Anda di halaman 1dari 49

Rekam Farmasi

Yuni Priyandani
Departemen Farmasi Komunitas
Fakultas Farmasi Universitas Airlangga
Pustaka
Cipolle RJ., Strand LM., Morley PC., 2012, Pharmaceutical Care Practice :
The Patient Centered Approach to Medication Management, third edition,
New York : McGraw Hill
Hepler CD., Strand LM., 1990, Opportunities and responsibilities in
pharmaceutical care, American Journal of Hospital Pharmacy, Vol.47 p.533
Hughes J. Clinical pharmacy & pharmaceutical care. In: Hughes J, Donnelly R,
James-Chatgilaou G (editors), Clinical Pharmacy: a Practical Approach, 2nd
edition, p.1-7
Ives.TJ, Bruce RC, Peggy CY, 1997, Chapter 4: Documentation of Pharmacist
Interventions, In: Schwinghammer TL (editor), Pharmacotherapy : a Patient-
Focused Approach, First Edition, Pennsylvania : Appleton & Lange, p.21-4
Rees JA, 1996, Patient medication records, In: Collett DM. Aulton ME (editors),
Pharmaceutical Practice, New York: Churchill Livingstone. p.351-6
Rupp MT, 2000, Chapter 93: Documentating & billing for pharmaceutical care
services, In : Gennaro AR (editor), Remington: The Science & Practice of
Pharmacy, 20th edition, Philadephia: Lippincott Williams & Wilkins. p.1640-9
Winfield AJ, 1998, Patient medication records, In: Winfield AJ, Richards RME
(edit ors), Pharmaceutical Practice, 2nd edition, Toronto: Churchill Livingstone.
P.433-7

2
Medical Records ?

Medication Records ?

3
Perbedaan Rekam Medis dan Rekam Farmasi
Rekam Medis (Medical Records) Rekam Farmasi (Medication Records)
Medical = Ilmu Kedokteran Medication = Pengobatan
Patient Record (Status Pasien) PMR (Patient Medication Records)
Diisi oleh Dokter Diisi oleh Apoteker/Farmasis
Permenkes No.749a1Menkes/Per/XII/ Kepmenkes No.1027/Menkes/
1989: Rekam Medis adalah dokumen SK/IX/2004: Medication record
identitas pasien, hasil pemeriksaan, adalah catatan pengobatan
pengobatan, tindakan dan pelayanan setiap pasien.
yg diterima pasien pd sarana kesehatan,
baik rawat jalan maupun rawat inap. Manfaat PMR (Rekam Farmasi):
Manfaat Rekam Medis : Membantu apoteker untuk
1. Administrative value : rekaman data mendeteksi dan mencegah masalah
adminitratif pelayanan kesehatan. yang berkaitan dengan obat dan
2. Legal value : bahan pembuktian di pengobatan (Drug-Related-
pengadilan Problems) (Rees,JA,1996)
3. Financial value : dasar perincian biaya
pelayanan yang harus dibayar
4. Research value :bahan penelitian
5. Education value : bahan pendidikan
4
Pharmaceutical care is the responsible provision of
drug therapy for the purpose of achieving definite
outcomes that improve a patients quality of life.
(Hepler CD, Strand LM, Opportunities and responsibilities in pharmaceutical care. Am J
Hosp Pharm. 1990;533-43)

Pharmaceutical care (asuhan kefarmasian) adalah


landasan filosofis pelayanan kefarmasian

Pelayanan Kefarmasian adalah bentuk pelayanan


dan tanggung jawab langsung profesi apoteker
dalam pekerjaan kefarmasian untuk meningkatkan
kualitas hidup pasien. (Kepmenkes No.1027/Menkes/SK/IX/2004)
Perlu dokumentasi
5
Fungsi pharmaceutical care :

1. Identifikasi DRP (Drug Related Problems)


aktual dan potensial
2. Menyelesaikan DRP aktual
3. Mencegah DRP potensial
(Hepler and Strand, 1990)

6
Dokumentasi
Merupakan komponen penting dari proses asuhan
kefarmasian.
(Filosofi praktisi klinik : jika tidak ada dokumentasi, berarti tidak ada
yang dilakukan)
Dokumentasi adalah catatan rinci semua tindakan
untuk memberikan hasil terbaik bagi pasien.
Bagi apoteker, dokumentasi merupakan catatan :
Layanan yang diberikan oleh apoteker

Riwayat pengambilan keputusan

Perlu dokumen PMR (Patient Medication Record)

7
Pengertian PMR
Prinsip
SOAP
Cara Manfaat Dokumen PMR
Dokumentasi
Prioritas
PMR
PMR Dua Kartu

Satu Kartu
Kartu
Jenis
Teknologi
Masalah yang PMR
didokumentasikan Komputerisasi

Identifikasi Konsultasi, Smartcard


DRP Rujukan dll

8
Pengertian Patient Medication Records (PMRs)
PMR = Medication record adalah catatan
pengobatan setiap pasien.
(Kepmenkes No.1027/Menkes/SK/IX/2004)

Latar belakang perlunya PMR :


1. Adanya peningkatan jumlah obat (berbagai R/,OTC,
tradisional) yg dikonsumsi per individu
2. Peningkatan jumlah pasien yg mendapatkan obat
meningkatkan peluang terjadi kesalahan
3. Peluang untuk mendeteksi:
Interaksi obat dg obat lain atau bahan lain (makanan)
Alergi, kontraindikasi

9
Manfaat Dokumen PMR
Mendeteksi dan mencegah masalah yang
berkaitan dengan obat dan pengobatan (DRP)
PMRs have been developed to assist the pharmacist in
detecting and preventing drug-related-problems.
(Rees.J.A,1996)

Selanjutnya akan dipakai istilah DTP (Drug Therapy


Problems) atau problem terapi obat karena
berhubungan dengan problem (masalah) terapi obat
pada pasien.

10
What Should be Documented?

11
Masalah yang di Dokumentasikan?

Aktivitas yang berhubungan dengan asuhan


kefarmasian ---- DTP
Apabila ditemukan DTPs (Drug Therapy Problems),
maka langkah farmasis :
Melihat identitas obat, penyakit alergi yang menyebabkan
DTP
Analisa jenis DTP
Tindakan yang akan dilakukan untuk mengatasi DTP
Rekomendasi yang akan diberikan oleh farmasis
Outcomes yang diharapkan

12
Kategori DTPs (Drug Therapy Problems) :

1. Unneccessary drug therapy


2. Needs additional therapy
3. Ineffective drug
4. Dosage too low
5. Adverse drug reaction
6. Dosage too high
7. Nonadherence

(Cipolle, et al, 2012)

13
Penyebab DTP
1. Unneccessary drug therapy
Duplicate therapy

No medical indication at this time

Nondrug therapy more appropriate

Addiction/recreational drug use

Treating avoidable adverse reaction

2. Needs additional therapy


Preventive therapy

Untreated condition

Synergistic therapy
14
3. Ineffective drug
More effective drug available
Condition refractory to drug
Dosage form inappropriate
Contraindication present
Drug not effective for condition

4. Dosage too low


Ineffective dose
Needs additional monitoring
Frequency inappropriate
Incorrect administration
Drug interaction
Incorrect storage
Duration inappropriate 15
5. Adverse drug reaction
Undesirable effect
Unsafe drug for the patient
Drug interaction
Incorrect administration
Allergic reaction
Dosage increase/decrease too fast

6. Dosage too high


Dose too high
Needs additional monitoring
Frequency too short
Duration too long
Drug interaction
16
7. Nonadherence
Does not understand instruction

Cannot afford drug product

Patient prefers not to take

Patient forgets to take

Drug product not available

Cannot swallow/administer drug

(Cipolle, et al, 2012)

17
Aktivitas lain yang perlu didokumentasikan

1. Konsultasi dengan tenaga kesehatan lain


2. Konseling pada pasien (sediaan farmasi,
perbekalan kesehatan, pasien penyakit kronis)
3. Penilaian terhadap pemahaman pasien
4. Konsultasi/saran terhadap self-care yang
diberikan pada pasien
5. Rujukan

18
Jenis Teknologi PMR
1. Kartu (manual)
Kartu disusun secara alfabetik dalam kotak

2. Komputerisasi (computer-based system)


Sistem memberi peringatan secara otomatis
jika terjadi interaksi obat, kontraindikasi,
alergi, cek dosis, remainder untuk konseling

3. Smartcards
Kartu dengan chip yg menyimpan data tiap
pasien, belum banyak dipakai
19
Keuntungan vs Kerugian Teknologi PMR
Keuntungan Kerugian

Kartu -Murah -Perlu waktu untuk menulis data


-Mudah dibuat -Penelusuran data lambat
-Kapasitas tak terbatas -Tidak dapat diakses bersamaan
-Tak ada kegagalan sistem -Identifikasi masalah hanya
tertumpu pada kewaspadaan
apoteker
Komputer -Update data cepat -Mahal (software, biaya update)
-Penelusuran data cepat -Kapasitas penyimpanan
-Problem dapat diidentifikasi tertentu (auto-delete)
secara otomatis -Ada kegagalan sistem

Pilih teknologi PMR yang mana ? Lihat kemampuan


20
Jenis Kartu PMR

1. Sistem Dua kartu


Satu kartu dibawa oleh pasien dan kartu yang
lain disimpan di apotek
Keefektifan tergantung pada pasien, apakah
pasien selalu menunjukkan kartu pada farmasis
yang ditemui

21
Jenis Kartu PMR

2. Sistem Satu kartu


Lebih murah & cepat daripada sistem 2 kartu
Sistem satu kartu ada 2 cara:
Disimpan di apotek: efektif jika pasien kembali ke apotek
yang sama
Dibawa pasien: efektif jika pasien kembali ke apotek
yang sama atau semua apotek mempunyai sistem PMR
yang sama

22
Cara Dokumentasi

Prinsip SOAP

What is SOAP ?

23
SOAP
Subjective
o Data yang tidak terkuantifikasi yang dirasakan pasien
(misal : gejala / symptoms)
o Observasi subjektif oleh apoteker

Objective
o Pengukuran dg pengujian, misal data tes laboratorium

o Catatan tenaga kesehatan lain misal riwayat medis


pasien
Assessment
o Interpretasi dari data subjektif & obyektif

Plan
o Tindakan, intervensi, saran yang akan diberikan oleh

apoteker
24
Contoh Penerapan SOAP
S : Pasien merasa gatal-gatal setelah minum tablet
Ciprofloxacin 500 mg, terjadi eritema dan pruritus

O : Dilakukan tes hipersensitivitas antibiotika

A : Pasien alergi (sensitif ) terhadap Ciprofloxacin

P : Tidak memberikan saran terapi obat antibiotika yang


termasuk dalam satu golongan kuinolon (Ciprofloxacin,
Ofloxacin, Enoxacin, Pefloxacin, Norfloxacin)

25
Prioritas Penggunaan PMR
PMR dilakukan pada semua pasien terutama pasien yang
memiliki kriteria :
Umur tertentu
o Penderita tua berumur > 60 th
o Anak berumur < 12 th
Penyakit tertentu
o Asma
o Epilepsi
o Diabetes
Obat tertentu
o Antikoagulan
o Oral kontrasepsi
o Steroid
Kebutuhan tertentu
o Sensitif penisilin
o Multipel terapi
o Confusion

26
Jenis Data
Address + phone

Data pasien yg diperlukan oleh farmasis komunitas : nama pasien sampai


data obat yg diberikan / diminum.
Data pasien yg dapat dimodifikasi oleh farmasis komunitas : data obat yg
diresepkan sampai data obat yg diberikan / diminum

27
Contoh Form PMR

Contoh 1. Buku Kecil yang dibawa pasien


Contoh 2. Kartu yang disimpan di apotek
Contoh 3. Catatan Pengobatan Pasien
Contoh 4. PMR Rumah Sakit
Contoh 5. PMR Klinik Anak

28
Contoh 1 Form PMR (buku kecil)
Sampul depan Sampul belakang

29
Informasi kegunaan Informasi penggunaan

30
Catatan obat (isi dari buku kecil)
Tanggal : Tanggal obat diminum
(obat yang diresepkan
+swamedikasi)

Nama Obat : Nama obat (generik/


paten + kekuatan obat)

Aturan Pakai : aturan pakai obat sesuai


resep dan disesuaikan
dengan obat-obat lain
yg dikonsumsi pasien
agar tidak terjadi DRP

Paraf : paraf apoteker

31
Data Pasien

32
Contoh 2 Form PMR (Kartu)
CATATAN PENGOBATAN PASIEN
APOTEK FARMASI AIRLANGGA
JL. Dharmawangsa Dalam 33 B Surabaya
Data Pribadi
Nama : ...................................................................................................................
Gender : Laki-laki Perempuan
Tanggal Lahir : ..........................................
Alamat : ..
Telp. : ...
Riwayat Alergi
Ada Tidak ada
Makanan : ..
Obat : ....................

Riwayat Efek Samping Obat


Ada Tidak ada
Nama Obat: Reaksi:
.. ..
.. ..
Riwayat Penyakit
Asma, ..
Diabetes,
Jantung, .....
Hipertensi,

33
Contoh 2 .
Profil Pengobatan
Tanggal Nama Obat Aturan Pakai Paraf Catatan Khusus

34
Contoh 2 .
Problem Terapi Obat (DTP)
Tanggal DTPs Penyelesaian Paraf Follow up Catatan

35
Contoh 3. Catatan Pengobatan Pasien
Format PMR CATATAN PENGOBATAN PASIEN
Nama :
Jen.Kelamin :
Tgl Lahir :
Alamat : Riwayat Alergi :
No.Telp :
Pekerjaan :
Alamat Kerja : Riwayat Penyakit :
Asuransi :

Tgl Dokter Hasil Assessment Obat KIE Follow up Catatan


Pasien

36
Contoh 3. Catatan Pengobatan Pasien
Format PMR CATATAN PENGOBATAN PASIEN
Nama :
Jen.Kelamin :
Tgl Lahir : Riwayat Alergi :
Alamat :
No.Telp :
Pekerjaan : Riwayat Penyakit :
Alamat Kerja :
Asuransi :
Tgl Dokter Hasil Assessment Obat KIE Follow up Catatan
Pasien

Information for a new prescription:


1.The name and description of drug
a. Keluhan a. Resep 2.The purpose
b. Informasi b. Non Resep 3.How and when to take a. Monitoring a. DTP
dari dokter (swamedikasi) 4. Adherence suggestions and self b. Rujukan b. Keberhasilan
a. Tindakan / monitoring c. Lain-lain Terapi
obat yg 5.Side Effects and adverse effects
diberikan 6.Precation, contraindication and
b. Lain-lain interaction
7.Storage instruction
8. Refill information and follow up
monitoring plan

Information for a refill


prescription or follow up
medication monitoring:
1.Details of medication use
2.Effectiveness of medication
3.Presence of adverse effects
37
Skenario 1
Pada 2 Des15 pasien datang pertama kali ke apotek saudara dengan
membawa resep, pasien barusan kontrol dari dokter spesialis penyakit
dalam dr.Ani,Sp.PD. Berdasarkan hasil patient assessment didapatkan
data bahwa diagnosa penyakit pasien sebelumnya adalah DM
(Diabetes Melitus) dan hipertensi. Pasien mengeluh gemetar setelah
minum Glimepiride setelah makan. Pasien mengaku kadar asam urat
tinggi dan gejala kaki bengkak. Pasien tidak memiliki alergi obat.
Obat Resep
R/ Glimepiride 2 mg, 60, 1-1-0 15 ac ------ 30 hari
R/ Metformin 500mg, 90, 3 dd I ------------- 30 hari
R/ Noperten (Lisinopril 5 mg), 30, 1-0-0 --- 30 hari
Obat Swamedikasi yang sedang digunakan di rumah yaitu Sohobion
5000 (Vit.B1, B6, B12)
Ny. Cindy (lahir 1 Januari 1974), BB 60 kg, alamat Jl. Gubeng No.7,
No.Telp.031-5020251, pekerjaan pegawai swasta, alamat Kerja di Jl.
Gubeng Surabaya, peserta asuransi BPJS Kesehatan

38
Contoh 3. Catatan Pengobatan Pasien
Format PMR CATATAN PENGOBATAN PASIEN
Nama : Ny. Cindy
Jen.Kelamin : Perempuan
Tgl Lahir : 1 Januari 1974
Alamat : Jl. Gubeng No.7 Riwayat Alergi : Tidak ada
No.Telp : 031-5020251
Pekerjaan : swasta
Alamat Kerja : Jl. Gubeng Surabaya Riwayat Penyakit: Diabetes melitus, hipertensi
Asuransi : BPJS Kesehatan

Tgl Dokter Hasil Assessment Obat KIE Follow up Catatan


Pasien

2 dr.Ani, -Hipoglikemia saat R/ Glimepiride 2 mg, 1. Penggunaan obat : a. Monitoring DTP


Des Sp.PD minum glimepiride 60, 1-1-0 15 ac 2. Efektivitas terapi : (tak ada tanda 1. Ketidakpatuhan
15 -Asam urat tinggi (tdk R/ Metformin 500mg kadar gula darah, hipoglikemi) (pasien salah minum
ada data lab), gejala 90, 3 dd I tekanan darah b. Rujukan : Glimepiride pc, minum
kaki bengkak R/ Noperten (Lisinopril 3. Efek tak diinginkan : rekomendasi Noperten saat pusing)
-Minum sohobion 5000 5 mg), 30, 1-0-0 hipoglikemi (krn OAD), ke dokter krn 2. ADR (tanda
batuk kering (krn ACEi) gangguan Hipoglikemi akibat
asam urat Glimepiride pc)
3. Kebutuhan Terapi
Obat Tambahan
(Allopurinol dll)

39
Skenario 2
Pada satu minggu kemudian (9 Desember 2015),
pasien datang lagi ke apotek saudara dalam
perjalanan pulang dari Tretes Malang menuju
rumahnya, pasien mengeluh hidung berlendir dan
berair setelah mengikuti rapat kerja selama 2 hari
di daerah dingin. Obat apa yang sebaiknya
saudara sarankan dan bagaimana
menuliskannya dalam PMR ?

40
Contoh 3. Catatan Pengobatan Pasien
Format PMR CATATAN PENGOBATAN PASIEN
Nama : Ny. Cindy
Jen.Kelamin : Perempuan
Tgl Lahir : 1 Januari 1974
Alamat : Jl. Gubeng No.7 Riwayat Alergi : Tidak ada
No.Telp : 031-5020251
Pekerjaan : swasta
Alamat Kerja : Jl. Gubeng Surabaya Riwayat Penyakit: Diabetes melitus, hipertensi
Asuransi : BPJS Kesehatan

Tgl Dokter Hasil Assessment Obat KIE Follow up Catatan


Pasien

2 dr.Ani, -Hipoglikemia saat R/ Glimepiride 2 mg, 1. Penggunaan obat : a. Monitoring DTP


Des Sp.PD minum glimepiride 60, 1-1-0 15 ac 2. Efektivitas terapi : (tak ada tanda 1. Ketidakpatuhan
15 -Asam urat tinggi (tdk R/ Metformin 500mg kadar gula darah, hipoglikemi) (pasien salah minum
ada data lab), gejala 90, 3 dd I tekanan darah b. Rujukan : Glimepiride pc, minum
kaki bengkak R/ Noperten (Lisinopril 3. Efek tak diinginkan : rekomendasi Noperten saat pusing)
-Minum sohobion 5000 5 mg), 30, 1-0-0 hipoglikemi (krn OAD), ke dokter krn 2. ADR (tanda
batuk kering (krn ACEi) gangguan Hipoglikemi akibat
asam urat Glimepiride pc)
3. Kebutuhan Terapi
Obat Tambahan
(Allopurinol dll)

9 - Hidung berlendir berair CTM 4 mg, prn 3 dd I 1. Nama obat - -


Des setelah pulang dari pc 2. Tujuan
15 daerah dingin 3. Penggunaan obat
4. Perhatian
5. ESO mengantuk,
efek tak diinginkan
6. Cara simpan 41
Contoh 4. PMR Rumah Sakit

42
Contoh 5. PMR Klinik Anak
Patient Medication Record (Childrens Hospital and Clinic of Minnesota)

Include prescription medications, vitamins, and herbal supplements. It is very


important that your caregivers know
your childs most recent medication information.
Your pharmacy__________________________________________________
Pharmacy address_______________________________________________
Pharmacy phone number__________________________________________
If your child is taking a liquid medicine it is critical that you list the mg per ml.
Please see the examples listed below.
All of the following information can be found on your prescription bottles.
Medication Form Strength How much & when

Examples: (pill, liquid, (mg or if liquid


inhaler) mg/ml)
Amoxicillin liquid 250 mg/5ml 5 ml (2 times a day)
Lisinopril tablet 10 mg 10 mg (once a day)

Please fill out all information and bring this card to your appointment.
43
TUGAS II Farmasi Klinik:
Pembuatan PMR

Buat PMR
Tugas individu
Dikumpulkan pada kuliah minggu ke-5
Soal Kelas A, B, C, D beda

44
Tugas Kelas B (Selasa Siang)
Pasien Ny.Kamila 68 tahun datang pertama kali ke apotek saudara pada
17 Maret 2015 dengan membawa resep berikut :
dr. Lintang, Sp.THT
Alamat: Jl. Musi 27 Surabaya
Kemudian saudara sebagai APA membuat
Telp.031-7077072 PMR dengan memberikan pertanyaan pada
SIP: 777/IDI/2000
pasien dan didapatkan data :
Surabaya, 17 Maret 2015
Tanggal lahir 1 Januari 1947, tidak ada alergi
obat, diagnosa dokter yaitu otitis eksterna
Nomor telepon 031- 7477474
R/ Tetracycline 500 mg No.X
S. 2.dd.Tab.I. Buatlah PMR dengan format sesuai
#
pilihan saudara

Tanggal 24 Maret 2015 pasien datang lagi ke


apotek mengeluh sakit maag (hiperasiditas)
dan membeli obat Mylanta tablet
Masukkan obat pilihan pasien
Pro : Ny, Kamila, 68 tahun tersebut dalam PMR dan berikan
Alamat : Jl.Brantas 17 Surabaya
konseling

45
Tugas Kelas A (Rabu Pagi)
Pasien Tn.Robi 71 tahun datang pertama kali ke apotek saudara pada
18 Maret 2015 dengan membawa resep berikut :
dr. Bintang, Sp.PD
Alamat: Jl. Musi 17 Surabaya
Kemudian saudara sebagai APA membuat
Telp.031-7077071 PMR dengan memberikan pertanyaan pada
SIP: 707/IDI/2000
pasien dan didapatkan data :
Surabaya, 18 Maret 2015
Tanggal lahir 1 Januari 1944
Riwayat penyakit Hipertensi
R/ Captopril 12,5 mg No.XXX Alergi Amoxicillin
S. 2.dd.Tab.I .
Nomor telepon 031- 7277272
# Pasien peserta Askes (Asuransi Kesehatan)
Buatlah PMR dengan format sesuai
pilihan saudara
Pada tanggal 25 Maret 2015 pasien datang
lagi ke apotek mengeluh sakit flu (demam,
Pro : Tn.Robi, 71 tahun
pilek/hidung tersumbat, tidak enak badan)
Alamat : Jl.Sedayu 17 Surabaya
Pilihlah obat OTC untuk pasien dan
masukkan dalam PMR tersebut

46
Tugas Kelas D (Rabu Siang)
Pasien Tn.Seno 71 tahun datang pertama kali ke apotek saudara pada
18 Maret 2015 dengan membawa resep berikut :
dr. Bintang, Sp.PD Kemudian saudara sebagai APA membuat
Alamat: Jl. Musi 17 Surabaya
Telp.031-7077071 PMR dengan memberikan pertanyaan pada
SIP: 707/IDI/2000
pasien dan didapatkan data :
Surabaya, 18 Maret 2015 Tanggal lahir 1 Januari 1944
Riwayat penyakit DM Tipe II
R/ Glibenclamid 5 mg No.XXX
Alergi Amoxicillin
S. 1.dd.Tab.I ac Nomor telepon 031- 7177171
# Pasien peserta Askes (BPJS Kesehatan)
Buatlah PMR dengan format sesuai
pilihan saudara
Pada tanggal 25 Maret 2015 pasien datang
lagi ke apotek mengeluh sakit flu (demam,
Pro : Tn.Seno, 71 tahun
pilek/hidung tersumbat, tidak enak badan)
Alamat : Jl.Bengawan 17 Surabaya
Pilihlah obat OTC untuk pasien dan
masukkan dalam PMR tersebut

47
Tugas Kelas C (Kamis)
Pasien Ny.Rosi 68 tahun datang pertama kali ke apotek saudara pada
19 Maret 2015 dengan membawa resep berikut :
dr. Bintang, Sp.PD
Alamat: Jl. Musi 17 Surabaya
Kemudian saudara sebagai APA membuat
Telp.031-7077071 PMR dengan memberikan pertanyaan pada
SIP: 707/IDI/2000
pasien dan didapatkan data :
Surabaya, 19 Maret 2015
Tanggal lahir 1 Januari 1947
Riwayat penyakit infeksi saluran kemih
R/ Ciprofloxacin 250 mg No.X Alergi Amoxicillin
S. 2.dd.Tab.I.
Nomor telepon 031- 7377373
#
Buatlah PMR dengan format sesuai
pilihan saudara
Tanggal 26 Maret 2015 pasien datang lagi ke
apotek mengeluh sakit maag (hiperasiditas)
dan membeli obat Mylanta tablet
Pro : Ny. Rosi 68 tahun
Alamat : Jl.Barito 17 Surabaya Masukkan obat pilihan pasien tersebut
dalam PMR dan berikan konseling

48
49