Anda di halaman 1dari 24

ASSALAMUALAIKUM

WR.WB
KELOMPOK 10

BAIQ SUCI ISLAHUNNAULI DS


BURUCHAGA SAKTI PRIYANTO
GINA FITRIA
NANANG KURNIAWAN
NURUL AULIA HUSAIN
SRI YANTI A. MARBUN
CARA DAFTAR
KERJA PUSTAKA
PRINSIP PEMBAHASAN

DATA
TUJUAN PENGAM
SIMPULAN
REAKSI ATAN

LAMPIRAN
T U J U A N

Dapat mengetahui bahan-bahan untuk membuat sabun cuci piring


cair.

Dapat mengetahui cara pembuatan sabun cuci piring cair.


P R I N S I P

Sabun merupakan campuran garam natrium atau kalium

dari asam lemak yang dapat diturunkan dari minyak atau lemak

direaksikan dengan alkali (NaOH atau KOH) pada suhu (80100)C

melalui proses saponifikasi.


R E A K S I
ALAT DAN BAHAN

Alat:

Gelas piala
Baskom 250 mL dan Kaca arloji
500 mL

Pengaduk
Neraca
(kaca dan Analitik
kayu)
ALAT DAN BAHAN

Bahan:

Cottoclarin BM
Sodium Sulfat Natrium Klorida
(Sodium Lauryl Enzim AR
(Na2SO4) (NaCl
Ether Sulfate)

LAS
Foambooster
Dewisil Liquid (Coconut (Linear Alkyl Akuades
Diethanol Amide) Benzene Sulfonate
Sodium)

Pewarna Pewangi
C A R A K E R J A

Campuran I

Cottoclarin
BM 70 g
+ LAS 25 g

Diaduk hingga
merata

17,50 g NaCl,
diaduk hingga
merata
CARA KERJA

Campuran II

Sodium sulfat 2 g
+ NaCl 17,50 g
(dalam 100 mL
akuades)

+ 0,65 g dewisil
liquid
+ 500 mL akuades
CARA KERJA

Larutan Campuran

Campuran II Produk disimpan


ditambahkan ke dalam botol dan
campuran I, lalu didiamkan selama 12
diaduk hingga merata jam hingga jernih

+ 3,5 g foambuster
Diukur volume Keterangan:
+ 0,5 g enzim AR
yang dihasilkan
Diaduk hingga merata
Jika terlalu basa,
ditambahkan
asam sitrat
Uji pH
+ pewangi Jika terlalu encer,
sampai ditambahkan NaCl
+ pewarna
pH=7
DATA PENGAMATAN

Deskripsi Bahan
Sifat Fisik
Nama Bahan
Wujud Warna Bau
Cottoclarin BM Gel Tidak Berwarna Tidak Berbau
LAS Gel Putih Tidak Berbau
NaCl Kristal Putih Tidak Berbau
Na2SO4 Padatan Puitih Tidak Berbau
Dewisil Liquid Cairan Tidak Berwarna Tidak Berbau
Akuades Cairan Tidak Berwarna Tidak Berbau
Foam Booster Cairan Kuning Tidak Berbau
Enzim AR Padatan Putih Tidak Berbau
Pewarna Cairan Merah Tidak Berbau
Pewangi Cairan Tidak Berwarna Khas lemon
DATA PENGAMATAN

Fungsi Bahan

Nama Bahan Fungsi

Cottoclarin BM Penghasil busa dan daya pembersih


Bahan aktif sabun membersihkan dan
LAS
menghasilkan bau
NaCl Melarutkan cottoclarin BM dan pengental sabun
Melarutkan cottoclarin BM dan mempercepat
Na2SO4
pengangkatan kotoran
Dewisil Liquid Pengawet sabun
Akuades Pelarut
Foam Booster Memperbanyak busa yang dihasilkan
Enzim AR Memperbanyak lemak
DATA PENGAMATAN

Data Penimbangan
Campuran I
Cottoclarin BM : 71,52 g
LAS : 25,35 g
NaCl : 17,537 g
Campuran II
Sodium sulfat : 2,0016 g
NaCl : 17, 533 g
Foam booster : 3,52 g
Enzim AR : 0,57 g
Dewisil Liquid : 0,66 g
PEMBAHASAN

Sabun adalah surfaktan yang digunakan dengan air untuk mencuci dan membersihkan.
Sabun biasanya berbentuk padatan yang tercetak yang disebut batang, karena sejarah dan bentuk
umumnya. Penggunaan sabun cair juga telah meluas, terutama pada sarana-sarana publik. Jika
diterapkan pada suatu permukaan, air bersabun secara efektif mengikat partikel dalam suspensi,
mudah dibawa oleh air bersih. Banyak sabun merupakan campuran gatam natrium atau kalium dari
asam lemak yang dapat diturunkan dari minyak atau lemak dengan direaksikan dengan alkali
(NaOH/KOH) pada suhu (80-110)C melalui suatu proses yang dikenal dengan saponifikasi. Lemak
akan terhidrolisis oleh basa, menghasilkan gliserol dan sabun mentah.

Bahan pendukung pada proses pembuatan sabun digunakan untuk menambah kualitas dari
sabun itu sendiri. Baik dari segi nilai guna maupun daya tarik untuk mengetahui kulaitas dari sabun
cuci piring cair. Salah satu parameter yang diuji adalah nilai pH. Nilai pH yang diperoleh pada sabun
cuci piring cair adalah 7. Hal tersebut menunjukkan bahwa sabun memnuhi syarat mutu
keberterimaan pada standar SNI 06-2048-1990 yaitu pH sabun cari sebesar 7.
DIAGRAM ALIR

Campuran 1 mixing Campuran 2

+ 3,5 g Foambuster,
0,5 g enzim AR

Pewangi
Pewarna

Diaduk lalu disimpan pada


wadah
HARGA BIAYA PRODUKSI

Biaya
Bahan Frekuensi Harga
(Rp. / satuan)
Cottoclarin BM Rp. 15.000 / 350 g 70 g Rp. 3.000,-
LAS Rp. 38.000 / 1 kg 25 g Rp. 950,-
NaCl Rp. 153.000 / 1kg 35 g Rp. 5.355,-
Na2SO4 Rp. 2.900 / 1 g 2g Rp. 5.800,-
Akuades Rp. 14.000 / 1 L 500 mL Rp. 7.000,-
Foam Buster Rp. 26.400 / 1 kg 3,5 g Rp. 92,4,-
Enzim AR Rp. 10.000 / 1 kg 0,5 g Rp. 5,-
Pewarna Rp. 16.000 / 60 mL 5 mL Rp. 1.333,-
Pewangi Rp. 10.000 / 10 mL 6 mL Rp. 6000,-
Botol Rp. 2.500 / botol 6 buah Rp. 15.000,-
Total Rp. 44.535,4,-
HARGA PRODUK

Rincian Biaya Produksi untuk 1 Botol Sabun Cuci Piring Caie


Biaya produksi untuk 600 mL / botol = Rp. 44.535,4
Biaya produksi untuk 100 mL / botol = Rp. 7.422,57
Keuntungan = 30%
Harga jual:
Rp. 7.422,57 x 30% = Rp. 2.226,77
Rp. 7.422,57 + Rp. 2.226,77 = Rp. 9.649,34

Harga jual dibulatkan menjadi Rp. 10.000,-


SIMPULAN

Berdasarkan hasil praktikum, dapat disimpulkan bahwa:


pH sabun cuci piring adalah 7
Volume sabun cuci piring yang dihasilkan sebanyak 600 mL
DAFTAR PUSTAKA

IRAWAN, CHANDRA. 2016. Pengantar Kimia Organik II. Politeknik AKA


Bogor. Bogor

SNI 06-2048-1990 tentang Sabun Cuci


L A M P I R A N

Campuran I

Cottoclarin BM+LAS Diaduk NaCl


L A M P I R A N

Campuran II

Na2SO4 NaCl Dewisil Diaduk


L A M P I R A N

Foam booster Foam booster


SEKIAN