Anda di halaman 1dari 13

SEJARAH PERKEMBANGAN PENDIDIKAN PELAYANAN KEPERAWATAN

TREND ISSUE PENDIDIKAN PELAYANAN PADA ABAD 21


(history of development of nursing service education and trend issue of educational education in the 21st century)

KELOMPOK 10
MELDA INDRAWATI
MOH. ROZANI
MURWANTI
RATNA AGUSTININGRUM
.

Abad 21 dimulai sejak tahun 2001 - 3000 atau


masa milenium ke III
Sistem pelayanan kerawatan dunia dan
Indonesia abad ke-21 :
Perawatan kesehatan berpusat pada pasien
Fokus sistem perawatan kesehatan abad ke-21 pastilah pasien. Sistem seperti itu akan
memastikan bahwa pasien memiliki akses terhadap perawatan teraman dan paling
tinggi, terlepas dari jumlah penghasilan mereka, di mana mereka tinggal, seberapa
sakitnya, atau warna kulit mereka. Pasien harus menjadi prioritas pertama dan fokus
sistem yang ditransformasikan.
.

Perawatan kesehatan berbasis konsumen


Sistem baru ini juga harus responsif terutama bagi konsumen individual,
Sebagian besar perawatan kesehatan saat ini dibayar dan dikendalikan
oleh pihak ketiga,

Layanan kesehatan yang ramah Dalam sistem perawatan kesehatan yang


telah berubah, kita harus mempererat hubungan perawat-pasien
Sejarah pendidikan keperawatan abad
21
Pendidikan tenaga keperawatan di Indonesia secara umum bertujuan untuk
menyediakan tenaga kesehatan dalam jumlah dan jenis yang sesuai, yang memiliki
cirri-ciri berbudi luhur, tangguh, cerdas, terampil, mandiri, memiliki rasa
kesetiakawanan, bekerja keras, produktif, kreatif, inovatif, disiplin, serta
berorientasi ke masa depan sesuai dengan asas profesionalismenya masing-masing
(Pusdiknakes, 2001).
.

Departemen Kesehatan mulai mengembangkan system Multy-


stream academy dengan berbagai institusi pendidikan dalam
lingkungan atau lokasi yang sama dipadukan menjadi pendidikan
satu atap. Untuk mengadakan pengkajian/pendataan secara lebih
mendalam, Departemen Kesehatan bekerja sama dengan P4D
Departemen Pendidikan Nasional pada tahun 1999-2000.
.

Dalam SK Menkes No. 674/Menkes/SK/IV/2000 tanggal 14 April


2000 tentang registrasi dan praktik keperawatan, dinyatakan dengan
jelas bahwa setiap perawat diwajibkan selalu meningkatkan
kemampuan keilmuwan dan/keterampilan bidang keperawatan
melalui pendidikan dan/atau pelatihan; baik diselenggarakan oleh
pemerintah maupun organisai profesi.
Trend Pendidikan dan Pelayanan Keperawatan di
Indonesia
Setelah tahun 2000, dunia khususnya bangsa Indonesia memasuki
era globalisasi, pada tahun 2003 era dimulainya pasar bebas ASEAN
dimana banyak tenaga professional keluar masuk ke dalam negeri.
Pada masa itu mulai terjadi suatu masa transisi/pergeseran pola
kehidupan masyarakat dimana pola kehidupan masyarakat
tradisional berubah menjadi masyarakat yang maju
.

Keadaan ini menyebabkan berbagai macam dampak pada


aspek kehidupan masyarakat khususnya aspek kesehatan
baik yang berupa masalah urbanisaasi, pencemaran,
kecelakaan, disamping meningkatnya angka kejadian
penyakit klasik yang berhubungan dengan infeksi, kurang
gizi, dan kurangnya pemukiman sehat bagi penduduk .
.

upaya untuk mewujudkan perawat yang professional di Indonesia masih belum


menggembirakan, banyak factor yang dapat menyebabkan masih rendahnya
peran perawat professional, diantaranya :
1. Keterlambatan pengakuan body of knowledge profesi keperawatan. Tahun
1985 pendidikan S1 keperawatan pertama kali dibuka di UI, sedangkan di
negara barat pada tahun 1869.
2. Keterlambatan pengembangan pendidikan perawat professional.
3. Keterlambatan system pelayanan keperawatan., ( standart, bentuk praktik
keperawatan, lisensi )
Trend dan Issue Pendidikan dan Pelayanan
Keperawatan Internasional

Mengubah Demografi dan Meningkatkan Keanekaragaman


Ledakan Teknologi
Globalisasi Ekonomi dan Masyarakat Dunia
Era Konsumen Terdidik, Terapi Alternatif dan Genomik, dan Perawatan
Paliatif.
.

1. Tenaga kerja keperawatan yang berpengetahuan luas


2. Pragmatis
3. Evidance / bukti
4. Kontek global
5. Perbedaan
.

THANKS FOR YOUR ATTENTION