Anda di halaman 1dari 52

Presented by Group 4

Erni Budiarti
Harry Prihantyo
Mulyadi
Ricky Ferdinand Nababan
Rinalvi
Sudarmadji
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK
Agenda
1. Gambaran Kasus

2. Pertanyaan

3. Dasar Teori

4. Analisa

5. Jawaban / kesimpulan
Latar Belakang

via

Pada abad ke 20, penyakit AIDS mewabah


Penyakit AIDS dapat ditularkan salah satunya melalui jarum
suntik yang tidak steril atau terkontaminasi penyakit AIDS

Keamanan peralatan suntik menjadi perhatian


Latar Belakang

Keamanan peralatan suntik


menjadi perhatian

Resiko penularan penyakit bagi


pekerja kesehatan jika tertusuk
jarum suntik bekas pakai.
Pada tahun 1991, diidentifikasi
rata-rata 64 perawat terinfeksi
AIDS setiap tahun akibat tertusuk
jarum suntik yang telah digunakan
penderita AIDS
Latar Belakang

Resiko tertular penyakit lain akibat


tertusuk jarum suntik bekas

Hepatitis B
Hepatitis C
Penyakit mematikan lainnya
Menyebarkan virus, bakteri, jamur
dan parasit, racun dsb
Solusi OSHA 1991
Pada tanggal 6 Desember 1991, Occupational Safety and Health
Administration (OSHA) mengharuskan rumah sakit dan employer pekerja
kesehatan lainnya untuk :
membuat container untuk digunakan oleh para pekerja
melarang praktek menutup jarum suntik dengan cara memegang tutup
dengan satu tangan dan memasukkan jarumnya dengan tangan yang lain
memberikan informasi dan training kepada pekerja kesehatan agar
terhindar dari tertusuk jarum.

Faktanya hal ini sangat sulit diimplementasikan


Seharusnya desain produk yang disesuaikan
MARKET SHARE
Becton Dickinson adalah produsen
Produsen
obat-obatan dan peralatan yang lainnya
0%
menguasai pangsa pasar yang besar 30% Becton
pada Tahun 1980 an. Dickinson
70%

Karena krisis, Becton Dickinson


memutuskan untuk tidak merubah desain
peralatan suntiknya dengan tujuan
meminimalkan modal atas produk baru.

Jarum suntik dimasukkan dalam setiap box jarum dan peralatan suntik
diberi peringatan atas bahayanya jarum suntik dan atau recapping
menggunakan kedua tangan.
PERKEMBANGAN IDUSTRI JARUM SUNTIK

1986 1987 1988 1991

Sampson & Becton Dickinson BD menjual jarum BD menurunkan


Mitchell (BD) membeli suntik kapasitas 3 harga Safety-Lok
mendapat paten paten eksklusif cc dengan nama Syringe menjadi
atas jarum suntik Safety-Lok Syringe 26 cents per buah
berpengaman @ 50 75 cents
tabung per buah. Ukuran
tersebut terpilih
karena sekitar 50%
dari total
penggunaan
peralatan suntik
PERKEMBANGAN INDUSTRI JARUM SUNTIK

Harga Safety Lock Syringe yang termasuk premium dan


meningkatkan biaya operasional rumah sakit.
Fakta bahwa perlengkapan suntik dengan pengaman hanya
tersedia untuk ukuran 3cc, namun aplikasinya terbatas.
Rumah sakit menggunakan ukuran peralatan suntik 5cc dan 10cc
untuk pengambilan sampel darah dari pasien, namun Becton
Dickinson tidak memproduksi peralatan suntik dengan pengaman
untuk ukuran ini.
PERKEMBANGAN IDUSTRI JARUM SUNTIK
1991 1992 1993 1994

OSHA meminta Perawat (Maryann Kompetitor Becton BD mendapat


rumah sakit dan Rockwood) di San Dickinson ranking yang
pekerja kesehatan Diego,terkontaminas mengumumkan buruk dari ECRI
untuk membuat i AIDS setelah menjual jarum
container untuk tertusuk jarum suntik berpengaman
pekerja, melarang suntik yang dengan semua
menutup jarum diproduksi BD dan ukuran, namun BD
suntik yang telah menggugat BD juga mengikuti
terpakai dengan dua langkah tersebut
tangan agar
terhindar dari
tertusuk jarum.
PERKEMBANGAN INDUSTRI JARUM SUNTIK

1998

Penemuan jarum suntik dengan jarum


otomatis ditarik ke dalam tabung jarum
suntik bernama Vanishpoint Syringe yang
ditemukan oleh Thomas Shaw, engineer &
pendiri Retractable Technologies
PETA INDUSTRI MEDIS

Dekade 90 an Medical Supplier


Hospital &
Clinics

GPO
(Group Purchasing
Orgainzations)
PETA INDUSTRI MEDIS
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK

Pada Oktober 1999, ECRI, laboratorium terbesar untuk testing produk-produk


medis, memberikan rating unacceptable kepada peralatan suntik dengan
pengaman yang dibuat Becton Dickinson, dan mengatakan bahwa produk
tersebut mungkin berpotensi meningkatkan cedera tusukan jarum karena tetap
membutuhkan 2 tangan untuk mengoperasikannya dan salah satu tangan
kemungkinan tetap dapat terkena tusukan jarum. Dan laboraturium tersebut
memberikan produk Retractable Vanishpoint syringe rating terbaik sebagai
peralatan suntik yang paling aman, satu-satunya produk peralata suntik yang
memperoleh rating tertinggi dari laboraturium tersebut. Becton Dickinson sangat
keberatan dengan rating rendah yang diperoleh produknya, dan di tahun 2001,
hasil testing lab untuk produk Becton Dickinson Safety Lok menjadi not
recommended (tidak direkomendasikan). Sementara produk Retractable
Vanishpoint syringe terus memperoleh rating tertinggi. Dengan kualitas tersebut,
produk Retractable Vanishpoint syringe tetap tidak dikenal sebagai produk terbaik
dan paling cost effective untuk melindungi pekerja medis dari resiko terinfeksi
jarum suntik. Produk Retractable masih diblok dari pasar akibat kontrak jangka
panjang yang telah dibuat antara Becton Dickinson dengan GPOs besar.
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK
Dengan mengetahui produknya diblok di pasar karena kontrak Becton Dickinson dengan
Premier dan Novation, Rectractable menuntut Premier, Novation, dan Becton Dickinson
di pengadilan, menuduh mereka telah melanggar kebijakan antitrust atau anti
monopoli, dan membahayakan konsumen dan banyak pekerja medis dengan
menggunakan sistem GPO untuk memonopoli pasar peralatan suntik dengan
pengaman. Pada tahun 2003, Premier dan Novation berdamai dengan Retractable di
luar pengadilan, dan akhirnya menyepakati untuk selanjutnya mengijinkan rumah sakit
anggotanya untuk membeli peralatan suntik Retractable jika rumah sakit
menginginkannya. Pada tahun 2004, Becton Dickinson juga berdamai di luar pengadilan,
menyetujui untuk membayar $ 100 juta sebagai kompensasi untuk kerugian yang
ditimbulkan untuk Ratractable. Selama 6 tahun kontrak Becton Dickinson mencegah
Retractable dan produsen lain untuk menjual peralatan suntik berkualitas mereka ke
rumah sakit dan klinik, dan ribuan pekerja medis terus terinfeksi oleh jarum suntik
setiap tahunnya.
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK

Ironisnya, pada November 2009, juri juga memutuskan Becton Dickinson bersalah
karena melanggar atau mencuri hak paten peralatan suntik Retractable dengan cara
mengcopy desain peralatan suntik Retractable, kemudian membuat dan menjual
peralatan suntik tersebut menggunakan namanya sendiri. Sejak ECRI menilai peralatan
suntik yang dibuat oleh Becton Dickinson sendiri sebagai unacceptable, dan tidak
direkomendasikan, penjualan telah menurun, dan untuk mengkompensasikan
penurunan penjualan, Becton Dickinson mengambil jalan pintas dengan mengcopy
desain Retractable tersebut. Juri memutuskan Becton Dickinson bersalah atas
pelanggaran hak paten dan memerintahkan Becton Dickinson untuk membayar ganti
rugi sebesar $ 5 juta kepada Retractable karena telah mencuri hak patennya.
PERKEMBANGAN INDUSTRI JARUM SUNTIK

Banyak pekerja kesehatan mengalami cedera karena tertusuk


jarum suntik bekas pakai
1980-1983

Meningkatnya penderita hepatitis B dan AIDS akibat cedera


tertusuk jarum suntik
1984-1985

Norma Sampson (perawat) dan Charles B. Mitchell (engineering)


mendapat paten dari atas penemuan jarum suntik berpengaman
23/12/1986 tabung yang menegelilingi jarum suntik
PERKEMBANGAN INDUSTRI JARUM SUNTIK

Becton Dickinson membeli paten eksklusif Sampson dan Mitchell


1987

Becton Dickinson menjual jarum suntik kapasitas 3 cc dengan harga


1988 50-75 cents dengan nama Safety-Lok Syringe

Becton Dickinson menurunkan harga Safety-Lok Syringe menjadi 26


1991 cents per buah

Rumah sakit dan klinik bergabung bersama dan bekerja sama


1990 dengan kelompok distributor besar, GPO ( Premier dan Novation)
PERKEMBANGAN INDUSTRI JARUM SUNTIK

Kecelakaan kerja akibat tertusuk jarum meningkat


OSHA meminta rumah sakit dan pekerja kesehatan untuk membuat
1991 container untuk pekerja, melarang menutup jarum suntik yang
telahterpaki dengan dua tangan.

Seorang perawat (Maryann Rockwood) di San Diego, California


terkontaminasi AIDS setelah tertusuk jarum suntik yang diproduksi
Becton Dickinson
Maryann Rockwood menggugat Becton Dickinson atas kejadian
tersebut
1992 OSHA meminta rumah sakit dan klinik memberi pegawai vaksin
hepatitis B gratis dan menyediakan tempat pembuangan jarum
suntik yang aman dan memberikan pakaian, sarung tangan dan
masker
FDA mensyaratkan penggunaan jarum suntik yang berpengaman
PERKEMBANGAN INDUSTRI JARUM SUNTIK

Kompetitor Becton Dickinson mengumumkan menjual jarum


suntik berpengaman.
1993

Becton Dickinson mendapat ranking yang buruk dari ECRI


1994

Becton Dickinson mendapat kontrak eksklusif dengan Premier


dan Novation
1996
PERKEMBANGAN INDUSTRI JARUM SUNTIK

Retractable Technologies meluncurkan jarum suntik dengan jarum


otomatis ditarik ke dalam tabung jarum suntik bernama Vanishpoint
1998 Syringe yang ditemukan oleh Thomas Shaw

ECRI memberikan rating tertinggi untuk jarum suntik berpengaman


kepada Retractable dan jarum suntik milik Becton Dickinson tidak
1999 dapat diterima sebagai jarum suntik berpengaman

Jarum suntik Becton Dickinson dinyatakan tidak direkomendasikan


sebagai jarum suntik berpengaman dan Retractable masih tetap
dinyatakan sebagai jarum suntik berpengaman yang tertinggi
OSHA mensyaratkan rumah sakit dan klinik menggunakan jarum
2001 suntik berpengaman
Retractable menggugat Premier, Novation dan Becton Dickinson
karena membahayakan konsumen dan pekerja kesehatan
PERKEMBANGAN INDUSTRI JARUM SUNTIK

Premier & Novation menyelesaikan gugatan ini dengan


mengizinkan anggotanya membeli dari Retractable apabila
2003 menginginkannya

Becton Dickinson menyelesaikan masalah ini dengan membayar


2004 denda USD 100 juta sebagai kompensasi kerugian Retractable

Becton Dickinson Retractable dinyatakan bersalah karena telah


memalsukan produk Retractable dan menjualnya dengan nama
2009 merk sendiri dan membayar USD 5 juta kepada Retractable
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK
Becton Dickinson Safety Sringe Lock
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK
Agenda
1. Gambaran Kasus

2. Pertanyaan

3. Dasar Teori

4. Analisa

5. Jawaban / kesimpulan
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK
Pertanyaan
Menurut pendapat Anda, apakah Becton Dickinson memiliki
kewajiban untuk menyediakan peralatan suntik berpengaman
dalam semua ukuran pada tahun 1991? Jelaskan posisi Anda
menggunakan materi dari bab ini, dan prinsip-prinsip
utilitarianisme, rights, justice, dan caring.
Apakah produsen cenderung dapat dikatakan gagal dalam
memasarkan seluruh produk yang paten eksklusifnya dimiliki
oleh mereka ketika cedera yang dialami seharusnya dapat
dihindari jika mereka memasarkan seluruh jenis produk yang
hak patennya mereka miliki? Jelaskan jawaban Anda !
Evaluasi etika yang dipraktekan Becton Dickinson dalam
menggunakan sistem GPO di akhir tahun 1990an. Apakah GPO
memonopoli? Apakah mereka bertindak etis? Jelaskan.
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK
Agenda
1. Gambaran Kasus

2. Pertanyaan

3. Dasar Teori

4. Analisa

5. Jawaban / kesimpulan
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK
Teori Etika Consumer
Production & Marketing
Problem yang dihadapi konsumen
Produk yang berbahaya dan mengandung resiko
Praktek penjualan yang mengandung tipuan
Produk yang tidak berkualitas
Gagal untuk klaim garansi produk
Iklan yang tidak menyenangkan dan mengandung
tipuan
Teori Market Approach to Consumer
Protection
Perlindungan konsumen paling efektif dibangun lewat mekanisme
free market dimana seller berlomba-lomba memberikan respon
terbaik atas kebutuhan konsumen
Klaim keselamatan adalah komoditas yang tidak perlu diatur oleh
pemerintah. Seller akan terus melakukan inovasi produk dan
menyediakan produk yang memenuhi standar keselamatan jika ada
demand atas produk tersebut
Di pasar, harga produk yang mengusung aspek keselamatan dan
jumlah produk yang disediakan oleh seller akan ditentukan oleh
biaya produksi dan value yang konsumen berikan atas produk
tersebut
Intervensi pemerintah di consumer market akan membuat
mekanisme pasar menjadi tidak fair, tidak efisien, dan memaksa
Kekurangan Teori Market Approach
Mengasumsikan bahwa dipasar terjadi persaingan sempurna, namun kenyataannya tidak
selalu terjadi demikian, karena :
Konsumen tidak memiliki informasi yang cukup ketika produk yang dijual cukup
kompleks dan informasi sulit didapat
Konsumen kadang tidak terlalu memperhatikan resiko produk dan kemungkinan
terburuk atas pemakaian produk
Banyak consumer market yang kondisinya monopoli atau oligopoli
Mengasumsikan konsumen adalah Rational Utility Maximizer kurang tepat karena,
kemungkinan informasi yang diperoleh atas tiap produk tidak cukup, tidak semua
konsumen dapat memiliki pertimbangan yang baik, orang terkadang memiliki
preferensi tersendiri sehingga pilihannya menjadi irrasional

Kesimpulan :
The Contract View Theory
Memandang bahwa hubungan antara produsen dan konsumen pada
dasarnya adalah berdasarkan kontrak. Kewajiban moral produsen
adalah untuk menyediakan apa yang telah diperpanjikan ke
konsumen. Kewajiban produsen
1. Kewajiban untuk comply mnyediakan produk dengan spesifikasi,
feature, reliability, service life, maintainability, dan product safety
dan yang telah dikomunikasikan
2. Kewajiban disclosure artinya kewajiban menginformasikan seluruh
karakteristik produk yang dapat mempengaruhi keputusan untuk
membeli produk tersebut
3. Kewajiban untuk tidak memicu kesalahan tafsir, artinya kewajiban
membuat komunikasi secara efektif untuk menghidari kesalahan
tafsir konsumen
4. Kewajiban untuk tidak mempengaruhi, tidak memanfaatkan emosi
konsumen sehingga mempengaruhi pemikiran rasional konsumen
Kekurangan Contract View Theory
Teori ini tidak realistis, karena mengasumsikan bahwa
produsen seolah olah membuat pernjanjian langsung
dengan konsumen.
Mengasumsikan kontrak seperti pedang bermata dua,
buyer dan seller ada dalam posisi yang sejajar sebagai
kedua pihak yang membuat kontrak atau perjanjian,
padahal kenyataannya tidak demikian.
Due Care Theory
Produsen memiliki tanggung jawab untuk memberikan perhatian pada
keselamatan konsumen, karena mereka berada dalam posisi lebih
menguntungkan, lebih memiliki pengetahuan dan skill mengenai produk
Tugas produsen : ketika mendesain produk memastikan resiko produk
saat penggunaan diminimalkan. Saat memproduksi produk, gunakan
quality control yang ketat untuk mengeliminasi cacat, dan
memastikan bahan baku dan proses produksi aman. Saat memasarkan
produk, menyediakan informasi cara penggunaan produk dengan
aman, memberikan peringatan bahaya, dan tidak memasarkan produk
kepada konsumen yang tidak dapat menghindari resiko.
Kekurangan Due Care Theory
Tidak ada metode yang jelas dalam menentukan
konsumen telah mempraktekan kehati-hatian atau
belum
Mengasumsikan bahwa produsen dapat menemukan
seluruh resiko produk sebelum konsumen membeli
dan menggunakannya
Tidak membatasi biaya yang perlu produsen keluarkan
untuk mengeliminasi resiko
Tidak mengindikasikan siapa yang harus membayar
untuk kecelakaan karena faktor yang tdk bisa
diperkirakan
Social Cost View Theory
Memandang bahwa resiko cedera yang muncul akibat cacat produk
menjadi tanggung jawab produsen, walaupun produsen telah
mempraktekan kehati-hatian dalam mendesain, membuat, dan
memasarkan produk.
Ketentuan yang ketat : doktrin hukum yang mengatur bahwa produses
harus menanggung seluruh biaya cedera yang timbul akibat cacat produk,
apapun jenis kesalahannya.

Benefit :
Harga akan merefleksikan seluruh biaya pembuatan dan penggunaan
produk. Dorongan pasar akan memastikan produk tidak diproduksi secara
berlebihan.
Produsen akan termotivasi untuk mempraktekan kehati-hatian untuk
menekan social cost akibat luka atau cidera
Memungkinkan produsen mendistribusikan kerugian kepada seluruh
pengguna produk.
Kekurangan Social Cost View Theory
Tidak adil bagi produsen dan juga konsumen lain yang
akan terkena imbas kenaikan harga
Biaya kecelakaan yang dibayarkan oleh produsen
belum tentu akan mengurangi jumlah kecelakaan
yang terjadi dan bisa mendorong konsumen untuk
tidak bertindak hati-hati
Meningkatnya biaya asuransi karena lebih banyak
tuntutan hukum, asuransi harus membayar lebih
banyak ganti rugi, sehingga biaya premi meningkat
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK
Utilitarianisme
Utilitarianisme adalah suatu teori dari segi etika normatif yang menyatakan bahwa suatu tindakan yang
patut adalah yang memaksimalkan penggunaan (utility), biasanya didefinisikan sebagai memaksimalkan
kebahagiaan dan mengurangi penderitaan.
Utilitarianisme merupakan suatu paham etis yang berpendapat bahwa yang baik adalah yang berguna,
berfaedah, dan menguntungkan
Ttujuan perbuatan sekurang-kurangnya menghindari atau mengurangi kerugian yang diakibatkan oleh
perbuatan yang dilakukan, baik bagi diri sendiri ataupun orang lain, dan maksimalnya adalah dengan
memperbesar kegunaan, manfaat, dan keuntungan yang dihasilkan oleh perbuatan yang akan dilakukan.
Perbuatan harus diusahakan agar mendatangkan kebahagiaan daripada penderitaan, manfaat daripada
kesia-siaan, keuntungan daripada kerugian, bagi sebagian besar orang.

Beberapa Ajaran Pokok


Seseorang hendaknya bertindak sedemikian rupa, sehingga memajukan kebahagiaan (kesenangan)
terbesar dari sejumlah besar orang.
Tindakan secara moral dapat dibenarkan jika ia menghasilkan lebih banyak kebaikan daripada kejahatan,
dibandingkan tindakan yang mungkin diambil dalam situasi dan kondisi yang sama.
Secara umum, harkat atau nilai moral tindakan dinilai menurut kebaikan dan keburukan akibatnya.
Ajaran bahwa prinsip kegunaan terbesar hendaknya menjadi kriteria dalam perkara etis. Kriteria itu harus
diterapkan pada konsekuensi-konsekuensi yang timbul dari keputusan-keputusan etis.
Tidak mempertimbangkan ketentuan peradilan yang ada
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK
Agenda
1. Gambaran Kasus

2. Pertanyaan

3. Dasar Teori

4. Analisa

5. Jawaban / kesimpulan
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK
Analisa berdasarkan prinsip Utilitarianisme
Becton Dickinson memiliki tanggung jawab untuk
menyediakan peralatan suntik dengan tabung pengaman
untuk semua ukuran, karena hal tersebut akan membantu
mencegah orang lain terluka. Demand untuk peralatan suntik
berpengaman dengan semua ukuran sudah ada, dan Becton
Dickinson satu-satunya pemilik license produksi ketika itu,
tetapi mereka memilih untuk memproduksi ukuran tertentu
saja karena pertimbangan biaya investasi, dan
mengesampingkan terjaminnya keselamatan banyak orang
dengan memproduksi peralatan suntik berpengaman untuk
semua ukuran
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK

Apa yang dilakukan Becton Dickinson tidak sesuai dengan prinsip


utilitarianisme. Keselamatan dan kebahagiaan orang banyak akan lebih
terjamin apabila saja Becton Dickinson bersedia memproduksi peralatan
suntik dengan tabung pengaman untuk semua ukuran, namun mereka
memilih untuk tidak melakukannya.

Selain itu, pada saat licence produksi peralatan suntik dengan tabung
pengaman dimiliki secara monopoli oleh Becton Dickinson, mereka
memilih untuk mengenakan harga jual yang sangat tinggi (7 kali lipat
dibanding peralatan suntik standar) dan jauh lebih tinggi dari harga pokok
produksinya. Hal tersebut menimbulkan kendala bagi rumah sakit untuk
membelinya, padahal mereka sangat membutuhkannya untuk memastikan
lebih memastikan keselamatan para pekerja kesehatan.
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK
Caring perspective
Keselamatan konsumen terancam, padahal di saat yang sama mereka
memiliki pengetahuan dan skill yang dibutuhkan untuk membantu
memastikan keselamatan mereka.
Becton Dickincon sama sekali tidak menjalankan prinsip caring dan lalai
untuk mempertimbangkan bahwa orang lain kemungkinan akan terluka
dan terancam hidupnya atas tindakan yang mereka lakukan.
Becton Dickinson bahkan melakukan negosiasi kepada FDA dan OSHA
untuk tidak mengeluarkan ketentuan yang mengharuskan rumah sakit /
klinik menggunakan peralatan suntik berpengaman dengan alasan
membatasi keleluasan pasar, padahal mereka sesungguhnya lebih
mengkhawatirkan produk peralatan suntik standar mereka menjadi tidak
laku
BECTON DICKINSON
Analisa berdasarkan Contract View Theory & NEEDLE STICK

Becton Dickinson memiliki kewajiban untuk menyediakan jarum suntik pada


semua ukuran di tahun 1990 berdasarkan contract view theory

Kewajiban sebagai produsen yang tidak dipenuhi :


kewajiban untuk mematuhi: keamanan produk
Becton Dickinson tidak menyediakan semua produk secara aman karena jarum
suntik aman tidak diproduksi di semua ukuran.

kewajiban untuk tidak memaksa : menyebabkan konsumen jadi irasional.


Dengan hanya 3cc yang tersedia berarti secara tidak langsung memaksa untuk
konsumen untuk membeli ukuran 3cc dan dengan banyak keperluan di ukuran
lain berarti konsumen terpaksa untuk menggunakan beberapa jarum suntik 3cc
untuk memenuhi kebutuhan 5cc atau 10cc demi keamanan.
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK
Analisa berdasarkan Due Care Theory
melanggar teori ini karena hanya memproduksi 3cc yang
menunjukan atas ketidak pedulian pada keselamatan
konsumen yang menggunakan 5cc dan 10cc.

Analisa berdasarkan Right & Caring Perspektif


Right : hak positif, melanggar hak para pekerja kesehatan
untuk mendapatkan keamanan dalam bekerja.
Caring : hanya memproduksi ukuran 3 cc, sehingga
mengabaikan keamanan saat menggunakan ukuran 5 dan 10
cc (tidak peduli keselamatan pekerja kesehatan di rumah
sakit secara keseluruhan)
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK
Agenda
1. Gambaran Kasus

2. Pertanyaan

3. Dasar Teori

4. Analisa

5. Jawaban / Kesimpulan
Kesimpulan :
-Apakah Becton Dickinson mempunyai kewajiban untuk menyediakan safety syringe
untuk semua ukuran pada tahun 1991? Jelaskan argument anda dengan berdasar materi pada bab ini dan prinsip utilitarian,
hak, keadilan, dan etika perhatian a,

Becton Dickinson mempunyai kewajiban untuk menyediakan sa!ety syringeuntuk semua ukuran karena ada permintaan yang
mendesak dari konsumen "pekerjakesehatan# dan hanya Becton Dickinson yang memiliki otoritas untuk memproduksi
safety syringe tersebut.

Berdasarkan teori Due Care


,produsen memiliki in!ormasi yang lebih banyak dibandingkan konsumen sehingga produsen berkewajiban untuk menjamin
bahwakonsumen tidak dirugikan oleh produk mereka. Becton Dickinson memiliki informasi eksklusi! yaitu lisensi paten yang
mencegah produsen lain untuk membuat dan memasarkan safety syringe tersebut. &amun mereka tidak membuat ukuran
safety syringe yang dibutuhkan konsumen karena pertimbangan bisnis "mereka hanya membuat ukuran 3 cc karena ukuran
tersebut paling banyak digunakan, padahal konsumen membutuhkan safety syringe dengan ukuran lain agar dapat bekerja
dengan aman. Kondisi tersebutmemaksa konsumen untuk menggunakan syringe yang tidak aman dan dapat mengancam
keselamatan mereka. Dengan tidak membuat ukuran lain, dapat dikatakan BectonDickinson mengabaikan/tidak peduli pada
keselamatan konsumen.

Berdasar prinsip utilitarian, Becton Dickinson juga dapat dikatakan bersalahkarena mengabaikan kepentingan para pekerja
kesehatan untuk bekerja dengan aman danlebih mementingkan bisnis mereka karena Becton Dickinson tidak
membuat safety syringe dalam semua ukuran menyebabkan konsumennya dan mereka sendirimenanggung kerugian, namun
kerugian yang diderita oleh konsumen lebih besar karena berkaitan dengan keselamatan mereka.

Berdasarkan konsep hak, Becton Dickinson telah mengabaikan konsumen untuk mendapat pertolongan. Becton Dickinson
mampu menolong parakonsumennya untuk bekerja dengan aman namun mereka memilih tidak melakukannyakarena
pertimbangan bisnis.
Apakah produsen cenderung dapat dikatakan gagal dalam
memasarkan seluruh produk yang paten eksklusifnya
dimiliki oleh mereka ketika cedera yang dialami seharusnya
dapat dihindari jika mereka memasarkan seluruh jenis
produk yang hak patennya mereka miliki? Jelaskan jawaban
Anda !

Iya dan Tidak.


a. Secara imateril: Iya, karena perusahaan perusahaan
tersebut bagian dari sebuah industri yang sama dimana
merupakan semua pekerja kesehatan adalah konsumen pada
industry tersebut.

b. Secara Materil : Tidak, karena kejadian tersebut berada


diluar kendali mereka dimana para produsen lain dihalangi
secara sistematis untuk menjual produk mereka.
Evaluasi etika yang dipraktekan Becton Dickinson dalam menggunakan sistem GPO di
akhir tahun 1990an. Apakah GPO memonopoli? Apakah mereka bertindak etis?
Jelaskan.
utilitarian: hanya mementingkan bisnisnya tanpa peduli keselamatan konsumennya
di BD tetap memaksakan menjual produk mereka yang terbukti tidak
direkomendasikan dan malah menghalangi produk dari produsen lain yang lebih
aman.
justice kapitalis: menghilangkan kesetaraan dan kesempatan bagi perusahaan lain
untuk memasarkan produknya
Right
i. right (positif): menghilangkan kesempatan para pekerja untuk mendapatkan
keselamatan kerja yang lebih baik.
ii. right (negatif pesaing): menganggu usaha dari perusahaan lain untuk
memasarkan produknya.
iii. right (negatif kosumen): menghilangkan hak untuk memilih produk yang lebih
aman bagi hidup dan keselamatannya.
Kesimpulan
Perusahaan perlu menerapkan standar yang tinggi
dalam menjalankan bisnis dan memiliki kepedulian
untuk menerapkan etika dalam berbisnis.

Kasus Becton Disckinson memberikan gambaran


bahwa berfokus pada keuntungan jangka pendek
tanpa menerapkan standar etika bisnis yang baik
membuat perusahaan akhirnya mengalami kerugian
yang sangat besar untuk membayar denda / ganti rugi
atas tuntutan hukum berbagai pihak, dan kehilangan
image baik mereka.
Thank You
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK
Selama tahun 1990an, rumah sakit dan klinik berusaha untuk melakukan pemotongan biaya
dengan cara bekerja sama dengan beberapa perusahaan distributor besar yang disebut Group
Purchasing Organizations atau GPOs. GPO adalah agen yang menegosiasikan harga-harga dari
perlengkapan kesehatan untuk rumah sakit yang menjadi anggotanya. Rumah sakit-rumah sakit
menjadi anggota GPO dengan menyetujui untuk membeli 85% hingga 95% kebutuhan atau
perlengkapan atau supplies yang mereka butuhkan dari produsen yang ditunjuk oleh GPO, dan
buying power yang dimiliki GPO karena membeli dalam jumlah bear memungkinkan GPO untuk
bernegosiasi dan mendapatkan harga lebih murah.
Dua GPO terbesar adalah Premier dengan jumlah anggota 1700 rumah sakit, dan Novation
dengan jumlah anggota 650 rumah sakit. GPO pernah dituduh memiliki konflik kepentingan,
karena mereka dibayar bukan oleh rumah sakit rumah sakit yang menjadi anggotanya, tetapi
oleh produsen yang mereka ajak untuk menegosiasikan harga. GPO menerima persentase
tertentu dari harga yang telah dinegosiasikan dari produsen. Tedapat kritik bahwa produsen
perlengkapan medis membayar GPO untuk mendapatkan akses kepada rumah sakit yang menjadi
anggota GPO. Bahkan terdapat dugaan bahwa GPO seperti Premier dan Novation tidak lagi
berusaha untuk memberikan rumah sakit yang menjadi membernya perlengkapan medis terbaik
dengan harga terbaik, melainkan GPO memilih produsen berdasarkan berapa angka uang mau
dibayar produsen agar GPO menjadikannya supplier bagi rumah sakit yang menjadi anggotanya.
BECTON DICKINSON
& NEEDLE STICK
Ketika Rectractable mencoba menjual peralatan suntik terbarunya, yang telah diakui sebagai
peralatan suntik dengan pengaman (safety syringe) terbaik di pasar, dan sebagai satu-satunya
peralatan suntik yang bisa mengeliminasi resiko dari jarum suntik bagi pekerja medis, produk
tersebut justru di blok untuk dipasarkan.
Pada tahun 1996, Becton Dickinson telah menjadi produsen yang bekerja sama dengan GPO
Premier, menandatangani kontrak eksklusif untuk menyediakan supply selama 7,5 tahun dengan
nilai kontrak $ 1.8 Triliun. Dengan deal tersebut, rumah sakit yang menjadi anggota Premier
harus membeli 90% kebutuhan peralatan suntik mereka ke Becton Dickinson. Di saat yang sama,
Becton Dickinson menandatanagi kontrak sejenis dengan Novation. Dengan deal tersebut, rumah
sakit yang menjadi anggota Novation harus membeli 95% kebutuhan peralatan suntik mereka ke
Becton Dickinson. Karena rumah sakit kini diwajibkan untuk membeli peralatan suntik mereka ke
Dengan deal tersebut, rumah sakit yang menjadi anggota Premier harus membeli 90%
kebutuhan peralatan suntik mereka ke Becton Dickinson, atau harus membayar penalty jika tidak
melakukannya, mereka tidak lagi menggunakan produk Rectractable, walaupun pekerja mereka
sendiri merekomendasikan penggunaan produk Rectractable dan menilai produk tersebut lebih
baik dan lebih aman, serta lebih efisien dari sisi harga atau biaya dibanding dengan produk
Becton Dickinson.

Anda mungkin juga menyukai