Anda di halaman 1dari 13

POKOK PERMASALAHAN EKONOMI

Pokok Masalah Ekonomi Klasik


Pokok Permasalahan Ekonomi
Modern
Pokok Masalah Ekonomi Klasik
Teori ini berdasarkan pemikiran Adam Smith, David
Ricardo, dan John Struart Mill yang medominasi
pemikiran ekonomi sampai tahun 1870-an.
Teori ekonomi klasik melihat pentingnya masalah
ekonomi sebagai kesatuan dari proses produksi,
distribusi dan konsumsi untuk kesejahteraan
(kemakmuran).
Permasalahan Ekonomi Klasik

Masalah Produksi
Masalah Distribusi
Masalah Konsumsi

David Ricardo. Dia dikenal


sebagai tokoh ekonomi klasik
Masalah Produksi
Masalah produksi adalah
permasalahan bagaimana
memproduksi semua benda (barang
dan jasa) yang dibutuhkan oleh
orang banyak atau melakukan
produksi untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat.
Masalah Distribusi
Setelah benda pemuas kebutuhan selesai
diproduksi, masalah yang harus dipikirkan adalah
bagaimana supaya benda-benda tersebut bisa
sampai ke tangan konsumen yang membutuhkan.
Sistem distribusi klasik melalui transaksi-
transaksi langsung antara produsen dengan
konsumen, atau melalui transaksi yang dilakukan
di pasar.
Masalah Konsumsi
Masalah konsumsi menyangkut permasalahan
apakah benda pemuas kebutuhan yang
diproduksi memang benda yang dapat dimiliki
oleh konsumen.
Barang yang diproduksi haruslah merupakan
barang yang tepat, yaitu barang yang memang
dibutuhkan, diinginkan dan mampu dibeli oleh
konsumen.
Pokok Permasalahan Ekonomi Modern
Pokok permasalahan ekonomi modern terangkum
dalam dua kata kunci, kelangkaan dan pilihan. Yang
pertama menjadi penyebab kedua sehingga muncul
empat perntanyaan mendasar tentang what, how,
who dan for whom tersebut.
Walaupun masyarakat menghadapi pertanyaan
sama, namun cara mengatasinya berbeda.
Perbedaan inilah yang melahirkan sejumlah sistem
ekonomi.
Apa (What)
Barang dan jasa apa saja yang akan
diproduksi dan dalam jumlah berapa, harus
ditentukan.
Di antara sekian banyak barang dan jasa,
manakah yang harus dipilih untuk diproduksi
?
Keputusan produksi tidak hanya bertujuan
memenuhi kebutuhan, namun juga untuk
menghasilkan keuntungan maksimum.
Bagaimana (How)
Dengan cara bagaimana (how) proses produksi
akan dilakukan ?
Maksudnya adalah siapa yang akan melaksanakan,
menggunakan sumber daya apa saja, dengan
teknologi apa barang-barang tersebut dihasilkan,
seberapa besar skala produksinya ?
Sebelum tindakan produksi dilakukan, tindakan
yang terbaik adalah melakukan riset terlebih
dahulu, kemudian membuat perencanaan
(planning).
Faktor yang terlibat dalam pengambilan
keputusan how

Pilihan kombinasi sumber daya yang digunakan, yaitu


sumber daya manusia, alam dan modal.
Perencanaan proses produksi untuk mendapatkan
keuntungan maksimum dengan biaya minimum.
Penentuan teknologi yang akan digunakan.
Pertimbangan-pertimbangan faktor eksternal seperti
harga, perekonomian nasional dan internasional,
tingkat suku bunga, biaya produksi, inflasi, kurs valuta
asing, dan sebagainya.
Siapa pelaku (who)

Banyak pihak yang bisa melakukan produksi yaitu


pemerintah, swasta maupun koperasi.
Pertimbangan mengenai pelaku produksi merupakan
hal yang penting karena setiap pihak memiliki
kelebihan tertentu yang mungkin mampu melakukan
produksi lebih baik.
Untuk Siapa (For Whom)

Untuk siapakah (for whom) barang dan jasa yang


dihasilkan itu ?
Siapa yang harus menikmati dan memperoleh manfaat
dari barang dan jasa tersebut ?
Bagaimana seluruh produk didistribusikan kepada
anggota masyarakat ?
Apakah suatu produk ditujukan untuk masyarakat
secara umum atau untuk segmen pasar tertentu ?