Anda di halaman 1dari 15

1.

SAFETY DAN SECURITY


SAFETY : Tingkat keselamatan dari
bangunan, lingkungan, peralatan, yang tidak
menimbulkan cedera atau risiko pada
seluruh penghuni RS (pasien, staf,
pengunjung)

SECURITY : Tingkat rasa aman, melindungi


diri dari kehilangan, kerusakan, akses yang
tidak boleh.
PROGRAM
SPO KESELAMATAN

SPO KESELAMATAN
- Melakukan inspeksi secara berkala pada
fasilitas petugas IPS Keliling.
- Area renovasi dipasang pembatas dan
diberi signed
- Petunjuk arah semua tempat yg
diperlukan.
PROGRAM
SPO KEAMANAAN

SPO KEAMANAN
- Jam kunjung di RSUP Pagi : 11.00-12.30
Sore : 17.00 19.00
- Pengamanan barang milik pasien Brankas di posko
satpam
- Pengamanan pasien,pengunjung, penunggu Kartu
Indentitas
- Tempat berisiko ditempatkan Satpam.
- Pengamanan aset Satpam patroli berkala
2. Bahan Berbahaya
STANDAR FMS.5
& Beracun (B3)
mengetahui Daftar B3 dan signednya di unit kerja.

memahami Pengelolaan B3 yang meliputi penyimpanan,


penggunaan, pembuangan B3 sesuai MSDS.

mampu mengatasi tumpahan B3 dan limbah B3 dengan


spill kit .

memahami Pengelolaan limbah B3


SIGNED B3 DI RS Dr KARIADI

Mudah Menyala Mudah Meledak Beracun

Mudah Oxidasi Mudah iritan Mudah Korosif


Limbah Bahan Berbahaya
dan Beracun (B3)
KATAGORI LIMBAH B3 MENURUT WHO
Limbah infeksius,
Limbah patologi,
Limbah benda tajam,
Limbah farmasi,
Limbah sitotoksis,
Limbah kimiawi,
Limbah radioaktif,
Limbah kontainer bertekanan,
Limbah dengan kandungan logam berat yang tinggi
REGULASI TERKAIT B3

1. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 74 tahun 2001


tentang Pengelolaan bahan berbahaya dan beracun
2. Panduan pengelolaan B3
3. Program pengelolaan B3
4. SPO Penyimpanan dan distribusi B3
5. SPO Penanganan dan pelaporan kejadian tumpahan B3
6. SPO Pengelolaan limbah B3 padat
POTENSI BENCANA
Potensi bencana eksternal :
Adalah bencana yang terjadi di luar RS. Seperti ledakan/bom,
kecelakaan transportasi, keracunan massal, gempa bumi, tsunami,
banjir bandang, angin puting beliung, kebakaran, tanah longsor dan
letusan gunung berapi.
Potensi Bencana Internal
adalah bencana yang terjadi didalam rumah sakit. Berdasarkan
HAZARD VULNERABILITY ANALYSIS (HVA) atau Analisa Kerentanan
Bahaya yang telah disepakati maka dipersiapkan penanggulangan
penanggulangan : Kebakaran, Gempa bumi, Pencurian bayi
Kode- kode emergency
Kode merah / red Code : kebakaran
Kode Blue / Blue Code : cardiac arrest
Kode kuning / Yellow Code : bencana internal
Kode coklat / Brown Code : bencana eksternal
Kode oranye / Orange Code : evakuasi
Kode ungu / Purple Code : ancaman bom
Kode hitam / Black Code: ancaman personal,
pencurian bayi
KETENTUAN TERKAIT BENCANA

Setiap kejadian musibah massal harus diketahui seluruh


karyawan RS lewat pengumuman hukmas melalui kode-kode
emergency
Setiap petugas sudah memiliki keterampilan bhd dan
transortasi & evakuasi
Evakuasi memperhatikan kondisi masing-masing pasien sesuai
aturan evakuasi
Proses evakuasi sesuai dengan SPO yaitu menuju titik kumpul
dengan mengikuti tanda jalur evakuasi
PENANGGULANGAN KEBAKARAN
Pengenalan zona rawan kebakaran
Pengenalan alat deteksi dini
Smoke detektor
Fire alarm
Pengumuman Red Codemelalui publik sisten
Mampu menggunakan APAR
Mampu melakukan Pengenalan aktivasi sistem
pemadam kebakaran tingkat RS.
Pengenalan jalur dan cara evakuasi pasien
Koordinasi dan pengendalian
RUANG LINGKUP
PENANGGULANGAN KEBAKARAN & EVAKUASI
I. Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran
1. Inspeksi/pemeriksaan
2. Pengujian
3. Pendidikan
II. Fasilitas Sarana & Prasarana Gedung
1. Pintu / Tangga Darurat
2. Signed (Exit, Jalur evakuasi)
3. Lampu emergency
4. Alat deteksi dini (APAR, Hydrant, Smoke detector, Sprinkler)
5. Area evakuasi / titik kumpul
6. Tiap renovasi perhatikan standar keselamatan
lanjutan
III. Evakuasi
1. Tindakan saat mengatasi sumber api
2. Langkah2 memanggil bantuan internal & eksternal
3. Identifikasi korban, peralatan medik serta dokumen
penting

IV. Evaluasi
1. Investigasi penyebab kebakaran.
2. Membuat berita acara kejadian
3. Membuat laporan kejadian & kerugian material / inmaterial
4. Merekomendasikan tindak lanjut area bekas kebakaran
CARA PENGGUNAAN APAR

INGAT PASS PULL AIM SQUEEZE SWEEP


1. Pegang & tarik pin pengaman
2. Arahkan Nozzle ke sumber api
3. Satukan pegangan atas
& pegangan bawah
4. Sapukan selang ke kiri dan
ke kanan
CARA PEMELIHARAAN APAR

APAR harus dibolak - balik secara


perlahan setiap 1 bulan sekali
Catat tulisan tanggal pemeriksaan,
nama dan tanda tangan pemeriksa
Pemeliharaan dilakukan oleh logistik
masing masing unit yang ditempati