Anda di halaman 1dari 48

by : Ir.

Indra Miduk Hutabarat, MM

SURVEY
PEMELIHARAAN
RUTIN JALAN

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM


DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA
Jln. Pattimura 20 Jakarta Selatan
Setelah mengikuti pelajaran modul ini peserta pelatihan diharapkan
mampu memahami pelaksanaan survai pemeliharaan jalan
TUJUAN KHUSUS
setelah mengikuti pelajaran modul ini
peserta mampu :

Menjelaskan persiapan, pengkajian ulang


data survai pemeliharaan jalan dan
pelaksanaan survai lapangan
Menjelaskan metode pelaksanaan survai
Menjelaskan perkiraan kuantitas dan
penetapan penanganan jalan
PEMELIHARAAN JALAN
Pemeliharaan jalan adalah kegiatan
penanganan jln yang diperlukan dan
direncanakan untuk mempertahankan
permukaan jalan berfungsi optimal
melayani lalulintas sampai dengan umur
rencana yang ditetapkan sebelumnya.
Ada pemeliharaan rutin (perawatan)dan
ada pemeliharaan berkala (period
maintenance).
PEMELIHARAAN RUTIN
Pemeliharaan yang dilakukan sepanjang tahun dan sifatnya
sebagai proteksi terhadap kerusakan dalam rangka
mempertahankan jalan tetap dalam kondisi mantap.
Jenis kegiatan pemeliharaan rutin antara lain adalah
perawatan dan perbaikan terhadap :
Lapis permukaan, seperti penambalan lubang
(patching), melabur aspal, dan lain-lain.
Bahu jalan, seperti pengisian material bahu jalan yang
tergerus dan pemotongan rumput.
Drainase jalan, seperti pembersihan saluran, agar tetap
berfungsi baik saat musim hujan.
Bangunan pelengkap jalan dan perlengkapan jalan, dan
lain-lain.
PEMELIHARAAN BERKALA
Pemeliharaan berkala adalah pemeliharaan
yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu.
Penanganan ini dilakukan pada kondisi
lapis permukaan sudah menurun kualitas
berkendaraannya (riding quality) dan
dengan upaya pemeliharaan rutin tidak
dapat mengembalikan kondisi jalan pada
kondisi mantap. Untuk ini secara berkala
dilakukan pelapisan ulang lapis permukaan
agar jalan kembali pada kondisi mantap.
Hubungan tk pelayanan, umur
rencana, jenis penanganan jalan
Bagian-bagian jalan
Tujuan Survai
Untuk mengumpulkan data data yang
mutakhir dan akurat atas kondisi per
kerasan jalan guna perencanaan
pemeliharaan
Data data tersebut merupakan hasil
pengukuran dari pemeriksaan di lapangan
terhadap penampakan visual dari
penurunan kondisi jalan selama umur
rencananya.

9
Survai pemeliharaan rutin.
Minimal 4 kali dalam setahun.
Pengumpulan data kondisi jalan secara
visual.
Tujuan survai, untuk meningkatkan
efisiensi, penjadualan, kontrol
penggunaan dana pemeliharaan (tiap
tahun anggaran).

10
PERSIAPAN SURVAI
Siapkan Data sekunder (dr hsl survei seblmnya):
data geometrik,
data jenis permukaan,
data kondisi jalan,
data lalulintas,
data riwayat penanganan jalan dan
data struktur
Data tsb dikaji secara komprehensif agar dpt
dimanfaatkan u/ perhitunan kuantitas pek
LAMPIRAN 13 : INVENTARISASI DAN RIWAYAT PENANGANAN JALAN

Tahun Anggaran : Status: Tanggal......................


Panjang Progra
Fungsi Cara Jenis Lebar
Jalan m
Target
Dana Tersedia
Tahun ini
Nama Ruas ( Total Ruas
No. No Lokasi Jalan Pena - Pena - Perke - Perke-
Jalan )

Nasio Provi Nasio Provi


Ruas APBN APBD nganan nganan rasan rasan
nal nsi nal nsi

(Rp. (Rp.
(A,K1,K2,K3) (Km) (Km) (Km) (Km)
1000) 1000)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

JUMLAH
CATATAN:
1. Program Penanganan: 2. Cara Penanganan: 2. Jenis Perkerasan:
PR = Pemeliharaan Rutin SWK = Swakelola AB= Aspal Beton/Mix:
PB = Pemeliharaan Berkala KTR= Dikontrakkan LP = Lapen
RH = Rehabilitasi KR = Kerikil
RK= Rekonstruksi TN = Tanah
TING = Peningkatan LL = Lain-lain
BANG = Pembangunan

Kota, Tanggal, Bulan, TahunPenanggung Jawab


Cap & Tanda Tangan
Nama, NIP
PENGKAJIAN ULANG DATA SURVAI
Data lapangan yang perlu dikaji ulang mencakup
antara lain :
Permukaan/perkerasan jalan
Bahu jalan
Trotoar
Drainase
Bangunan pelengkap jalan
Talud/slope
Struktur
Perlengkapan jalan
Road safety dari sisi geometrik
Hal yg perlu dikaji
Metode survai yang dipakai
Sumber daya
Waktu survai
Sistem pencatatan
Cara pelaporan
Formulir-formulir yang dipakai
Interval survai dengan pelaksanaan
Dlm pengkajian tsb diteliti kemungkinan yg
dpt terjadi sebelum pelaksanaan
LANGKAH- LANGKAH SURVEI

Survei kerusakan secara detail untuk mempelajari gambar pelaksanaan proyek,


sejarah pemeliharaan, dan hasil survei kondisi perkerasan terakhir.
Survei kondisi terhadap lokasi kerusakan untuk menilai kondisi kerusakan
secara umum, dengan tujuan membantu perencanaan survei detail dan untuk
pengumpulan data yang dibutuhkan untuk evaluasi proyek.
Perlengkapan yang dibutuhkan untuk survei kerusakan :
1. Buku manual identifikasi kerusakan.
2. Profil / lembar layout utilitas dari rencana proyek.
3. Pita meteran dan mistar pengukur.
4. Formulir survei kerusakan.
5. Pensil, Kamera, Video Kamera, Kaset, Cap Semprot, Kalkulator dll.
Sebelum melakukan Survei titik acuan stasiun di tentukan dulu.
Survei dilakukan oleh paling sedikit 2 (dua) orang.
Identifikasi tipe-tipe kerusakan harus konsisten dengan diskripsi pada manual
yang digunakan.
Pengukuran kedalaman kerusakan menggunakan mistar lurus.
Jika tingkat keparahan kerusakan sulit dibedakan maka kerusakan yang paling
parah yang dipilih.
SURVEI KONDISI JALAN

Dilakukan setiap tahun pada seluruh jaringan jalan


yang berkondisi baik dan sedang dengan tujuan
untuk :
Memuthakirkan pada formulir K1 (Gambar 2.2.)
Memeriksa daftar pada formulir S1 dan melakukan
penyaringan program pemeliharaan sekaligus melakukan
survei persiapan pemeliharaan.
Cacatan : Pekerjaan survei disarankan dilakukan pada
bulan Oktober sehinga hasilnya dapat digabungkan
bersama-sama dengan survei dalam rangka persiapan
pemeliharaan tahun depan.

Formulir S1 digunakan untuk mencatat informasi


mengenai karakteristik jalan yang disurvei setiap
baris pada formulir S1 mewakili 100 M sehingga
setiap formulir dapat mencakup 2 KM.
Data yg dicatat saat survai
Nama Propinsi
Nama Satuan Kerja
No. Ruas/Nama Ruas Jalan
Tanggal Survey
Cuaca
Status Jalan : N,P atau K
Bagian/segmen (km)
STA kiri atau kanan
Kode Kerusakan
Jenis dan dimensi kerusakan (kedalaman/cm,
panjang/m, lebar/m).
Survai pemeliharaan rutin.
Minimal 4 kali dalam setahun.
Pengumpulan data kondisi jalan secara
visual.
Tujuan survai, untuk meningkatkan
efisiensi, penjadualan, kontrol
penggunaan dana pemeliharaan (tiap
tahun anggaran).

20
SURVAI LAPANGAN
Dimaksudkan u/ mendapatkan datamutakir
Permukaan / Perkerasan jalan
Bahu Jalan
Trotoar
Drainase
Bangunan Pelengkap jalan
Talud/slope
Struktur
Perlengkapan Jalan
KEGIATAN SURVAI LAPANGAN
a. Daftar pokok kegiatan
Daftar pokok kegiatan pemeliharaan rutin
terdiri dari :
Kategori
Sub kategori
Kerusakan
Metode perbaikan
Tingkat penanganan
KERUSAKAN KERUSAKAN
SEBAGAI BERIKUT :

KODE KATEGORI SUB KATEGORI


KERUSAKAN KERUSAKAN KERUSAKAN

100 Perkerasan 111 153


200 Bahu Jalan 211 252
300 Trotoar 310 390
400 Drainase 410 490
500 Perlengkapan Jalan 510 540
600 Lereng 610 640
700 Keadaaan Darurat 710 740
800 Struktur 811 823

23
SURVAI PEMELIHARAAN RUTIN JALAN
CATATAN KONDISI DAN HASIL PENGUKURAN

KATEGORI KERUSAKAN JALAN


100 - Perkerasan 300 - Trotoar 500 - Perlengkapan Jalan 700 - Keadaan Darurat

100 Dengan Lapis Penutup 310 Dengan Lapis Penutup 510 Patok KM, HM 710 Longsor
111 Lubang - lubang 311 Retak / Kehilangan 511 Rusak 711 Jalan tertutup
112 Keriting permukaan 512 Patok hilang
113 Alur 513 Terhalang 720 Kecelakaan Lalu Lintas
114 Ambles 330 Tanpa Lapis Penutup 721 Umum
115 Jembul 331 Lubang / Ambles 520 Ram bu - ram bu Jalan
116 Kerusakan tepi 521 Perubahan letak 730 Kerusakan Pondasi
117 Retak buaya 350 Blok / Ubin 522 Rambu terhalang 731 Umum
118 Retak garis 351 Permukaan tidak rata 523 Rambu rusak
119 Kegemukan aspal 524 Rambu hilang 740 Lain - lain
120 Terkelupas 370 Beton 525 Tiang hilang / Bengkok
371 Pecah 800 - Struktur
130 Tanpa Lapis Penutup 530 Marka Jalan
131 Lubang - lubang 390 Kereb 531 Marka pudar 810 Jem batan
132 Keriting 391 Inlet rusak 532 Marka salah 811 Timbunan kotoran
133 Alur 392 Inlet tersumbat 812 Pagar/Rail pudar
134 Ambles 540 Lain - lain 813 Oprit Jalan turun
135 Permukaan tergerus 395 Lain - lain
600 - Talud 820 Gorong - gorong > 3 m
150 Kaku 400 - Drainase 821 Timbunan kotoran
151 Kerusakan pengisian 610 Kerikil 822 Pagar/Rail pudar
cerah sambungan 410 Tanpa Lapis Penutup 611 Erosi 823 Oprit Jalan turun
152 Penurunan slab 411 Pendangkalan 612 Tergerus
disambungan 412 Kerusakan saluran 840 Lain - lain
153 Slab pecah / 413 Ditumbuhi tanaman 620 Pasangan Batu
retak disambungan 621 Retak - retak
430 Dengan Lapis Penutup 622 Melendut
160 Lain - lain 431 Pendangkalan
432 Kerusakan saluran 630 Rum put
200 - Bahu 631 Rumput panjang
470 Gorong - gorong
210 Dengan Lapis Penutup 471 Tersumbat 640 Bongkahan Batu
211 Lubang - lubang 472 Kerusakan konstruksi 641 Kehilangan batuan
212 Kriting 473 Kerusakan kepala
213 Jembul gorong - gorong 650 Lain - lain
214 Retak buaya
215 Kegemukan aspal 490 Saluran air
216 Terkelupas 491 Sampah/Runtuhan
492 Pendangkalan
230 Tanpa Lapis Penutup 493 Tergerus Catatan :
231 Retak setempat 1). Untuk kerusakan y ang belum tercakup dalam kategori tersebut dimasukkan
232 Ambles/Alur 495 Lain - lain dalam kategori lain - lain dan diisi dalam kolom keterangan

250 Tanah
251 Retak setempat
252 Kehilangan permukaan
253 Rumput panjang

260 Lain - lain


24
KEGIATAN SURVAI LAPANGAN
a. Daftar pokok kegiatan
b. Contoh pokok kegiatan pemeliharaan rutin :
Kategori : 100 Perkerasan
Sub kategori : 110 Dengan lapis penutup
Kerusakan : 111 Lubang-lubang
Metode perbaikan: P5 Penambalan P6 Perataan
Tingkat penanganan : Loksi dg kedlm >50mm
dan Lokasi lokasi dg kedlman <50mm
Kegiatan survai Lapangan
(lanjutan)
b. langkah pemeriksaan terrinci
Pada form terdapat contoh suatu
langkah pemeriksaan secara terperinci,
yaitu menjelaskan bagaimana
memeriksa dan mendapatkan gambaran
yang tepat mengenai kerusakan pada
perkerasan jalan
27
28
29
LAMPIRAN 7 : CONTOH PERHITUNGAN KUANTITAS PEKERJAAN
PEMELIHARAAN
CONTOH PENGISIAN FORMULIR RM 3

SURVEI PEMELIHARAAN RUTIN JALAN


REKAPITULASI DARI HASIL SURVEI HARIAN
Propinsi : DIY Tanggal Survei : 12 Nopember 2007
Bidang/Dinas : Bina Marga DIY Cuaca : Berawan
No. Ruas Jalan : 030 N Status jalan : N/P
Nama Ruas : Segmen Jalan : Km .. Km
Toleransi dari pekerjaan perbaikan
1. Lapis permukaan terakhir tidak lebih rendah dari permukaan sekitar atau lebih dari 5 mm di
atasnya bila diukur dengan penggaris
Pengukuran di lapangan (Perencanaan) 2. Luas Total perbaikan yang direncanakan
= A1 + A2 + An = A
1. Luas 3. Volume Total pasir yang direncanakan
L1 (m) = A1 (m2) x 0,01 m = .m3
Luas dan Volume bahan Total yang sebenarnya
(yang telah diselesaikan)
L2 (m)
Utk menghitung Luas setiap sisi ditambah Luas .. M2 Pasir m3
10 cm. Luas An = (L1 + 0,2) x (L2 + 0,2)

Peralatan dan Tenaga yang dibutuhkan


Peralatan Bahan Tenaga Kerja
1. Alat pengamanan Lalu lintas 1. Pengawas 3. Pengendali lalu lintas
2. Dump Truk 3,5 ton 1. Pasir 2. Tenaga kerja terlatih 4. Tenaga Biasa
3. Pemadat ringan
4. Skop, sapu
Kegiatan survai Lapangan
(lanjutan)
c. Formulir yang digunakan
Formulir yang digunakan pada
pemeliharaan jalan adalah :
RM 1 (catatan kondisi dan hasil
pengukuran)
RM2 (laporan kondisi dan
penilaian/rekapitulasi)
CONTOH PENGISIAN FORMULIR RM 1

SURVAI PEMELIHARAAN RUTIN JALAN


CATATAN KONDISI DAN HASIL PENGUKURAN

PROPINSI : Dbt TANGGAL SURVAI : 12 Desember 1998


CABANG DINAS : Srg CUACA : Berawan
NOMOR RUAS JALAN : 0 0 8 0 N STATUS JALAN : P *)

NAMA RUAS JALAN : BD - Srh SEGMEN JALAN : Km : 0,00 - Km : 5,00


STA POSISI KATEGORI U K U R A N ***)
NO. (Km) KERUSAKAN P L D A V J KETERANGAN
KIRI KANAN
2 3
**) (M') (M') (M') (M ) (M ) (BUAH)

1. 0+050 V 111 0,50 0,50 0,05 0,25 0,01 - Lu bang-l u bang


2. V 117 1,70 0,90 0,02 1,53 0,03 - Labu ran aspal
3. V 252 4 0,20 0,80 Kehil angan permu kaan
4. 532 45 - - - - - Posisi Marka Sal ah
5. V 111 1,2 1,10 0,06 1,32 0,08 - Lu bang-l u bang
6. V 120 16 1,50 - 24 - - Terkel u pas
7. V 513 - - - - - 1 Patok Terhal ang
8. 0+140 V 117 1,70 0,90 0,02 1,53 0,03 Labu ran aspal
dst.
CATATAN : Pengamat
*) Diisi (N = Jalan Nasional, P = Jalan Propinsi)
**) Lihat halaman belakang
***) P : Panjang A : Luas
L : Lebar V : Volume (A x D) ( Solikhin )
D : Dalam J : Jumlah JURU JALAN

32
LAMPIRAN 3a : REKAPITULASI HASIL SURVEI PERKERASAN

CONTOH PENGISIAN FORMULIR RM 2

SURVEI PEMELIHARAAN RUTIN JALAN


REKAPITULASI DARI HASIL SURVEI HARIAN

PROPINSI : DIY TANGGAL SURVEI : 12 Nopember 2007


Bidang/DINAS : Bina Marga DIY CUACA : Berawan
NO. RUAS JALAN : 030 N STATUS JALAN : N/P
NAMA RUAS JALAN : SEGMEN JALAN : Km 0+00 Km 5+00

Kategori Sub Kategori Kerusakan Pengukuran Unit Kuantitas Catatan Perbaikan

100 110 111


TIDAK ADA
LUBANG -
DENGAN LUBANG DANGKAL < 5 Cm M2 P6 < 5 Cm
LAPIS v DALAM > 5 Cm M2 0,09
P P5 > 5 Cm
E PENUTUP
R 112 TIDAK ADA
K BERGELO DANGKAL < 3 Cm M2 P6 < 3 Cm
E MBANG
DALAM > 3 Cm M2
KERITING P5 > 3 Cm
R
A TIDAK ADA
S 113
DANGKAL < 3 Cm M2 P6 < 3 Cm
A ALUR
DALAM > 3 Cm M2
N P5 > 3 Cm

114 TIDAK ADA


PENURUN
DANGKAL < 5 Cm M2 P6 < 5 Cm
AN
DALAM > 5 Cm M2
AMBLES P5 > 5 Cm
LAMPIRAN 3b : REKAPITULASI HASIL SURVEI PERKERASAN

CONTOH PENGISIAN FORMULIR RM 2

SURVEI PEMELIHARAAN RUTIN JALAN


REKAPITULASI DARI HASIL SURVEI HARIAN

PROPINSI : DIY TANGGAL SURVEI : 12 Nopember 2007


Bidang/DINAS : Bina Marga DIY CUACA : Berawan
NO. RUAS JALAN : 030 N STATUS JALAN : N/P
NAMA RUAS JALAN : SEGMEN JALAN : Km 0+00 Km 5+00

Kategori Sub Kategori Kerusakan Pengukuran Unit Kuantitas Catatan Perbaikan

100 130 117


TIDAK ADA
RETAK
TANPA BUAYA v KECIL < 2 Mm M2 P2 < 2 Mm
LAPIS BESAR > 2 Mm M2 0,06 P5 > 2 Mm
P
E PENUTUP
R 118 TIDAK ADA
K RETAK KECIL < 2 Mm M2 P2 < 2 Mm
E GARIS
BESAR > 2 Mm M2
P3 > 2 Mm
R
A 119 TIDAK ADA
S KEGEMU BEBERAPA M2 P1
A KAN
LOKASI BELOKAN M2
N ASPAL
120 TIDAK ADA
TERKELU 24
PAS v SETEMPAT < 3 Cm M2 P2
LUAS > 3 Cm M2
> 20% RUAS JALAN
LAMPIRAN 4 : REKAPITULASI HASIL SURVEI BAHU JALAN

CONTOH PENGISIAN FORMULIR RM 2

SURVEI PEMELIHARAAN RUTIN JALAN


REKAPITULASI DARI HASIL SURVEI HARIAN

PROPINSI : DIY TANGGAL SURVEI : 12 Nopember 2007


BIDANG/DINAS : Bina Marga DIY CUACA : Berawan
NO. RUAS JALAN : 030 N STATUS JALAN : N/P
NAMA RUAS JALAN : SEGMEN JALAN : Km 0+00 Km 5+00

Kategori Sub Kategori Kerusakan Pengukuran Unit Kuantitas Catatan Perbaikan

200 210 211


TIDAK ADA
LUBANG -
DENGAN LUBANG DANGKAL < 5 Cm M2 P6 < 5 Cm

B LAPIS DALAM > 5 Cm M2 P5 > 5 Cm


A PENUTUP
H 212 TIDAK ADA
U BERGELO DANGKAL 1 - 5 Cm M2 P6 1 - 5 Cm
MBANG
DALAM > 5 Cm M2
KERITING P5 > 5 Cm
J
A TIDAK ADA
L 213
DANGKAL < 2 Cm M2 P6 < 2 Cm
A ALUR
DALAM > 2 Cm M2
N P5 > 2 Cm

214 TIDAK ADA


RETAK
DANGKAL < 3 Cm M2 P6 < 3 Cm
BUAYA
DALAM > 3 Cm M2
P5 > 3 Cm
LAMPIRAN 5 : REKAPITULASI HASIL SURVEI PERLENGKAPAN JALAN

CONTOH PENGISIAN FORMULIR RM 2

SURVEI PEMELIHARAAN RUTIN JALAN


REKAPITULASI DARI HASIL SURVEI HARIAN

PROPINSI : DIY TANGGAL SURVEI : 12 Nopember 2007


BIDANG/DINAS : Bina Marga DIY CUACA : Berawan
NO. RUAS JALAN : 030 N STATUS JALAN : N/P
NAMA RUAS JALAN : SEGMEN JALAN : Km 0+00 Km 5+00

Kategori Sub Kategori Kerusakan Pengukuran Unit Kuantitas Catatan Perbaikan

500 510 511


TIDAK ADA
KERUSAKAN
PECAH Bh F1
PATOK PATOK
P KM HM KM HM
E
L TIDAK ADA
512
E PATOK KM v HILANG
Bh 6 F2
N HM YANG
G HILANG
K
A 513
P PATOK KM TIDAK ADA
A HM YANG Bh 1 F3
v TERHALANG
N TERHALANG
LAMPIRAN 6 : REKAPITULASI HASIL SURVEI TEMBOK PENAHAN

CONTOH PENGISIAN FORMULIR RM 2

SURVEI PEMELIHARAAN RUTIN JALAN


REKAPITULASI DARI HASIL SURVEI HARIAN

PROPINSI : DIY TANGGAL SURVEI : 12 Nopember 2007


BIDANG/DINAS : Bina Marga DIY CUACA : Berawan
NO. RUAS JALAN : 030 N STATUS JALAN : N/P
NAMA RUAS JALAN : SEGMEN JALAN : Km 0+00 Km 5+00

Kategori Sub Kategori Kerusakan Pengukuran Unit Kuantitas Catatan Perbaikan

600 610 611 TIDAK ADA


EROSI ATAU KECIL M3 B1
TALUD PENGIKISAN B2
BESAR M3
T TANAH
A 612 TIDAK ADA
L REMBESAN SEDIKIT M3
U AIR PADA B1
BANYAK M3 B2
D LERENG
620 621 TIDAK ADA
RETAK KECIL M
PASANGAN PADA B4
BESAR M
BATU LERENG
622
AMBLES TIDAK ADA
M3 B5
PADA BEBERAPA
LERENG
LAMPIRAN 7 : CONTOH PERHITUNGAN KUANTITAS PEKERJAAN
PEMELIHARAAN
CONTOH PENGISIAN FORMULIR RM 3

SURVEI PEMELIHARAAN RUTIN JALAN


REKAPITULASI DARI HASIL SURVEI HARIAN
Propinsi : DIY Tanggal Survei : 12 Nopember 2007
Bidang/Dinas : Bina Marga DIY Cuaca : Berawan
No. Ruas Jalan : 030 N Status jalan : N/P
Nama Ruas : Segmen Jalan : Km .. Km
Toleransi dari pekerjaan perbaikan
1. Lapis permukaan terakhir tidak lebih rendah dari permukaan sekitar atau lebih dari 5 mm di
atasnya bila diukur dengan penggaris
Pengukuran di lapangan (Perencanaan) 2. Luas Total perbaikan yang direncanakan
= A1 + A2 + An = A
1. Luas 3. Volume Total pasir yang direncanakan
L1 (m) = A1 (m2) x 0,01 m = .m3
Luas dan Volume bahan Total yang sebenarnya
(yang telah diselesaikan)
L2 (m)
Utk menghitung Luas setiap sisi ditambah Luas .. M2 Pasir m3
10 cm. Luas An = (L1 + 0,2) x (L2 + 0,2)

Peralatan dan Tenaga yang dibutuhkan


Peralatan Bahan Tenaga Kerja
1. Alat pengamanan Lalu lintas 1. Pengawas 3. Pengendali lalu lintas
2. Dump Truk 3,5 ton 1. Pasir 2. Tenaga kerja terlatih 4. Tenaga Biasa
3. Pemadat ringan
4. Skop, sapu
LAMPIRAN 8 : REKAPITULASI HASIL SURVEI HARIAN

CONTOH PENGISIAN FORMULIR RM 4

SURVEI PEMELIHARAAN RUTIN JALAN


REKAPITULASI DARI HASIL SURVEI HARIAN
Propinsi : Tanggal Survei :
Dinas : Cuaca :
No. Ruas Jalan : Status jalan :
Nama Ruas : Segmen Jalan : Km .. Km
Nama Mandor / Juru Jalan :

Tgl Stasiun Kode Kuantitas yang Kuantitas yang Jumlah Kegiatan Catatan
Kerusakan Direncanakan Dilaksanakan Tenaga Kerja Lain
LAMPIRAN 14b : LAPORAN PEMERIKSAAN RUTIN JEMBATAN

No.
Jembatan

Jenis Tanggal Tanggal


Nomor Nomor Jenis
Kerusak Pengambi Pengambi
Foto Foto Kerusakan
an lan lan
Foto Jembatan dan Kerusakan Pada Elemen

Nama Kode Catatan Nama Kode Catatan


elemen Kerusak elemen Kerusakan
an

Kode Nilai Kode Nilai Kondisi


elemen Kondisi elemen

Foto disini Foto disini


LAMPIRAN 13 : INVENTARISASI DAN RIWAYAT PENANGANAN JALAN

Tahun Anggaran : Status: Tanggal......................


Panjang Progra
Fungsi Cara Jenis Lebar
Jalan m
Target
Dana Tersedia
Tahun ini
Nama Ruas ( Total Ruas
No. No Lokasi Jalan Pena - Pena - Perke - Perke-
Jalan )

Nasio Provi Nasio Provi


Ruas APBN APBD nganan nganan rasan rasan
nal nsi nal nsi

(Rp. (Rp.
(A,K1,K2,K3) (Km) (Km) (Km) (Km)
1000) 1000)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

JUMLAH
CATATAN:
1. Program Penanganan: 2. Cara Penanganan: 2. Jenis Perkerasan:
PR = Pemeliharaan Rutin SWK = Swakelola AB= Aspal Beton/Mix:
PB = Pemeliharaan Berkala KTR= Dikontrakkan LP = Lapen
RH = Rehabilitasi KR = Kerikil
RK= Rekonstruksi TN = Tanah
TING = Peningkatan LL = Lain-lain
BANG = Pembangunan

Kota, Tanggal, Bulan, TahunPenanggung Jawab


Cap & Tanda Tangan
Nama, NIP
METODE PELAKSANAAN
SURVAI
METODE SURVAI PERKERASAN DAN BAHU
JALAN
METODE SURVAI DRAINASE
METODE SURVAI LERENG PADA GALIAN DAN
TIMBUNAN
METODE SURVAI BANGUNAN PELENGKAP
JALAN / JEMBATAN & GORONG-GORONG
METODE SURVAI PERLENGKAPAN JALAN DAN
MARKA JALAN
METODE SURVAI KESELAMATAN LALU-LINTAS
PENYUSUNAN KUANTITAS
&
PENETAPAN PENANGANAN
JALAN
Penyusunan kuantitas
Perkiraan kuantitas untuk setiap jenis pekerjaan
yang dilaksanakan selama 1 (satu) tahun
anggaran, diperlukan kemampuan membuat
perkiraan berdasarkan data tahun yang lalu
dengan asumsi sebagai berikut :
Pelaksanaan pekerjaan secara terus menerus
selama satu tahun,
Survai kerusakan dilakukan 4 (empat) kali dalam
satu tahun
Adanya musim hujan di bulan September,
Oktober, November dan Desember yang tentu
mempengaruhi laju kerusakan jalan.
Cara membuat perkiraan kuantitas
a. Pemeilharaan permukaan/perkerasan jalan
b. Pemeliharaan bahu jalan
c. Pemeliharaan trotoar
d. Pemeliharaan drainase
e. Pemeliharaan bangunan pelengkap dan
perlengkapan jalan
f. Pemeliharaan talud
g. Pemeliharaan darurat
h. Pemeliharaan struktur
PENETAPAN PENANGANAN
JALAN (Kondisi Jalan)
Baik , dengan kerusakan jalan < 11 %
terhadap luas jalan.
Sedang , dengan kerusakan jalan 11 -
<16 % terhadap luas jalan
Rusak Ringan , dengan kerusakan jalan
16 23 % terhadap luas jalan
Rusak Berat , dengan kerusakan jalan >
23 % terhadap luas jalan
Program penanganan
Pemeliharaan Rutin (PR) berupa penanganan
terhadap ruas jalan yang kondisi baik atau
mantap, dengan maksud menjaga agar jalan
tetap pada kondisi baik.
Pemeliharaan Berkala (PM), berupa penanganan
terhadap ruas jalan dengan kondisi sedang dan
rusak, dengan maksud agar dapat tetap
bertahan sesuai umur rencana,
Peningkatan Jalan (PK), berupa penanganan
terhadap ruas dengan kondisi rusak berat,
dengan maksud untuk meningkatkan jalan, yang
sudah habis umur rencana, atau diperlukan
pelebaran jalan karena adanya peningkatan
volume lalu lintas.
Thank you

TERIMA KASIH