Anda di halaman 1dari 14

KORELASI HUBUNGAN BAB DALAM

POKJA ADMEN, UKM DAN UKP


DALAM AKREDITASI PUSKESMAS
TER TER TER TER
TIDAK TER
BAB AKREDITASI AKREDITASI AKREDITASI AKREDITASI
AKREDITASI
DASAR MADYA UTAMA PARIPURNA

PPP < 75% 75% 75% 80% 80%


1
KMP < 75% 75% 75% 80% 80%
2

PMP < 20% 20% 40% 60% 80%


3

4 UKMBS < 60% 60% 75% 80% 80%

KMUKM < 60% 60% 75% 80% 80%


5

6 SKM < 20% 20% 40% 60% 80%

LKBP < 60% 60% 60% 80% 80%


7

8 MPLK < 20% 20% 60% 80% 80%

PMKP < 20% 20% 40% 60% 80%


9
HUBUNGAN ANTAR BAB I (PPP) , UKMBS (IV), LKBS (VII)

PPP UKMBS LKBP Rencana Rujukan


7.5 .

ANALISIS Kebutuhan akan Proses Pendaftaran Pasien. 7.1 Pelaksanaan


KEBUTUHAN layanan
MASYARAKAT DAN
Upaya Kesehatan
7.6 .
PERENCANAAN Masyarakat
PUSKESMAS dianalisis. 4.1 Kajian dan rencana dan
1.1 pelaksanaan pelayanan 7.2

Akses masyarakat Keputusan Pelayanan anestesi lokal,


dan sasaran Layanan Klinis sedasi dan pembedahan
AKSES DAN kegiatan terhadap 7.3 . 7.7 .
PELAKSANAAN
KEGIATAN
kegiatan Upaya
Kesehatan Rencana Penyuluhan/pendidikan
1.2
Masyarakat Layanan Klinis kesehatan dan konseling
4.2 7.4 . kepada pasien/keluarga. 7.8 .

evaluasi terhadap Makanan dan Terapi Nutrisi 7.9.


kinerja pelaksanaan
EVALUASI kegiatan UKM dan
1.3 sasaran.
4.3 Pemulangan dan tindak lanjut 7.10.
Penyelenggaraan Pelayanan Puskesmas , Upaya Kesehatan
Masyarakat Berorientasi pada sasaran , Layanan Klinis
berorientasi pasien

Tahapan Proses (standart) :


1. 1.1, 4.1, 7.1 Analisis Kebutuhan Masyarakat dan Perencanaan
Puskesmas diidentifikasi dan tercermin dalam Upaya Puskesmas dan
dituangkan dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan. Kebutuhan
akan Upaya Kesehatan Masyarakat dianalisis sesuai dengan kebutuhanan
harapan masyarakat, Proses pendaftaran pasien memenuhi kebutuhan
pelanggan dan didukung oleh sarana dan lingkungan yang memadai.
2. 1.2, 4.2 7.2 Akses dan Pelaksanaan Kegiatan diperlukan strategi
perbaikan yang berkesinambungan diterapkan agar penyelenggaraan
pelayanan tepat waktu, Akses masyarakat dan sasaran kegiatan terhadap
kegiatan Upaya Kesehatan Masyarakat Pelaksanaan Kegiatan secara
professional dan tepat waktu, Kajian dilakukan secara paripurna untuk
mendukung rencana dan pelaksanaan pelayanan pasien
3. 1.3, 4.3 7.3 Evaluasi dilakukan terhadap efektivitas dan efisiensi
penyelenggaraan pelayanan, apakah sesuai dengan rencana dan dapat
memenuhi kebutuhan dan harapan pengguna pelayanan, melakukan
evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan kegiatan UKM, Keputusan Layanan
Klinis oleh petugas kesehatan profesional dan/atau tim kesehatan antar4
profesi
Tahapan Proses :
4. 7.4 , Rencana tindakan dan pengobatan serta rencana layanan
terpadu jika diperlukan penanganan oleh tim kesehatan antar
profesi disusun dengan tujuan yang jelas, terkoordinasi dan
melibatkan pasien/keluarga. 7.5 Rencana rujukan , rujukan sesuai
kebutuhan pasien ke sarana pelayanan lain diatur dengan prosedur
yang jelas. 7.6 Pelaksanaan layanan dipandu oleh kebijakan,
prosedur, dan peraturan yang berlaku. 7.7 Pelayanan anestesi lokal,
sedasi dan pembedahan Tersedia pelayanan anestesi sederhana
dan pembedahan minor untuk memenuhi kebutuhan pasien, 7.8
Penyuluhan/pendidikan kesehatan dan konseling kepada
pasien/keluarga. Penyuluhan kepada pasien/keluarga pasien
mendukung peran serta mereka dalam setiap pengambilan
keputusan dan pelaksanaan layanan, 7.9. Makanan dan Terapi
Nutrisi *) Pemberian makanan dan terapi nutrisi sesuai dengan
kebutuhan pasien dan ketentuan yang berlaku, 7.10. Pemulangan
dan tindak lanjut *) Pemulangan dan/tindak lanjut pasien dilakukan
dengan prosedur yang tepat.
HUBUNGAN ANTAR BAB II (KMP), V (KMUKM) , VIII (MPKL)

KMP KMUKM MPLK Pelayanan laboratorium 8.1

Tanggung jawab
SARANA PRASRANA Pengelolaan UKM Pelayanan
2.1 Obat untuk memenuhi
Puskesmas kebutuhan pasien.8.2 Radiodiagnostik .8.3
5.1
KETENAGAAN
Perencanaan Kegiatan
2.2
UKM Puskesmas Manajemen informasi
5.2 Manajemen Keamanan rekam medis .8.4
KEGIATAN Lingkungan.8.5
PENGELOLAAN Pengorganisasian
STRUKTUR Upaya Kesehatan
2.3
Masyarakat
5.3
HAK DAN Peralatan dikelola Hak dan kewajiban
KWAJIBAN PENGGUNA dengan tepat.8.6 sasaran 5.7
2.4
Komunikasi dan
Koordinasi
KONTRAK 5.4
PIHAK KETIGA
2.5 Akuntabilitas Manajemen Sumber
Kebijakan dan pengelolaan dan Daya Manusia .8.7
Prosedur pelaksanaan UKM
PEMELIHARAAN Pengelolaan Puskesmas 5.6
SARANA 5.5
2.6
Kepemimpinan dan Manajemen Puskesmas, Kepemimpinan dan
Manajemen UKM, Manajemen Penunjang Layanan Klinis

Tahapan Proses (standart) :


1. 2.1, 5.1, 8.1 Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama Puskesmas
harus memenuhi persyaratan, efektivitas dan efisiensi kegiatan
pelaksanaan UKM Puskesmas , Pelayanan laboratorium tersedia tepat
waktu untuk memenuhi kebutuhan pengkajian pasien, serta mematuhi
standar, hukum dan peraturan yang berlaku.
2. 2.2, 5.2 8.2 Puskesmas harus memenuhi jenis dan jumlah ketenagaan
yang dipersyaratkan, Perencanaan kegiatan UKM Puskesmas disusun
berdasarkan perencanaan Puskesmas dan mengacu pada pedoman untuk
memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat, perencanaan Obat yang
tersedia dikelola secara efisien untuk memenuhi kebutuhan pasien.
3. 2.3, 5.3 8.3 Pengelola Puskesmas menjamin efektivitas dan efisiensi
dalam mengelola program dan kegiatan sejalan dengan tata nilai, visi, misi,
tujuan, tugas pokok dan fungsi Puskesmas, Pengorganisasian Upaya
Kesehatan Masyarakat dipandu dengan uraian tugas dan kewenangan
yang jelas. Pelayanan radiodiagnostik disediakan sesuai kebutuhan
pasien,
Tahapan Proses :
4. 2.4, 5.4, 8.4 Hak dan kewajiban pengguna Puskesmas ditetapkan
dan disosialisasikan kepada masyarakat dan semua pihak yang
terkait, dan tercermin dalam kebijakan dan prosedur
penyelenggaraan Puskesmas, Penanggung jawab UKM Puskesmas
membina komunikasi dan tata hubungan kerja lintas program dan
lintas sektor untuk pelaksanaan dan pencapaian hasil yang optimal,
Kebutuhan data dan informasi asuhan bagi petugas kesehatan,
pengelola sarana, dan pihak terkait di luar organisasi dapat dipenuhi
melalui proses yang baku.
5. 2.5, 5.5, 8.5 Kontrak Pihak Ketiga kepada pihak ketiga,
pengelola menjamin bahwa penyelenggaraan oleh pihak ketiga
memenuhi standar yang ditetapkan, Kebijakan dan Prosedur
Pengelolaan dalam pelaksanaan UKM Puskesmas, Lingkungan
pelayanan mematuhi persyaratan hukum, regulasi dan perizinan
yang berlaku.
Tahapan Proses :
6. 2.6, 5.6, 8.6 Pemeliharaan Sarana, Prasarana dan
peralatan Puskesmas harus dipelihara dan dapat
digunakan sesuai , akuntabilitas pengelolaan dan
pelaksanaan program UKM Puskesmas, Peralatan
ditempatkan di lingkungan pelayanan dengan tepat
7. 5.7, Hak dan kewajiban sasaran ada kejelasan,
Pelayanan anestesi lokal, sedasi dan pembedahan , 8.7.
Terdapat proses rekrutmen, retensi, pengembangan dan
pendidikan berkelanjutan tenaga klinis yang baku
HUBUNGAN ANTAR BAB III (PMP),
VI (SKUKM) , IX (PMKP)
PMP SKUKM PMKP
Tanggung jawab tenaga
Perbaikan kinerja konsisten dengan tata
prioritaskan masalah klinis
nilai, visi, misi, dan tujuan Puskesmas
mutu dan kinerja

analisis penyebab & uji Pemahaman mutu layanan


penyebab dominan mutu perbaikan kinerja tercermin dalam klinis.
dan kinerja pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan

Pengukuran mutu layanan


RENCANAKAN
peran serta dalam memperbaiki kinerja ukm klinis dan sasaran
PERBAIKAN MUTU DAN
keselamatan pasien
KINERJA

PELAKSANAAN memberdayakan sasaran untuk berperan serta Peningkatan mutu layanan klinis
PERBAIKAN dalam memperbaiki kinerja dan keselamatan pasien

monitoring hasil mutu dan


MONITORING HASIL
Perbaikan kinerja UKM didokumentasikan kinerja klinis
MUTU DAN KINERJA
KAJI BANDING

INDIKATOR BARU MUTU


DAN KINERJA INOVASI indikator baru mutu dan kinerja inovasi indikator baru mutu klinis
KEBIJAKAN
Peningkatan Mutu dan Kierja Puskesmas, Sasaran kinerja
UKM, Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien
konsisten dengan tata nilai, visi, misi dan tujuan Puskesmas,
Tahapan Proses (standart/kriteria ) : PJ upaya, Pj.
1. 3.1, 6.1, 9.1 Mengkoordinasikan, memonitor kegiatan peningkatan
mutu dan kinerja Puskesmas , membudayakan perbaikan kinerja
secara berkesinambungan konsisten , berperan aktif dalam proses
peningkatan mutu layanan klinis dan upaya keselamatan pasien
2. 3.2, 6.2 9.2 Bertanggung jawab menerapkan perbaikan kinerja yang
berkesinambungan yang tercermin dalam pengelolaan dan
pelaksanaan kegiatan sehari-hari, perbaikan kinerja secara
berkesinambungan, tercermin dalam pengelolaan dan pelaksanaan
kegiatan UKM, memperbaiki perilaku dalam pemberian pelayanan
pasien
3. 3.3, 6.3 9.3 Menunjukkan peran serta dalam memperbaiki mutu dan
kinerja, menunjukkan peran serta mereka dalam memperbaiki kinerja
dengan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada sasaran,
sumberdaya untuk upaya peningkatan mutu layanan klinis dan
keselamatan pasien tersebut dilaksanakan
Tahapan Proses :
4. 3.4, 6.4, 9.4 Kepala Puskesmas , PJ upaya Puskesmas
melakukan evaluasi kegiatan perbaikan kinerja melalui audit
internal yang dilaksnakan secara periodik, PJ UKM upaya
memberdayakan sasaran untuk berperan serta dalam
memperbaiki kinerja., PJ layanan klinis laksanakan
Program/kegiatan sesuai rencana, dievaluasi, dan ditindak lanjuti
5. 3.5, 6.5, 9.5 Memberdayakan pengguna Puskesmas untuk
berperan serta dalam memperbaiki kinerja Puskesmas, Kegiatan
perbaikan kinerja masing-masing UKM Puskesmas
didokumentasikan , Fungsi dan proses layanan klinis yang utama
diidentifikasi dan diprioritaskan dalam upaya perbaikan mutu
layanan klinis dan menjamin keselamatan.
6. 3.6, 6.6, 9.6 Peningkatan upaya perbaikan berupa koreksi,
tindakan korektif maupun tindakan preventif, Puskesmas
melakukan kaji banding (benchmarking) dengan Puskesmas lain
tentang kinerja UKM Puskesmas.
Tahapan Proses :
4. 3.4, 6.4, 9.4 Kepala Puskesmas , PJ upaya Puskesmas
melakukan evaluasi kegiatan perbaikan kinerja melalui audit
internal yang dilaksnakan secara periodik, PJ UKM upaya
memberdayakan sasaran untuk berperan serta dalam
memperbaiki kinerja., PJ layanan klinis laksanakan
Program/kegiatan sesuai rencana, dievaluasi, dan ditindak lanjuti
5. 3.5, 6.5, 9.5 Memberdayakan pengguna Puskesmas untuk
berperan serta dalam memperbaiki kinerja Puskesmas, Kegiatan
perbaikan kinerja masing-masing UKM Puskesmas
didokumentasikan , Fungsi dan proses layanan klinis yang utama
diidentifikasi dan diprioritaskan dalam upaya perbaikan mutu
layanan klinis dan menjamin keselamatan.
6. 3.6,3.7 6.6, 9.4 Peningkatan upaya perbaikan berupa koreksi,
tindakan korektif maupun tindakan preventif ; Dilakukan kegiatan
kaji banding (benchmarking) dengan Puskesmas lain tentang
kinerja Puskesmas., Puskesmas melakukan kaji banding
(benchmarking) dengan Puskesmas lain tentang kinerja UKM
Puskesmas. Hasil evaluasi upaya peningkatan mutu layanan klinis
dan keselamatan pasien dikomunikasikan