Anda di halaman 1dari 25

Agen Penyakit Menular,

Reservoir,
Port of Entry, Port of Exit
dr. Angela F. C. Kalesaran, MSc, MHSc
Pre-Test
KONSEP DASAR

Reservoir VEKTOR

v
Sumber v Pejamu
Cara
yang v yang
v Penularan
infektif rentan

Agen Penyakit

PoEx PoEn
Host, Lingkungan
carrier
AGEN PENYAKIT (1)

Mikro Parasitik:

Virus Makro Parasitik:

Bakteri Cacing

Protozoa Arthropoda

Jamur
AGEN PENYAKIT (2)
Agen Kausal Penyakit Infeksi Menular

Organisme yang dapat menimbulkan dan menularkan


penyakit infeksi

Berkembang biak

Menyesuaikan diri dengan lingkungan

Berpindah tempat kepada pejamu/lingkungan lain

Membentuk pertahanan khusus pada situasi lingkungan


yang jelek
AGEN PENYAKIT (3)
Karakteristik Intrinsik Agen Penyebab

Morfologi dan Ukuran Sifat kimia Sifat Imunologik

Kesanggupan hidup di
luar pejamu

Kebutuhan
Jenis Pejamu
pertumbuhan

Kesanggupan
Resistensi Menghasilkan toksin mendapat informasi
genetik
AGEN PENYAKIT (4)
Karakteristik Intrinsik Agen Penyebab

PENTING DALAM
PEMAHAMAN SIFAT EPM

PENETAPAN AGEN KAUSAL PENYAKIT


CARA PENULARAN
PENYEBARAN PENYAKIT
TINDAKAN KONTROL/PENCEGAHAN
dan/atau
ERADIKASI PENYAKIT MENULAR
AGEN PENYAKIT (5)
PENETAPAN AGEN KAUSAL PENYAKIT

berkaitan dengan diagnosis mikroskopis

Morfologi dan Ukuran


- Beda pada setiap jenis agen penyakit
- Dalam jenis yang sama, bisa berbeda (yang
menentukan aktifitas dan/atau infektifitasnya)
Contoh:
Pada hapusan BTA M. tuberculosis yang utuh
dianggap masih infektif, sedangkan bentuk
fragmented M. tuberculosis tidak infektif lagi
AGEN PENYAKIT (6)
PENETAPAN AGEN KAUSAL PENYAKIT

berkaitan dengan diagnosis mikroskopis

Sifat Kimia
- Perbedaan susunan kimia dinding sel menghasilkan
bakteri gram dan +, basil tahan asam

Berhubungan dengan teknik pewarnaan untuk


diagnosis yang berbeda
AGEN PENYAKIT (7)
PENETAPAN AGEN KAUSAL PENYAKIT

Sifat Immunologik

- Penting dalam diagnosis serologik


- Masing-masing spesies dan strain mempunyai
respons antibodi yang spesifik
Contoh: Virus influenza tipe A: bisa terjadi
pergeseran antigenik
AGEN PENYAKIT (8)
CARA PENULARAN & PENYEBARAN PENYAKIT

Kesanggupan hidup
di luar pejamu

Contoh : organisme lain, makanan/minuman,


tanah, dan benda lain bisa menjadi perantara
sementara bagi agen penyakit untuk
berpindah/tertular ke penjamu lain

INDIRECT TRANSMISSION
AGEN PENYAKIT (9)
CARA PENULARAN & PENYEBARAN PENYAKIT

Jenis Pejamu

- Hanya manusia
- Manusia dengan hewan (penyakit zoonosis)
AGEN PENYAKIT (10)
PERJALANAN ALAMIAH PENYAKIT

Menghasilkan toksin

- Substansi/zat kimia yang dihasilkan agen


penyakit menular faktor yang menentukan
perjalanan alamiah penyakit

- mis. Eksotoksin oleh Clostridium tetani dan


Corynebacterium diphteriae
AGEN PENYAKIT (11)
PERJALANAN ALAMIAH PENYAKIT

Kebutuhan
pertumbuhan

- M. tuberculosis pada tekanan oksigen yang tinggi


AGEN PENYAKIT (12)
TINDAKAN KONTROL/PENCEGAHAN dan/atau
ERADIKASI PENYAKIT MENULAR

Resistensi

- Terhadap anti infeksi atau zat kimia lainnya

- Neisseria gonorrhoeae resisten terhadap gol.


penisilin dan tetrasiklin secara luas, dan
kecenderungan resistensi terhadap gol AB
generasi baru
- M. tb resisten terhadap gol. Anti TB (rifampisin,
INH)
AGEN PENYAKIT (13)

Kesanggupan mendapat
informasi genetik

- Mutasi untuk menjadi resisten terhadap


antibiotika
RESERVOIR
- Tempat hidup dan berkembang agen penyakit

- Organisme hidup :
- Manusia
- Hewan
- Tumbuhan
- Arthropoda

- Lingkungan abiotik
- Tanah - Air - Tempat lain

Sebagai sumber penularan


Agen penyakit hidup dan berkembang biak dalam reservoir
Manusia Hewan Arthropoda Tumbuhan Lingkungan

PROSES PENULARAN

Pada manusia dan hewan tingkat tinggi:

Agen penyakit akan keluar dari organ jaringan


tubuh organisme reservoir tersebut

tempat/pintu keluar: PORT OF EXIT


PORT OF EXIT (PoEx) (1)
Saluran Pernapasan
Tuberkulosis, varisela, common cold, campak,
pertusis

Saluran Pencernaan
Amubiasis, poliomielitis, gastroenteritis akut,
tifoid, hepatitis A

Saluran Urogenital
Gonorhea, HIV/AIDS, sifilis, klamidia genitalis,
trikomoniasis, moluskum kontangiosus
PORT OF EXIT (PoEx) (2)
Kulit dan Mukosa
Mikosis superfisialis (tinea korporis, tinea kapitis,
dll), konjungtivitis akuta

Darah/pereradaran darah (menembus kulit)


HIV/AIDS, malaria, hepatitis B, demam dengue
PORT OF ENTRY (PoEn)
Saluran pencernaan:
Amubiasis, poliomielitis, gastroenteritis akut,
tifoid, hepatitis A

Bersifat feco-oral : keluar melalui feses dan masuk


melalui kontaminasi makanan

Sifat yang lain:

Genito-oral, oro-genital, genito-anal, ano-genital