Anda di halaman 1dari 28

Definisi:

Trauma adalah semua jenis kekerasan


yang menimpa tubuh sehingga terjadi
kerusakan/ gangguan pada struktur dan
fungsi jaringan/organ tubuh yang terkena.
Tujuh bentuk trauma:

-trauma mekanik,
-trauma panas,
-trauma bahan kimia,
-trauma listrik,
-trauma radiasi,
-trauma biologis,
-dan trauma emosi.
TRAUMA

RESPON INFLAMASI
Inflamasi merupakan reaksi tubuh
terhadap invasi kuman infeksius,
antigen, kimia, fisik, atau trauma yang
merusak.
Reaksi pertahanan oleh pembuluh
darah dan darah
Dimulai dalam beberapa menit
setelah terjadi trauma
Khas ditandai dengan aktivasi cepat
monosit dan granulosit
Aktivasi lekosit menyebabkan
peningkatan sintesa dan pelepasan
mediator inflamasi
Faist E, Angele MK. In: Baue AE, et al. MOF. Springer 2000.
Merupakan suatu kesatuan
respon kompleks dari tiga respon
-syaraf/nervous
-imun
-endokrin

syaraf, imun, endokrin akan


memperlihatkan reseptor untuk sitokain,
hormon, neurotransmitter, dan
neuropeptida
Fase awal : fase nervous atau fase cepat
vasokonstriksi dan vasodilatasi, peningkatan
permeabilitas endotel yang menyebabkan
pembengkakan.

Fase kedua : fase imun atau fase intermediet,


terjadi diapedesis atau migrasi sel leukosit, yang
dihubungkan dengan koagulasi dan fagositosis.

Fase ketiga : fase endokrin atau fase akhir,


khas ditandai dengan angiogenesis dengan
pembentukan endotelium dan dinding vaskular,
pada penyembuhan melibatkan regenerasi
jaringan dan perbaikan luka
ditandai vasokonstriksi dan vasodilatasi
yang menyebabkan iskemia-reperfusi awal
edema selluler.

Hal ini terkait dengan oksidatif stres, aktivasi


hidrolase, disfungsi mitokondria, ATP
deplesi, dan asidosis.

Kelainan ini dapat berlanjut, menyebabkan


nekrosis seluler atau dapat kembali setelah
reoxigenasi
Ditandai infiltrasi seluler (trombosit dan
leukosit), dalam sebagian besar kasus
kontaminasi bakteri ditambahkan ke
infiltrasi molekul (air, protein)

Migrasi leukosit distimulasi oleh kolagen,


produk pecahan elastin, faktor komplemen,
dan faktor immunomodulator termasuk
transforming growth factor (TGF)-, tumor
necrosis factor (TNF)-, interleukin (IL)-1,
platelet-derived growth factor (PDGF),
leukotriene B4, dan faktor trombosit IV.
Dibutuhkan waktu yang lama untuk
mencapai perbaikan dan remodeling
dari jaringan yang baru dikembangkan.

Angiogenesis merupakan proses umum


untuk membentuk jaringan parut dan
regenerasi. Ekspresi fenotipe/fisik
angiogenik adalah proses kompleks
yang memerlukan sejumlah proses
seluler dan molekuler
Dalam keadaan evolusi, koordinasi
angiogenesis dan peradangan dicapai oleh
kemampuan sel endotel dan leukosit untuk
merespon rangsangan umum seperti kemokin.

Selama penyembuhan luka, kemokin


angiogenik mengerahkan baik peran langsung
terhadap endotelium dan peran tidak
langsung pada faktor angiogenik
mengekspresi leukosit untuk mendorong
neovaskularisasi dari jaringan granulasi.

Sebaliknya, ekspresi dan distribusi kemokin


angiostatik sangat berkorelasi dengan
angiostasis dan peredaman dari fase
angiogenik
Symptoms
Physiology
Release of soluble mediator Calor
Vasodilatation
Increased blood flow
Rubor
Extravasation of fluid
(permeability) Tumor
Cellular influx (Chemotaxis)
Dolor
Elevated cellular metabolism
Trauma menyebabkan perubahan
fisiologi -gangguan metabolisme
-kelainan imunologi
-gangguan faal organ
Respon metabolik pada trauma berat dibagi
3 fase:
-Fase pertama: beberapa jam setelah trauma
terjadi kembalinya volume sirkulasi, perfusi
jaringan, dan hiperglikemia
-Fase kedua: terjadi katabolisme
terjadi imbangan nitrogen negatif,
hiperglikemia, dan produksi panas
-Fase ketiga: terjadi anabolisme
terjadi penumpukan kembali protein dan
lemak badan
Trauma aktivitas hipotalamus
rangsangan neuroendokrin, sekresi
neuroendokrin lipolisis perifer glukosa,
asam amino, asam laktat
Hati produksi gula melalui glikogenolisis,
glukoneogenesis yang dirangsang kortisol
dan glukagon
Glukosa tetapi penggunaan menurun
intoleransi glukosa
Ginjal manahan air dan kalium karena
kerja hormon antidiuretik dan aldosteron
Modulation by CNS
Afferent Arc Efferent Arc

Local Endocrine
Wound Response

Systemic Inflammation

Systemic Response
Demling et al. Surg Clin North Am 74(3); 1994.
Systemic Activation of
First Hit POST INJURY Second Hit
Inflammatory Cells
Primed
Lung Inflammatory
INITIAL INSULT
Cells
Primed
Liver
Local Activation of Systemic Release WBCs
Inflammatory Cells of Cytokines Primed
Gut
WBCs

Other Primed
LOCAL
Organs WBCs
TISSUE
RESPONSE
SYSTEMIC RELEASE OF
TOXIC MEDIATORS
Demling et al. Surg Clin North Am 74(3); 1994.
GENERALIZED TISSUE INJURY
Pasien trauma yang tetap bertahan
pada periode awal setelah trauma akan
membangun sindrom kompensasi
respon antiinflamasi dengan menekan
imunitas dan resiko signifikan dengan
terbentuknya infeksi

Hasil infeksi dapat menyebabkan


Multiple Organ Disfungtion Syndrome
(MODS) dan kematian
MOF emerged as a clinical syndrome as
a result of our ability to keep pts alive
with advanced technology
It remains the leading cause of late
postinjury deaths in the ICU
The association between the severity of
MOF and outcome is reflected in almost
linear relationship between the number
of organs that have failed and mortality
Prevention of MOF is a paramount
importance
A common mistake is the believe that
prevention of MOF begins in the ICU
It does not . In the trauma pts, prevention
begins in the field, with rapid transportation
to the hospital, followed by the rapid
institution of volume resuscitation in the ED,
meticulous assessment, early and
appropriate surgical intervention, through
ICU care and prompt reoperation when
indicated
1. Delays in diagnosis
2. Missed injuries
3. Inadequate and/or delayed volume
resuscitation
4. Failure to recognize signs of inadequate
tissue perfusion
5. The use of antibiotics in place of
adequate surgical drainage and
debridement
6. Delayed recognition of surgical
misadventures
Primary Secondary organ failure
organ
failure

Progressive organ failure


Response

Systemic inflammatory response syndrome


Shock

Resuscitation

Recovery

Recovery

1 3 10 14 21
Injury Days after injury

Pasquale et al. Critical Care. In: Basic Surgery 1995. P.195


Surgery
+
Insult: Supportive
Injury treatments
New
Physiologic Equilibrium:
Response: Adjusted
Initial CNS physiologic
physiologic hormonal condition
condition immune system
mediators
metabolic Death ?
Sequelae?