Anda di halaman 1dari 20

Hukum Newton

KELOMPOK 3

Ahmad Hendra Hardiyana 150321601378


Rega Prasasta Luhur 15032161508
Umar Yusril Muhtadi 150321603868
HUKUM NEWTON TENTANG GERAK
Sumber : John D. Cutnell, Kenneth W. Johnson. 2012. Physics. 9 Edition. John Wiley and Sons (2012)

The three objects in the drawing are connected by strings that pass over
massless and friction-free pulleys. The objects move, and the coefficient
117 of kinetic friction between the middle object and the surface of the table is
0.100. (a) What is the acceleration of the three objects? (b) Find the
tension in each of the two strings.

Pada gambar terdapat tiga objek yang terhubung oleh


tali yang melalui katrol tak bermassa dan tanpa gesekan.
Saat sistem bergerak, koefisien gesek kinetik antara objek
yang berada di tengah dengan permukaan meja adalah
0.100, (a) Berapa percepatan yang dialami ketiga objek ?
(b) Tentukan gaya tegangan pada masing masing tali.
IDENTIFIKASI MASALAH

Terdapat tiga buah kotak yang dihubungkan


menggunakan tali.
Kotak bermassa 10.0 kg dihubungkan dengan
kotak bermassa 80.0 kg di sebelah kiri, dan
kotak bermassa 25.0 kg dihubungkan dengan
kotak bermassa 80.0 kg di sebelah kanan.
Kotak bermassa 10.0 kg digantungkan dengan
tali yang terhubung dengan kotak bermassa
80.0 kg melewati sebuah katrol.
Kotak bermassa 25.0 kg digantungkan dengan
tali yang terhubung dengan kotak bermassa
80.0 kg melewati sebuah katrol.
IDENTIFIKASI MASALAH

Kotak bermassa 80.0 kg berada di atas meja


dengan permukaan kasar, dan pada bagian sisi
kanan dan kirinya masing masing terhubung
dengan tali yang menghubungkannya ke Kotak
10.0 kg dan Kotak 25.0 kg.
Karena permukaan meja kasar, maka saat
sistem bergerak ada gaya gesek antara bagian
bawah bermassa 80.0 kg dengan permukaan
meja, dengan koefisien gesek kinetik antara
Kotak B dengan permukaan meja adalah 0.100.
KONSEP ESENSIAL

Untuk semua benda yang bergerak, pada benda a


tersebut berlaku Hukum II Newton, yang bisa
dinyatakan dalam persamaan :
m F
Dengan F adalah vektor gaya yang menyebabkan benda bergerak
m adalah massa benda
dan a adalah vektor percepatan yang dialami benda.

Jadi, semakin besar massa benda maka dibutuhkan gaya yang semakin besar
untuk menggerakkanya, dan semakin besar gaya yang diberikan maka semakin
besar pula nilai percepatan yang dialami benda.
KONSEP ESENSIAL

Untuk semua benda yang bergerak, pada benda a


tersebut berlaku Hukum II Newton, yang bisa
dinyatakan dalam persamaan :
m F
Dengan F adalah vektor gaya yang menyebabkan benda bergerak
m adalah massa benda
dan a adalah vektor percepatan yang dialami benda.

Untuk semua benda yang diam/setimbang, maka resultan gaya


yang berlaku pada benda tersebut adalah sama dengan 0 (nol).
PENYELESAIAN

(a) Berapa percepatan yang dialami ketiga objek ?

Kita tentukan titik titik pada gambar, dimana pada titik tersebut terdapat gaya

B NC
TAB TBC
TAB Diketahui :
mA = 10.0 kg
TBC mB = 80.0 kg
wB mC = 25.0 kg
A C k = 0.100

wA
wC
PENYELESAIAN

(a) Berapa percepatan yang dialami ketiga objek ?

Kita tinjau terlebih dahulu semua gaya yang timbul pada masing masing titik
Gaya gaya Gaya gaya
Titik pada Sumbu X pada Sumbu Y Keadaan Sistem TAB B NC
(FX) (FY) TBC
TAB
Bergerak pada sumbu
Titik A - - wA + TAB Y, dan tidak bergerak TBC
pada sumbu X (FX=0) wB
A C
Bergerak pada sumbu
Titik B - TAB + TBC - fG N - wB X, dan tidak bergerak
wA
pada sumbu Y (Fy=0)

Bergerak pada sumbu wC


Titik C - wC - TBC Y, dan tidak bergerak
pada sumbu X (Fy=0)
PENYELESAIAN

(a) Berapa percepatan yang dialami ketiga objek ?

Analisis pada masing - masing titik


Pada arah sumbu X, Pada titik A tidak ada gaya
yang bekerja pada arah sumbu X, sehingga
A sistem di titik A (Kotak A) tidak mengalami TAB B NC
TBC
pergerakan pada arah sumbu X (FAX=0). TAB
Pada arah sumbu Y, Karena sistem di titik A
bergerak pada arah sumbu Y, maka : TBC
wB
A C

wA
wC
PENYELESAIAN

(a) Berapa percepatan yang dialami ketiga objek ?

Analisis pada masing - masing titik


Pada arah sumbu X, Karena sistem di titikB
B bergerak pada arah sumbu X, maka : TAB B NC
TBC
TAB
TBC
wB
A C

wA
wC
PENYELESAIAN

(a) Berapa percepatan yang dialami ketiga objek ?

Analisis pada masing - masing titik


Pada arah sumbu Y, Karena sistem di titik B tidak
B bergerak pada arah sumbu Y, tetapi terdapat dua gaya TAB B NC
TBC
yang bekerja pada titik tersebut, maka berarti resultan
TAB
gaya pada titik B adalah 0 (nol) :
TBC
wB
A C

wA
wC
PENYELESAIAN

(a) Berapa percepatan yang dialami ketiga objek ?

Analisis pada masing - masing titik


Pada arah sumbu X, Pada titik C tidak ada gaya
yang bekerja pada arah sumbu X, sehingga sistem di
C titik C (Kotak C) tidak mengalami pergerakan pada TAB B NC
TBC
arah sumbu X.
TAB
Pada arah sumbu Y, Karena sistem di titik C
bergerak pada arah sumbu Y, maka : TBC
wB
A C

wA
wC
PENYELESAIAN

(a) Berapa percepatan yang dialami ketiga objek ?

Substitusikan persamaan persamaan yang saling berkaitan yang telah didapat pada
setiap titik tersebut, sehingga akan didapatkan besarnya nilai percepatan yang dialami
oleh ketiga benda tersebut adalah :
TAB B NC TBC
TAB
TBC
wB
A C

wA
wC
PENYELESAIAN

(b) Tentukan gaya tegangan pada masing masing tali !

Berdasarkan hasil yang telah didapat pada penyelesaian soal (a), maka dapat
ditentukan besarnya nilai masing masing gaya tegangan tali, yaitu :
15. When a parachute opens, the air exerts a large drag
force on it. This upward force is initially greatter than the
weight of the sky diver and thus,slow him down .Suppose
the weight of the sky diver is 915 N dan the drag force has
a magnitude of 1027 N.The mass of of the sky diver is 93.4
kg. What are the agnitude and direction of his accelerstion
Percepatan skydiver bisa didpatkan menggunakan hukum ke-2 newton yaitu,
dengan menganalisa vector-vector gaya pada skydiver.

= .

= /

Pada skydiver tersbut berlaku 2 gaya yaitu gaya beratnya yang mengarah
kebawah dan gaya parasut ke atas .Lihatlah gambar berikut.
Identfikasi

= 1027 N
Berdasarkan gambar tersbut bisa dilihat resultan vector (tubuh skydiver sebagai
patokan) adalah

=
Sehingga percepatanya adalah =

(1027 915 )
= = = (1.20 ) / 2
93.4
Yang berarti skydiver terbang ke arah atas(j positif) akibat parasut. Kalau di realita
kan mungkin ini terjadi ketika angin yang sangat kuat sehingga para
skydiver(menggunakan parasut) yg umumnya selalu terjun kebawah justru naik ke
atas.
y

Beri Nilai