Anda di halaman 1dari 40

Struktur Atom

Dan
Sistem Periodik

Engrid Juni Astuti, M.Farm., Apt.


ILMU KIMIA
Ilmu yang mempelajari materi dan perubahannya.
Zat yang terlibat dalam perubahannya adalah unsur
dan senyawa
Ilmu kuantitatif dan membutuhkan pengukuran
Besaran dan Satuan
DAFTAR SATUAN, LAMBANG DARI
BESARAN YANG TERUKUR
SATUAN LAMBANG SATUAN LAMBANG
MASSA
Kilogram Kg Mikrogram mg
Gram G Nanogram ng
Miligram Mg Pon Ib

PANJANG
Meter M Mikrometer mm
Sentimeter Cm Nanometer nm
Milimeter Mm Angstrom A

WAKTU
Detik, Sekon S Jam h
Milisekon Ms Hari d
Mikrosekon ms Tahun y
Menit min
DAFTAR SATUAN, LAMBANG DARI
BESARAN YANG TERUKUR
SATUAN LAMBANG SATUAN LAMBANG
SUHU
Derajat celcius oC

TEKANAN
Paskal Pa Torr Torr

VOLUME
Liter L Mikroliter mL
mililiter Ml Meter Kubik

ENERGI
Volt V Milivolt mV
Ampere A
mikroampere mA
ATOM
Perkembangan Teori Atom
Struktur Atom
Teori Kuantum
Tabel Periodik
TEORI ATOM
Democritus Materi terdiri atas partikel yang sangat kecil
(abad 5 SM) & tidak dapat terbagi.
Dalton 1. Unsur tersusun atas partikel yg sangat
kecil disebut atom. Semua atom unsur
(1808) tertentu adalah identik.
2. Senyawa terssn atas atom-atom dari 2
unsur atau lebih dg perbandingan
jumlah atom mrp bil. Bulat/pecahan
sederhana.
3. Reaksi kimia hanyalah penggabungan,
pemisahan & penyusunan kembali
Teori atom Thomson (1897)
Konsep : Atom sebagai bola kompak yang bermuatan
positif dengan elektron yang tersebar didalamnya.

Teori atom Rutherford (1910)


Teori atom Rutherford (1910)
Sebagian besar massa atom terpusat dalam suatu inti
yang disebut inti atom
Inti atom bermuatan positif
Sebagian volume atom adalah ruangan kosong
STRUKTUR ATOM
Atom terdiri dari partikel sub atom : elektron, proton,
neutron.
Elektron : partikel bermuatan negatif
Proton : partikel bermuatan positif di dalam inti
Neutron : partikel netral dg massa sedikit lebih besar
dari proton
Dapat diidentifikasi berdasarkan jumlah proton dan
neutron.
Nomor Atom = jumlah proton dalam inti atom suatu
unsur
Nomor Massa = jumlah total proton dan neutron
AZX , A = nomor massa, Z= nomor atom
Tentukan jumlah proton, elektron dan neutron dari
atom
a. 56 Fe
26

Proton = 26
Elektron = 26
Neutron = 56-26 = 30
Tentukan jumlah proton, elektron
dan neutron
a. 197 Au
79

b. 209 Bi3+
83

c. 80 Br -
35
TEORI ATOM MODEL BOHR
Model Atom Bohr (1913)
Menerangkan sifat keteraturan garis spektra dan
memecahkan sifat kimia unsur dalam tabel periodik
Tingkatan tenaga n=1,2,3,4,
Jumlah maksimum elektron 2n2
Daftar 18 unsur
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

Unsur H He Li Be B C N O F Ne Na Mg Al Si P S Cl Ar

Popula-
si
Elek-
tron
Tk.K 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2

Tk.L 1 2 3 4 5 6 7 8 8 8 8 8 8 8 8 8

Tk.M 1 2 3 4 5 6 7 8
KONFIGURASI ELEKTRON
Atom multi elektron terjadi pemecahan tenaga ke
dlm sub-sub kulit.
Jumlah sub-sub kulit dlm kulit pokok dsbt Bilangan
Kuantum.
Dalam kulit K (n=1) tdpt 1 tingkatan tenaga, L (n=2)
tdpt 2 sub kulit , dstr.
Sub kulit dinyatakan dg huruf s,p,d,f
Urutan pengisian sub kulit elektron
Konfigurasi Elektron dari Atom
Beberapa Unsur :

UNSUR No. P O P U L A S I
Atom 1s 2s 2p 3s 3p 3d 4s 4p 4d
Argon 18 2 2 6 2 6
Kalium 19 2 2 6 2 6 1
Kalsium 20 2 2 6 2 6 2
Skandium 21 2 2 6 2 6 1 2
Titanium 22 2 2 6 2 6 2 2
Tuliskan konfigurasi elektron unsur
berikut :

a. 15P
b. 30Zn
c. 24Cr
d. 12Mg
e. 48Cd
TEORI KUANTUM
Max Planck (1900) mengajukan teori kuantum
berdasarkan suatu gejala yang disebut radiasi benda
hitam
Hipotesisnya menyatakan bahwa energi bersifat
discontinue dan terdiri dari banyak satuan terpisah yang
sangat kecil yang disebut kuanta/kuantum.
Energi terkait dengan kuantum dari REM dinyatakan
dengan E = h.v, h = 6,626 x 10-34 J det-1
Teori kuantum memperoleh pembuktian dari efek
fotolistrik tahun 1955 oleh Albert Einstein
TEORI ORBITAL
Kelemahan teori Bohr tidak ada penjelasan mengapa
elektron hanya dibatasi pada orbit tertentu.
Pengertian Orbital adalah kebolehjadian distribusi
elektronik dalam ruang.
Konsep gelombang de Broglie menyatakan elektron
tidak dapat dilokalisir secara tepat.
Untuk itu digunakan perhitungan matematika
kebolehjadian.
Salah satu cara menyatakan distribusi kebolehjadian
tsb, yaitu dg jarak lokasi thd inti.
Orbital Elektron dan Bilangan Kuantum
Bilangan kuantum utama (n). Bilangan ini hanya
mempunyai nilai positif dan bilangan bulat bukan nol
n = 1, 2, 3, 4,
Bilangan kuantum orbital (azimut), l. yang mungkin
bernilai nol atau bulat positif. Bilangan ini tidak pernah
negatif dan tidak lebih besar dari n 1
l = 0, 1, 2, 3, , n 1
Bilangan kuantum magnetik (ml). Nilainya dapat positif,
negatif, nol dan berkisar dari l s.d. +l (l bilangan
kuantum orbital)
ml = -l, -l + 1, -l + 2, , 0, 1, 2, , +l
Spin (Rotasi) Elektron Bilangan
Kuantum Keempat
Tahun 1925 Uhlenbeck dan Goudsmit mengajukan
sifat yang tak dapat dijelaskan mengenai garis halus
pada spektrum hidrogen, apabila elektron dianggap
memiliki bilangan kuantum keempat
Sifat elektron yang berkaitan dengan bilangan ini
adalah spin elektron
Elektron berotasi menurut sumbunya saat ia
mengelilingi inti atom, terdapat dua kemungkinan
rotasi elektron
Bilangan kuantum ini dinyatakan dengan ms bisa
bernilai + atau
Sistem Periodik
TABEL PERIODIK
Unsur pokok meliputi logam, semi logam, dan non-
logam
Unsur non logam :
- terdiri dari 17 unsur
- pd suhu biasa bbrp unsur berbentuk gas ( H
& O), padatan (S & I), dan cair (Br)
- Sifat : konduktor yang buruk, afinitas
elektron tinggi (kec. Gas mulia) dan energi
ionisasi tinggi.
Logam
- Sifat energi ionisasi rendah, afinitas elektron
rendah, konduktor listrik yg baik
- mrpkan zat pereduksi thd senyawa lain.
- sangat reaktif shg hanya terdpt sbg bentuk
persenyawaan.
Semi Konduktor
- terdiri dari 7 unsur
- mobilitas elektron lebih kecil dibanding logam
SIFAT UMUM UNSUR DALAM
SISTEM PERIODIK
X (g) + e - X -
SIFAT KIMIA DLM UNSUR
GOLONGAN UTAMA
GOL 1A
- Logam Alkali
- Memiliki energi ionisasi yg rendah.
- Sifat sangat reaktif
- Logam yg bersesuaian dg air menghasilkan gas Hidrogen dan
Hidroksi logam
2 M (s) + 2 H2O(l) 2MOH (aq) + H2(g)
M = logam alkali
ex. 4Li (s) + O2 (g) 2Li2O (s)
- Membentuk peroksida & superoksida
a. 2Na (s) + O2 (g) Na2O2 (s)
b. K (s) + O2 (g) KO2 (s)
Unsur Gol. 2A
Logam alkali tanah
Kurang reaktif dibanding logam alkali
Energi Ionisasi turun dari Be ke Ba
Karakter logam makin ke atas makin meningkat
Kereaktifan logam alkali tanah terhadap oksigen
meningkat dari Be ke Ba
Unsur Gol. 3A
Baron : metaloid sisanya logam
B tidak bereaksi dg gas oksigen dan air
Lebih banyak berbentuk senyawa molekul mis AlH3
Dari kiri ke kanan mulai terlihat pergeseran terhadap
karakter logam ke non logam
Unsur Gol. 4A
Karbon : non logam
Si dan Ge : metaloid
Timah & Timbal tidak bereaksi dg air ttp bereaksi dg
asam menghasilkan gas Hidrogen
Sn (s) + 2H+ Sn 2+ + H2
Unsur Gol. 5A
Nitrogen, Fosfor : non logam
Arsenik, Antimon : metaloid
Bismut : logam
Unsur Gol. 6A
Oksigen, Belerang dan selenium : non logam
Telurium dan polonium : metaloid
Senyawa belerang yg penting SO2,SO3 dan H2S.
Asam Sulfat :
SO3 (g) + H2O (l) H2SO4 (aq)
Unsur Gol. 7A
Semua halogen adalah non logam
Kereaktifan cukup besar
Fluorin sangat reaktif dg air menghslkan oksigen
2 F2 (g) + H2O (l) 4HF (aq) + O2
As suatu unsur radioaktif.
Unsur Gol. 8A
Semua gas mulia mrp monoatomik
Konfigurasi elektron sub kulit terisi penuh mbentuk
kestabilan
Tidak memiliki komersil dan tidak terlibat dalam
proses biologis di alam
Selamat Belajar & Semoga Sukses