Anda di halaman 1dari 12

Sifat-sifat:

Indikator Sifat
Konfigurasi elektron 5s2 5p5
Densitas cairan 4,9 gr/ml
Isotop iodin Titik leleh 386 K
yang paling Titik didih 453
stabil
Afinitas elektron 301
adalah I-127
Energi ionisasasi 1016
Keelektronegatifan 2,5
Sejarah :
Bernard Courtoise (1811)

Gay Lussac (1812)

Humphry Davy (1812)


Keberadaan di alam:
Terdapat di lapisan bawah tanah, sumur
minyak, dan gas alam.
Dalam tanah dan laut terdapat dalam bentuk
iodida.
Terdapat dalam senyawa NaIO3, yang
ditemukan dalam jumlah kecil pada deposit
NaNO3 di Chili. Dalam larutan bawah tanah di
Jepang dan Amerika Serikat dengan kadar
sampai 100 ppm.
Cara Mengekstrak Iodin :

Cara Cara
Redoks Elektrolisis
Secara komersil iodin dibuat dengan
mengoksidasi ion iodida yang terdapat dalam
air laut dengan klorin.
Cl2 (g) + 2I-(aq) I2 (s) + 2Cl-(aq)

Iodin dapat dibuat dengan mereduksi NaIO3


dengan NaHSO3 dalam suasana asam.
IO3- (aq) + 3HSO3 (aq) I-(aq) + 3H+ (aq) + 3SO4(aq)
I-(aq) + IO3- (aq) + 6H+ (aq) I2 (s) + 3H2O(l)
Di laboratorium, iodin dibuat dari ion
permanganat, kalium iodida, dan asam sulfat
pekat yang dipanaskan. Persamaan reaksinya:
2KI (s) + MnO4-(s) + 2 H2SO4 (l) K2SO4 (aq) +
MnSO4 (aq) + 2H2O (l) + I2 (s)

Iodin yang terbentuk akan mengkristal pada


bagian bawah cawan (sublimasi).
Iodin dibuat dengan cara elektrolisis larutan
garam pekat NaI dengan menggunakan
elektroda inert. Persamaan reaksi :
2NaI(aq) 2Na+(aq) + 2I-(aq)
katoda (-) : 2H2O(l) + 2e- H2(g) + 2OH-(aq)
anoda (+) : 2I-(aq) I2 (s) + 2e-

Reaksi : 2NaI(aq) + 2H2O(l) 2Na+(aq) +


2OH-(aq) + I2 (s) + H2(g)
Reaksi Reaksi:
Reaksi dengan Hidrogen: membentuk
hidrogen iodida (HI).
Reaksi dengan Logam: menghasilkan senyawa
ionik. Iodin bereaksi langsung tapi lambat.
Reaksi dengan Non-logam: iodin tidak bisa
bereaksi dengan unsur-unsur tertentu , tapi
bereaksi dengan fosfat.
Reaksi dengan Air: iodin sukar larut dalam air
dan reaksinya lambat.
Reaksi Reaksi:
Reaksi dengan Basa: ion OI- bereaksi sangat
cepat, sehingga sulit untuk diamati.
Reaksi dengan Hidrokarbon: iodin tidak
bereaksi dengan hidrokarbon karena daya
reduksi kecil.
Reaksi dengan sesama Halogen: reaksi antar
halogen dapat disamakan dengan proses
redoks. Dimana iodin bertindak sebagai
reduktor karena kurang reaktif.
Kegunaan:
Larutan iodin dalam alkohol sebagai obat luka
agar tidak infeksi.
Kalium iodat sebagai campuran garam dapur.
Perak Iodida digunakan dalam film fotografi.
NaI sebagai tambahan garam dapur untuk
mengatasi kekurangan yodium.
Iodoform sebagai desinfektan.
Isotop I-271 digunakan dalam bidang kedokteran.
Bahaya:

Kristal iodin dapat melukai kulit.


Uapnya dapat melukai mata dan selaput
lendir.
Bersifat korosif terhadap logam.
Jika terhirup dapat mengiritasi paru-paru.