Anda di halaman 1dari 34

MEDIA DALAM

KOMUNIKASI
1. Tujuan komunikasi
2. Peranan media sensori
3. Komunikasi menurut John Fiske
4. Media komunikasi
5. Karakteristik media komunikasi
Tujuan Media Komunikasi
ME N GA JA RKAN K E T R A MPI LAN DA L A M
ME MBACA M E NU L IS BE R BAG A I HA L DA L A M
KES E HATAN
ME N INGKATK A N A S P IR ASI DI BI DA N G K ES E HATAN
ME N YEBA RLUASK AN I N FOR MA SI DI BI DA N G
K ES E HATAN
S UMBE RDAYA P E N GETAHUAN DA L A M
KES E HATAN
BE R PA RTISIPA SI DA L A M K E P U T USA N YA N G
BE R KA I TAN DE N G AN K ES E HATA N
ME MBE NTUK P E R IL AKU HI DU P S E HAT DA R I
STATIS KE DI N AM IS
Peranan Media Sensori
Peranan media sensori adalah untuk mengirimkan dan menerima pesan
yang menghasilkan dampak tertentu yang dirasakan manusia. Media
sensoris adalah panca indra, meliputi ;
penglihatan,pendengaran,peraba,penciuman,perasa.
Pengertian Media Komunikasi
Media adalah segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk
menyampaikan informasi atau pesan. Kata media berasal dari kata latin,
merupakan bentuk jamak dari kata medium. Secara harfiah kata tersebut
mempunyai arti "perantara" atau "pengantar", yaitu perantara sumber pesan
(a source) dengan penerima pesan (a receiver).
Media adalah alat atau sarana yang dipergunakan untuk menyampaikan pesan
dari komunikator kepada khalayak.
Media vehicle ialah komponen-komponen atau alat dalam saluran yang
digunakan untuk menyampaikan pesan.
Fungsi Media Komunikasi
Efektifitas: media komunikasi sebagai sarana untuk mempermudah
dalam penyampaian informasi
Efesiensi: media komunikasi sebagai sarana untuk mempercepat dalam
penyampaian informasi
Konkrit: media komunikasi sebagai sarana untuk membantu
mempercepat isi pesan yang mempunyai sifat abstrak
Motivatif: media komunikasi sebagai sarana agar lebih semangat
melakukan komunikasi
Jenis Jenis Media
Media Visual, Media Visual adalah media yang bisa dilihat dan dibaca.
Berbagai jenis media ini sangat mudah untuk didapatkan. Contohnya :
Foto, Gambar dan Poster.
Media Audio, Media Audio adalah media yang bisa didengar saja,
menggunakan indra telinga. Contohnya : Suara dan Musik.
Media Audio Visual, Media Audio Visual adalah media yang bisa
didengar dan dilihat secara bersamaan. Media ini menggerakkan indra
pendengaran dan penglihatan secara bersamaan. Contohnya : Film dan
Televisi.
Macam-macam Media Komunikasi
BERDASAR FUNGSINYA
Fungsi produksi: media komunikasi yang bermanfaat sebagai penghasil
berbagai macam informasi, contohnya: komputer/PC pengolah kata
(word processor)
Fungsi reproduksi: media komunikasi yang bermanfaat untuk mencetak
ulang dan menggandakan informasi, contohnya: audio tapes recorder
serta video tapes
Fungsi penyampaian informasi: media komunikasi yang berdaya guna
untuk dipakai menyebarluaskan serta menyampaikan pesan kepada
komunikan yang menjadi sasarannya, contohnya: Handphone,
telephone, faximile, dan lain sebagainya.
CIRI-CIRI MEDIA
TRADISIONAL
Media tradisional ialah bentuk penggunaan saluran
yang digunakan untuk menyampaikan sesuatu
maklumat secara komunikasi sesuai dengan budaya,
psikografis, bahasa dsb kepada khalayak massa.
Khalayak media tradisional dianggap homogeneous
yaitu memproses mpesan mengikut persamaan minat
dan karakter.
Di antara media tradisional yang digunakan seperti
suratkhabar, majalah, radio siaran pemerintah
daerah, televisi daerah dan wayang , ketoprak dsb.
CIRI-CIRI MEDIA MODERN
@ BARU
Media moden atau Media Baru ialah penggunaan
media interaktif atau multimedia yang tidak
menghadapi apa juga sekatan ke atas transmisi yang
melampaui jarak dan waktu.
Khalayak kepada media baru terdiri daripada
khalayak yang aktif berbanding media tradisional.
Lazimnya, apa sahaja penyebaran maklumat atau
perkhidmatan komunikasi yang melibatkan
penggunaan secara digital dikenali sebagai media
baru.
Contoh; komputer dan Internet, Media digital seperti
CDs, DVDs and MP3, laman sosial seperti facebook,
MySpace, Video interaktif dan Youtube.
Ciri-ciri media baru
Simbiosis (Symbiosis)
Media saling berhubungkait di antara satu sama lain untuk
mencapai manfaat yang sama.
Percantuman ( Convergence)
Khalayak boleh mendapat informasi melalui media cetak dan
juga atas talian, informasi yang sama juga boleh ditonton di
televisyen. Kadangkala informasi tersebut turut disalurkan melalui
dokumentari atau program tertentu.
Hambatan Penggunaan Media
Komunikasi

Hambatan Psikologis

Hambatan Sosiokultural
Implementasi ADVOKASI
media komunikasi Media is a critical component of
advocacy. Media can greatly
help/hinder advocacy efforts, so
it is essential to be strategic
when using media to advance
your policy goals.

ADVOKASI MEDIA:

Upaya komunikasi persuasif,


TUJUAN
menggunakan media secara strategis,
untuk mempengaruhi stake holders,
dalam membuat suatu perubahan
ADVOKASI
kebijakan.

Media: surat kabar, radio, TV, online portal


dan social media
Stake holders: publik luas, komunitas aktivis,
instansi pemerintah terkait, pembuat
kebijakan
Knowing What You
Are Aiming...
Apa perbedaan kampanye
dan advokasi media?
KAMPANYE ADVOKASI
EDUKASI/ MEDIA
PERSUASI

Informasi pada individu yang Menggerakkan komunitas


bermasalah atau mempunyai aktifis dan mempengaruhi
potensi untuk bermasalah pembuat kebijakan
Fokus pada tanggungjawab Fokus pada tanggungjawab
individu sosial
Fokus pada perubahan Fokus pada perubahan prilaku
tingkah laku individu sosial dan lingkungan melalui
Menggunakan berbagai perubahan kebijakan
bentuk pendekatan Fokus pada
komunikasi kesehatan. Fokus pemberitaan/liputan media
bukan pada media (meskipun kadang paid media
juga diperhitungkan)
ADVOKASI MEDIA STEPS:
Step 1: Manajemen Isu/Project; identifikasi isu, Setiap strategi media harus
timing, funding mempunyai tujuan, target
audiens, pesan yang jelas dan
Step 2: Memastikan tujuan komunikasi media ukuran sukses untuk
mendorong ke arah perubahan kebijakan megevaluasi aksi media
tersebut.
Step 3: Analisa segmentasi target audiens Langkah-langkah media
advokasi bisa berulang dan
Step 4: Memformulasikan strategi acak dalam prosesnya, sebab
proses perkembangan
Step 5: Memilih media dan teknik yang tepat kebijakan publik bisa berjalan
berbulan-bulan bahkan
Step 6: Merencanakan akses ke media bertahun-tahun. Untuk
menjadi seorang media
Step 7: Menjadwalkan aktivitas advocate yang effective
memerlukan latihan. Tetapi
Step 8: Mengembangkan Pesan Kunci ada beberapa standar step-
step yang bisa diambil dan
Step 9: Menyampaikan Pesan taktik yang bisa dipelajari
untuk memahirkan upaya
Step 10: Monitoring dan Evaluasi advokasi media.
DEVELOPING STRATEGY Teknik Advokasi Media

Mengembangkan Memilih saluran media Memilih teknik/taktik:


STRATEGI: MEDIA: Earned Media:
Melihat keluar: Press Conference
Objective: Apa yang kita mau capai? Press Briefing
Audience: Siapa yang dapat
Public Ralley
memberikan keinginan kita?
Televisi Op-ed
Message: Apa yang ingin mereka
dengar? Radio One-on-One
Messenger: Dari siapa mereka ingin Interviews
Media Cetak
mendengar itu? TV talkshow
Delivery: Dengan cara bagaimana agar Online Media Radio Talkshow
mereka mendengar kita? Surat Pembaca
Timing: Kapan mereka ingin dengar Jounalism Workshops
kita?
Feature articles
Melihat ke dalam:
Resources: Apa yang kita punya? (eg:
Weekly email alerts
data, jaringan, channel ke politisi) ------------------------------ Cell phone apps
Gaps: Apa yang kita belum punya? Owned media: ONLINE Paid media:
First Effort: Darimana dan bagaimana Jejaring Sosial Mass Media
kita memulai? Websites Campaign (PSA)
Evaluation: Bagaimana kita mengukur blog PSA Mass media
keberhasilan kita? Campaign
Advertorial
Advertising
Target Audiens

Pembuat kebijakan
Target audiens kita
Cendekiawan
tergantung dari tujuan
Religious leader
komunikasi; mendesak
Human Right Institution
pembuat kebijakankah, Asosiasi Profesi Kesehatan m
mencari dukungan Child Protection Insitution
ormas-kah, atau Youth Association
mencari dukungan Media
media itu sendiri. Etc..
Apapun target
audiensnya, pastikan
kita fokus pada
perubahan kebijakan
PLAN ACCESS TO MEDIA

NEWSWORTHINESS:
Kondisi ironis; Djarum sponsori event olah raga
Kejahatan terselubung; tempat publik penuh asap rokok, dimana banyak
dikunjungi ibu dan anak2.
Ketertarikan publik; anak menjadi pencuri karena ketagihan rokok
Ketertarikan komunitas lokal;
Cerita yang dihubungkan dengan; lokal, nasional, topik hangat, sejarah
Cerita yang melibatkan figur publik
Cerita yang kontroversi
Kejadian yang baik untuk foto shoot
MEDIA RELATIONS:
PLAN ACCESS TO MEDIA

Media visit bertemu dengan pemred dan atau kepala editor desk terkait
Menjalin komunikasi bersahabat dengan jurnalis kunci
Selalu memperbaharui data base media
Membuat kebijakan terhadap media di organisasi anda
Menguasai fakta argumen ketika menghadapi media
Menghormati deadline media
Memberikan informasi yang diperlukan media
Mengapresiasi media yang meliput baik aktivitas media anda
Selalu berlaku tulus dan jujur terhadap media
PITCHING:
PLAN ACCESS TO MEDIA

Meyakinkan media bahwa organisasi anda dapat dipercaya


Meyakinkan media bahwa berita yang anda sampaikan mempunyai nilai
jurnalistik yang tinggi
Bungkus pesan/berita yang ingin anda sampaikan dengan benar
KEY MESSAGES Elemen utama dari
Pesan Kunci:
KTR fokus
SHS, telah singkat
terbukti bahasa yang baik
CONTOH Semua orang
berbahaya. PERDA KTR tidak konsisten
berhak untuk melarang orang timing
menghirup merokok, tetapi credible messenger
udara bersih. melindungi yang
tidak merokok

Ruang
Merokok PERDA KTR tidak
terbukti tidak PESAN KUNCI melanggar hak
perokok tetapi
efektif.
KTR melindungi hak
yang bukan
perokok

Struktur Pesan Regulasi KTR


PERDA KTR hanya
Advokasi: terbukti efektif, mengatur dimana
-strong statement baik untuk orang dapat
bisnis dan Satu-satunya cara merokok
-supported by evidence untuk melindungi
-provide example berkembang
masyarakat
-aksi yang diharapkan dimana-mana adalah
menyediakan
100% ruang bebas
asap rokok.
MENYAMPAIKAN PESAN Biasanya berita pers dan PSA membawakan pesan
secara jelas dan langsung.
Tetapi lain halnya dengan interview yang lebih
rumit dan memerlukan keahlian komunikasi serta
Membuat perjanjian interview: persiapan yang ekstensif, karena anda dihadapkan
Cari tahu: dengan siapa anda berbicara, bentuk interview, orang lain yang pada situasi dimana jurnalis akan membawa anda
diinterview, berapa lama interview, deadline reporter, cari pengganti bila anda kesana kemari, ke arah yang mungkin anda tidak
bukan orang yang pas untuk berbicara, call back bila anda nerveus. suka.

Mempersiapkan interview:
Cari tahu: seperti apa program media tersebut, cara mereka mengemas program (serius/humoris/sinis),
antisipasi berbagai pertanyaan, siapkan media bites dan catatan kecil, perkaya pengetahuan, dress well, bersiap
ketika jurnalis membawa oponen anda.

Selama interview:
Fokuskan pada tujuan komunikasi anda, ulangi berkali-kali 2 atau 3 pesan kunci anda, bicara jelas, no jargon,
gunakan statistik, hindari respon no comment, jangan menggurui atau ceramah, tenang dan beri jeda sebelum
menjawab, jangan menuduh reporter dengan motif buruk, sopan, gunakan nama organisasi anda, keep it simple, to
the point dengan contoh dan artinya, selepas interview intisarikan percakapan anda untuk audiens.

Menghadapi reporter:
Eye contact, tidak dibuat-buat, tunjukkan kewaspadaan anda, hati-hati dengan bahasa tubuh, hindari kebiasaan
buruk ketika nervous, hindari perhiasan dan pakaian yang menyolok, untuk TV interview hindari pakaian berwarna
warna hitam/putih atau mengkilat, jangan ragu menggunakan gerakan tangan

Menghadapi lawan/oponen dalam interview:


Dalam debat jangan bertanya kepada oponen karena ini akan memberi liputan lebih untuknya, selalu sopan tapi
aktif. Jika oponen mendominasi pembicaraan, tegas tapi sopan anda bisa menginterupsi.

Selepas interview:
Ucapkan terima kasih kepada reporter atas waktunya dan tawarkan untuk memberi penjelasan lebih lanjut apabila
dibutuhkan, jika anda tidak suka sikap reporter simpanlah itu untuk diri anda sendiri, jika repoter salah menafsirkan
interview mintalah untuk dikoreksi dicetakl atau disiarkan. Mintalah rekaman wawancara setelah interview.
MONITORING dan EVALUASI Media

Evaluasi Proses: Monitoring

Berapa liputan yang didapatkan?


Berapa besar nilai liputan anda? Waktu/Ruang
Apakah kita diliput oleh media yang menggapai
sasaran target audiens kita?
Apakah liputan kita menempati prime space?

Evaluasi berdasarkan hasil

Apakah kesadaran pemirsa meningkat?


Apakah opini pemirsa berobah?
Apakah pemirsa terlibat dalam proses perubahan
kebijakan?
Apakah kebijakan berubah?
EXERCISE:
Media Assessment

Apa yang selalu muncul di media? Pesan apa yang belum muncul maksimal
di media?





Apa yang menjadi kendala kita dalam Apa yang harus kita perbaiki atau
menghadapi media? tingkatkan?







CRAFTING NEWS
OPPORTUNITY

Good News is a Good News!


But, Bad News can be a Better News!!!
RARE OPPORTUNITIES:
2009: Ayat Hilang, the missing clause
2010: The Banning of Suara Anak
2011:
oAnother banning of Suara Anak
oPertemuan Komnas Pengendalian Tembakau dengan Presiden SBY
oKemenangan TC di Mahkamah Konstitusi
oBaliho wanted TC Advocates
2012:
oSex, Lies & Cigarettes goes viral
oLaunching of controversial book written by Mardiyah with her fellow
journalists
oEndorsement/Support from Human Rights Commission to fight for FCTC
oWTA 2012 in Jakarta
o ....anything in Semarang??

if you dont like the news,


go out and make some of your
own!!!
Wes Scoop Nisker
Contoh u/ issu pengendalian tembakau...

APA YANG MENARIK PERHATIAN MEDIA?

KONFLIK: CELEBRITIES:
Cukai VS Beban Ekonomi yg Artis mendukung secara terbuka
ditimbulkan oleh industri rokok pelarangan sponsor rokok
CSR industri rokok VS produk Bloggers terkenal menulis tentang
mematikan dari rokok KTR

Ide-ide untuk
menarik perhatian
media

HUMAN INTEREST STORIES: SCIENCE/RESEARCH AND


Korban rokok bersuara mengenai DISCOVERY:
dampak buruk rokok Penelitian baru yang
Pekerja restoran berbicara menunjukkan dampak positif KTR
mengenai kemajuan lingkungan terhadap kesehatan
kerja setelah diberlakukan KTR Hasil penelitian AQM yang
membuktikan bahwa ruangan
merokok tidak efektif melindungi
non perokok.
Survei yang menunjukkan KTR
membantu orang mengurangi
rokok di rumah.
Media Komunikasi Menurut
John Fiske
Presentational media Tampilan wajah ,suara,komunikasi tubuh
Representational media tulisan , gambar,fotografi,musik
Mechanical media radio, televisi , surat kabar
Media komunikasi
Media komunikasi adalah sebuah alat yang digunakan seseorang dalam
menyampaikan pesan kepada komunikan
Meliputi surat kabar,majalah ,radio,iklan,film,televisi,internet,dll
Karakteristik Surat Kabar dan
Majalah
Terbit secara teratur
Berbentuk komoditi
Isi pesan formal dan informal
Berfungsi sesuai dengan iklim publik
Audiens adalah masyarakat rural , urban dan kosmopolitan
Relatif lebih bebas
Karakteristik Film
Teknologi audio visual
Ditampilkan untuk publik
Daya tarik universal dan meluas
Dikuasai oleh gambaran fiksi
Karakter internasional
Regulasi ditentukan oleh publik
Karakter ideologis sangat kuat
Karakteristik radio dan Televisi
Menjangkau audiens yang luas
Tampilan pesan dalam audio visual
Teknologi dan organisasi pengelola yang kompleks
Berorientasi pada karakter publik
Karakter nasional dan internasional
Isi media sangat bervariasi
Karakteristik Musik Rekaman
Teknologi pengganda pesan yang serempak
Rekaman untuk disebarluaskan
Cocok untuk sasaran anak muda
Karakteristik telematik
Teknologi berbasis komputer
Potensial untuk interaktif
Fungsi pribadi dan publik
Regulasi untuk mengaturnya rendah