Anda di halaman 1dari 18

ASRIANI HASAN

S.E.,M.SC
Ukuran-Ukuran Data
Ukuran Pemusatan

Rata- Rata Hitung (Aritmetic Mean)


Median
Modus
Ukuran Pemusatan
Rata-Rata Hitung (Aritmethic Mean)

Merupakan nilai yang diperoleh dengan menjumlahkan semua nilai data dan
membaginya dengan jumlah data.

Rata-rata hitung merupakan nilai yang menunjukkan pusat dari nilai data dan
merupakan nilai yang dapat mewakili dari keterpusatan data.

Rata-Rata Populasi diperoleh : = dengan = Rata-rata hitung populasi, =

Jumlah keseluruhan dari nilai X (data) dalam populasi, N= Jumlah total
data/pengamatan dalam populasi.


Rata-Rata Sampel diperoleh : =

dengan =
Pencarian rata-rata hitung untuk data kelompok : =

=

Pada umumnya rata-rata hitung digunakan bila data terkumpul berskala interval atau
Ukuran Pemusatan
Median ( Nilai Tengah )
Median adalah nilai tengah dari nilai-nilai pengamatan yang disusun secara teratur
menurut besarnya data.
Median merupakan ukuran nilai pusat yang dapat digunakan untuk data yang mau
dikelompokkan maupun data yang tidak dikelompokkan.
Median dapat digunakan bila skala pengukuran datanya minimal skala ordinal.
+1
Untuk data tidak berkelompok median adalah nilai yang terletak pada posisi :
2
dengan merupakan jumlah observasi secara keseluruhan.
Untuk data berkelompok,langkah pertama tentukan letak median,setelah itu nilai


2
median ditentukan dengan pendekatan berikut: = + . i dengan Md : nilai

median, L : batas bawah atas atau tepi kelas dimana median berada, n : jumlah total
frekuensi, cf : frekuensi kumulatif sebelum kelas median berada, f : frekuensi dimana
kelas berada, i : besarnya interval kelas
Ukuran Pemusatan

Modus Modus
Merupakan salah satu ukuran disamping
rata-rata hitung dan median. = + 1 .i dengan Mo : nilai modus,
+
1 2

Modus adalah suatu nilai pengamatan L:batas bawah atau tepi kelas dimana
yang paling sering muncul.
modus berada, 1 : selisih frekuensi kelas
Modus dapat digunakan untuk skala
pengukuran data mulai dari nominal modus dengan kelas sebelumnya, 2 :
hingga rasio. selisih frekuensi kelas modus dengan kelas
Modus dapat diperoleh dengan sesudahnya,i:besarnya interval kelas
pendekatan berikut
Ukuran Pemusatan
Rata-Rata Ukur (Geometric Mean )
Rata-rata ukur (geometrik) adalah rata-rata yang diperoleh dengan mengalikan
semua data dalam suatu kelompok sampel, kemudian diakarpangkatkan dengan
jumlah data sampel tersebut. Secara matematis rata-rata ukur (geometrik) dirumuskan
dengan = rata-rata ukur, = nilai rasio,

= banyaknya rasio yang dikalikan.


Untuk mempermudah perhitungan digunakan logaritma denganG = rata-rata
ukur (geometrik),n = jumlah sampel, = kegunaannya hampir sama dengan ,
bedanya digunakan untuk penjumlahan, sedangkan digunakan untuk perkalian,xi
= nilai sample ke-I
Contoh : Diketahui data suku bunga tabungan beberapa bank adalah sebagai berikut
:6.75, 5.75, 6.50, 6.25, 6.25, 6.10, 5.70, 5.90, 6.25, 5.60.Berapakah rata-rata
ukur (geometrik) suku bunga bank-bank tersebut?
Ukuran Pemusatan
Rata-Rata Ukur (Geometric Mean
) Rumus rata-rata hitung tertimbang:
10
= 6.75x5.75x6.50x6.25x6.25x6.10x5.70x5.90x6.25x5.60

=
10
70757046,11 = 6,095 .
=

Jadi rata-rata ukur (geometrik) suku bunga bank adalah
6,095%
Dimana;
Rata-Rata Tertimbang
: Rata-rata hitung tertimbang
Adalah suatu nilai yang diperoleh dari
suatu kelompok data yang dinyatakan X : Nilai data yang berada dalam
sebagai 1 , 2 , 3 , berturut populasi/sample
turut ditimbang dengan bobot 1 , 2 ,
w : nilai bobot dari suatu data
3 ,, .
Ukuran Pemusatan

Berikut adalah data jumlah mobil yang terjual per hari


Jmlh mobil Terjual 0 1 2 3 4

Jumlah hari 3 19 48 15 5

Mobil yang terjual Jumlah Hari (W) X.W


(X)
0 3 0
1 19 19
2 48 96
3 15 45
4 5 20

= 90 . = 180
Ukuran Variasi

Ukuran variasi dapat digunakan menampilkan Range adalah selisih antara nilai
ringkasan data suatu nilaia data tunggal yang
menunjukkan rata-rata distribusi. maksimum dengan nilai minimum dalam
suatu data. Contoh dari data video
Ukuran variasi dapat dibedakan menjadi ukuran terlihat nilai minimumnya 45 dan nilai
variasi absolut dan ukuran variasi relatif. maksimumnya 80 sehingga rangenya
Ukuran variasi absolut digunakan untuk adalah 80-45=35
membandingkan dengan ukuran variasi dengan
ukuran variasi lain dalam populasi yang sama. Simpangan Absoulut Rata-Rata adalah
Misal (Rupiah,Kilogram,Ton) jumlah mutlak penyimpangan setiap nilai
Ukuran variasi relatif digunakan untuk pengamatan terhadap rata-rata,dibagi
membandingkan beberapa ukuran variasi dari banyaknya pengamatan. Untuk data tidak
beberapa populasi dengan unit pengukuran berkelompok digunakan : =
berbeda.
=1
dengan = nilai data ke =
Ukuran variasi antara lain: range,simpangan
absolut rata-rata,variance dan standar rata-rata hitung banyaknya observasi.
deviasi,koefisien variasi dan sebagainya.
Ukuran Variasi

Untuk data berkelompok digunakan : Mencari Variance data berkelompok



=1 .
MAD = dengan merupakan menggunakan 2 rumus : 2 =

frekuensi kelas ke-. 2
=1 . =1
dan untuk sampel 2 =

Ragam ( Variance ) adalah jumlah 2 =1 .
2
=1 .
kuadrat dari selisih nilai observasi
dengan rata-rata hitung dibagi banyaknya 1
observasi. Rumus untuk ragam 2populasi :
2 2 Koefisien Variasi merupakan variasi
2
=1 =1 =1

= = dan relatif yang bertujuan membandingkan

2 2
=1 variasi dari beberapa gugus data yang
untuk sampel
2
= = mempunyai satuan berbeda. Rumus
1
2
=1 =1 yang digunakan untuk koefisien variasi
standar deviasi = 2
1 : = 100% untuk populasi =
dan standar deviasi sampel = 2

100% untuk sampel.
Ukuran Letak

Kuartil merupakan nilai-nilai yang Persentil digunakan untuk membagi data


membagi data yang telah diurutkan bergolong menjadi 100 bagian yang sama.
menjadi empat bagian yang

sama,sehingga dalam suatu gugus data Rumus Persentil = + . dengan
100

didapatkan 3 kuartil (kuartil 1,kuartil 2, persentil ke k, batas bawah nyata kelas


yang mengandung persentil ke-k,cfb frekuensi
kuartil 3) kumulatif di bawah kelas , i merupakan
interval kelas, frekuensi kelas yang
Rumus untuk data bergolong adalah : mengandung k: 1,2,3,...,99, N banyaknya
/4 observasi
= 1 + . dengan kuartil

Desil digunakan untuk membagi data bergolong
ke k, 1 merupakan batas bawah nyata menjadi 10 bagian yang sama.
kelas yang mengandung cfb
merupakan frekuensi kumulatif di bawah Rumus Desil = + /10

. i dengan
kelas yang berisi , frekuensi kelas desil ke k, batas bawah nyata kelas yang
yang mengandung ,i merupakan mengandung desil ke k,cfb frekuensi kumulatif di
bawah kelas ,i merupakan interval kelas,
interval kelas k:1,2,3, N banyaknya merupakan kelas yang mengandung
observasi ,k:1,2,3,...9, N banyaknya observasi.
Bentuk Distribusi

Bentuk distribusi dibagi menjadi distribusi Suatu data dikatakan berdistribusi normal
simetris dan distribusi tidak simetris. jika berdistribusi simetris dan unimodal (
memiliki satu modus )
Distribusi data dikatakan simetris jika
data yang lebih kecil dari nilai median Distribusi data yang tidak simetris dikenal
atau nilai rata-rata, sama atau hampir dengan distribusi yang menceng (
sama menceng kanan dan menceng kiri)
Pada distribusi data yang simetris,nilai Data berdistribusi menceng ke kiri jika
rata-rata,median dan modus sama. ada satu atau beberapa data yang terlalu
besar ( ekstrem ).
Salah satu daru distribusi simetris yang
digunakan dalam statistika adalah Data berdistribusi menceng ke kanan jika
distribusi normal. ada satu atau beberapa data yang
secara esktrem terlalu kecil.
Bentuk Distribusi