Anda di halaman 1dari 23

PLENO 4

PERNDARAHAN POST PARTUM


Kelompok 12
Irfan (16310146) Kalvin dersing (16310154)
Irman (16310147) Kiki fricila (16310155)
Isma (16310148) Krista monitira (16310156)
Jalu kukuh bagaskoro (16310149) Kukuh bangsawan (16310157)
James anderson (16310150) Liqva nurul fadhilah (16310158)
Jeane lawren (16310151) Lolita putri nanda utami (16310159)
Jimbris kristianto (16310152) Lulu umdiyana (16310160)
Jovita mutiara saragih (16310153) Luqman al-fariqsa (16310161)
Skenario
Ny B 42 tahun P6A0 dikirim ke rumah sakit oleh
bidan dengan keluhan melahirkan satu jam yang
lalu. Lahir anak laki-laki dengan BBL: 3850 gr, PL:
50 cm, APGAR: 8/10. pasien sudah diberi oksitosin
10 intraunit IM. Plasenta lahir setengah jam yang
lalu. Karena perdarahan agak banyak sudah
dilakukan massage. Namun darah tak terhenti.
Tensi turun 80/60, nadi 120, pasien tampak pucat
dan apatis.
Keyword
1. Ny B 42 tahun P6A0.
2. Melahirkan satu jam yang lalu.
3. Plasenta lahir setengah jam yang lalu.
4. Karena pendarahan banyak sudah dilakukan
massage.
5. Tensi turun 80/60, nadi 120, pasien tampak
pucat dan apatis.
Problem

Ny B 42 tahun P6A0 dikirim ke rumah sakit oleh


bidan dengan keluhan perdarahan tak terhenti
sejak satu yang lalu.
Differensial Diagnosa (DD)
1. Atonia uteri
2. Sisa plasenta
3. Robekan jalan lahir
More Information
Keadaan umum : pucat tampak Konjungtiva palpebra anemis
lemas
Bibir, kuku, dan telapak
Tekanan darah : 80/60 tangan pucat
Nadi : 120 kali/menit, cepat dan
lemas Akral dingin
Status obstetri : Pemriksaan lab :
Fundus uteri setinggi pusar Hb : 8
Kontrasi lemah
Tidak tampak robekan jalan
lahir
Hipotesa
Ny B 42 tahun P6A0 dikirim ke rumah sakit oleh
bidan dengan keluhan perdarahan tak terhenti
sejak satu yang lalu karena atonia uteri
Problem
1. Definisi atonia uteri 8. Koseling KB perlu atau
2. Etiologi atonia uteri tidak untuk pasien?
3. Gejala atonia uteri 9. Tinggi fundus setelah
melahirkan
4. Patofisiologi atonia uteri
10. Definisi dan klasifikasi
5. Faktor resiko atonia uteri
pendarahan post partum.
6. Pencegahan atonia uteri
7. Tatalaksana atonia uteri
Learning issue
Definisi atonia uteri

Atonia uteri adalah kedaan lemahnya tonus atau


kontraksi otot rahim yang menyebabkan uterus
tidak mempu menutup pendarahan terbuka dari
tempat implantasi plasenta setelah bayi dan
plasenta lahir

Mochtar, Rustam. 1998. Sinopsis Obstetri Ed 2. Pendarahan


Post Partum. Hal 298. Jakarta:ECG
Etiologi atonia uteri
Gejala atonia uteri
Patofisiologi atonia uteri
Faktor resiko atonia uteri
Overditensi uterus Malnutrisi
(multiple gestasi, polihidra Usia (terlalu muda/tua)
amnions, fetal makro
somia) Penggunaan oksitosin
Persalinan lama berkepanjangan
Persalinan terlalu cepat Korioamnionitis
Persalinan dengan induksi Jaringan plasenta tertinggal
Infeksi intrapartum Plasenta previa
Paritas tinggi Riwayat atonia uteri
Francois, Karrie.2011.Post Partum Hemorrhage in Obstetrics
Intensive Care Manual third edition.Hal 27-37. New York:McGraw hall
Pencegahan atonia uteri
Tatalaksana atonia uteri
Konseling KB perlu atau tidak untuk pasien
Tinggi fundus uterus setelah melahirkan
Definisi dan klasifikasi PPP
Mekanisme Perdarahan tak
terhenti
Atonia Uteri
Melahirkan
satu jam lalu
Vital sign menurun

Ny B 42 tahun
P6A0

Oksitosin 20-40 unit


dalam 1000 ml lar
Sudah dilakukan NaCl 09%
massage. Tata
laksana lanjutan
Rujuk
Kompresi bimanual
5 menit
Kesimpulan
Hipotesis terbukti benar

Ny B 42 tahun P6A0 dikirim ke rumah sakit oleh


bidan dengan keluhan perdarahan tak terhenti
sejak satu yang lalu karena atonia uteri

Diterima.
Sekian dan Terima Kasih