Anda di halaman 1dari 56

Radiasi dan Materi

Elok Kamilah Hayati


Tujuan Pembelajaran

1. Memahami radiasi elektromagnetik dan


hubungannya dengan energy, frekuensi dan
panjang gelombang
2. Memahami radiasi elektromagnetik dan
kaitannya dengan materi.
Kimia Spektro
Berasal dari kata: kimia & spektrum
Spektrum = gambaran antara intensitas radiasi
(REM) yang dipancarkan (emisi), diserap
(absorpsi) maupun yang
dihamburkan(scattering) oleh sampel terhadap
jumlah energi foton(panjang gelombang;
frekuensi)
Menggunakan spektrum atau beberapa aspek
spektrum untuk :
menentukan spesi kimia
Untuk menyelidiki interaksi spesi kimia
dengan REM
PENGANTAR
Spektroskopi : ilmu yang mempelajari interaksi
materi dengan energi pada level mikroskopis
Spektrometri : ilmu yang mempelajari teknik
pengukuran interaksi materi dengan energi
Spektrofotometri : ilmu yang mempelajari teknik
pengukuran interaksi materi dengan
energi/sinar/komponen sinar matahari
Spektrofotometer : alat/instrumen
TEKNIK SPEKTROSKOPI
Adalah analisis fisiko kimia yang
membahas tentang interaksi Radiasi
Elektromagnetik ( REM ) dengan materi
( atom dan molekul )

SPEKTROSKOPI ATOM
&
SPEKTROSKOPI MOLEKUL
Interaksi Energi (Radiasi) dan
materi
Interaksi REM dgn molekul akan menghasilkan
satu atau dua macam dr 3 kejadian yg
mungkin terjadi
3 kejadian yg mungkin terjadi akibat interaksi
adalah
Hamburan (scattering)
Absorpsi (absorption)
Emisi (emision)
8
Radiasi elektromagnetik (REM) adalah suatu
bentuk energi yang diteruskan melalui ruang
dengan kecepatan yang luar biasa (kecepatan
cahaya).
radiasi ini menunjukkan sifat dualisme sebagai
gelombang & sebagai partikel
Contoh : cahaya/sinar tampak (Vis), IR,sinar
gamma, difraksi sinar X, UV, gelombang mikro,
gelombang radio
lanjutan
ditinjau dari medium perambatanya gelombang
dibedakan menjadi dua, yaitu
gelombang mekanik yang butuh medium untuk
perantara, dan gelombang elektromagnetik yang
tidak butuh medium perantara.
Gelombang merupakan rambatan energi dari
sumber getar yang merambat tanpa disertai
perpindahan partikelnya.
Fenomena ini ditunjukan pada peristiwa
gelombang permukaan air, gelombang pada tali,
gelombang radio, dan sebagainya.
A. SIFAT GELOMBANG
DAPAT DILUKISKAN DG VEKTOR MEDAN LISTRIK E & VEKTOR
MEDAN MAGNIT H YG TEGAK LURUS SATU SAMA LAINNYA
DAN KE 2 VEKTOR ITU TEGAK LURUS PD ARAH
RAMBATANNYA

B. SIFAT PARTIKEL :
CAHAYA TERJADI DARI RANGKAIN PARTIKEL (FOTON) /KUANTUM
HUBUNGAN E KUANTUM DG FREKUENSI DINYATAKAN OLEH
HUKUM PLANCK
E = hn = hc/ l = hcn
13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 11
Radiasi elektromagnetik terdiri atas medan
magnet dan medan listrik yg bergerak kesana
kemari (berosilasi) yang menyebar melalui
ruangan di sepanjang lintasan linier dan
kecepatan yang konstan.
Sifat-Sifat Gelombang
Untuk gelombang mekanik maupun gelombang
elektromagnetik, mempunyai 4 (empat) sifat
dasar, di antaranya adalah :
pemantulan (refleksi),
pembiasan (refraksi),
pembelokan (difraksi), dan
penggabungan (interferensi).

13
Pemantulan (refleksi) Gelombang
Pembiasan (refraksi) Gelombang
Pembelokan (difraksi) Gelombang

Gelombang lurus akan merambat keseluruh


medium dalam bentuk secara lurus juga.
Jika gelombang dilewatkan penghalang/
rintangan berupa celah sempit maka gelombang
yang datang akan dibelokan setelah melewati
celah tersebut.
Pembelokan gelombang karena adanya
penghalang berupa celah sempit disebut
difraksi gelombang.
13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 17
Penggabungan (interferensi)
Gelombang
Dua gelombang yang bertemu pada suatu titik akan
mengalami interferensi.
Ada 2 macam interferensi gelombang :
Interferensi destruksi maksimum (saling meniadakan) , terjadi
jika kedua gelombang yang bertemu fasenya berlawanan.

Interferensi konstruktif maksimum (saling memperkuat)


terjadi jika kedua gelombang tersebut memiliki fase yang
sama.
SIFAT-SIFAT REM
1. Bersifat sebagai gelombang terdiri atas
medan magnet dan medan listrik yang
bergerak ke sana kemari (berosilasi)
menyebar melalui ruangan di sepanjang
lintasan linier dan dengan kecepatan
konstan, dimana arah getar vektor medan
listrik dan medan magnet saling tegak lurus
2. Digambarkan sebagai partikel karena
mampu berinteraksi dengan materi melalui
absorbsi dan emisi
Gambar REM
Arah rambatan

Arah medan listrik

Arah medan magnet


Daerah Spektra REM
Macam Sinar Panjang Gelombang ( m) Frekuesi (Hz) Bilangan
(Satuan biasa) Gelombang
(cm-1)

Sinar X 10-2-102 Ao 10-12- 10-8 1020-1016

Far UV 10-200 nm 2.10-8- 10-7 1016-1015

Near UV 200-400 nm 2.10-7- 4.10-7 1015-7,5.1014

Sinar tampak 400-750 nm 4.10-7- 7,5.10-7 7,5.1014-4.1014 25000-13000

Near IR 0,75-2 um 7.10-7- 2,5.10-6 4.1014-1,2.1014 10000-4000

Mid IR 2,5-50 um 2,5.10-6- 5.10-5 1,2.1014-6.1012 4000-200

Far IR 50-1000 um 5.10-5-10-3 6.1012-1011 200-10

Gel.mikro 0,1-100 cm 10-3-1 1011-108 10-10-2

Gel.radio 1-1000 m 1-103 108-105


Sifat-sifat Gelombang
Radiasi elektromagnetik mempunyai panjang
gelombang, frekuensi, kecepatan dan
amplitudo
l

amplitudo
lanjutan
Panjang gelombang (l) : jarak antara 2 puncak dr
suatu gelombang (satuan nm / A)
Frekuensi (): Banyaknya gelombang per satuan
detik (hertz)
Kecepatan radiasi (c): konstanta yg mrpk perkalian
frekuensi dan panjang gelombang (cm/detik)
c = l. (c= 3 x 1010)
Bilangan gelombang (): jumlah gelombang tiap 1
cm. Sering digunakan untuk spektrum IR
lanjutan
1 angstrom (Ao) = 10-8 cm= 10-10 m
1 nanometer (nm)= 10-7 cm= 10-9 m =1
milimikron (m)= 10 Ao
1 mikrometer (m)= 10-6m= 10-4cm=1
lanjutan
Panjang gelombang tergantung pada
kecepatan gelombang elektromagnetik yang
mana:
= c/ (dalam vakum) (1)
hubungan antara energi yang dimiliki radiasi
elektromagnetik, frekuensi dan panjang
gelombang yang bersangkutan:
E = h. (2)
lanjutan
Dengan menggabungkan persamaan (1) dan
(2) makan akan diperoleh persamaan berikut:
E =hc

yang mana:
E : energy radiasi cahaya
h : tetapan planck yang besarnya 6,626 x 10-34 J.s
c :kecepatan cahaya yang besarnya 3.1010 cms-1
: panjang gelombang
Radiasi elektromagnetik dan tipe spektroskopi
Radiasi elektromagnetik tipe spektroskopi

Sinar X Spektro Absorpsi sinar X


Spektro Emisi sinar X
UV Spektro Absorpsi UV
Spektro Emisi UV
Spektro Florosensi UV
Vis Spektro Emisi Vis
Spektro Absorpsi Vis
Spektro Florosensi Vis
IR Spekto Absorpsi IR
Spektro Raman
Gelombang Radio Spektro NMR
Electronic
Electronic Excitation
Excitation byby UV/Vis
UV/Vis Spectroscopy
Spectroscopy : :
RADIASI ELEKTROMAGNETIK
(REM)

13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 30


PEMBAGIAN SPEKTRUM ELEKTROMAGNETIK

Macam Sinar Panjang Gelombang Frekuesi Bilangan


(Satuan ( m) (Hz) Gelombang
biasa) (cm-1)
Sinar X 10-2-102 Ao 10-12- 10-8 1020-1016

Far UV 10- 180nm 2.10-8- 10-7 1016-1015

Near UV 180-380 nm 1.8.10-7- 3.8.10-7 1015-7,5.1014

Sinar tampak 380-780 nm 3,8.10-7- 7,5.10-7 7,5.1014-4.1014 25000-13000

Near IR 0,75-2 um 7.10-7- 2,5.10-6 4.1014-1,2.1014 10000-4000

Mid IR 2,5-50 um 2,5.10-6- 5.10-5 1,2.1014-6.1012 4000-200

Far IR 50-1000 um 5.10-5-10-3 6.1012-1011 200-10

Gel.mikro 0,1-100 cm 10-3-1 1011-108 10-10-2

Gel.radio 1-1000 m 1-103 108-105

13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 31


Interaksi Energi (Radiasi) dan
materi
INTERAKSI REM DENGAN MOLEKUL

13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 33


Jenis transisi dalam tiap daerah
spektrum elektromagnetik
Daerah Spektrum Trnasisi Energi
Sinar X Elektronik kulit dalam
Ultraviolet-Tampak Eektronik
Infra merah Vibrasional
Gelombang mikro Rotasuinal
Frekuensi radio Pemutara nuklir (resonansi magnet inti)
COMPLEMENTARY COLOR

13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 35


Interaksi Radiasi dengan Materi
Molekul/atom pd suhu kamar berada dlm keadaan
dasar(ground state) dengan tingkat energi Eo
Bila diberi radiasi elektromagnetik/energi maka
molekul/atom mjd keadaan tereksitasi (exited state),
artinya naik kekeadan yg lebih tinggi E1, E2, E3 dst
Proses ini tjd krn molekul/atom menyerap radiasi dikenal
dng istilah Absorpsi.
Jika atom dlm keadaan eksitasi ini kembali kekeadaan dasar
(dari E1, E2, E3 ke Eo) maka bahan memancarkan Emisi
Selama bahan dieksitasi oleh radiasi elektromagnetik,
bahan tsb memancarkan radiasi disebut Florosensi
Absorpsi :
energi elektromagnetik ditransfer pada atom/molekul sampel
partikel pengabsorpsi dari keadaan normal
ke keadaan tereksitasi

M + hn M*

M = partikel pengabsorbsi (atom, molekul)


M* = partikel dalam keadaan tereksitasi

13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 37


E4
E4

E3 E3

E2 E2

E1 E1

Eo Eo

Absorbsi Emisi
DIAGRAM EKSITASI ELEKTRONIK
PADA SPEKTROSKOPI MOLEKUL

13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 39


INTERAKSI REM DENGAN MOLEKUL

13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 40


1. Energi Translasi ( Et )

2. Energi Rotasi ( E r )
E >>
3. Energi Vibrasi ( Ev )

4. Energi Elektronik ( Ee )

13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 41


Ev & Ee banyak memberikan informasi pada
spektrofotometri
Er hanya sedikit memberikan informasi pada
spektrofotometri
Et tidak memberikan informasi apapun dalam
spektrofotometri
Hamburan menghasilkan spektrofotometri
raman & non spektrofotometri (turbidi &
neflometri)

13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 42


Interaksi REM materi dapat:
Melibatkan transisi diantara keadaan energi
(absorpsi & emisi)
Tidak melibatkan transisi diantara keadaan energi,
tetapi hanya karena perubahan sifat optik radiasi
(arah dan polarisasi)
Interaksinya seringkali berkaitan dengan sifat ruah
sampel, bukan sifat kimianya
Misal: refleksi; refraksi; difraksi dan hamburan

13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 43


Adalah energi kinetik atom / molekul yang
disebabkan oleh perpindahan atom / molekul
tersebut dari satu tempat ke tempat lain dalam
ruang. Perubahan kuantum pada tingkat energi
translasi adalah tidak penting.
X X

Y y

Z z

13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 44


Adalah energi kinetik molekul yang disebabkan
oleh rotasi molekul pada sumbu yang melalui
titik berat molekul.

13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 45


Adalah energi kinetik dan energi potensial molekul
yang disebabkan oleh gerakan vibrasi gugus-gugus
molekul terhadap atom pada kerangka molekul.
Dikenal sembilan macam jenis vibrasi.

13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 46


Gerakan getaran (vibrasi)

Atom dalam suatu molekul dapat dianggap sebgai titik


massayang satu dengan lainnya terikat oleh ikatan yang
berlaku seperti pegas

Karena molekul tidak kaku, kelenturannya


menghasilkan gerakan vibrasi

Tetapan gaya (F) = ukuran energi yang dibutuhkan


untuk merentangkan pegas tersebut
13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 47
Adalah energi atom atau molekul yang disebabkan
oleh energi potensial dan energi kinetik dari
elektron atom atau molekul tersebut.

REM

Ground singlet state Singlet exited state


13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 48
Perubahan tk. Energi dalam suatu molekul :

E = E elektronik + E vibr + Erot + Etransl

Setiap perubahan energi = terkuantisasi


hanya terjadi dengan harga tertentu

Perubahan energi berlaku :


E elektronik >> E vibr >>Erot >>Etransl

13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 49


Umur partikel tereksitasi sangat pendek (~10-9 detik)
Energi yang terabsorbsi dapat diubah menjadi btk
energi lain, misalnya panas

M* M + panas

Perubahan terjadi bbrp saat setelah memancarkan


kembali sinar yg sama
mis :pendar fluor (fluoresensi) & pendar fosfor
(fosforesensi)

13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 50


Bila suatu zat dipanaskan E kinetik >>> terjadi proses kebalikan
dari absorbsi energi energi listrik (energi kimia) diubah jadi radiasi
elektromagnetik EMISI
Penyinaran suatu zat oleh REM tertentu sebabkan perubahan energi tertentu

Macam radiasi Perubahan kuantum Macam spektroskopi

Sinar X Elektron kulit K&L Abs atau emisi sinar X

Far UV Elektron pada kulit di Absorbsi UV


tengah
Near UV Elektron valensi Absi,emisi, fluoresensi

Sinar tampak (VIS) Elektron valensi Absi,emisi, fluoresensi

Near & Mid IR Vibrasi molekul Absorbsi IR

Far IR Rotasi + vibrasi molekul Absorbsi IR

Gelombang mikro Rotasi spin elektron ESR(electron spin rest)i

Gelombang radio Spin dibawah pengaruh NMR(Nuclear Magnetic


medan magnit resonance)
Teori Orbital Atom/Molekul
Teori orbital atom: Atom tersusun sbg konfigurasi
elektron berdasar tingkat energinya
Teori orbital molekul (OM): bila 2 atom berikatan,
elektron-elektron dr ke dua atom ikut dlm ikatan
dan berada pd orbital baru dngn OM tsb.
Orbital-orbital dua atom dr dua ikatan atom
bergabung mbtuk OMikatan dengan energi tinggi
dan OManti iktandengan energi rendah
DISTRIBUSI ELEKTRON
DAN p DALAM ORBITAL MOLEKUL

13/10/2017 KULIAH KA IIIB-1 53


Diangram tingkat energi dlm molekul

* (anti bonding)
p* (antibonding)

Energi
N (non bonding)

p (bonding)

(bonding)

Nilai E untuk transisis:


np*< pp*< n * << *
Energi yg diperlukan untuk transisi * adalah
sangat besar
Energi transisi terendah tjd pd transisi n p* dan
krn itu memerlukan l paling panjang untuk
serapan elektron.