Anda di halaman 1dari 9

By:

Calista 02
Velda Felita 32
Helen Tjengdekia 38
Tommy 48
Festival Musim Gugur (Hanzi
tradisional: ; bahasa Tionghoa:
; Pinyin: Zhongqiu Jie;
Hokkien=Tiong ciu) atau juga dikenal
dengan nama Festival Kue Bulan
merupakan hari raya panen dan salah
satu festival terpenting di Republik
Rakyat Tiongkok. Dirayakan pada hari
ke lima belas bulan delapan Kalender
Tionghoa. Biasanya jatuh pada minggu
kedua September sampai minggu
kedua Oktober.
SEJARAH

FESTIVAL MUSIM GUGUR DIMULAI SEKITAR ZAMAN DINASTI


XIA DAN SHANG (2000-1600 SM).[2] PADA DINASTI ZHOU RAKYAT
MERAYAKAN DENGAN CARA MEMUJA BULAN.PADA DINASTI
TANG TRADISI ITU LEBIH JELAS DAN MERAKYAT. PADA DINASTI
SONG SELATAN (1127-1279 M), ORANG MULAI MENGIRIMKAN KUE
BULAN PADA REKAN DAN FAMILI SEBAGAI SIMBOL KEUTUHAN
KELUARGA. MALAM HARI MEREKA BERJALAN-JALAN KELUAR
DAN MENGUNJUNGI TEPI DANAU MENIKMATI BULAN.
PADA DINASTI MING DAN DINASTI QING, TRADISI INI MENJADI
LEBIH POPULER.MUNCUL BEBERAPA KEBIASAAN SEPERTI
MENANAM POHON MUSIM GUGUR, MENYALAHKAN LENTERA
DAN TARI NAGA. TRADISI YANG PALING UTAMA YANG SAMPAI
SEKARANG MASIH ADA ADALAH BERSAMA KELUARGA
MENIKMATI BULAN PERAK SAMBIL MENIKMATI PANGANAN
SERTA ARAK.
Festival Musim Gugur memiliki sebuah legenda, yaitu Legenda
Dewi Bulan, Chang E. Dikisahkan di bumi muncul sepuluh
matahari. Houyi, sang pemanah diutus ke bumi bersama istrinya
Chang E untuk memanah sembilan matahari. Ia kemudian menjadi
pahlawan yang dielu-elukan rakyat. Dewi khayangan turun dan
memberikan obat panjang umur pada pasangan suami-istri
itu.Karena terlampau dijunjung, Hou Yi akhirnya menjadi
sombong.Istrinya menjadi sedih dan kemudian meneguk semua
obat yang diberikan pada mereka. Akhirnya tubuhnya perlahan
terangkat ke bulan dan menjadi Dewi Bulan.

Versi lain mengatakan bahwa rekan Hou Yi, Feng Meng iri akan
pencapaian Hou Yi dan ingin mencuri obat panjang umur. Ia ingin
mencurinya, tetapi Chang E berhasil mencegahnya dan dengan
segera menelan obat itu.
~ The End ~