Anda di halaman 1dari 75

Kelayakan Bisnis

Starting Your Own Business

Powered by:
Herly G. Ardiansyah

STES Islamic Village


Bicara bisnis
Imam Ibnu Hazm mengatakan: Para ulama bersepakat
bahwa mengembangkan usaha dan bangunan adalah
perkara yang halal apabila ia menunaikan seluruh hak-hak
Allah. (al-Adab asy-Syariah 3/424)
Imam as-Sarokhsi berkata: Susungguhnya Allah...
mewajibkan para hamba-Nya untuk mencari nafkah
kehidupan, agar mereka dapat menjalankan ketaatan
kepada Allah, Allah berfirman (artinya): Dan carilah karunia
Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu
beruntung (al-Jumuah:10). Allah.... menjadikan pencarian
rezeki sebagai sebab untuk beribadah (al-Iktisab Fir Rizqi al-
Mustathob hal.171)
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadamu
petunjuk, ketakwaan, terjaganya kehormatan diri, dan
kecukupan (HR. Muslim 2721, Ahmad I/416, 437, Tirmidzi
3489
dari sahabat Abdullah bin Masud )
Kelayakan Bisnis
Starting Your Own Business

Referensi diantaranya:
1. Studi Kelayakan Bisnis, drs. HM. Yacob Ibrahim
2. Entrepreneurship, Dr.Ir. Eddy Soeryanto S.
3. Financial Revolution, Tung Desem Waringin
4. Starting Your Own Business, Edward Paulson
5. Retire Young Retired Rich, Robert T. Kiyosaki
6. The Super Leader Super Manager, Muhammad Syafii Antonio
7. Al-Quran dan Tafsirnya
8. Shahih Bukhari, Muslim dan kitab-kitab hadits lainnya
9. Ar-Rahiq Al-Makthum, Syaikh Shafiyyurahman Al-Mubarakfuri
10. Biografi para Sahabat dan Ulama
11. Sifat Perniagaan Nabi , Dr. Muhammad Arifin, MA
STUDI KELAYAKAN MENURUT SYARIAT (Bersikap Baik
dalam Mencari REZEKI)
Ibnu Hajar al-Asqalani (dalam Targhib wa Tarhib) ketika
menjelaskan hadits dari Humaid as-Saidi, bahwa Rasulullah
saw bersabda, Bersikaplah yang baik dalam mencari
dunia...(HR.Ibnu Majah) mengatakan, Carilah rezeki dengan
cara yang baik (kaidah dalam berusaha), yaitu :
1. Yang baik menurut syariat dan terpuji menurut
kebiasaan sehingga dicari dari sisi kehalalannya.
2. Menerima bagian yang telah Allah sediakan untuknya.
3. Tidak menuntut secara tamak dan rakus sehingga lupa
mengingat Allah dan tidak berada dalam kondisi yang
subhat.
Bicara Bisnis
Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa
akan menghampiri jual beli kalian, maka sertailah jual
beli kalian dengan sedekah (Shahih Targhib wa tarhib
1/218 no hadits 861)
Bicara bisnis
Resiko (risk), adalah kemungkinan bahwa
sesuatu, seperti investasi, ternyata tidak akan ada
imbalan sebaik yang diperkirakan. Semakin tinggi
resiko yang diasosiasikan dengan sebuah investasi,
semakin tinggi pengembalian investasi yang di
harapkan.
Imbalan (reward), adalah apa yang investor
harapkan untuk diterima karena melakukan
investasi. Ini biasanya sebentuk pembayaran kepada
investor dalam satu kerangka waktu tertentu.
Bicara bisnis
Jika anda menginginkan hibah, lihatlah sekeliling
keluarga anda yang kaya. Jika tidak, ini menjadi
sedikit masalah.
Sekarang kita harus berurusan dengan orang-
orang yang sama sekali tidak memiliki kepentingan
pribadi kepada kita dan yang akan terlibat (sebagai
investor, pembeli, supplier dan lainnya) hanya jika
investasi tersebut masuk akal secara keuangan.

Dari Muadz bin Abdillah bin Khubaib , dari ayahnya, dari pamannya, dia
menuturkan bahwa Rasulullah bersabda, Bagi orang yang bertakwa,
tidak mengapa mengumpulkan kekayaan. Bagi orang yang bertakwa
kesehatan lebih baik dibandingkan kekayaan. Dan kebaikan jiwa termasuk
nikmat.(Shahih Sunan Ibnu Majah)
Persoalan Bisnis
Terbatasnya sumber daya yang tersedia di satu
pihak dan hampir tidak terbatasnya kebutuhan dan
keinginan individu dilain pihak, merupakan permasalahan
mendasar.
Investasi merupakan kegiatan yang hasilnya hanya
dapat diperoleh setelah jangka waktu tertentu. Oleh
karena itu, seorang investor tentu mengharapkan suatu
imbalan atas resiko yang telah ditanggungnya. Resiko yang
dihadapi dapat berupa resiko moneter seperti inflasi
ataupun resiko usaha lainnya seperti kegagalan
pemasaran maupun produksi.
Sebagai jalan keluar dari permasalahan
dilematis tersebut diperlukan suatu pendekatan
sedemikian rupa sehingga pengalokasian sumber
daya dapat dilakukan secara efisien dan Efektif.

Lalu? Solusi?
3
STUDI KELAYAKAN

Mengapa melakukan hal ini ?


Mengapa melakukannya sekarang ?
Mengapa melakukannya dengan cara ini ?
Bagaimana kita bisa menilai apakah setiap cara
tindakan yang diusulkan itu akan terbukti ekonomis untuk
jangka panjang (waktu tertentu)? atau bagaimana jika
dibandingkan dengan alternatif-alternatif lain?

Penilaian demikian tak boleh didasarkan pada


perasaan yang tak kuat. Hal ini memerlukan sebuah studi.
Sebuah studi yang bisa mendefinisikan sebuah
perbandingan antara alternatif-alternatif dimana
perbedaan di antara alternatif-alternatif itu sebegitu jauh
dinyatakan dalam bentuk kuantitatif (seperti uang) atau
ukuran lainnya.
Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang
mudah untuk dijelajahi, maka jelajahilah segala
penjurunya dan makanlah sebagian dari rejeki-
Nya...(Al-Mulk:15)
Kita bersekolah untuk
belajar bekerja keras
guna memperoleh uang
Sebuah FAKTA

Dari data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2003
memperlihatkan korelasi terbalik antara tingkat pendidikan dan sikap kemandirian.
Mayoritas lulusan perguruan tinggi memilih bekerja sebagai
buruh/karyawan/pekerja yang dibayar, yaitu sebesar 83,18%. Bekerja mandiri dan
mempekerjakan orang banyak dikontribusikan lebih banyak oleh lulusan SD dan
SMP. Tahun 2004 pengangguran terdidik tingkat sarjana dan diploma sebesar kurang
lebih 585 ribu orang. Naik menjadi 779 ribu orang pada tahun 2007 dan menjadi 900
ribu orang pada semester kedua 2008.
Sehebat apapun sebuah regulasi, birokrasi, kebijakan moneter, ekonomi dan
sumberdaya suatu negara, bila tanpa kehadiran para entrepreneur, maka segala
kemewahan itu tidak akan memberikan nilai tambah apa-apa.
Entrepreneur atau pengusaha sangat dinanti kehadirannya oleh banyak orang,
masyarakat disekitar lokasi usaha, masyarakat luas, dan oleh bangsa ini. Peran para
pengusaha demikian besar untuk mendukung pembangunan ekonomi nasional,
menciptakan lapangan kerja baru. Meningkatkan kesejahteraan rakyat, mengurangi
pengangguran, mencerdaskan bangsa, meningkatkan daya saing bangsa,
mengharumkan nama bangsa, dan berbagai tindakan mulia lainnya.
Banyak orang belum menyadari bahwa menjadi Entrepreneur atau pengusaha itu
merupakan pekerjaan mulia, menyenangkan, membuatnya dikenal banyak orang,
dan membuatnya menjadi bagian dari komponen pembangunan bangsa.
Pekerjaan mulia: karena Entrepreneur menciptakan lapangan kerja, yang berarti ia
telah memberi nafkah bagi banyak orang untuk menghidupi keluarganya,
mengurangi pengangguran, menciptakan kehidupan yang lebih layak, membangun
karier, menciptakan entrepreneur-entrepreneur baru dan membina calon pemimpin
bangsa.
Menyenangkan: karena melalui bisnisnya ia dapat menambah tenaga kerja dari
beberapa orang menjadi puluhan hinga ribuan orang, dapat meningkatkan aset,
memperluas wilayah bisnisnya, membangun bisnis-bisnis baru, dan memperoleh
keuntungan-keuntungan dari bisnis yang dijalankan.
Dikenal banyak orang: karena dari sekian banyak orang yang bekerja
diperusahaannya, adanya relasi, hubungan dengan kalangan industri, dan hubungan
dengan pihak pemerintah yang menyebabkan makin banyak orang mengenalnya.
Komponen pembangunan bangsa: karena berkat bisnisnya ia telah membangun
human capital indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa meningkatkan
kesejahteraan rakyat, membangun sarana dan prasarana perekonomian sehingga
menghidupkan perekonomian daerah, dan mendukung pembangunan yang
berkelanjutan (sustainable development).
Dan janganlah kamu memberi (dengan maksud)
memperoleh (balasan) yang lebih banyak (Al
Muddatstsir 74: 6).
Ibnu Katsir menjelaskan dalam tafsirnya:
Ibnu Abbas mengatakan Janganlah engkau
memberi sesuatu untuk mendapatkan yang lebih
banyak. Demikian pula yang dikemukakan oleh
Ikrimah, Mujahid, dan lain-lain. Ibnu Zaid
mengatakan: Janganlah engkau memberi manusia
dengan tujuan mendapat balasan yang lebih
banyak dan mengambil pengganti dari hal-hal yang
bersifat duniawi.
Manusia yang paling dicintai Allah adalah
yang paling bermanfaat bagi orang lain (
Shahih Jamius Shagir hadits no.176)

Dan belanjakanlah (harta bendamu) dijalan


Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan
dirimu sendiri dalam kebinasaan, dan
berbuat baiklah, karena Allah menyukai
orang orang yang berbuat baik (Al-Baqarah:
195)
Kisah Para Entrepreneur
Ada banyak cerita sukses para entrepreneur yang dapat kita jadikan contoh
untuk berani membuka usaha baru. Berikut ini memberi ambaran kepada kita
beberapa entrepreneurIndonesia dan mancanegara yang sukses membangun
usahanya di mana banyak perusahaan besar berawal dari permulaan yang
sederhana.

PT. Ciputra Grup, Ciputra, anak pedagang kelontong di sebuah desa


terpencil di gorontalo, boleh disebut sebagai bapak
PT. Jaya Grup
Entrepreneur Indonesia. Dengan semangat
PT. Metropolitan Grup entrepreneurnya ia bisa mengubah kotoran dan
rongsokan menjadi emas. Ancol yang kotor dan
terlantar diubahnya menjadi Taman Impian Jaya Ancol
yang sekarang termasuk kawasan lima besar dunia
dengan pengunjung lebih dari 13 juta orag pertahun.
Selain berbagai perusahaan yang berhasil dibangunnya
di Indonesia, kini ia telah membangun perumahan elite
kelas dunia seluas 301 hektar di hanoi, kamboja, China,
Polandia, USA, dan membangun kawasan perumahan
seluas 1.000 hektar di Nigeria.
Kemchicks Grup Memulai usaha dari nol dengan menjual telur ayam negeri
dari pintu ke pintu, Bob Sadino lalu membuka toko kemchiks
di garasi rumah yang menjual berbagai ragam produk. Kini
telah menjelma menjadi Supermarket besar dengan
segmentasi kelas A+ dengan produk dan pelayanan
berstandar internasional. Sat ini Kemchiks tengah
dikembangkan menyatu dengan apartemen mewah The
Mansion at Kemang, selain kemchiks Pacific Place di
Kawasan Sudirman dan tempat-tempat lainnya.
PT. Mustika Ratu Mooryati Soedibyo, memulai usaha dari hobi. Sebagai putri
keraton yang akrab dengan jamu, ia kemudian membuat jamu
untuk dirinya dan keluarga. Hobi ini kemudian
dikembangkannya dengan mendirikan PT Mustika Ratu yang
kini telah memiliki sekitar 3.000 karyawan, dan produknya
telah dikenaloleh masyarakt luas hingga ke mancanegara
PT Bakrie & Usaha yang dimulai oleh Ahmad Bakrie pada 1942 sebagai
Brothers Tbk penjaja keliling untuk karet, lada, dan kopi, kini telah
berkembang kebidang Telekomunikasi, Properti, Industri Pipa,
Investasi, pertambangan dan bisnis lainnya dengan sekitar
3.000 karyawan. Perusahaan kini dikelola oleh Aburizal
Bakrie dan ketiga adiknya serta anak-anak mereka, telah
menjadi salah satu perusahaan terbesar di Indonesia
PT. MEDCO Memulai usahanya melalui kontraktor listrik door to door dan
pemasangan pipa kecil-kecilan pada tahun 1980. Arifin Panigoro
kemudian masuk ke proyek pipanisasi berdiameter besar,
membangun kilang minyak Cilacap dan proyek-proyek pengeboran
minyak. Kini ia di juluki Raja Minyak dan merupakanorang no. 9
terkaya di Indonesia versi Majalah Global Asia, edisi Juli 2007.
B&B Inc. Ronny Lukito yang tidak bisa kuliah di ITB karena orang tuanya tak
mampu, bermodal dua mesin jahit dan uang Rp 1 juta membuka
bisnis tas. Sempat 13 kali produknya ditolak supermarket, dengan
tekad kuat akhirnya menjadi pengusaha tas terbesar di Indonesia.
Ia sukses membangun B&B Inc. dengan merek2 populer seperti
Eiger, Exsport, Broklyn, Bodypack, Extrem dan Neosack. Kini telah
mempekerjakan sekitar 5.000 karyawan dan produknya menjadi
market leader di modern dan di tradisional outlet di Indonesia.
Es Teler 77 Sukiyatno Nugroho, dengan modal dengkul & kerja keras berhasil
melahirkan 250 wirausaha baru yang memegang waralabanya
Indonesia. Kini membuka cabang di Singapura, Brunei dan Malaysia
Datakencana Wiro Hardy dan Korpin, mahasiswa semester terakhir manajemen
.com informastika, berpatungan membangun situs web inbi dengan modal
Rp. 1 juta untuk membeli dmain name dan menyewa web hosting.
Lewat telepon atau email, toko komputer virtual yang didirikan 1998
itu saat ini telah memiliki omzet Rp350 juta setiap bulannya.
Nike Pada awal 1960-an, Philip Knight dan pelatih lari di kampusnya
menjual sepatu sneakers yang diimpor dari jepang di bagian
belakang mobil wagon-nya. Keseluruhan harga permulaan sebesar
US$1.000.
Marriot Willard Marriot dan tunangannya sekaligus partnernya mengawali
dengan sebuah air mancur soda A&W dengan sembilan tempat
seharga $3.000 pada tahun 1927. Mereka memperagakan suatu
ketangkasan dalam menerima tamu dan pemasaran yang cerdas
pada awalnya, dan akhirnya membangun salah satu dari rangkaian
hotel dan resort terdepan di dunia.
Facebook Didirikan oleh Mark Zuckerberg ketika masih kuliah di bidang
Computer Science, Harvard University, sejak diluncurkan 4 Pebruari
2004, situs jaringan sosial ini mendulang sukses dan menjadi situs
paling digemari di dunia. Kekayaannya kini ditaksir sekitar 15 milyar
US$ dan masuk dalam kategori lima perusahaan internet paling
berharga di USA dengan pendapatan 150 juta US$ pertahun.
Zuckerberg tercatat sebagai miliader termuda dan terkaya ke-321 di
Amerika berkat usahanya, bukan dari warisan keluarga.
Coca-Cola Ahli farmasi, John Pemberton, menemukan suatu minuman ringan di
halaman belakang rumahya pada 1886. Asa Chandler membeli
perusahaan seharga US$2.300 pada 1891. Penjualan terkini
melampaui US$20 miliar setiap tahunnya.
Dari Ibnu Umar , ia berkata, Rasulullah pernah ditanya
mengenai usaha apakah yang paling baik? Beliau menjawab,
Usaha seseorang dengan tangannya sendiri, dan perdagangan
yang jujur. (Ibnu Hajar dalam Targhib wa Tarhib sebuah hadits
riwayat Ath-Thabrani dalam Al Ausath perawinya tsiqah, Ahmad
dan al-Hakim)

Dari Abu Hurairah , dia mengatakan bahwa Rasulullah


bersabda, Seseorang dari kalian mencari seikat kayu lalu
menaruh di atas punggungnya (untuk dijual) lebih baik dari pada
meminta-minta pada orang lain, baik diberi ataupun ditolak.
(Shahih Al-Bukhari no.1471,2075)
TELADAN BEKERJA dan BERUSAHA

Para salaf dari KALANGAN NABI dan RASUL pun mencari rizki dan bekerja.
Sahabat mulia Ibnu Abbas menuturkan :
Adalah Nabi Adam bertani,
Nabi Nuh tukang kayu, (Nabi Zakariya as, HR.Muslim 2379)
Nabi Idris sebagi penjahit baju,
Nabi Ibrohim dan Luth bercocok tanam,
Nabi Shalih pedagang,
Nabi Dawud pembuat baju besi,
Nabi Musa , Syuaib dan Muhammad mengembala kambing.
(Mukhtashor Minhajul Qoshidin 108, Tahqiq Ali Hasan).
Usman bin Afan
Abdurahman bin Auf
Umar bin Khaththab mengatakan, Wahai pembaca Al-Quran, berlomba-
lombalah kalian dalam kebaikan, carilah sebagian dari karunia Allah, dan
janganlah kalian menjadi beban bagi manusia (Atsar hasan diriwayatkan oleh
Ibnu Abdil Barr dalam Jaami Bayaanil ilmi wa Fadhlihi I/725 no.1330)
Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk islam)
diantara orang-orang muhajirin dan anshar dan orang-orang yang
mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha terhadap mereka dan
merekapun ridha kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka
surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya; mereka
kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung
(QS. At-Taubah:100)
Abu Darda mengatakan, termasuk dari kefaqihan seorang Muslim ialah upayanya
dalam memperbaiki mata pencahariannya. Beliau juga mengatakan, Baiknya mata
pencaharian termasuk dari baiknya agama, dan baiknya agama termasuk dari
kebaikan akal (ibid 1/1724 no.1323-1324)
Said bin al-Musayyib (19-94H) mengatakan, Tidak ada kebaikan pada orang yang
tidak mengumpulkan harta (mencari nafkah), yang dengan harta itu ia bisa menjaga
kehormatan dirinya dan melaksanakan amanatnya (ibid I/720 no.1312)
Al-Hafizh Ibnu Abdil Barr (368-463H) berkata, Usaha yang menurut pandangan
manusia adalah hina, itu lebih baik daripada meminta kepada orang lain, mereka
memberikan atau tidak. Meskipun kita menjadi kuli panggul, atau berjualan dipinggir
jalan adalah lebih mulia dari meminta-minta.
Al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalany (773-852H) membawakan perkataan imam
Ahmad bin Hambal (164-241H), beliau mengatakan, Wajib atas manusia semuanya
untuk bertawakal kepada Allah taala dan melatihnya serta membiasakan diri-diri
mereka untuk berusaha/bekerja (mencari mata pencaharian (Fathul Baari XI/276-
277)
Imam Adz-Dzahabi (673-748H) dalam kitabnya Siyar Alaamin Nubalaa
menyebutkan tentang makan dari usaha sendiri selalu disebutkan oleh para ulama,
untuk menunjukan kemulian orang tersebut.
MACAM USAHA Secara umum, usaha dan pekerjaan
yang dilakukan tidak lepas dari:
Pertama, Pekerjaan dan usaha yang boleh. Jenis ini sangat
banyak, siapapun boleh memilih bidang dan usaha yang ia
mampu selama itu halal dan tidak melanggar aturan syari.
Syaikh Muhammad bin Hasan asy-Syaibani mengatakan: Ada
empat macam jenis-jenis mata pencaharian; Sewa-menyewa,
berdagang, bercocok tanam, dan industri, semuanya boleh,
tidak ada bedanya menurut mayoritas fuqoha (al-Iktisab fir-
Rizqi al-Mustathob : 281).

Kedua, Usaha dan pekerjaan yang haram, seperti mencuri,


menjual khamer dan lain-lain dari usaha yang haram.

4
Definisi
Entrepreneurship atau kewirausahaan adalah suatu usaha kreatif yang dibangun
berdasarkan inovasi untuk menghasilkan sesuatu yang baru, memiliki nilai tambah,
memberi manfaat, menciptakan lapangan kerja baru, dan hasilnya berguna bagi orang
lain. Entrepreneurship mengandung makna wiraswasta atau wirausaha yaitu cabang ilmu
ekonomi yang megajarkan bagaimana kita bisa mandiri dalam memulai suatu usaha
dalam rangka mencapai profit serta mengembangkan seluruh potensi ekonomi yang
dimiliki.
Pengusaha adalah orang yang dapat dikategorikan sebagai wiraswasta atau
wiraswasta (teori ekonomi modern). Apabila usahanya stagnan atau tidak berkembang
maka pengusaha tersebut disebut sebagai wiraswasta, sedangkan bila usahanya tumbuh
dan berkembang, dan maju maka pengusaha tersebut disebut sebagai wirausaha..
Wiraswasta adalah orang yang berjiwa pejuang, gagah, luhur, berani dan layak
menjadi teadan dalam usaha dngan landasan berdiri di atas kaki sendiri (wira = utama,
gagah, erani, luhur, teladan atau pejuang; swa = sendiri; sta = bediri)
Wirausaha atau entrepreneur adalah orang yang berjiwa kreatif dan inovatif yang
mampu mendirikan, membangun, mengembangkan, memajukan, dan menjadikan
perusahaannya unggul.
Intrapreneurship atau corporate entrepreneurship adalah kewirausahaan yang
dibangundi dalam diri karyawan perusahaan untuk menghasilkan atau mngembangkan
produk-produk sesuai keinginan pasar.
Ciri dan Sifat
Ciri dan sifat seorang entrepreneur ditunjukan dalam tabel dibawah ini:

CIRI SIFAT
1. Percaya diri Keyakinan, kemandirian, individualitas,
optimisme
2. Berorientasi tugas dan hasil Kebutuhan akan prestasi, berorientasi pada
laba, memiliki ketekunan dan ketabahaan,
memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras,
energik dan memiliki inisiatif
3. Pengambil resiko Memiliki kemampuan megambil resiko dan
suka pada tantangan
4. Kepemimpinan Berjiwa pemimpin, dapat bergaul dengan
orang lain, dan suka terhadap saran atau kritik
yang membangun
5. Keorisinilan Memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel,
serba bisa, dan memiliki jaringan bisnis yang
luas
6. Berorientasi ke masa depan Persepsi dan memiliki cara pandang/cara pikir
yang berorientasi pada masa depan
7. Jujur dan tekun Mengutamakan kejujuran dalam bekerja dan
tekun dalam menyelesaikan kerja
Sikap Personal PEBISNIS
1. Disiplin
Disiplin atas ketepatan waktu, kualitas pekerjaan, sistem kerja, kesepakatan yang dibuat,
dan taat azas.
2. Komitmen Tinggi
Memiliki komitmen yang tinggi, jelas, terarah, dan bersifat progresif (berorientasi pada
kemajuan) atas kesepakatan yang telah dibuat dengan seseorang, baik terhadap dirinya
sendiri maupun orang lain.
3. Jujur
Wirausahawan harus menjunjung tinggi kejujuran dalam melakukan kegiatan usahaya
sehingga akan mendapatkan konsumen aktual dan potensial, baik jangka pendek maupun
jangka panjang.
4. Kreatif dan Inovatif
Daya kreativitas tersebut sebaiknya dilandasi oleh cara berfikir yang maju, penuh dengan
gagasan baru yang berbeda.
5. Mandiri
Yakni tidak bergantung pada pihak lain dalam mengambil keputusan atau bertindak,
termasuk mencukupi kebutuhan usahanya.
6. Realistis
Penetapan keputusan bisnis harus realistis, obyektif, dan rasional dengan melihat realitas
di lapangan dan menyeleksi masukan/saran dari luar.
Banyak yang bermimpi memiliki bisnis sendiri, namun sedikit yang
mengambil langkah-langkah konkret.
Untuk menjadikan bisnis peluang yang layak diperjuangkan, lakukan
analisis diri secara jujur untuk menentukan hal terbaik dan selanjutnya
menyesuaikan bisnis dengan keterampilan-keterampilan dan minat
tersebut.
Mempertimbangkan kesesuaian antara bisnis yang akan dimulai dan
seberapa cocok bisnis tersebut dengan persyaratan-persyaratan keuangan,
keluarga, dan pribadi kita.
Menjaga rendahnya biaya karyawan paling baik dilakukan lewat
keterlibatan para pendiri dalam pekerjaan sebanyak mungkin hingga aliran
dana cukup dapat diprediksi untuk menambah karyawan beserta
pengeluaran yang mengiringinya.
Seberapa banyak uang yang ingin kita dapatkan, dan seberapa banyak uang
yang perlu kita dapatkan? Pahamilah bahwa dua jumlah ini bukanlah hal
yang sama
Bagaimana Seharusnya Posisi Anda di Masa Depan?
Tentukan Sasaran jangka panjang anda.
Sasaran jangka panjang adalah cara mendokumentasikan impian anda. Sasaran harus
bisa diukur dan diuji,dan harus merupakan hasil spesifik yang harus menjadi komitmen
kita.
Terkadang memang begitu, tetapi tidak selalu. Sasaran jangka panjang merupakan
posisi strategis yang ingin anda raih pada titik tertentu dimasa depan.
Sasaran jangka panjang secara khas menggambarkan ingin seperti apa anda atau anda
ingin memiliki apa di masa depan, biasanya dalam tiga sampai lima tahun kedepan.
Sasaran jangka pendek menetapkan hasil yang bisa diukur yang bisa dicapai dalam
rentang waktu perencanaan taktis anda. Sasaran jangka panjang juga:
1. Merupakan pernyataan luas mengenai keinginan yang akan menghasilkan banyak
hasil yang spesifik.
2. Sering dapat digambarkan oleh pernyataan James C. Collins dan Jerry I. Poras dalam
bukunya Built to last: Successful habits of visionary companies yang disebut sebagai
Tujuan Berani yang Sangat Berbahaya yang membutuhkan usaha luar biasa.
3. Dapat ditetapkan tanpa perlu mengetahui bagaimana cara untuk mencapainya.
4. Biasanya membutuhkan usaha lintas fungsional.
5. Biasanya tidak mengidentifikasi faktor biaya.
Berikut contoh format sederhana untuk mengidentifikasi saran jangka panjang anda:
1. Identifikasi Area Strategis Kunci anda yang akan mensyaratkan sasaran jangka panjang
untuk bisa melaksanakan visi, misi, dan strategi anda. Batasi sebanyaknya enam
sampai delapan Area Strategis Kunci Anda
2. Identifkasi dalam setiap Area Strategi Kunci, posisi masa depan potensial yang akan
menggerakan organisasi anda mendekati pemenuhan misi, visi, dan strateginya. Inilah
Sasaran Jangka Panjang Anda.
3. Pilih enam hingga delapan Sasaran Jangka Panjang yang memiiki dampak terbesar
pada masa depan anda. Asal sesuai, tuliskan dalam format Memiliki (atau menjadi)
[posisi masa depan] pada [tahun].

Area Strategis Kunci Sasaran Jangka Panjang


Proyeksi Keuangan Mencapai pendapatan total $100juta pada
(tahun)
Mencapai laba atas investasi modal tahunan
min 20% pada (tahun)
Posisi Pasar Masa Depan Menjadi pemasok dominan produk (tertentu)
pada pasar (tertentu) pada (tahun)
Mendapatkan paling tidak 20% pendapatan
pada (tahunan) dari pasar yang sekarang
belum dilayani
ADAB PENCARI REZEKI
1. Luruskan niat
Barangsiapa yang menjadikan akhirat sebagai tujuannya, maka Allah akan
menjadikan kekayaan dalam hatinya, Allah akan mudahkan urusannya, dan dunia
akan mendatanginya dalam keadaan tunduk dan hina. Barangsiapa menjadikan
dunia sebagai tujuannya, niscaya Allah akan menjadikan kemiskinan terpampang
dihadapan matanya, Allah akan jadikan urusannya berantakan, dan ia tidak akan
memperoleh dunia kecuali apa-apa yang telah ditetapkan baginya (HR. At-
Tirmidzi, Ahmad dan lainnya, dishahihkan Al-albaani dalam sislsilah ash-shahihah
949)
2. Pilih usaha yang halal
Dari Kaab bin Ujroh bahwasannya Rasulullah bersabda: Wahai Kaab sesungguhnya tidak
akan masuk surga daging dan darah yang tumbuh dari harta haram, neraka lebih berhak
baginya. (HR.Ahmad 3/321, Ibnu Hibban 5567, Hakim 4/141,Shahih lighoirih)
3. Rezeki ada ditangan Allah
Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat
kokoh (adz-Dzariyat: 58)
4. Tawakal kepada Allah
Andaikan kalian tawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya Allah akan
memberi rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberi rezeki kepada seekor burung. Pergi
pagi hari dengan kantong kosong, pulang dengan membawa makanan (HR. Ahmad 1/30,
Tirmidzi 2344, Ibnu Majah 4164, Ibnu Hibban 730, Hakim 4/318, shahih)

5. Tinggalkan suap-menyuap
Rasulullah bersabda; Semoga Allah melaknat orang yang menyuap dan yang menerima
suap. (HR. Abu Dawud 3580, Tirmidzi 1337, Ibnu Majah 2313, Ahmad 2/164, Shahih)

6. Bekerja dengan baik


Dan penuhilah janji, sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungjawab (Al-Isro: 34)

7. Amanah
Sesungguhnya Alloh menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak
menerimanya....(an-Nisa: 58)
8. Perhatikan sholat
Maka datanglah sesudah mereka pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan sholat dan
memperturutkan hawa nafsunya, maka kelak mereka akan menemui kesesatan (Maryam: 59)

9. Persaingan sehat
10. Biasakan dzikir dan istighfar
Maka Aku katakan kepada mereka; Mohonlah ampun kepada rabbmu, sesungguhnya Dia
adalah maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. Dan
membanyakan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan
mengadakan pula untukmu sungai-sungai (Nuh:10-12).

11. Introspeksi diri


Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (al-Insyirah: 5)

12. Berdoa setiap waktu


...Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepadaku...(al-
Baqarah: 86)
...Makanlah dari makanan yang baik-baik dan kerjakanlah amal shaleh (Al
Muminun 23: 51). Dalam Tafsir Ibnu Katsir kitab VI/220-221 dijelaskan:
Bahwa makanan yang halal itu bisa membantu untuk mengerjakan amal
shalih.
Dalam shahih Muslim dan Jaamiat-Tirmidzi serta musnad Imam Ahmad (ini
lafazhnya), dari Abu Hurairah , dia bercerita, Rasulullah bersabda: Wahai
sekalian manusia, sesungguhnya Allah itu baik, tidak menerima kecuali yang
baik. Dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada orang-orang mukmin
apa yang diperintahkan juga kepada para Rasul, dimana Dia berfirman ...(QS
23:51 dan QS 2:172)...Kemudian beliau menceritakan seseorang yang
melakukan perjalanan jauh dengan rambut kusut penuh debu, kemudian dia
menengadahkan tangannya kelangit (seraya berkata): Ya Rabb-ku, ya
Rabbku, sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya
pun haram, dan dia memakan makanan haram. Bagaimana mungkin doanya
dikabulkan?
Seputar Usaha Jual Beli
1. Jangan jual barang haram
2. Jauhi jenis-jenis jual beli yang terlarang
3. Ambil untung secukupnya
4. Tinggalkan banyak bersumpah
5. Jangan berbohong dan menipu
6. Jangan mengurangi timbangan
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan
harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan
perniagaan yang berlaku dengan suka-sama suka diantara kamu.
Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah
maha penyayang ke-padamu (QS.An-Nisaa:29)
The Act of entrepreuneurship is an act
patterned after modes of coping with early
childhood experience.
Collin dan Moores (1964) dan Zaleznik (1976)

Tokoh yang dapat


dijadikan teladan
dalam
pengelolaan
sumber-sumber
ekonomi/bisnis?
5
MENJADI PENGUSAHA

Dari Abu Hurairah ,beliau berkata,Rasulullah bersabda,


Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah
daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada
kebaikan. Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa
yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada
Allah (dalam segala urusan) serta janganlah sekali-kali engkau
merasa lemah. Apabila engkau tertimpa musibah, janganlah
sekali-kali engkau berkata, Seandainya aku berbuat demikian,
tentu tidak akan begini dan begitu, tetapi katakanlah, ini telah
ditakdirkan Allah, dan Allah berbuat apa saja yang Dia
kehendaki, karena ucapan seandainya akan membuka (pintu)
perbuatan syaitan. (HR.Muslim, Ahmad II/366,370, Ibnu
Majah no.79, 4168 dll)
MENJADI PENGUSAHA
Saat ini, cara pandang kebanyakan kita terhadap Rasulullah adalah onesided.
Artinya hanya menjadikan sebagai pemimpin keagamaan saja. Daerah teritorialnya hanya di
masjid dan musholla. Bila sudah keluar dari masjid dan masuk ke bank atau lembaga
keuangan lainnya, maka suri tauladannya ditinggalkan. Ketika melakukan transaksi ekspor-
impor sabdanya tentang kejujuran diabaikan. Ketika melakukan promosi iklan di beragai
media, fatwa-fatwanya tentang akhlak dan kewajiban menghormati wanita diacuhkan.
Tidak ada sepotong hadistpun, yang jumlahnya puluhan ribu itu, termuat dalam
manual dan SOP perusahaan kita. Demikian juga dengan corporate culture institusi kita nun
jauh dari ajaran akhlak mulia yang didakwahkan. Bahkan tidak jarang semakin hari semakin
dekat ke budaya Yahudi dan Kapitalistik, Si kuat memakan si lemah. Profit jauh lebih
diutamakan dari akhlak dan syariah.
Disisi lain, terkadang kita juga terjebak kedalam pengkultusan yang tidak
diperbolehkan dalam syariah yang membawa kita kejurang pendewaan Rosulullah ...
yang tidak proporsional seperti di ajarkan dalam Quran dan sunnah shahihah. Beliau
mengatakan, Janganlah kalian terlalu mengagung-agungkan aku seperti halnya kaum kristen
mendewakan Isa bin Maryam. Sesungguhnya Aku ini manusia biasa putrea wanita mekah
yang memakan daging yang dikeringkan (lauk sederhana). Panggilah aku Rasulullah dan
hamba Allah. (shahih Al-Bukhari no.3445, HR.Darimi II/320 dan Tirmizi, al-Syamail hal.315)
Leadership & Management Spectrum
of Muhammad

SURI
TAULADAN
Muhammad telah memulai merintis karir dagangnya ketika berumur 12 tahun dan
memulai usahanya sendiri ketika berumur 17 tahun.
Pengalaman dimasa kecil menimbulkan dorongan dan daya kritis, kemauan mencoba,
disiplin, dan sebagainya yang akan membantu seseorang untuk mengembangkan rasa
percaya diri serta keinginan untuk berprestasi.
Many great men started as newspapers boys. Untuk menjadi seorang pemimpin atau
wirausaha yang tanguh, pengalaman masa kecil itu tidak selamanya harus positif atau
menyenangkan. Sebuah penelitian terhadap beberapa pemimpin yang dilakukan oleh
Manfred Kets de Vries (1995) berkesimpulan bahwa kerasnya kehidupan masa kecil
menimbulkan dorongan untuk memimpin.
Dalam konteks Muhammad , beliau mempunyai pengalaman yang terlahir sebagai
anak yatim. Ayahnya Abdullah bin Abdul Muthalib meninggal ketika beliau masih
dalam kandungan ibunya. Setelah itu menjadi yatim piatu ketika berumur 6 tahun.
Kemudian diasuh oleh kakeknya, dan setelah kakeknya wafat, dilanjutkan oleh pamannya
Abu Thalib. Abu Thalib merupakan salah satu anak Abdul Muthalib yang paling
sederhana hidupnya sehingga tidak jarang Muhammad kecill ( ) harus membantu
ekonomi keluarga sang paman dengan bekerja serabutan kepada penduduk Mekkah.
Pengalaman itulah yang menjadi modal pskologis beliau ketika menjadi seorang
wirausahawan di kemudian hari.
Menurut catatan sejarah, dimasa kecilnya pernah mengembala ternak penduduk
Makkah (Bani Sa-ad bin Bakar). Beliau pernah mengatakan, semua nabi pernah
mengembala ternak. Para sahabat bertanya,Bagaimana dengan Anda ya Rasulullah?
Beliau menjawab, Allah tidak mengutus seorang nabi melainkan dia itu pernah
mengembala ternak.Sahabat bertanya lagi,Anda sendiri bagaimana Rasulullah? beliau
menjawab,Aku dulu mengembalakan kambing penduduk Makkah dengan upah
beberapa Qirath. (Shahih Al-Bukhari, no 2262, kitab al-Ijarah)
Beliau ikut pamannya melakukan semacam kerja magang, berdagang ke syria saat
berumur 12 tahun. Menjelang usia dewasa, memutuskan perdagangan sebagai karirnya.
Terlebih lagi, sebagai salah seorang dari anggota keluarga besar suku Quraisy yang
umumnya pedagang, beliau diharapkan menjadi pedagang pula.
Ketika merintis karirnya tersebut, beliau memulai dengan berdagang kecil-kecilan di
kota Makkah. Membeli barang-barang dari satu pasar kemudian menjualnya kepada
orang lain. Sampai kemudian menerima modal dari para investor yang tidak sanggup
menjalankan usahanya sendiri, mereka menyambut baik seseorang yang jujur untuk
menjalankan bisnis dengan uang yang mereka miliki berdasarkan kerjasama bagi hasil.
Ketika berusia 25 tahun beliau pergi berdagang ke Syam dengan modal dari Khadijah
binti Khuwailid. Hal itu karena Kabilah Quraisy dikenal sebagai pedagang handal. Dan
Lebih dari itu, beliau dikenal tentang kejujurannya, amanah, dan akhlak yang mulia (Ar-
Rahiq Al-Makhtum, Sejarah hidup Nabi Muhammad , hal 120-121)
Periode Usia Durasi
Masa Kanak- 0-12 12 tahun
kanak

Etrepreneurship 12-37 25 tahun


(berdagang)
Berkontemplasi 37-40 3 tahun
Dan refleksi
Masa 40-63 23 tahun
Kerosulan
Dalam melaksanakan bisnisnya, beliau mengedepankan kejujuran dan keteguhan
memegang janji, dan sifat mulia lainnya. Sehingga penduduk Makkah mengenalnya
sebagai seorang yang terpercaya (al-amin).
Beliau juga tahu tentang sifat-sifat yang dapat merusak atau menghambat bisnis
perdagangan yang dilakukan seseorang atau yang merusak sistem pasar secara
keseluruhan,seperti:
1.Kecurangan dalam timbangan
2.Menyembunyikan cacat barang yang dijual
3.Riba
4.Gharar (trading in risk) dan sebagainya
Beliau telah membuktikan bahwa kesuksesan dalam bisnis dapat dicapai tanpa
menggunakan cara-cara yang terlarang tersebut.

Bisnis Setelah Menikah


Sifat kemandirian dan senang berusaha yang telah tertanam sejak kecil, secara tidak
langsung menyatakan bahwa mustahil beliau berdiam dan hanya hidup dari pendapatan
istrinya.Setelah menikah, tetap terlibat dalam bidang perdagangan. Sekarang beliau
bertindak sebagai manajer sekaligus mitra dalam usaha istrinya. Tiga dari perdagangan
beliau yang sempat diberitakan adalah perjalanan dagang ke Yaman, Najed, dan Najran
dan kekota-kota lainnya.
Perjalanan Dagang Muhammad dimasa Remaja
Peta pasar-pasar arab yang sebagiannya disinggahi oleh Muhammad
Beberapa contoh perdagangan Oleh Muhammad
1. Menjual dengan cara lelang (auction) (HR. Tirmidzi no 1218)
2. Melakukan transaksi pembelian, terkadang menggunakan sistem kredit.
(Shahih alh-Bukhari kitab:al-istiqrad wa Qadha al Duyan,no 2392, dan
shahih muslim, kitab al-Masaqah, no 1660, HR Abu Dawud, no 3346 dan
lainnya)
3. Dalam beberapa kesempatan, Beliau sering memotivasi para sahabat
untuk berwirausaha. Beliau mengatakan, Berusaha untuk mendapatkan
penghasilan halal merupakan kewajiban, disamping sejumlah tugas lain
yang telah diwajibkan (HR. Baihaqi dan Thabrani dalam kitab al-awsath)
4. Beliau juga mengatakan,Tidak ada satu pun makanan yang lebih baik
dari pada yang dimakan dari hasil keringat sendiri. (Shahih Bukhari no
2072 kitab: al-buyu)
5. Pedagang yang jujur dan dapat dipercaya akan bersama para nabi, orang-
orang yang benar-benar tulus dan para syuhada. (HR. Tirmizi, Ibnu Majah,
dan Daruqutni)
6. Allah memberi rahmatnya kepada setiap orang yang bersikap baik ketika
menjual, membeli, dan membuat suatu pernyataan. (Shahih Al-Bukhari
no 2076 kitab al-Buyu)
Perkembangan Karir Bisnis Muhammad
Sebagai rangkuman, dalam menangani situasi-situasi khas perusahaan
rintisan, para wiraswastawan harus :
1.memiliki kemampuan untuk bergerak maju di hadapan ketidakpastian
besar.
2.mau memulai terus melangkah ketika yang lain mungkin menunggu.
3.Meyakini gagasan mereka ketika orang lain merasa tidak pasti, sementara
tidak terlalu lama mengenggam gagasan buruk hingga batas-batas yang
membahayakan kesehatan keuangan perusahaan.
4.jadilah orang yang bisa memotivasi diri.
5.Mau beradaptasi dalam perjalanan ketika segala sesuatu berubah dari
yang diperkirakan. Mampu dengan cepat memahami aspek-aspek
penting dari sebuah situasi dan kemudian bertindak semestinya terhadap
aspek-aspek tersebut.
6.meyakini kemampuan mereka untuk melakukan apa yang harus
dilakukan untuk memenuhi komitmen para konsumen dan kewajiban-
kewajiban bisnis mereka.
7.mampu menjual produk atau jasa mereka ke para pelanggan prospektif
cukup tanggap untuk menentukan kecocokan antara kebutuhan
pelanggan dan penawaran perusahaan.
Al-LAIL:1-11
Apa yang Anda Pikir Beresiko?
Betapa berbedanya orang berfikir tentang uang, Meskipun sebagian besar
anak-anak di sekolah secara akademis cerdas, anak-anak dari keluarga miskin
dan kelas menengah kelihatan berfikir dengan cara yang berbeda dengan
anak-anak yang berasal dari keluarga kaya. Benar-benar bertolak belakang!
Realitas kita ditentukan oleh apa yang menurut anda pandai dan apa yang
menurut anda beresiko!
Yang diketahui sebagian besar orang hanyalah kita bersekolah, mencari
pekerjaan, bekerja seumur hidup dan ketika pensiun perusahaan atau
pemerintah mengurus pensiun anda. Yang diajarkan hanyalah Dapatkan
pendidikan yang bagus sehingga anda bisa menjadi karyawan yang bagus,
Tersirat tetapi tidak dinyatakan bahwa bersekolah untuk menjadi lebih dapat
dipekerjakan adalah sesuatu yang pandai untuk dilakukan.
Kuis Singkat
Dalam Keluarga anda, apa realitas mereka atas pokok-pokok berikut:

Pandai Beresiko
Jaminan Kerja ----- -----
Membangun bisnis ----- -----
Rumah Besar ----- -----
Apartemen ----- -----
Menabung ----- -----
Berinvestasi ----- -----
Orang kaya itu tamak ----- -----
Orang kaya itu Murah hati ----- -----

Setelah itu anda dapat mengerjakan kuis yang sama berdasarkan realitas
anda.
Cara Untuk Terus Melangkah
(Reading)

Langkah pertama adalah memutuskan anda ingin hidup di dunia


macam apa?

Setelah anda memutuskan, dan kalau sudah benar-benar


memutuskan, tidak akan kembali lagi, segala sesuatu dalam dunia
anda akan berubah

Dalam beberapa hadits yang shahih (Bukhari 6594-5, Muslim


2643-6 dan lainnnya), telah datang dari Rasulullah bahwa setiap
kita telah ditetapkan REZEKI-nya
Hadits riwayat Muslim no.2647-2649, Bukhari 6595-6596:
Seorang lelaki bertanya: Wahai Rasulullah! Bukankah hal itu
menjadikan kita bergantung kepada takdir kami dan meninggalkan
amal perbuatan (ikhtiar)? Lalu beliau menjawab: Barangsiapa yang
termasuk orang bahagia maka dia akan melakukan perbuatan yang
menjadikannya bahagia. Sedangkan orang yang sengsara, maka ia
akan melakukan perbuatan yang menjadikannya sengsara. Beliau
berkata:
Lakukanlah, semuanya dimudahkan oleh Allah, orang yang
bahagia, maka Allah akan memudahkannya untuk melakukan
perbuatan yang menjadikannya bahagia, sedangkan orang yang
sengsara, maka Allah akan memudahkannya melakukan perbuatan
yang menjadikannya sengsara, lalu beliau membaca surat al-Lail:5-
10.
Ibnu Katsir menjelaskan dalam tafsirnya: Allah akan memberikan balasan kepada
orang yang menuju kepada kebaikan berupa taufiq untuk mengarah kepadanya.
Dan barang siapa menuju kepada keburukan, akan diberi balasan berupa
kehinaan.
Sebuah untaian syair Imam asy-Syafii:
Apa-apa yang engkau kehendaki terjadilah kendati aku tidak
menghendakinya
Sementara yang aku kehendaki jika tidak engkau kehendaki pastilah tidak
terjadi
Telah engkau ciptakan hamba-hamba sesuai dengan apa yang engkau
ketahui
Di dalam ilmu pengetahuan itu orang muda dan orang tua menjalani
hidupnya
Kepada ini, Engkau anugrahkan, dan ini Engkau terlantarkan, ini engkau
tolong, dan ini tidak Engkau tolong
Di antara mereka ada yang sengsara dan diantara mereka ada yang
bahagia
Diantara mereka ada yang buruk dan diantara mereka ada pula yang baik.
(Manaaqibul Baihaqi I/421, al-Bidaayah wan Nihaayah X/254, Thabaqatushy Syafiiyyah
karya ibnu katsir 14, Taarikh ibni Asaakir IV/407)
Dia (Allah) tidak ditanya tentang apa yang dikerjakannya, tetapi
merekalah yang akan ditanya (QS. Al-Anbiyaa: 23)

Dan taatlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, agar kamu


mendapat rahmat (QS. Ali Imran:132)

....Sesungguhnya Allah tidak mengubah Keadaan suatu kaum


sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri... (QS. Ar-
Rad: 11)

Mengenai QS. At-Taubah: 28, dijelaskan Muhammad bin ishaq


berkata: Hal ini karena orang-orang berkata: Pasar kita akan mati,
dagangan kita akan merugi, dan kita akan kehilangan apa yang dulu
kita dapatkan dari keuntungan. Begitu juga yang diriwayatkan dari
Ibnu Abbas, Mujahid, Ikrimah, said bin Jubair, Qatadah dll (Tafsir
Ibnu Katsir)
1. Passion nya dimana?Jwb pertanyaan ini..
- Apa yg saya senang waktu melakukannya?.
- Apa yang selalu semangat melakukannya?.
- Apa yg saya lakukan setelah saya dapat mencapainya?
2. Siapa yang sudah berhasil di bidang tersebut?
3. Kerjasama dengan yang sudah berhasil.
Hasil survei statistik : 80 % dari usaha baru mati, dan
hanya 20 % hidup hingga tahun pertama. Siasa yg 20 %,
80% nya mati di tahun ke empat berikutnya. Hanya 4% yg
hidup hingga tahun ke 5.
4. Membuat nilai tambah
UANG, Tahukah?
1 % orang di dunia Menguasai 50 % uang beredar didunia.
Dan 5 % orang didunia menguasai 90 % uang didunia.
Bahkan di suatu bank, diambil 1 % nasabah top
menguasai 70% uang di bank tersebut.
Marcell Shiper dalam bukunya Profit Power and Passion
Hanya 1% menguasai 50% dalam 5 tahun setelah uangnya
di bagi rata.
Apa yang Membedakan orang tersebut?
Mengapa orang tidak bisa kaya
1. Tidak mempunyai Tujuan untuk Kaya

2. Tidak mempunyai Keyakinan Menjadi Kaya atau mempunyai


keyakinan yg Salah

3. Melakukan Tindakan yang Salah, belajar dari orang yg Salah.

Survei International (1000an orang, umur 30-65 Tahun)


55% tergantung pd orang lain
35% meninggal duluan
5% TETAP BEKERJA
4% financially independent
1% Financially Freedom
...Dan tolong-menolonglah kamu dalam
(mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan
tolong-menolong dalam berbuat dosa dan
permusuhan...(Al-Maa-idah: 2)

Bertaqwalah kamu kepada Allah, bersahajalah


dalam mencari rezeki. Janganlah kamu merasa
rezeki terhambat sehingga kamu mencarinya
dengan cara bermaksiat kepada Allah, karena
karunia Allah tidak dapat diraih kecuali dengan
menaati-Nya (HR.Hakim dan dishahihkan oleh al-
Albaani dalam silsilah ash-shahihah 2866)
Dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang mukmin dan
perempuan yang mukmin, apabila Allah dan rasulnya telah
menetapkan suatu ketetapan, akan ada pilihan lain (yang
lain) bagi mereka tentang urusan mereka. ... (Al-Ahzaab 33:
36)

Al Imam Ibnu Katsir menjelaskan dalam tafsirnya : Ayat ini


bersifat umum dalam seluruh perkara. Yaitu, sesungguhnya
jika Allah dan Rasul-Nya menetapkan sesuatu, maka tidak
boleh bagi seseorang melanggarnya serta tidak boleh bagi
seseorang memiliki pilihan lain, baik pemikiran atau
pendapat.
6
KELAYAKAN USAHA
Menyusun Business Plan

Ya Allah, cukupilah aku dengan rezekimu yang halal


(sehingga aku terhindar) dari yang haram. Cukupilah
aku dengan karunia-Mu (sehingga aku tidak minta)
kepada selain-Mu (HR. Ahmad I/153, Tirmidzi 3563
dari sahabat Ali bin Abi Thalib. Lihat al-Kalimuth
Thayyib no. 144)
Memahami entrepreneurship, bisnis
dan hal-hal yang terkait merupakan
permulaan yang baik membangun
sebuah bisnis yang sukses.

Memulai bisnis dengan tekad yang


kuat, terukur dan sistem manajerial
yang baik merupakan awal suksesnya
sebuah bisnis.
Ibnu Hajar menjelaskan surat Muhammad ayat 19: Allah
memulainya dengan penyebutan ilmu (Maka Ketahuilah).
Maksud al-Bukhari (Bab berilmu sebelum berkata dan berbuat)
adalah: ilmu merupakan syarat sahnya sebuah ucapan dan
perbuatan. Ilmu lebih didahulukan dari keduanya, karena ILMU
akan MELURUSKAN niat & MEMBENARKAN amal.
Dan Nabi Bersabda: Siapa saja yang Allah menghendaki kebaikan
baginya, niscaya Allah akan beri ia pemahaman dalam bidang
agama, dan Sesungguhnya ilmu hanya bisa diraih dengan belajar
(Fathul Baari Kitab Ilmu). Ilmu yang dimaksud adalah: Qolallah,
Qolarasul, waqolasahabah (adz-dzahabi dan ibnul Qayim).
(HR. Ibnu Majah no.925, shahih Ibni Majah I/152 no.753, Ibnu Sunni
dalam Amalul Yaum wal Lailah no.54,110 dan Ahmad
VI/294,305,318,322. Dari Ummu Salamah )
Begitu banyak keputusan kecil yang perlu dibuat dan begitu banyak faktor yang
dipertimbangkan dalam perjalanan Kita untuk menjadi seorang pemilik bisnis yang berhasil,
membuat Kita sangat terbebani bahkan sebelum memulainya. Namun jika melakukannya
selangkah demi selangkah, Kita dapat dengan cermat menimbang seluruh pilihan yang
jumlahnya cukup banyak. Sebuah rencana bisnis membantu Kita memastikan bahwa Kita
mengambil seluruh langkah yang benar dan membawa ke kesimpulan yang sama, bisnis
sukses Kita.
Mengapa Menyiapkan Sebuah Rencana Bisnis?
Menuangkan tujuan-tujuan dan gagasan-gagasan Kita ke atas kertas membantu
mengorganisasikan pemikiran Kita.
Menuliskan rencana dan tujuan-tujuan Kita mendemonstrasikan komitmen terhadap bisnis
Kita, yang menumbuhkan kesan diantara para investor potensial, pemasok, dan karyawan.
Sekali Kita menuliskan rencana di atas kertas, Kita memiliki panduan untuk mencapai tujuan-
tujuan yang dapat Kita rujuk secara rutin untuk mengukur kemajuan.
Bukan hanya memiliki panduan yang membantu Kita tetap dijalur yang tepat, ini juga
memastikan bahwa seluruh karyawan Kita memahami dimana Kita berencana melakukan
bisnis.
Rencana Kita membantu organisasi berfokus pada misinya, mengurangi kemungkinan bisnis
tersisihkan oleh aktivitas lain yang kurang penting.
Sebagai investor terbesar, Kita wajib membuktikan kepada diri sendiri bahwa gagasan bisnis
Kita adalah baik.
Mari kita hadapi: orang lain tidak mempercayai gagasan kita sebesar kita
sendiri.
Sebagian alasannya adalah : mungkin mereka tidak tahu bisnis, produk, dan rencana kita
sebesar diri kita. Agar percaya, mereka perlu melihat apa yang kita niat kerjakan. Dengan
demikian, rencana juga merupakan sebuah dokumen penjualan; mereka yang membacanya
adalah pihak yang membeli gagasan, visi dan pendekatan kita. Banyak orang berbeda yang
ingin melihat rencana bisnis kita, dengan alasan berbeda, termasuk yang berikut:
Bank-bank dan sumber-sumber pendanaan lain akan menggunakan rencana Kita untuk
menentukan apakah Kita benar-benar mampu memulai dan menjalankan bisnis.
Small Business Administration (SBA) akan mengkaji rencana Kita untuk memastikannya cukup
menguntungkan sehingga Kita tidak mengalami masalah dalam membayar pinjaman yang
mereka jamin.
Dewan direktur dan tim manajemen Kita akan berkeinginan untuk mengkaji rencana Kita guna
memahami arah masa depan dari perusahaan Kita.
Para karyawan akan menginginkan untuk melihat-lihat bagian rencana bisnis guna memahami
apakah perusahaan memiliki peluang-peluang karier jangka panjang bagi mereka dan guna
memahami apa yang diharapkan dari mereka.
Mitra-mitra strategis atau peserta bisnis patungan akan berkeinginan untuk membaca rencana
Kita guna menentukan apakah keseluruhan Kita sejajar dengan rencana dan misi mereka.
Sistematika dan Format

Pengkajian dan pengembangan dilakukan selangkah demi selangkah. Dianalisis


manfaat yang didapat terhadap biaya dan beban ataupun dampak yang
ditimbulkan. Dengan cara pendekatan ini diharapkan dicapai hal-hal berikut:

Investasi yang akan ditanam atau bisnis yang hendak dibangun


mempunyai masa depan yang cerah karena telah lulus dari seleksi yang
seksama
Dengan dilakukannya pengembangan, pengkajian dan seleksi yang
bertingkat-tingkat, selangkah demi selangkah, akan dihindari pengeluaran
dana yang sekaligus besar jumlahnya.

Pengkajian hendaknya disesuaikan dengan jenis proyek serta tujuannya yang spesifik.
misalnya untuk investasi baru dalam bidang usaha & industri yang nantinya akan direalisir
dengan membangun proyek, serta kelangsungan unit usaha yang dihasilkan, lingkup studi
minimal akan meliputi aspek-aspek analisis pasar, teknik, finansial, ekonomi, sosial-politik.
Sebagai contoh, berikut adalah kerangka format studi kelayakan
proyek membangun instalasi untuk menghasilkan produk.
1. Merumuskan gagasan yang timbul menjadi proyek dengan definisi lingkup kerja (scope of work)
yang cukup jelas, termasuk kriteria dan spesifikasi produk yang akan dihasilkan.

2. Mengadakan pengkajian aspek pasar, untuk memperkirakan penawaran dan permintaan tingkat
harga, persaingan, strategi pemasaran dan lain-lain.

3. Menentukan berapa lama umur unit usaha hasil proyek. Keterangan dari butir 2 dan 3 diperlukan
untuk memperkirakan jumlah revenue.

4. Menentukan ruang lingkup proyek, seperti kapasitas instalasi pemilihan teknologi produksi,
peralatan, material, fasilitas pendukung (perumahan, pegawai, pelabuhan, dan lain-lain).

5. Membuat perkiraan kurun waktu serta jadual pelaksanaan proyek.

6. Membuat perkiraan biaya pertama dan ongkos produksi

7. Analisis finansial dan ekonomi terhadap rencana proyek di atas. Misalnya dengan NPV, IRR dan
lainnnya.
8. Indikasi macam dan sumber dana
8. Menyiapkan amdal
9. Membuat kesimpulan menarik tidaknya proyek tersebut direalisasikan
Simaklah
Jika anda ceroboh atau, lebih buruk lagi, berbohong ketika menyajikan fakta-fakta,
anda mungkin memicu pertanyaan-pertanyaan tentang integritas anda dalam benak
pembaca. Ini hampir pasti menghapuskan kemungkinan memperoleh pendanaan yang
anda butuhkan.
Setiap orang yang percaya bahwa mereka tidak memiliki persaingan pasti akan
segera terguncang, sekalipun ia memiliki sebuah produk yang sama sekali revolusioner.
Akan selalu ada sesorang di luar sana yang mau dan tak sabar ingin menantang
perusahaan-perusahaan dengan gagasan baru dan menguntungkan.
Camkan selalu poin-poin penting yang berkaitan dengan investor berikut saat anda
mempersiapkan rencana: para investor terutama tertarik untuk mendapatkan uang
sebanyak mungkin, secepat mungkin, dengan resiko sekecil mungkin. Mereka mungkin
memiliki hasrat pada satu industri, teknologi, atau kewiraswastaan tertentu, namun pada
akhirnya keputusan investasi mereka akan didasarkan pada kenyataan-kenyataan usaha.
Jangan membuat kesalahan dengan berpikir bahwa produk anda begitu
mengagumkan sehingga para pelanggan tidak bisa berbuat lain kecuali membelinya dari
anda. Asumsi ini hampir pasti membuat anda, dan pada akhirnya juga perusahaan anda,
menanggung larinya investor yang membaca rencana anda dan pada akhirnya juga
merugikan usaha anda.
RUMUS USAHA : (Berkah)
{PINTAR (IQ) + BERANI (EQ) +
MAHIR/ULET (AQ) + DOA (SQ) - ISQ} x Jujur

...Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan


keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-
sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan
mencukupkan (keperluannya)-nya...(Ath-Thalaq : 2-3)

Money is not number one capital in business, the number one capital is
trust
And GO!!!
Rencana BISNIS
(BUSINESS PLAN)
1. Table of Contents
2. Executive Summary
3. General Company Description (Lingkungan)
4. Product & Services
5. Management & Organization
6. Marketing Plan
7. Technology & Production
8. Financing Plan TUGAS!
Lampiran : PRAKTEK
- Financial analysis
- Contoh produk
- dsb