Anda di halaman 1dari 33

BIOMETRI JANIN

Efendi Lukas
Biometri janin sesuatu yang
berhubungan dengan bagian-bagian
tubuh atau dimensi janin untuk
mengetahui pertumbuhannya
Manfaat pemeriksaan USG :
Umur kehamilan
Kesesuaian besar janin
Malformasi janin
Pengukuran biometri janin :
Berapa umur janin ??
Apakah ukuran janin ini sesuai
dengan umur kehamilannya ??
Apakah ada malformasi janin
Umur Kehamilan: (dalam minggu dan hari)
Menstruasi (HPHT)
Ovulasi
HPHT tidak dapat dipercaya bila:
HPHT tidak diketahui dengan tepat
Siklus haid bukan 28 hari
Siklus haid tidak teratur
Baru mengkonsumsi pil kontrasepsi kombinasi
dalam 3 bulan terakhir
Terjadi perdarahan pada awal kehamilan
Parameter untuk penentuan umur
kehamilan :
Volume kantong gestasi
Crown-rump length (CRL)
Biparietal diameter (BPD)
Femur length (FL)
Head circumference (HC)
Abdominal circumference (AC)
Apa yang harus dinilai pada
pemeriksaan USG ??
Penentuan jumlah janin
Penentuan posisi sumbu panjang janin
Memeriksa DJJ
Memperlihatkan gambaran janin pada
monitor USG kepada ibunya
Mengukur kepala, perut dan femur
Menentukan lokasi plasenta (trim III)
Menentukan umur kehamilan
Mendiskusikan hasil pemeriksaan dengan
pasien
Kantong kehamilan (gestational sac)

Mengukur diameter kantong


kehamilan
RCOG : Diameter GS > 20 mm namun
tidak tampak janin fetal demise
Mengukur volume kantong kehamilan
Bila volume GS > 3 cm3 namun
belum tampak janin Blighted
ovum
Manfaat pengukuran GS :
Konfirmasi kehamilan intrauteri
Menghitung umur kehamilan
sebelum tampak janin
Diagnosis kehamilan nir mudigah
(Blighted Ovum)
Bila diameter GS < 25 mm maka
umur kehamilan (hari) = Diameter
kantong kehamilan + 30
Volume GS = L(cm) x T(cm) x
AP(cm) x 0,5233
Blighted Ovum
Crown-rump length (CRL)
Pengukuran biometri dari kepala
sampai bokong tanpa menyertakan
anggota gerak dan yolk sac
Pengukuran pada posisi longitudinal
Kaliper ditempatkan pada tepi luar
kepala dan bokong janin
Kesulitannya bila janin dalam posisi
fleksi
The Rule of Thumb
Umur Kehamilan (minggu) = CRL(cm) + 6,5
Bila janin dalam posisi fleksi :
Tunggu sampai bergerak dan dalam
posisi lurus
Menggunakan pengukuran dengan
cara tracing
Melakukan dua kali pengukuran
kemudian hasilnya dijumlahkan
Biparietal diameter (BPD)
Paling akurat pada kehamilan 15-28
minggu
Jarak maksimal antara tulang parietal
depan dan belakang pada posisi kepala
oksiput transversa
Cara pengukuran :
Bentuk kepala simetris dan oval
Meliputi : midline, thalamus, kavum septum
pelusidum
Outer to inner
Cephalic index = BPD : OFD
0,75-0,85
Kesalahan pada pengukuran BPD

Potongan kepala tidak simetris


Bidang potong tidak tepat
Penempatan kaliper tidak tegak lurus
pada garis tengah
Tranduser terlalu ditekan kepala
mengalami perubahan bentuk
Tulang parietal terlalu tebal
Head circumference (HC)
Bidang yang sama dengan pengukuran BPD
Digunakan pada posisi kepala dolicocephal atau
brachicephal
Tracing atau kursor elips (pada tepi luar)
Digunakan untuk
Menentukan umur kehamilan
Mendiagnosis mikrosefalus
Mendiagnosis PJT

Femur length (FL)

Dilakukan sejak umur kehamilan 10


-12 minggu
Mudah didapat dan tidak dipengaruhi
keterlambatan pertumbuhan janin
Digunakan sebagai pembanding atau
bila BPD tidak dapat diukur dengan
baik
Pengukuran dilakukan dari trokhanter
mayor ke kondilus eksterna
Kaput femoris dan epifisis tidak ikut
diukur
Abdominal circumference (AC)
Biasanya digunakan untuk menaksir
besarnya janin
Pengukuran AC dimaksudkan untuk
menilai status gizi atau nutrisi dari
janin
Nilai diagnostik paling rendah untuk
penentuan umur kehamilan
Tidak boleh tampak tulang rusuk
janin dan pulsasi jantung
Vena umbilikalis yang menjadi vena
porta tidak boleh terlalu panjang
Tidak boleh tampak ginjal janin
Cara pengukuran
Langsung mengukur keliling abdomen janin
menggunakan tracing atau kaliper elips
mengelilingi tepi luar dinding perut
Rumus : AC = 1,57 (Diameter Transversa +
Diameter Anteroposterior
Formula untuk penentuan berat janin :
Osaka, Tokyo, Shepard, Hadlock, Campbell,
Hansmann, Hobbins, Birnholz
Parameter lainnya
Humerus Length
Tibia and Fibula Length
Ulna and Radius Length
Fetal Ocular Biometry
Panjang klavikula
Distansia cerebellum
Parameter mana yang dipakai ??

Umur kehamilan Parameter

7- 10 minggu CRL
10-14 minggu CRL, BPD, FL, HL
15-28 minggu BPD, FL, HL, HC,
distansia binokuler dan
tulang panjang yang lain
FL, HL, distansia
> 28 minggu binokuler, BPD, tulang
panjang lain, HC
Perhatikan beberapa prinsip
Ketepatan prakiraan umur janin
berbanding terbalik dengan umur janin
Cara optimal dalam penentuan umur
kehamilan bervariasi menurut umur
kehamilan
Kesalahan teknis dalam pengukuran
biometri bervariasi umumnya konstan
dan minimal
Ketepatan dalam memperkirakan
usia kehamilan akan semakin baik
bila mengukur lebih banyak
parameter biometri
Pada kehamilan yang sudah lanjut,
ketepatan penentuan usia kehamilan
akan menjadi lebih baik jika
menggunakan ukuran serial
Malformasi janin
Biometri janin yang abnormal
mendiagnosis kelainan kongenital
secara USG
Kelainan biometri berupa ukuran
yang tidak normal atau
perbandingan dengan bagian
tubuh yang tidak proporsional
Kesimpulan
Setiap parameter mempunyai tingkat
kepercayaan dan kemudahan dalam
pengukurannya pada umur kehamilan
tertentu
Tehnik pengukuran penting diperhatikan
Biometri janin juga dapat digunakan
untuk menaksir berat janin dan
kemungkinan adanya kelainan kongenital