu banyak dan sering
mengkonsumsi obat-obatan dll.
7. RUBEOLA

Rubeola, yang disebut campak 10 hari atau


campak merah, adalah suatu infeksi saluran
nafas atas yang disebabkan oleh
paramiksovovirus.
Campak biasanya dijumpai pada anak dan
ditularkan dari orang melalui percikan liur
(droplet) yang terhirup.
Masa inkubasi asimtomatiknya adalah 7
sampai 12 hari sebelum penyakit muncul.
Penyakit ini sangat menular. Penyakit aktif
ditandai oleh gejala-gejala awal (prodmoral)
yang di ikuti oleh ruam.
PENDERITA PENYAKIT RUBEOLA
8. GONDOK

Gondok/beguk dikenal dalam istilah medis sebagai


parotitis epidemik atau juga mumps.
Merupakan penyakit menular yang sering terjadi
pada anak-anak dan remaja di antara umur lima
hingga lima belas tahun, namun jarang terjadi pada
bayi.
Kebanyakan orang terjangkiti oleh gondong hanya
sekali dalam seumur hidupnya, namun kemungkinan
tetap ada, yaitu sekitar 10 persen.
Gondok disebabkan oleh virus mumps yang
menyerang kelenjar-kelanjar air liur di mulut,
utamanya menyerang kelenjar-kelenjar parotis yang
terletak pada tiap-tiap sisi wajah bawah dan di depan
telinga.
masa inkubasinya sekitar dua
minggu. artinya ketika
seseorang sehat tertular
(kontak) dengan penderita
gondong, baru pada dua minggu
kemudian penyakit itu
muncul/terjadi.
Penularan gondong sering
terjadi karena tetesan/percikan
cairan dari mulut, hidung dan
tenggorokan ketika mereka yang
dijangkiti gondong mengalami
batuk atau bersin, lalu
selanjutnya terhiru p oleh orang
lain.
9. DEMAM KUNING

Demam kuning: penyakit sistemik akut yang disebabkan


oleh virus yang disebut flavivirus.
Pada kasus-kasus yang parah, infeksi virus menyebabkan
demam yang tinggi, perdarahan kedalam kulit, dan
necrosis (kematian) dari sel-sel dalam ginjal dan hati.
Kerusakan yang dilakukan pada hati dari virus berakibat
pada jaundice yang parah yang menguningkan kulit.
Makanya, "kuning" dalam "demam kuning."demam kuning
dapat dicegah dengan vaksinasi. Vaksin demam kuning
adalah vaksin virus hidup yang dilemahkan.
hidup di area-area tropis di amerika dan afrika dimana
demam kuning terjadi. Karena vaksin hidup, harus tidak
diberikan pada bayi-bayi atau orang-orang dengan
pelemahan sistim imun
PENDERITA PENYAKIT DEMAM KUNING
10. SARS

Sars adalah penyakit sindrom saluran pernafasan


akut yang disebabkan oleh virus, yaitu virus sars.
Penyakit ini pertama kali muncul di provinsi
guangdong, tiongkok dan kemudian merebak menjadi
sebuah wabah ke beberapa negara melalui bandara
dimana terdapat banyak orang dari berbagai negara.
Sars dapat dikenali dengan beberapa gejala seperti;
demam tinggi di atas 38 derajat celcius, batuk,
radang tenggorokan, gejala gastrointestinal, badan
terasa pegal atau myalgia dan gejala yang lainnya.
Sars dapat diobati dan dapat disembuhkan.
11. DIARE PADA BAYI

Diare pada bayi baru biasanya disebabkan karena


virus yang disebut rotavirus.
Selain itu, diare juga bisa disebabkan oleh bakteri,
alergi susu sapi, atau keracunan makanan bila bayi
sudah makan makanan padat pertamanya.
Gejala-gejala yang mengikuti diare pada bayi:
Fesesnya cair, frekuensi bab meningkat dari yang
biasa 2 5 kali sehari menjadi tiga kali lipatnya atau
lebih, kadang disertai muntah dan demam, bayi
jarang buang air kecil yang menandakan bayi
dehidrasi.
Cara mengatasi diare pada bayi: tetap beri bayi ASI
agar tidak dehidrasi. Pastikan cairan yang masuk ke
tubuh bayi adekuat.
ASI diberikan perlahan tapi terus menerus tanpa
henti selama sekitar 10 30 menit, pemberian
oralit untuk bayi harus atas petunjuk dokter,
bila bayi sudah makan, beri dia makanan yang
mudah dicerna seperti pisang dan kentang.
12. KUTIL

Kutil merupakan suatu jaringan yang tumbuh dan


terinfeksi oleh Human Papilloma Virus (HPV) pada
sel kulit, sehingga menyebabkan sel tersebut tumbuh
dengan cepat dan membentuk tonjolan yang tidak
menyenangkan untuk dilihat. Pada umumnya kutil
bisa menyebar secara meluas dengan kontak fisik
secara langsung dan apabila dibersihkan bisa
berakibat kutil balik lagi dan semakin memburuk.
Tidak hanya terjadi pada bagian telapak kaki, kutil
juga bisa menyebar ke bagian kulit yang lainnya,
seperti pada jari-jari tangan maupun kaki, siku,
lutut, alat kelamin atau bagian lain dari kulit. Untuk
cara menghilangkan kutil kita bisa menggunakan
konsep atau cara alami.
13. MOLLUSCUM CONTAGIOSUM

Molluscum contagiosum (MC) adalah infeksi


virus pada kulit atau kadang-kadang pada
membran mukosa. MC hanya menjangkiti
manusia, seperti cacar. Namun, ada beberapa
jenis virus-virus pox yang menjangkiti banyak
mamalia. MC yang menjangkiti manusia adalah
sebuah jenis virus DNA poxvirus yang disebut
molluscum contagiosum virus (MCV).
14. LYMPHOCYTI
CHRORIOMENINGITIS

Lymphocytic choriomeningitis (LCM) adalah infeksi


arenavirus pada membran yang mengelilingi otak
dan sumsum tulang belakang dan dari cairan
cerebrospinal. Lymphocytic choriomeningitis
merupakan virus RNA dan merupakan sepupu
ringan dalam keluarga yang berisi arenaviruses jauh
lebih mengancam jiwa yang menyebabkan demam
hemmorrhagic . Gejala LCM terjadi dalam dua tahap
. Yang pertama ( prodrome ) tahap dapat
menghasilkan demam, menggigil , nyeri otot , batuk ,
dan muntah . Pada tahap kedua , gejala meningitis
karakteristik sakit kepala, leher kaku , kelesuan ,
dan mual dan muntah dapat terjadi . Pada orang
dewasa , komplikasi jarang terjadi dan pemulihan
bahkan mungkin terjadi sebelum tahap kedua.