Anda di halaman 1dari 15

PENGENDALIAN

KEUANGAN
Ni Putu Mitha Pratiwi
1515351002

A.A Istri Pranyanita


AKUNTANSI
1515351005
KEPRILAKUAN
IGA ANASTASIA SUKMA PUTRI
1515351017

Noviana Hermanus Djo


1515351023
Pentingnya Manajemen
Keuangan
Fungsi Keuangan

Manajemen keuanganmendekati adalah sebuah subjek


fungsi keuangan yang utama adalah dalam hal keputusan
yang sangant menarik saat kita abad ke-21.
investasi, perhitungan biaya, dan dividen untuk suatu
organisasi. Fungsi keuangan dalam organisasi biasanya
dipisahkan menjadi dua jabatan, yaitu bendahara dan
administrasi pembukuan atau akuntasi (kontroler)
3
UMPAN BALIK MEKANIKAL VERSUS RESPON PERILAKU

Fokus utama Namun, tidak semua desain pengendalian fokus pada perilaku
manusia. Aplikasi mekanikal dari pengendalian, seperti
dalam termometer yang mengendalikan temperatur tubuh, lebih

subsistem menekankan pada sifat mekanikal dibandingkan dengan sifat


perilaku.
kontrol
keuangan
adalah The Power of PowerPoint |
4
perilaku thepopp.com
Perluasan Konsep-konsep
Tradisional
A wide image and texts

Lorem ipsum dolor


sit amet, et
tibique fabellas
sit, at platonem
concludaturque pri

An nec justo eruditi pericula, an pro nominati definitiones. Mei purto assum voluptatibus eu, mucius assueverit et his, te solet mucius
tamquam eos. Vim id nisl verterem splendide, ad tamquam nostrum voluptatum eos. Possit eloquentiam sea ei, ipsum propriae in sed, vis
agam tollit cu. Ceteros qualisque an ius, ei eos natum semper gubergren.

The Power of PowerPoint |


thepopp.com
5
PENGENDALIAN TERPADU
Tiga tahap proses administratif dan implementasi pengendalian :

Umpan Balik

Operasi
03
Perencanaan 02
01
6
INTERAKSI
PENGENDAL jangka pendek maupun jangka panjang, penciptaan dukungan

IAN
pengendalian bagi operasi, dan keputusan untuk menekankan
ukuran-ukuran umpan balik tertentu guna mengidentifikasi
keberhasilan dan kegagalan yang berhubungan dengan
masalah-masalah yang ada adalah beberapa contoh dari
hubungan. Hubungan ini dapat ditata untuk menciptakan
kumpulan yang besar jika suatu organisasi dapat
menghubungkan sub-subsistem pengendalian secara baik guna
mendukung perencanaan, operasi, dan fungsi umpan balik.

7
Faktor-faktor Kontekstual
Dalam beberapa kasus, faktor-faktor terpenting yang perlu dipertimbangkan secara jelas menunjukan peran
penting

Motif
Ukuran Keuntungan

Stabilitas Faktor-faktor
Lingkungan Proses

8
PELUANG HAMBATAN

UKURAN
Ukuran dapat dipandang sebagai suatu peluang dan suatu hambatan.
Stabilitas Lingkungan

Desain pengendalian dalam lingkungan yang stabil dapat


berbeda dari desain pengendalian dalam lingkungan
yang selalu berubah. Stabilitas dalam lingkungan
eksogen dapat dinilai dari kekuatan gerakan yang
secara eksternal menghasilkan produk-produk yang
memerlukan suatu tanggapan. Derajat stabilitas
lingkungan dapat ditingkatkan dengan memilih alat yang
tepat terhadap perubahan lingkungan.
The Power of PowerPoint | thepopp.com 10
Motif Keuntungan

Keberadaan dari motif keuntungan tentunya bukanlah penghalang untuk menggunakan


ukuran-ukuran penilaian akuntansi terhadap produktivitas. Pada sisi lain, jelas bahwa sistem
pengendalian yang didasarkan pada motif dan ukuran-ukuran profitabilitas sering kali tidak
dapat diterjemahkan secara langsung pada konteks nirlaba (non-profit). Ukuran-ukuran
laba adalah penting dan meskipun sulit dapat menjadi indikator dari keberhasilan.

11
Faktor-faktor Proses

Suatu faktor proses penting dalam pengendalian biaya-


biaya yang tidak dapat dihindari dan biaya-biaya untuk
melakukan rekayasa adalah biaya variabel. Strategi
pengendalian biaya untuk proses strategi biaya variabel
sering kali berbeda dalam hal substansi dengan
strategi-strategi pengendalian biaya yang disesuaikan.

12
Pertimbangan-pertimbangan
Antisipasi terhadap Konsekuensi Logis 1
Rancangan
5 steps
merupakan komponen-komponen inti dalam
mendesain pengendalian
2 Relevansi dengan Teori Agensi
.
Teori agensi menyangkut persoalan biaya, dimana suatu
pendelegasian dengan asumsi keputusan-keputusan tertentu
Pengelolaan Perubahan 3 bersifat tidak jelas atau dipengaruhi secara bersama-sama agar
menjadi tidak nyata.
Pengelolaan perubahan adalah sesuatu yang penting dalam
menentukan rancangan-rancangan pengendalian. Para
menejer malaksanakan pengendalian untuk mencapai 4 Pengendalian dalam Era Pemberdayaan
tujuan-tujuan yang sering kali dihadapkan pada satu atau
lebih dalam bisnis. Para manajer cenderung mengartikan pengendalian secara
Penyeimbangan Pemberdayaan dan sempit, seperti mnegukur kemajuan terhadap rencana unuk
Pengendalian 5 menjamin pencapaian tujuan yang telah ditentukan. Sistem
Para manajer senior yang mengatur arah dan strategis perusahaan
secara keseluruhan memastikan bahwa mereka memiliki cukup
Pengendalian Diagnostik, Sistem Kepercayaan, Sistem
pengendalian atas operasinya yang luas dengan menggunakan seluruh Batasan dan Sistem Pengendalian Interaktif 13
unsure pengendalian.
SESI
DISKUS
I
Thank You for
Watching!