Anda di halaman 1dari 4

Kebutuhan Gizi Menopause

Konsumsi sumber fitoestrogen


Fitoestrogen dapat meredakan keluhan-keluhan menopause.
Penurunan kadar hormon estrogen dan hormon progesterone berpengaruh terhadap
suasana hati yang buruk sehingga sangat penting mengonsumsi makanan yang
menyediakan nutrisi essensial untuk kesehatan fungsi otak.
Fitoestrogen merupakan hormon estrogen, terdapat dalam polong-polongan (kacang
kedelai), padi-padian, sebagian besar sayuran dan buahan.
(Pebrianti,2016)
Kalsium
Kalsium membantu tubuh membentuk sel-sel tulang baru. Untuk memenuhi
kebutuhan kalsium, wanita yang telah menopause sebaiknya mengonsumsi 600
miligram suplemen kalsium dua kali dalam sehari.
Selain pada produk susu, kalsium bisa didapat dari tahu, sereal, kedelai, sayur-sayuran
hijau seperti kale dan brokoli, serta ikan dengan duri lunak seperti sarden dan salmon.
Vitamin D
Vitamin D menyerap kalsium, yang dapat membantu memperkuat tulang.
Wanita yang kurang mengonsumsi vitamin D akan mudah mengalami tulang rapuh,
bahkan osteoporosis. Konsumsi vitamin D dosis tinggi, bisa mengurangi risiko patah
tulang pinggul hingga 30% pada wanita di usia tua.
Asam Lemak Omega 3
Mengonsumsi lebih banyak ikan dan asam lemak omega 3 dapat menurunkan risiko
penyakit jantung pada wanita. Asam lemak omega 3 ini juga bisa menghambat
pertumbuhan plak di arteri dan menurunkan tekanan darah.
Vitamin B12
Rendahnya level vitamin B12 cenderung terjadi ada wanita seiring bertambahnya usia
mereka. Bisa jadi, pada usia tua, jumlah asam klorida dalam perut tak cukup banyak
untuk menyerap vitamin. Bahayanya, kekurangan vitamin B12.
Hasil penelitian baru-baru ini, menunjukkan bahwa wanita pasca menopause yang tak
mengonsumsi nutrisi lengkap, termasuk vitamin B12, berisiko tinggi terserang anemia.
73.000 wanita menopause yang berpartisipasi selama sembilan tahun dalam
penelitian Womens Health Initiative. Dari penelitian tersebut, sebanyak 5,5%
mengalami anemia. Para peneliti menemukan bahwa wanita dengan anemia,
cenderung mengonsumsi lebih sedikit protein, folat atau vitamin B9, zat besi, vitamin
C, dan vitamin B12. Vitamin B12 dapat ditemukan pada ikan, daging merah, telur,
susu, dan sereal.
Asam Folat (Vitamin B9)
Meski asam folat dikenal sebagai nutrisi penting bagi wanita hamil, nutrisi satu ini juga
dibutuhkan wanita setelah menopause. Asam folat berperan untuk melindungi bagian
jantung, dengan membentuk jaringan-jaringan baru.
Asam folat adalah vitamin B kompleks yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membentuk
sel darah merah. Beberapa tanda Anda kekurangan asam folat adalah anemia,
penurunan berat badan, lemas, sakit kepala, dan berisiko terserang penyakit jantung.
Asam folat terkandung dalam sayur-sayuran berdaun hijau, jeruk nipis, buah beri,
kacang-kacangan, dan minyak zaitun.
Pebrianti, Riska dan Ika Lestiani. 2016.
Pengetahuan Ibu Menopause tentang Gizi
Seimbang pada Masa Menopause di
Wilayah Kerja Puskesmas Awang Besar,
Barabai, Hulu Sungai Tengah. Jurnal Ners
dan Kebidanan Indonesia, Vol. 4, No. 1.