Anda di halaman 1dari 32

TRIAGE

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH 45


KUNINGAN
TRIAGE

MERUPAKAN SUATU PROSES


MEMPRIORITASKAN PASIEN
BERDASARKAN BERAT RINGANNYA
KONDISI BAIK FISIK ATAU PUN
PSIKOLOGIK.(IYER.P, 2004;259)
TRIAGE
SUATU SISTEM PEMISAHAN PASIEN
ATAU MENGKATAGORIKAN PASIEN
BERDASARKAN KEGAWATANNYA
YANG MEMERLUKAN TINDAKAN
SEGERA
TRIAGE
Adalah suatu konsep pengkajian yang cepat
dan berfokus dengan suatu cara yang
memungkinkan pemanfaatan
SDM,peralatan,serta fasilitas yang paling
efisien dengan tujuan untuk memilih atau
menggolongkan semua pasien yang
memerlukan pertolongan dan menetapkan
prioritas penanganannya (Kathleen
dkk,2008)
DOKTER DAN PERAWAT
MEMPUNYAI BATASAN WAKTU
(RESPON TIME) UNTUK MENGKAJI
KEADAAN DAN MEMBERIKAN
INTERVENSI SECEPATNYA YAITU
KURANG DARI 10 MENIT
TIME SAVING IS
LIFE SAVING
THE RIGHT PATIENT,TO THE RIGHT PLACE AT
THE RIGHT TIME,WITH THE RIGHT CARE
PROVIDER
PENILAIAN PASIEN DALAM TRIAGE

1.Tanda tanda vital dan kondisi


2.Tindakan medis yang di butuhkan
3.Harapan hidup
4.Kemampuan medis
5.Prioritas penanganan definitif
6.Pemberian label/warna
PRINSIP TRIAGE
1.Segera dan tepat waktu
2.Pengkajian adekuat dan akurat
3.Keputusan di buat berdasarkan pengkajian
4.Intervensi berdasarkan keakutan dari
kondisi pasien
5.Tercapainya kepuasan pasien
Tipe Sistem Triage

1.Traffic Director
-Tidak ada protokol
-Tidak ada dokumentasi
-Pengkajian sebatas keluhan utama
-Petugas tidak berijasah
2.Spot check
-Pengkajian cepat bersama dengan data
subjektif dan objektif terbatas
- Dapat di lakukan test diagnostik
- Pasien di katagorikan dalam salah satu
pengobatan :gawat darurat,mendesak dan
di tunda.
- Tidak ada evaluasi ulang
- Petugas :Perawat beregistrasi atau Dokter
3.Comprehensive
- Melibatkan dokter dan perawat
- Di dapat data keluhan utama,data
objektif dan subjektif
- Dilakukan test diagnostik
- Pasien di kaji ulang setiap 15-60 menit
Beberapa model Triage

Emergency Severity Index (ESI) adalah suatu sistem


kategorisasi triase yang didasarkan pada ketajaman
pengobatan ( Berapa lama seorang pasien
harus diperiksa ?) dan penggunaan sumber daya
(Apa sumber daya yang cederung perlukan ?). ESI
telah disempurnakan pada beberapa kesempatan. ESI
diketahui dapat diandalkan saat diuji dengan scenario
kasus yang ditulis, dan saat ini sedang
dipertimbangkan untuk digunakan di seluruh Amerika
.
Manchester Triage Skala (MTS)
MTS menggunakan 52 flow chart yang
membutuhkan pembuat keputusan untuk
memilih algoritma yang tepat berdasarkan
keluhan pasien, dan kemudian
mengumpulkan dan menganalisis informasi
sesuai dengan kondisi yang mengancam
nyawa, rasa sakit, perdarahan, tingkat
kesadaran, suhu, dan durasi tanda dan
gejala.
Canadian Triage and Acuity Scale (CTAS)
secara resmi termasuk dalam kebijakan di
seluruh Kanada pada tahun 1997. The CTAS
telah disahkan oleh Canadian Association of
Emergency Physicians and the National
Emergency Nurses Affiliation of Canada.
Skala ini sangat mirip dengan ATS dalam hal
tujuan waktu memperoleh penanganan,
dengan pengecualian dari kategori 2, adalah
<15 menit dimana ATS adalah <10 menit.
Australasian Triage Scalea (ATS),
sebelumnya National Triage Scale (NTS)
National Triage Scale (NTS) telah
dilaksanakan pada tahun 1993, menjadi
sistem triase pertama yang digunakan
instalasi gawat darurat rumah sakit
pemerintah di seluruh Australia. Pada akhir
1990-an, NTS mengalami perbaikan dan
kemudian berganti nama menjadi
Australasia Triage Skala (ATS).
Nyeri dada
Katagori ATS Treatment Acuity Indicator kinerja (%)
(Waktu tunggu maksimum)

1 segera 100
2 10 menit 80
3 30 menit 75
4 60 menit 70
5 120 menit 70
TRIAGE LEVEL LEVEL LEVEL LEVEL LEVEL
5 ( LIMA ) 1 2 3 4 5
LEVEL
Airway obstruksi / bebas Bebas Bebas bebas
obstruksi partial
Breathing Respiratory Respiratory Respiratory Tidak terjadi Tidak terjadi
distress berat / distress distress respiratory respiratory
tidak ada respirasi sedang ringan distress distress
/ hipoventilasi
Circulation Gangguan Gangguan Gangguan Tidak terjadi Tidak terjadi
hemodinamik Hemodinam Hemodinamik ganguan ganguan
berat / tidak ada ik sedang ringan hemodinamik hemodinami
circulasi k

Disability GCS < 9 GCS 9 - 12 GCS > 12 GCS normal GCS normal
Metode Triage

1
Pasien datang ke Triage
Keamanan dari bahaya adalah diatas segalanya
2. Kaji hal hal berikut :
Keluhan Utama
Penampilan Umum
Airway
Breathing
Circulation
Disbility
Riwayat yang terbatas
Co - morbiditas
3. Evaluasi cepat
apakah pasien stabil ?
Menetapkan katagori
ATS yang sesuai dalam
menanggapi hasil
penilaian data klinis .
4. membedakan
predictor dari hasil
yang buruk dari data
lain yang dikumpulkan
5. .Mengidentifikasi
pasien yang
memiliki bukti atau
resiko tinggi
6. . Mengalokasikan
staf untuk pasien,
termasuk
serah terima singkat
kepada staf
7. lanjutkan alur
perawatan
pasien di UGD
ATS memiliki lima kategori:

Immediately life-threatening (Dengan segera mengancam


nyawa (kategori 1)
Imminently life-threatening (Dalam waktu dekat akan
mengancam nyawa (kategori 2)
Potentially life-threatening or important time-critical treatment
or severe pain (Berpotensi mengancam nyawa atau perlu waktu
penanganan yang segera atau nyeri berat (kategori 3)
Potentially life-serious or situational urgency or significant
complexity (berpotensi menjadi kondisi serius atau situasional
urgensi atau tingkatkompleksitas yang signifikan) (kategori 4)
Less urgent (Kurang mendesak) (kategori 5).
Pada tahap
pengkajian,proses triage
mencakup dokumentasi:
1.waktu datang dan alat
transportasi
2.keluhan utama
3.pengkodean prioritas
4.Penentuan pemberi
perawatan kesehatan
yang tepat
(orthopedi/bedah umum)
5.penentuan area pengoba
tan (trauma vs non trauma)
6.Permulaan intervensi
*EKG
*Cek GDS
Catatan pendukung
dokumentasi:
-salinan catatan pengobatan dari RS pengirim
-tindakan yang dilakukan oleh RS pengirim
-deskripsi respon pasien terhadap pengobatan
-hasil tindakan yang dilakukan untuk mencegah
perburukan lebih jauh pada kondisi pasien
TERIMA KASIH