Anda di halaman 1dari 27

KONSEP DASAR

&
BATASAN KESEHATAN LINGKUNGAN
POKOK BAHASAN

Pengertian
Tujuan
Sejarah
Ruang Lingkup
Pengertian kesehatan

Menurut WHO
Health is defined as a state of complete
physical, mental, and social wellbeing and
not merely the absence of disease or
infirmity.
(Keadaan yg meliputi kesehatan fisik, mental, dan sosial yg tidak
hanya berarti suatu keadaan yg bebas dari penyakit dan kecacatan.)
Menurut UU No 36/2009 ttg kesehatan

keadaansehat, baik secara fisik,


mental, spritual maupun sosial yang
memungkinkan setiap orang untuk hidup
produktif secara sosial dan ekonomis.
Pengertian lingkungan
Menurut Encyclopaedia of science & technology (1960)
Sejumlah kondisi di luar dan mempengaruhi kehidupan dan
perkembangan organisme.

Menurut Encyclopaedia Americana (1974)


Pengaruh yang ada di atas/sekeliling organisme.

Menurut A.L. Slamet Riyadi (1976)


Tempat pemukiman dgn segala sesuatunya dimana
organismenya hidup beserta segala keadaan & kondisi yg
secara langsung maupun tidak dpt diduga ikut mempengaruhi
tingkat kehidupan maupun kesehatan dari organisme itu.

Haryoto Kusnoputranto :
Lingkungan adalah segala sesuatu yg berada disekitar manusia
Menurut Undang-undang No. 32 Tahun 2009
Tentang Perlindungan dan Pengelolaan
Lingkungan Hidup Pasal 1 ayat (1)
Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang
dengan semua benda, daya, keadaan &
makhluk hidup, termasuk manusia dan
perilakunya yg mempengaruhi alam itu
sendiri, kelangsungan perikehidupan &
kesejahteraan manusia serta makhluk hidup
lain
Jenis Lingkungan
Berdasarkan kejadiannya :
1. lingk. Alamiah
2. Lingk. Buatan

Berdasarkan wujudnya :
1. Lingk. Materi (biotik & Abiotik)
2. Lingkungan Nonmateri (agama, adat istiadat)
Menurut Haryoto Kusnoputranto :
a. Lingk. Fisik
b. Lingk. Biologi
c. Lingk. Sosial

Menurut Indan Encang :


a. Lingk. Biologi
b. Lingk. Fisik
c. Lingk. Ekonomi
d. Lingk. Mental sosial
Lingkungan Fisik, meliputi tanah,air dan udara
serta hasil interaksi diantara faktor-faktor
tersebut.
Lingkungan biologi, semua organisme hidup
seperti binatang dan tumbuh-
tumbuhan,mikroorganisme lainnya.
Lingkungan Sosial, semua interaksi antara
manusia, meliputi faktor budaya,ekonomi &
psiko-sosial.
Pengertian kesehatan lingkungan
Menurut WHO
Suatu keseimbangan ekologi yg harus ada
antara manusia & lingkungan agar dapat
menjamin keadaan sehat dari manusia.
Menurut (sintesa dari Azrul Azwar, Slamet Riyadi,
WHO dan Sumengen)
Upaya perlindungan, pengelolaan, dan modifikasi
lingkungan yg diarahkan menuju keseimbangan
ekologi pd tingkat kesejahteraan manusia yg
semakin meningkat.
Kesehatan Lingkungan
Adalah ilmu yang mempelajari dinamika
interaktif antara kelompok penduduk atau
masyarakat dengan segala macam
perubahan lingkungan hidup, seperti
berbagai spesies kehidupan, bahan, zat
disekitar manusia yang dapat menimbulkan
ancaman atau berpotensi mengganggu
kesehatan masyarakat serta upaya
pencegahannya (Pudon, 1980 dan Trieff,
1981)
Hub.Timbal balik antara manusia &
lingkungan yang berakibat / mempengaruhi
derajat kesehatan manusia (Walter R.L)

Ilmuyang mempelajari hub. Interaktif


antara komunitas dengan perubahan
lingkungan yang memiliki potensi
bahaya/menimbulkan gangguan kesehatan
/penyakit serta mencari upaya
penanggulangannya ( Susanna D.dkk )
Paradigma KESLING
Ilmuyang mempelajari hubungan
interaktif antara komponen lingkungan yg
mempunyai potensi bahaya kesehatan,
mengukur, analisa dan untuk menyusun
upaya pencegahan kesehatan atau
timbulnya kejadian penyakit
Paradigma KESLING
Penggambaran model mempelajari
hubungan interaktif antara komponen
lingkungan yang berperan dalam timbulnya
gangguan kesehatan (Penyakit) thd
masyarakat dalam suatu wilayah

Untuktujuan pencegahan/minimize risk


(misalnya : dalam manajemen penyakit
berbasis wilayah)
ANALISIS DERAJAT KESEHATAN
( HENRIK L. BLUM )

K
E
Sumber Daya T
U
Alam R Sistem Budaya
U
N
A
N
(5%)

LINGKUNGAN Yankes
DERAJAT
(40 %) (20%)
KESEHATAN

PERILAKU
(35 %) Kesehatan
Keseimbangan Mental
lingkungan
Hubungan KESLING - KESMAS

Menurunkan angka kejadian penyakit


Kematian anak 1 4 tahun di negara yg
kondisi keslingnya kurang baik berkisar
30 40 kali dari negara yg keslingnya
baik
Penghematan waktu & tenaga untuk
pekerjaan yg produktif
Sejarah
Hippocrates 400 BC : malaria, influenza
(influence by air & weather)
Firaun, papyrus gambaran orang-orang yg
bekerja mencari rumput papyrus di sungai
nil (schstosomiasis) penyakit rumput
Indonesia (konsep masuk angin)
Sejak berabad-abad manusia mencoba
menghubungkan kondisi lingkungan yg
memiliki potensi gangguan kesmas
Sejarah perkembangan KESLING
di Indonesia
1) Sebelum Orba
Th 1882 : UU ttg hygiene dlm Bahasa Belanda.
Th 1924 Atas Prakarsa Rochefeller foundation didirikan Rival
Hygiene Work di Banyuwangi dan Kebumen.
Th 1956 : Integrasi usaha pengobatan dan usaha kesehatan
lingkungan di Bekasi hingga didirikan Bekasi Training Centre
Prof. Muchtar mempelopori tindakan kesehatan lingkungan di
Pasar Minggu.
Th 1959 : Dicanangkan program pemberantasan Malaria sebagai
program kesehatan lingkungan di tanah air (12 Nopember = Hari
Kesehatan Nasional)
2) Setelah Orba
Th 1968 : Program kesehatan lingkungan
masuk dalam upaya pelayanan Puskesmas
Th 1974 : Inpres Samijaga (Sarana Air
Minum dan Jamban Keluarga)
Adanya Program Perumnas, Proyek Husni
Thamrin, Kampanye Keselamatan dan
kesehatan kerja, dll.
Ruang lingkup KESLING
Menurut WHO :
1) Penyediaan Air Minum
2) Pengelolaan air Buangan dan pengendalian pencemaran
3) Pembuangan Sampah Padat
4) Pengendalian Vektor
5) Pencegahan/pengendalian pencemaran tanah oleh ekskreta manusia
6) Higiene makanan, termasuk higiene susu
7) Pengendalian pencemaran udara
8) Pengendalian radiasi
9) Kesehatan kerja
10) Pengendalian kebisingan
11) Perumahan dan pemukiman
12) Aspek kesling dan transportasi udara
13) Perencanaan daerah dan perkotaan
14) Pencegahan kecelakaan
15) Rekreasi umum dan pariwisata
16) Tindakan-tindakan sanitasi yang berhubungan dengan keadaan epidemi/wabah,
bencana alam dan perpindahan penduduk.
17) Tindakan pencegahan yg diperlukan untuk menjamin lingkungan
UU No 36/2009
Pasal 162
Upaya kesehatan lingkungan ditujukan untuk
mewujudkan kualitas lingkungan yang
sehat, baik fisik, kimia, biologi, maupun
sosial yang memungkinkan setiap orang
mencapai derajat kesehatan yang setinggi-
tingginya.
Pasal 163
(1) Pemerintah, pemerintah daerah dan
masyarakat menjamin ketersediaan
lingkungan yang sehat dan tidak
mempunyai risiko buruk bagi kesehatan.

(2) Lingkungan sehat sebagaimana dimaksud


pada ayat (1) mencakup lingkungan
permukiman, tempat kerja, tempat
rekreasi, serta tempat dan fasilitas umum.
(3) Lingkungan sehat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) bebas
dari unsur-unsur yang menimbulkan gangguan kesehatan, antara
lain:
a. limbah cair;
b. limbah padat;
c. limbah gas;
d. sampah yang tidak diproses sesuai dengan persyaratan yang
ditetapkan pemerintah;
e. binatang pembawa penyakit;
f. zat kimia yang berbahaya;
g. kebisingan yang melebihi ambang batas;
h. radiasi sinar pengion dan non pengion;
i. air yang tercemar;
j. udara yang tercemar; dan
k. makanan yang terkontaminasi.
Penyebab masalah kesehatan
lingkungan di Indonesia

1. Pertambahan dan kepadatan penduduk.


2. Keanekaragaman sosial budaya dan adat
istiadat dari sebagian besar penduduk.
3. Belum memadainya pelaksanaan fungsi
manajemen.
Hubungan & pengaruh kondisi lingkungan thd
kesehatan masyarakat

diantaranya sebagai berikut :


1. Urbanisasi >>>kepadatan kota >>> keterbatasan
lahan >>>daerah slum/kumuh>>>sanitasi
kesehatan lingkungan buruk
2. Kegiatan di kota (industrialisasi) >>>
menghasilkan limbah cair >>> dibuang tanpa
pengolahan (ke sungai) >>> sungai
dimanfaatkan untuk mandi, cuci, kakus >>>
penyakit menular.
3. Kegiatan di kota (lalu lintas alat transportasi)
>>> emisi gas buang (asap) >>> mencemari
udara kota >>> udara tidak layak dihirup >>>
penyakit ISPA.
Terima kasih