Anda di halaman 1dari 12

Teknologi yang diterapkan Dalam Bidang

Teknik Sipil

Penggunaan Balok Precast U-Shell


Dalam Konstruksi

Disusun Oleh :

-Anisa Rizki Fitriane (13-311-0668)


-Dwi Sartika Jonnaidi (13-311-0418)
-Latifah Qurani (13-311- 0554)
BAB I
PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang

Perkembangan zaman menyebabkan ilmu pengetahuan


semakin tinggi di dukung dengan perkembangan teknologi yang
semakin maju. Oleh karena itu untuk memenuhi permintaan akan
konstruksi dengan efektifitas dan efisiensi waktu yang singkat, di
kembangkan beberapa metode pelaksanaan konstruksi yang dapat
memenuhi standar sebagai konstruksi ramah lingkungan.
I.2 Rumusan Masalah

Apa yang dimaksud dengan balok precast U-Shell?


Bagaimana metode pelaksanaan balok precast U-Shell?

I.3 Tujuan

Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan balok precast


U-Shell
Untuk mengetahui metode pelaksanaan balok precast U-Shell
BAB II
PEMBAHASAN
II.1 Pengertian Balok

Balok adalah bagian dari struktur sebuah bangunan yang kaku


dan dirancang untuk menahan dan mentransfer beban menuju
elemen-elemen kolom penopang. Selain itu balok juga berfungsi
sebagai pengikat kolom agar apabila terjadi pergerakan pada kolom,
sehingga kolom tetap pada posisi semula

II.2 Pengertian Balok Precast U-Shell

U-Shell adalah balok pracetak yang berbentuk huruf U, U-


Shell merupakan balok yang dirakit dan dicor ditemapat perakitan
dalam penampang yang berbentuk huruf U, yang dicetak di
fabrikasi dalam keadaan tulangan bawah sudah tertanam di
dalamnya
Gambar II.a Tampak Samping U-Shell
Gambar II.b Tampak Depan Penampang U-Shell
Tujuan dan Manfaat U-Shell
Tujuan Pemilihan U-Shell

1. Mengurangi pemakaian bahan kayu (Go Green Construction) dan


perancah pada balok.
2. Produktifitas pengerjaan lebih baik (efisiensi waktu)
3. Memiliki kontrol kualitas dan mutu yang lebih bagus, sehingga
memastikan penulangan dan pengecoran yang baik pada balok.
4.Mempercepat pengecoran balok dan slab pada lantai.
5. Lokasi pabrikasi terkoordinir dan terlokalisir.
Manfaat U-shell antara lain:

1. Bekisting balok lebih ekonomis.


2. Tenaga kerja lebih produktif dan pekerjaan lebih cepat
karena pabrikasi dan instalasi balok dapat dilakukan
secara paralel.
3. Besi terpasang sesuai design dan hasil pengecoran
lebih unggul.
4. Pengecoran balok dan slab lebih cepat.
Metode Pelaksanaan Balok U-Shell

1. Scaffolding atau perancah di susun pada area yang akan di


laksanakan pekerjaan.
2. Balok U-Shell yang telah di cor di fabrikasi akan di angkat
menggunkan tower crane menuju area kerja.
3. Balok U-Shell di letak kan di atas scaffolding, dengan jarak antar
scaffolding yaitu 180 cm
4. Tulangan bawah balok U-Shell yang tertanam, akan di tumpu kan di
atas overlap tulangan kolom sehingga U-Shell akan tetap diam pada
posisi nya.
5. Tulangan atas balok U-Shell akan di pasang setelah metal deck slab
terpasang.
BAB III
KESIMPULAN

1. Hal utama yang paling penting dalam pertimbangan pemilihan balok prescast U-
Shell ialah penghematan penggunaan kayu sebagai bekisting karena fungsi utama
balok precast ini ialah sebagai bekisting permanen. Penghematan penggunaan
kayu sebagai bekisting dapat juga disebut sebagai green construction atau
konstruksi yang ramah lingkungan

2. Penggunaan balok precast U-Shell mempunyai tingkat efektifitas dan efisiensi


dalam berbagai aspek seperti penghematan jumlah tenaga kerja yang berdampak
pada upah kerja, penghematan waktu pengerjaan dan penghematan biaya.
3. Selain efisiensi dalam aspek di atas, penggunaan balok U-Shell
juga dapat menghemat jumlah scaffolding atau perancah sebagai
penopang dari balok. Karena, jumlah scaffolding yang di
butuhkan cenderung lebih sedikit dibandingkan dengan balok
konvensional. Balok precast dapat di topang oleh scaffolding
dengan jarak 180 cm, sedangkan untuk balok konvensional
dengan jarak 90 cm yang membuat jumlah penggunaan perancah
lebih banyak.
VIDEO
PEMASANGAN
BALOK U-SHELL