Anda di halaman 1dari 10

GEMPA BUMI

PENGANTAR GEOFISIKA
DEFINISI
Gempa bumi adalah peristiwa terguncangnya bumi
yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng
bumi, patahan aktif aktivitas gunungapi atau
runtuhan batuan, dimana terjadi getaran pada
permukaan bumi akibat adanya pelepasan energi
secara tiba-tiba dari pusat gempa. Yang ditandai
dengan adanya patahan pada pusat
gempa(PVMBA).

Energi yang dilepaskan tersebut merambat melalui


tanah dalam bentuk gelombang getaran.
Gelombang getaran yang sampai ke permukaan
bumi disebut gempa bumi(Nindi, 2006). Gempa
bumi terjadi tidak lepas dari dari teori Continental
Drift dan Plate Tectonic (Lempeng Tektonik).
CONTINENTAL DRIFT
Wegener pada awal abad ke-20
mengajukan teori Continental
Drift yang menyebutkan bahwa
sekitar 200 juta tahun yang lalu
bumi hanya terdiri dari satu
benua besar yang bernama
Pangaea.
TECTONIC PLATE THEORY
Teori ini menyebutkan bahwa
permukaan bumi tersusun atas
segmen-segmen besar yang
menyatu dan saling berkaitan
yang dinamakan plate atau
lempeng.
TECTONIC PLATE THEORY
(Pergerakan Lempeng Bumi)
Hager (1978) menyebutkan bahwa
arus konveksi akan menimbulkan
tegangan geser di bagian bawah
lempeng dan mengakibatkan
pergerakan lempeng di permukaan
bumi. Pergerakan inilah yang
menyebabkan lempeng dapat
bergerak saling menjauh di suatu
tempat dan mendekat di tempat
lainnya.
Pergerakan Lempeng :
1. Tranform
2. Divergen
3. Konvergen
GEMPA VULKANIK
Gempa Vulkanik terjadi akibat
adanya tekanan yang terjadi
ketika magma menabrak dinding
kawah gunung berapi.
Intensitas kegempaan ini
bergantung pada aktivitas
magma pada gunung tersebut.
Skala kegempaan gempa
vulkanik hanya terjadi pada
sekitar gunung dengan radius
tertentu.
GEMPA TEKTONIK
Gempa Bumi tektonik adalah
jenis gempa Bumi yang disebabkan
oleh pergeseran lempeng plat
tektonik. Gempa ini terjadi karena
besarnya tenaga yang dihasilkan
akibat adanya tekanan antar lempeng
batuan dalam perut Bumi.
TSUNAMI
Akibat dari gempa tektonik
sangat banyak salah satunya
ialah Tsunami, Tsunami terjadi
diakibatkan oleh pergerakan
antara lempeng samudera
sehingga terbentuk sebuah
patahan dasar laut. Karena
patahan tersebut air laut tiba-
tiba surut dan dikarenakan
hentakan yang kuat maka
terbentuk gelombang yang
sangat besar dan berkecapatan
tinggi.
SEISMOLOGI
Ilmu ini mengkaji tentang apa yang terjadi
pada permukaan bumi disaat gempa,
bagaimana energi goncangan merambat
dari dalam perut bumi ke permukaan, dan
bagaimana energi ini dapat menimbulkan
kerusakan, serta proses tumbukan antar
lempeng pada sesar bumi yang
menyebabakan terjadinya gempa.

Dalam seismologi, kita dapat mengukur


kekuatan gempa bumi dengan
menggunakan seismograf dengan
memanfaat gelombang seismic.
Gelombang seismik yang timbul ketika
energi regangan terlepas terdiri dari
gelombang badan (body waves) dan
gelombang permukaan (surface waves).
LOKASI GEMPA
Lokasi gempa umumnya
diidentifikasi sebagai lokasi
episenter dimana lokasi awal dari
episenter ini diketahui dari
pencatatan waktu tiba relatif
gelombang-p dan gelombang-s di
sedikitnya tiga seismograf. Jarak
seismograf dengan focus gempa
dapat diketahui berdasarkan
perbedaan waktu tiba
gelombang-p dan gelombang-s di
seismograf dan perbedaan
kecepatan rambat gelombang-p
dan gelombang-s.