Anda di halaman 1dari 13

TEKNOLOGI TEPAT GUNA

PROGRAM PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA


LUWU UTARA SULAWESI SELATAN
Ap@kah Teknologi Tepat Guna ItU
AdALah... TEKNOLOGI yang sesuai dengan
kebutuhan masyarakat, dapat menjawab
permasalahan masyarakat, tidak merusak
lingkungan, dapat dimanfaatkan dan dipelihara
oleh masyarakat secara mudah, serta
menghasilkan nilai tambah dari ASPEK
EKONOMI dan ASPEK LINGKUNGAN.
MEnG@PA DIKATAKAN Teknologi Tepat Guna !!!

Pemeliharaannya MUDAH;
Pembiayaan AlaT SEDERHANA;
Menggunakan lebih banyak BAHAN BAKU
LOKAL;
Pemanfaatan MODAL SETEMPAT;
Pemanfaatan Teknologi MENENGAH;
Tidak boros SUMBERDAYA ALAM dan TIDAK
MENGGANGGU LINGKUNGAN HIDUP.
MAMPU menciptakan LAPANGAN KERJA
atau KESEMPATAN KERJA;
CIRI MENDASAR
NO TEKNOLOGI TEPAT TEKNOLOGI MODERN
GUNA
1 BIAYA PENGADAAN TEKNOLOGI BIAYA PENGADAAN TEKNOLOGI
TERJANGKAU KURANG DAN ATAU TIDAK
TERJANGKAU
2 PEMELIHARAANNYA MURAH PEMELIHARAANNYA MAHAL
3 INOVASI DAN PENGEMBANGAN PATEN INDUSTRI/PABRIKASI
MASYARAKAT
4 TIDAK MEMBUTUHKAN MEMBUTUHKAN JASA/TENAGA
JASA/TENAGA PROFESIONAL PROFESIONAL
5 HASIL MODIFIKASI LEBIH BANYAK STANDAR PABRIKASI/INDUSTRI
MENGGUNAKAN KOMPONEN BAHAN
LOKAL
6 DAPAT DILEGALITASKAN (HaKI) TERLISENSI INDUSTRI
INDIVIDU MAUPUN KELOMPOK
$iaPA Sasaran TTG
1) MASYARAKAT PENGANGGUR, PUTUS
SEKOLAH, dan KELUARGA MISKIN;
2) MASYARAKAT yang memiliki USAHA MIKRO,
KECIL dan MENENGAH;
3) Kaum DIFABEL
4) PEREMPUAN
5) KeLEMB@GAAn
BAGAIMaNA TUG@S PoKoK TTG
Fasilitasi pengembangan teknologi tepat guna;
Fasilitasi promosi pendayagunaan teknologi tepat guna;
Fasilitasi kemandirian pangan dan energi berbasis teknologi
tepat guna;
Fasilitasi pemanfaatan teknologi tepat guna (TTG) untuk
pendayagunaan sumberdaya hutan, perkebunan dan
pertanian;
Fasilitasi pemanfaatan TTG untuk pendayagunaan sumber
daya pertambangan, tanah dan air;
Fasilitasi pemanfaatan TTG untuk pelestarian lingkungan
hidup;
Fasilitasi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk
mendampingi Desa dalam mendayagunakan Teknologi.
Dasar Hukum TTG
UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
(Bab XVIII)
UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa (Pasal 26 ayat 2
point l, Pasal 80 ayat 4 Point d, Pasal 83 ayat 3 point c,
Pasal 112 ayat 3 point a)
PP No. 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan
UU No. 6 Tahun 2014 (Pasal 117 ayat 3).
PERMENDAGRI No. 20 Tahun 2010 tentang
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengelolaan
Teknologi Tepat Guna.
PERMENDESA No. 3 Tahun 2015 tentang Pendamping
Desa (Pasal 12 poin b)
BAGAIMANA KegiatAn TTG
diLAKsanaKAN
NO IN PUT PROSES Out Put
1 Pemetaan Pengumpulan data dan Untuk perencanaan
Kebutuhan informasi jenis TTG, jenis pemanfaatan dan
usaha, sosial budaya dan pengembangan TTG
potensi sumber daya lokal

2 Pengkajian Menganalisis hasil Untuk pemanfaatan


pemetaan dan pengembangan
TTG

3 Pengembangan Melalui inovasi TTG dan uji Penerapan TTG di


coba TTG masyarakat.
Lanjut Jenis kegiatan TTG
NO IN PUT PROSES Out Put
4 Pemasyarakatan a. Gelar/Pameran TTG; Untuk
b. Lokakarya TTG; mengkomunikasikan
c. Temu informasi TTG; penerapan TTG
d. Pelatihan;
e. Pendampingan;
f. Magang;
g. Komunikasi informasi
dan edukasi TTG;
h. Media massa.
5 Penerapan TTG Dilakukan oleh masyarakat. a. Pelatihan;
b. Pemberian
bantuan
langsung;
c. Pendampingan
KAPAN dan DIMANA KELeMBAGaaN TTG
NAMA
NO TUGAS
KELEMBAGAAN
1 POSYANTEK DI Memberikan pelayanan teknis,
KECAMATAN informasi dan promosi jenis/
spesifikasi TTG;
Memfasilitasi pemetaan kebutuhan
dan pengkajian TTG;
2 WARTEK DI
Menjembatani masyarakat sebagai
DESA
pengguna TTG dengan sumber TTG:
Memotivasi penerapan TTG di
masyarakat;
Memberikan layanan konsultasi dan
pendampingan kepada masyarakat
dalam penerapan TTG;
Memfasilitasi penerapan TTG.
Okta Wiraguna
TA. Teknologi Tepat Guna
Ap@ mesti Qta Lakukan D@lam Menerapkan TTG

Menginisiasi peran-serta secara aktif semua instansi


terkait dan masyarakat penerima/pengguna untuk
menghadapi dan mengatasi kendala yang ada;
Kerjasama dan komunikasi yang terprogram dalam
suatu forum dialogis yang melibatkan semua
komponen terkait;
Tersedianya wadah bagi forum dialogis antara
masyarakat, pembawa, dan sumber teknologi yang
berada dekat dengan masyarakat dan mudah diakses
oleh segenap masyarakat;
Lanjut.
Adanya kelembagaan yang akomodatif dan
partisipatif, didukung oleh tenaga yang terlatih, serta
dilengkapi dengan fasilitas penunjang dan sistem
informasi yang memadai;
Adanya pendamping yang mampu menggalang dan
menggerakkan segenap potensi masyarakat untuk
diarahkan dan disiapkan dalam mengadopsi teknologi;
Mengidentifikasi Teknologi yang ada (Masih Berfungsi
maupun Tidak Berfungsi) yang bersumber dari SKPD,
Lembaga dan atau Perseorangan di lokasi masing-
masing.