Anda di halaman 1dari 18

SURVEY

KESEHATAN GIGI &


MULUT

Oleh :
Ketut Harapan
TUJUAN
Survey Kesehatan Gigi & Mulut
Untuk memperoleh informasi gambaran status
kesehatan gigi dan mulut di SD binaan/ di suatu kelompok
masyarakat dan kebutuhan akan pelayanan kesehatan gigi di
masa yang akan datang

Survey ini tidak ditujukan untuk mengumpulkan


keterangan faktor-faktor etiologi yg mempengaruhi
penyebaran dan tingkat keparahan penyakit atau efektifitas
pencegahan dan pelayanan secara klinis
Pelaksanaan Survey
A. Tahap Persiapan

1. Menghubungi pimpinan institusi


2. Penggunaan buku harian
3. Pembagian tugas pelaksana
a. Petugas pemeriksa
b. Petugas pencatat
4. Peralatan dan bahan survey
5. Formulir survey
6. Kalibrasi
Pelaksanaan Survey
B. Tahap Pemeriksaan

1. Posisi Kerja (operator,


subyek, pencatat)
Pemeriksaan kebersihan
gigi & mulut (OHI-S)
1. Pemeriksaan pengalaman
karies gigi
(DMF-T & def-t)
1. Pemeriksaan Community
periodontal Index Of
Treatment Needs (CPITN)
C. Tahap Pasca Survey
Pengolahan dan analisa data
1.Status karies gigi
a. Prevalensi karies
b. Prevalensi pengalaman karies
c. Prevalensi karies aktif
d. Rata-rata DMF-T
e. PTI
a. RTI
2. Status Kebersihan Gigi dan Mulut
a. Debris index
b. Calculus Index
c. OHI-S (Oral Hygiene Index Simplified)
C. Tahap Pasca Survey
Pengolahan dan analisa data

3. Status Periodontal :
a. Perdarahan Gusi
b. Supra / Sub Gingival Calculus
c. Pocket Dangkal (4 5 mm)
d. pocket Dalam (>6 mm)
Penjelasan Tahap Persiapan
1. Menghubungi pimpinan institusi :
Sebelum pelaksanaan suatu survey dimulai perlu untuk mengadakan
hubungan dengan para pejabat yang berwenang di institusi atau
organisasi dimana survey akan dilaksanakan.
2. Penggunaan buku harian :
Untuk mencatat lokasi pemeriksaan dan jumlah orang yg diperiksa
3. Pembagian tugas pelaksana
a. Petugas pemeriksa : dokter gigi atau perawat gigi
b. Petugas pencatat : dokter gigi, perawat gigi atau orang lain yg
sudah terlatih dalam penulisan kode-kode dalam kartu status
4. Peralatan dan bahan survey :
Sonde, Kaca Mulut, Periodontal probe, Lar. Desinfectan, Kapas,
Handuk, Sabun, Sarung tangan, Masker, boks instrument
5. Formulir survey
6. Kalibrasi : Untuk menyamakan persepsi antar pemeriksa
Penjelasan Tahap Pemeriksaan
1. Posisi Kerja
Operator : posisis operator harus lebih tinggi dari
subyek, yang sering digunakan adalah posisi
langsung dibelakang subyek atau sebelah kanan
subyek
Subyek : bisa berbaring atau duduk dengan kepala
menyandar
Pencatat : menghadap pemeriksa dan berada di
sebelah kiri subyek
2. Pemeriksaan kebersihan gigi & mulut (OHI-S)
Pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut (Green &
Vermillion) dengan menjumlah debris indeks dan
kalkulus indeks
Gigi indeks yang diperiksa :
RA : gigi M1 kiri & kanan bagian bukal dan I1
kanan bagian labial
RB : gigi M1 kiri & kanan bagian lingual dan I1
kiri bagian labial
Penjelasan Tahap Pemeriksaan
Kriteria Penilaian Debris Indeks adalah sebagai berikut :

a. Nilai 0 : pada permukaan gigi tidak terdapat


debris
b. Nilai 1 : pada permukaan gigi terdapat debris yang
menutupi permukaan gigi seluas sepertiga
atau kurang dari sepertiga permukaan gigi
dari tepi gusi
c. Nilai 2 : pada permukaan gigi terdapat debris yang
menutupi permukaan tersebut, seluas lebih
dari sepertiga tetapi kurang dari duapertiga
permukaan gigi dari tepi gusi
d. Nilai 3 : pada permukaan gigi terdapat debris yang
menutupi permukaan tersebut seluas lebih
dari duapertiga permukaan gigi dari tepi
gusi
Penjelasan Tahap Pemeriksaan
Kriteria Penilaian Calculus Indeks adalah sebagai berikut :

a. Nilai 0 : Tidak ada karang gigi


b. Nilai 1 : Pada permukaan gigi terdapat karang gigi
supra gingival yang menutupi gigi tidak
lebih dari sepertiga permukaan dari tepi
gusi
c. Nilai 2 : Pada permukaan gigi terdapat karang gigi
supra gingival yang menutupi gigi kurang dari
duapertiga permukaan dari tepi gusi / Sekitar bagian servikal gigi
terdapat sedikit karang gigi sub gingival
d. Nilai 3 : Pada permukaan gigi terdapat karang gigi supra gingival
yang menutupi permukaan gigi lebih dari duapertiga permukaan dari
tepi gusi / Sekitar bagian servikal gigi terdapat karang gigi sub
gingival yang menutupi dan melingkari seluruh bagian
servikal
Penjelasan Tahap Pemeriksaan

Kriteria OHI-S menurut standar WHO adalah sebagai


berikut :

- Nilai 0,0 1,2 Baik


- Nilai 1,3 3,0 Sedang
- Nilai 3,1 6,0 Buruk
Penjelasan Tahap Pemeriksaan
Pemeriksaan pengalaman karies gigi (DMF-T & def-t)
Pengalaman karies adalah Keadaan gigi geligi
seseorang yang pernah mengalami kerusakan, hilang,
perbaikan yang disebabkan penyakit karies.
Untuk mengukur pengalaman karies tersebut
digunakan kode :
- Gigi tetap : DMF-T (Decayed Missing Filled Teeth)
- Gigi sulung : def-t (Decayed Extraction Filled Teeth)
10/8/2017
Penjelasan Tahap Pemeriksaan
Keterangan :

- Komponen D (decay) meliputi kode 1 dan 2


- Komponen M (missing) meliputi kode 4
- Komponen F (Filling) meliputi kode 3 dan 6

- Komponen d (decay) meliputi kode B dan C


- Komponen e (ekstraksi) meliputi kode E
- Komponen f (filling) meliputi kode D
Penjelasan Tahap Pasca Survey
Pengolahan dan analisa data
A. Status karies gigi

a. Prevalensi bebas karies (5-6 tahun)

Jumlah responden (def-t=0/ D=0)


Prev. Bebas Karies = X 100%
Total responden

b. Prevalensi pengalaman karies (12 tahun)

Jumlah responden yg mengalami keries


Prev. Pengalaman keries = X 100%
Total responden
c. Prevalensi karies aktif

Jumlah responden yang mengalami D-T


Prev. Karies Aktif = X 100%
Total responden

d. Rata-rata DMF-T

Jumlah D+M+F
Rata-rata DMF-T =
Total responden
e. PTI (Performance Treatment Index)

Jumlah F-T (Filled Teeth)


Rata-rata DMF-T = X 100%
Total DMF-T

f. RTI (Required Treatment Index)

Jumlah D-T (decay Teeth)


Rata-rata DMF-T = X 100%
Total DMF-T
B. Status Kebersihan Gigi dan Mulut

OHI-S (Oral Hygiene Index Simplified)

Kriteria OHI-S menurut standar WHO adalah sebagai


berikut :

- Nilai 0,0 1,2 Baik


- Nilai 1,3 3,0 Sedang
- Nilai 3,1 6,0 Buruk

% responden dengan kriteria BAIK


% responden dengan kriteria SEDANG
% responden dengan kriteria BURUK

Anda mungkin juga menyukai