Anda di halaman 1dari 40

CASE REPORT

PERIPARTUM CARDIOMYOPATHY (PPCM)

Alief Leisyah
Program Internsip Dokter Indonesia
RSUD Cililin
Kasus
Ny. R. usia 25 tahun, sudah menikah, bekerja sebagai ibu
rumah tangga, bertempat tinggal di Batujajar.
Masuk ke RSUD Cililin atas rujukan PKM dengan
G1P0A0 parturien aterm dengan kala 2 memanjang +
KPD + letak sungsang + fetal distress pada tanggal 13
Maret 2017
Dikonsulkan ke bagian penyakit dalam pada tanggal 16
maret 2017 dengan keluhan sesak nafas.
Heteroanamnesis
Pemeriksaan dilakukan pada tanggal 16 maret 2017
Riwayat Penyakit Sekarang
2 hari SMRS pasien mengeluhkan keluar air air dari jalan lahir, pasien
sedang hamil anak pertama. Sejak 2 jam SMRS pasien mulai
merasakan mulas, kemudian dirujuk oleh PKM batujajar ke RSUD
cililin, pasien melahirkan dengan Sectio Caesarea pada tanggal 13
maret 2017 di RSUD cililin.
Pada hari rawat pertama (14 maret 2017) pasien mengeluhkan nyeri
pada bekas operasi dan merasa sesak nafas terutama saat dalam
posisi tidur dengan 1 bantal. Pasien merasa lebih enakan jika tidur
dengan posisi lebih tinggi. Demam disangkal.
Pada hari rawat kedua (15 maret 2017) mendapatkan tranfusi darah
(prc)
Pada hari rawat ketiga (16 maret 2017) pasien mengeluhkan sesak
nafas semakin berat. Terutama saat pasien berjalan ke kamar mandi.
Keluhan sesak tanpa disertai bunyi suara mengi. Keluhan juga disertai
Demam. Demam tidak terlalu tinggi.
Penurunan kesadaran, nyeri dada, jantung berdebar, batuk, nyeri BAK,
BAK sering disangkal.
Riwayat sesak nafas, mudah lelah saak aktifitas, sering terbangun
karena sesak pada malam hari saat hamil maupun sebelum hamil
disangkal.
Riwayat Penyakit Dahulu
Pasien belum pernah mengeluhkan seperti keluhan saat
ini
Riwayat HT, DM, Asma disangkal

Riwayat Penyakit Keluarga


Orangtua pasien tidak ada yang mengeluhkan hal yang
sama.
Riwayat HT, DM, Asma, pada keluarga tidak diketahui

Riwayat Alergi
Pasien menyangkal memiliki alergi makanan, cuaca, obat-
obatan, atau zat tertentu
Riwayat Pengobatan : belum mendapatkan pengobatan
untuk keluhan saat ini.

Riwayat kehamilan dan persalinan : Kehamilan pertama


dan persalinan pertama pada tahun 2017, lahir dengan
sectio caesarea a/i letak sungsang, kpd, dan fetal
distress, bayi lahir berat badan 3510g panjang badan
48cm

Riwayat Psikososial
Riwayat merokok dan kebiasaan minum alkohol disangkal
Status Generalis
KU : Tampak Sakit Sedang
Kesadaran : Compos mentis
Tekanan darah : 120/70 mmHg
HR : 98x/menit, reguler
Pernapasan : 42 x/menit
Suhu : 37,80C
BB : 64 kg
TB : 160 cm
Status gizi : BB/TB = 64/1,6 = 25 (obes 1)
Kepala : rambut hitam, distribusi merata
Mata : Konjungtiva anemi +/+, Sclera ikterik -/-, Reflex
pupil +/+ , pupil bulat, isokor, edema palpebra -/-
Hidung :Deviasi septum -/-, Secret -/-, Epistaksis -/-,
massa -/-
Mulut : Sianosis (-), Bibir kering(-), Faring hiperemis (-),
tonsil T1/T1
Telinga : normotia, aurikula dbn/dbn
Leher : Pembesaran KGB (-) Pembesaran kelenjar
tiroid (-) JVP distensi
Thorax : Normochest, jaringan parut (-)

Pulmo :
Inspeksi simetris, penggunaan otot bantu napas (-
/-), retraksi dinding dada (-/-), bagian dada yang
tertinggal (-/-)
Palpasi nyeri tekan -/-, massa -/-,krepitasi -/-, vocal
fremitus sama kedua lapang paru
Perkusi sonor pada kedua lapang paru, batas paru
hepar setinggi ICS V dextra
Auskultasi vesicular +/+, wheezing -/-, ronkhi +/+
Cor :
Inspeksi ictus cordis tidak terlihat
Palpasi ictus cordis teraba di ICS V linea aksilla
anterior sinistra
Auskultasi S1 S2 reguler, gallop (-),
murmur (-)
Abdomen
Inspeksi Cembung, luka operasi (+)
Auskultasi bising usus normal
Palpasi Nyeri tekan (+) TFU 2 jari dibawah
umbilikus, Hepar lien tidak teraba,
Perkusi timpani (+) pada abdomen, shifting dullnes
(-)
Ekstremitas atas : akral hangat, edema -/- , CRT < 2 detik
Ekstremitas bawah: akral hangat, edema +/+ (minimal) , CRT
< 2 detik
Pemeriksaan Penunjang ( 14 Maret 2017
Nifas post SC)
Hematologi rutin
Hb : 7,7 g/dL
Ht : 25 %
Leukosit : 8,0 10^3/uL
Trombosit : 139 10^3/uL
Pemeriksaan Penunjang (16 Maret 2017)
EKG

BACK
Pemeriksaan Penunjang (16 Maret 2017)

Ro. Thoraks
Kardiomegali
Dengan tanda
edema pulmonal
Daftar Masalah
1. P1A0 post partum maturus dengan SC a/i letak
sungsang + KPD + Fetal distress + Anemia ec.
Perdarahan post partum
2. Obs. Dyspnea dd/
1. TRALI
2. PPCM
3. Obs. Febris dan leukositosis ec. Susp. ISK
Assesment dan Planning
1. P2A0 post partum maturus dengan SC a/i KPD +
Letak sungsang + fetal distress
dengan Anemia ec Pendarahan post partum

Hasil pemeriksaan fisik : konjungtiva anemis


Hasil laboratorium : Hb 7,4

Terapi :
Transfusi PRC 1 labu
Pemeriksaan Penunjang ( 16 Maret 2017
Nifas post tranfusi prc 1 labu)
Hematologi rutin
Hb : 8,6 g/dL
Ht : 24 %
Leukosit : 11,1 10^3/uL
Trombosit : 140 10^3/uL
Assesment & Planning
2. Obs. Dyspnea dd/ TRALI - PPCM
TRALI
Menurut Blood Center of Winconsin

TRALI
Tranfusion-Related Acute
Lung Injury

a syndrome characterized by the


development of acute
respiratory distress with
hypoxemia during or up to 6
hours after completion of a
blood transfusion.
Diagnosis berdasarkan hasil CXR
PPCM
Faktor predisposisi :
Multipara, riwayat keluarga, etnis/ras, merokok, DM, HT, pre-
eklampsi, malnutrisi, usia kehamilan (baik terlalu tua maupun terlalu
muda), penggunaan beta agonis jangka panjang

Etiologi :
Belum terlalu jelas; proses infeksi, autoimun dan inflamasi mungkin
merupakan penyebab
Kriteria Diagnosis
Menurut ESC 2012 Heart failure
dan ESC 2011 CVD during pregnancy

PPCM
Kriteria Diagnosis
Menurut An Update on Peripartum Cardiomyopathy International
Journal of Clinical Cardiology 2015

The classic diagnostic criteria for PPCM, defined by


Demakis et al., included the following:

(1) development of HF in the last month of pregnancy


or within 5 months of delivery;
(2) absence of an identifiable cause for HF;
(3) absence of recognizable heart disease prior to the
last month of pregnancy

Criteria were expanded to include echocardiography


(TTE) criteria of left ventricular systolic dysfunction
(left ventricular ejection fraction, LVEF <45%),
fractional shortening of <30%, or both
Klasifikasi New York Heart Association (NYHA)
Derajat I Derajat II
Tanpa keterbatasan pada aktivitas Ada keterbatasan aktivitas fisik
fisik. Aktivitas fisik biasa tidak terutama pada aktifitas berat,
menyebabkan keletihan, palpitasi, penderita merasa nyaman pada waktu
sesak, atau nyeri dada istirahat

Derajat III Derajat IV


- keterbatasan aktivitas fisik (+) -ketidakmampuan untuk menjalani
- Merasa nyaman pada waktu istirahat aktivitas fisik apapun
- Aktivitas fisik yang lebih ringanpun - setiap aktivitas fisik dilakukan, maka
dapat menyebabkan keletihan, rasa tidak nyaman semakin
palpitasi, sesak, dan nyeri dada meningkat.
Pemeriksaan Penunjang
Tatalaksana compensated PPCM
Tatalaksana decompensated PPCM
Tatalaksana
(Menurut ESC Cardiovascular Disease During Pregnancy 2011)
Prognosis
In a series of 182 patients with PPCM, the rate of major
adverse events was reported to be 25%, with 80% of
these events occurring in the first six months after the
diagnosis
Mortality rates reported to date are around 15%, which is
less than that associated with other forms of
cardiomyopathy. In a series of 17 cases of death in PPCM
patients, 18% of deaths occurred within one week of
delivery and 87% within 6 months
Planning :
Pindah rawat HCU
Ro thoraks
EKG
Echocardiography (menilai ejeksi fraksi untuk konfirmasi diagnosis)
O2 3-5L per menit (nasal canule)
IVFD D5% 500cc/24 jam
Furosemide 1 x 40mg (target urin output 0,5-1cc/kgbb/jam)
Ramipril 1 x 5mg
Assesment dan Planning
3. Obs. Febris dan leukositosis ec. Susp. ISK
Keluhan : nyeri bak (-) Demam (+)
Pem. Fisik : Suhu 37.8 C
Leukosit : 11,1 10^3/uL
Hasil Urinalisa (17 3 17)
Makroskopik : Mikroskopik :
Warna : kuning Eritrosit : 2 5/lpb
Kejernihan : agak keruh Leukosit : 7 12/lpb
Berat jenis : 1.010 Epitel gepeng : 0 2
pH : 6.0 Epitel bulat : negatif
Leukosit : +2 Silinder : negatif
Nitrit : - Kristal : negatif
Protein : - Bakteri : positif
Glukosa : -
Keton : -
Urobilinogen : Normal
Bilirubin : -
Eritrosit : positif +/-
Hasil Pem. Penunjang :
17 Maret 2017 Hb : 9,5
Ht : 27

S : Pasien rawat di HCU Leukosit : 10.830

Sesak berkurang, bengkak Trombosit169.000

tidak ada
A:
O:
1. P2 A0 post partum maturus dgn
TD : 110/70 mmHg SC POD IV dengan Anemia ec
Nadi : 96 x/menit ireguler perdarahan (perbaikan post
Suhu : 36,5 transfusi prc)
RR : 22 x/menit 2. PPCM fc III
Konjungtiva Anemis (-/-) 3. ISK
JVP distensi P:
D5% 500cc/24 jam
Rh +/+ (minimal)
Ramipril 1 x 5mg PO
Edema ekstremitas bawah -/- Furosemide 1x40mg IV
Urin output : Cefotaxime 2x1g
Monitor urin output
18 Maret 2017
S : Sesak nafas (-) A:
1. P2 A0 post partum maturus dgn
O: SC POD IV dengan Anemia ec
TD : 90/70 mmHg perdarahan (perbaikan post
transfusi prc)
Nadi : 120 x/menit ireguler
2. PPCM fc II
Suhu : 36,5 3. ISK
RR : 22 x/menit
Konjungtiva Anemis (-/-)
P:
JVP distensi (-)
D5% 500cc/24 jam
Rh +/+ (minimal) Ramipril 1 x 5mg PO
Edema ekstremitas bawah -/- Furosemide 1x40mg IV
Cefotaxime 2x1g
Urin output : Monitor urin output
Kesimpulan
Pada pasien ini didapatkan :
Decomp Cordis Kanan Kiri Fc III Stage C
Degan perbaikan (pulang dengan Fc II)
CAD Iskemi Antero Septal
AF NVR
Thalassemi Intermedia
TERIMA KASIH