Anda di halaman 1dari 11

Rantai REspirasi

Oleh:

1. Abdullah Safik
2. Andik Kuswantoro
3. Dahlina Nurul Choiriyah
4. Eliana Nur Cahyati
5. Evi Indah Rukmana
6. Hima Nafis Shofil Jihadi
7. Mamluatun Afifah
8. Muhimatus Sholihah
9. Siti Fatimah Nur Ida
Respirasi
O Reaksi respirasi merupakan reaksi katabolisme yang memecah
molekul-molekul gula menjadi molekul anorganik berupa CO2 dan
H2O
O Tujuan respirasi adalah untuk mendapatkan energi melalui proses
glikolisis,berupa ATP (adenosin trifosfat) berguna untuk aktivitas
sel seperti melakukan sintesis biomolekul dari molekul pemula yang
lebih kecil, menjalankan kerja mekanik seperti pada kontraksi otot,
dan mengangkut biomolekul atau ion melaluimembran menuju
daerah berkonsentrasi lebih tinggi
Rantai Respirasi
O Rantai respirasi sering disebut juga Transpor

elektron atau sistem oksidasi terminal.

O Rantai respirasi adalah tahapan terakhir dari

reaksi respirasi aerob.

O Transpor elektron berlangsung pada krista

(membran dalam) mitokondria.


lanjutan
O Molekul yang berperan penting dalam
reaksi ini :
NADH dan FADH2, yang dihasilkan pada reaksi
glikolisis, dekarboksilasi oksidatif, dan siklus
Krebs. Selain itu, molekul lain yang juga
berperan adalah molekul oksigen, koenzim Q
(Ubiquinone), sitokrom b, sitokrom c, dan
sitokrom-a.
Tahapan Metabolik Rantai Respirasi
O Respirasi merupakan fungsi kumulatif dari tiga tahapan metabolik
yaitu glikolisis, siklus krebs, dan transpor elektron.
O Glikolisis terjadi dalam sitosol yang mengawali perombakan
dengan pemecahan glukosa menjadi 2 Asam piruvat + 2 NADH + 2
ATP
Siklus krebs terjadi dalam matriks mitokondria, dengan
menguraikan turunan piruvat menjadi 2 Asetil CO A + 2 NADH +
2CO2
Rantai transpor elektron menerima elektron dari produk hasil
perombakan kedua langkah yang pertama tersebut dan melewatkan
elektron ini dari satu molekul ke molekul lain Menjadi 6H2O + 34 ATP
SISTEM RANTAI RESPIRASI
O 1. NADH dan FADH2 mengalami oksidasi > elektron
berenergi tinggi yang berasal dari reaksi oksidasi ini
ditransfer ke koenzim Q.
Energi yang dihasilkan melepaskan elektronnya untuk
menyatukan ADP dan fosfat anorganik menjadi ATP.
2. koenzim Q dioksidasi oleh sitokrom b. Selain melepaskan
elektron dan 2 ion H+.
3. Setelah itu sitokrom b dioksidasi oleh sitokrom c.
O Energi yang dihasilkan dari proses oksidasi sitokrom b oleh
sitokrom c juga menghasilkan cukup energi untuk
menyatukan ADP dan fosfat anorganik menjadi ATP.
O 4. Kemudian sitokrom c mereduksi sitokrom a, dan ini
merupakan akhir dari rantai transpor elektron.
LANJUTAN
O Sitokrom a ini kemudian akan dioksidasi oleh
sebuah atom oksigen, yang merupakan zat yang
paling elektronegatif dalam rantai tersebut, dan
merupakan aseptor terakhir elektron. Setelah
menerima elektron dari sitokrom a, oksigen ini
kemudian bergabung dengan ion H+ yang
dihasilkan dari oksidasi koenzim Q oleh
sitokrom b membentuk air (H2O).
Hasil akhir rantai respirasi
10 NADH + 5O2 {} 10 NAD+ + 10 H2O
2 FADH2 + O2 {} 2 FAD + 2H2O
NADH menghasilkan 3 ATP dan FADH2 Menghasilkan
2 ATP = 34 ATP Ditambah 2 ATP dari glikolisis dan
2 ATP dari siklus krebs.serta 2 ATP Dibutuhkan
untuk transpor aktif,jadi hasil bersih respirasi
seluler = 36 ATP
Pengaruh Kontrol Rantai Respirasi Terhadap ATP

O Laju respirasi pada mitokondria dapat di kontrol oleh


konsentrasi ADP.Hal ini terjadi karena oksidasi dan
fosforilasi berpasangan secara erat dengan kata lain tidak
dapat berlangsung lewat rantai respirasi bila pada saat
bersamaan tidak terjadi fosforilisasi ADP.
O Respirasi di kontrol oleh kesediaan ADP jika respirasi
bekerja maka ATP di ubah menjadi ADP sehingga
memungkinkan terjadinya lebih banyak respirasi yang
selanjutnya akan akan memperbaharui simpanan ATP.
O Dalam konsentarasi akan terlihat bahwa konsentarsi
fosfat anorganik dapat pula mempengaruhi kecepatan
kerja rantai respirasi,hal ini akan terjadi pada saat kita
berolahraga
Faktor yang mempengaruhi respirasi
O Faktor dalam sel

1. Jumlah plasma dalam sel.

2. Banyaknya enzim-enzim respirasi yang ada dalam plasma.

3. Jumlah substrat respirasi dalam sel.

Faktor di luar sel

1. Suhu

2.Pengaruh kadar O2 dalam atmosfir terhadap kecepatan respirasi

3. Kadar air dalam jaringan

4. Cahaya
TERIMAKASIH
ADA PERTANYAAN ?