Anda di halaman 1dari 16

Hukum Perikatan dan

Perjanjian

KELOMPOK 2:

Gumelar Akbar 155030201111026


Luthfi Hidayat 155030200111026
Rheinnanti P.S 155030201111024
Yuni Herawati 155030200111022

FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI


Perikatan
Bidang Hukum Kekayaan

Bidang Hukum Keluarga

Bidang Hukum Waris

Bidang Hukum Pribadi


Dasar Hukum
Dasar hukum perikatan berdasarkan KUH Perdata terdapat tiga sumber adalah
sebagai berikut:
1. Perikatan yang timbul dari persetujuan (perjanjian)
2. Perikatan yang timbul dari undang-undang
3. Perikatan terjadi bukan perjanjian, tetapi terjadi karena perbuatan
melanggar hukum ( onrechtmatige daad ) dan perwakilan sukarela
( zaakwaarneming )
Perikatan diatur dalam buku III KUH Perdata dari pasal 1233-1456 KUH Perdata. Buku III KUH
Perdata bersifat :

TERBUKA

MENGATUR MELENGKAPI
Sumber Perikatan UU

Perikatan Persetujuan Undang-undang


( Pasal 1233 KUH Perdata ) ( Pasal 1313 KUH Perdata ) ( Pasal 1352 KUH Perdata )
Macam-macam Unsur
Perikatan Perikatan

Perikatan bersyarat ( Voorwaardelijk ) Hubungan hokum


Perikatan yang digantungkan pada suatu Harta kekayaan
ketetapan waktu ( Tijdsbepaling )
Para pihak
Perikatan yang membolehkan memilih
( Alternatief ) Prestasi
Perikatan tanggung menanggung
( Hoofdelijk atau Solidair )
Perikatan yang dapat dibagi dan tidak dapat
dibagi
Perikatan tentang penetapan hukuman
( Strafbeding )
Asas-Asas Dalam Hukum Perikatan

Asas Kebebasan Berkontrak : Ps. 1338: 1 KUHPerdata.


Asas Konsensualisme : 1320 KUHPerdata.
Asas Kepribadian : 1315 dan 1340 KUHPerdata.
Asas Pacta Suntservanda, asas kepastian hukum: 1338: 1
KUHPerdata
Cara Penghapusan
Perikatan
Pembaharuan Utang (Inovatie)

Perjumpaan Utang (Kompensasi)

Musnahnya Barang yang Terutang

Kebatalan dan Pembatalan Perikatan-Perikatan

Kadaluwarsa
Hukum Perjanjian
Perjanjian adalah suatu peristiwa dimana seseorang
berjanji kepada orang lainnya atau dimana dua orang saling
berjanji untuk melaksanakan suatu hal.
Perikatan merupakan suatu yang sifatnya abstrak,
sedangkan perjanjian adalah suatu yang bersifat kongkrit.
Dikatakan demikian karena kita tidak dapat melihat dengan
Asas Perjanjian
Asas Perjanjian
Asas sistem terbuka hukum perjanjian

Asas Konsensualitas

Asas Personalitas

Asas Itikad baik

Asas Pacta Sunt Servada

Asas force majeur

Asas Exeptio non Adiempletie contractus


Syarat Sahnya Perjanjian

Sepakat mereka yang mengikatkan


dirinya
Kecakapan untuk membuat suatu
perikatan.
Mengenai suatu hal tertentu
Suatu sebab yang halal
Macam macam perjanjian
Perjanjian dengan Cuma-Cuma dan perjanjian dengan beban
Perjanjian sepihak dan perjanjian timbal balik
Perjanjian konsensuil, formal dan, riil
Perjanjian bernama, tidak bernama dan, campuran
Pembatalan dan Pelaksanaan Suatu Perjanjian

1.) Adanya suatu pelanggaran dan pelanggaran tersebut tidak diperbaiki dalam jangka waktu
yang ditentukan atau tidak dapat diperbaiki.
2.) Pihak pertama melihat adanya kemungkinan pihak kedua mengalami kebangkrutan atau
secara financial tidak dapat memenuhi kewajibannya.
3.) Terkait resolusi atau perintah pengadilan
4.) Terlibat hokum
5.) Tidak lagi memiliki lisensi, kecakapan, atau wewenang dalam melaksanakan perjanjian
Prestasi
Suatu pelaksanaan hal-hal yang tertulis dalam suatu
kontrak oleh pihak yang telah mengikatkan diri untuk itu,
pelaksanaan mana sesuai dengan term dan condition
sebagaimana disebutkan dalam kontrak yang bersangkutan.
Wanprestasi
Tidak di laksanakannya prestasi/ kewajiban sebagai mana mestinya
yang dibebankan oleh kontrak terhadap pihak-pihak tertentu seperti
yang disebutkan dalam kontra yang bersangkutan atau kata lain
ingkar janji.
Universitas Brawijaya

Terima Kasih