Anda di halaman 1dari 21

REFERAT

OTORRHEA

Selvy Anriani
(1208017026)

Pembimbing :
dr. M.A.S. Wahyuningsih,
SpTHT-KL
PENDAHULUAN
Otore adalah cairan yang keluar dari liang telinga

Cairan yang keluar dari telinga harus diperhatikan


sifat-sifatnya karena dapat mendukung diagnosis

Otore merupakan salah satu keluhan yang sering dialami


pasien di bidang THT, selain dari otalgia, tinitus dan vertigo

Otore merupakan gejala dari suatu penyakit di telinga yang


penanganannya tergantung dari penyebabnya
Anatomi dan Fisiologi Telinga
Title
Text
Definisi Otore
Otore adalah sekret/cairan yang keluar
dari liang telinga
Sekret yang keluar dapat purulen, mukoid
atau mukopurulen
Etiologi
Inflamasi kanal, cavum timpani dan telinga
dalam Berdasarkan lamanya gejala, otore
Infeksi kanal, cavum timpani dan telinga dapat dibagi menjadi otore akut
dalam dan otore kronis
Adanya benda asing dalam saluran
Otore akut (kurang dari enam
telinga yang biasanya didapatkan pada
anak-anak minggu)
Otitis media akut dengan perforasi
Benturan keras pada kepala pada kasus- membrane timpani
kasus cedera kepala Otitis eksterna
Kerusakan jaringan telinga karena Tympanostomy Tube
perbedaan tekanan
Otore kronik (lebih dari enam
Otitis media akut dengan perforasi
minggu)
membran timpani
Otitis media supuratif kronik
Otitis media kronis dengan perforasi
(penyebab tersering)
membran timpani dan atau kolesteatom
kolesteatoma
Dermatitis dari kanal telinga
Benda asing di telinga
Granuloma
Imunodefisiensi
Neoplasma
Differensial Diagnosis
1. Trauma
- Laserasi/ruptur membrane timpani akut
gejala : vertigo, gangguan pendengaran,
perdarahan dari telinga, otalgi, otore,
hiperemis membran timpani, tinitus
- Fraktur Basis Crani
gejala : racoon eyes, otore, battles sign,
pusing, sakit kepala, penurunan kesadaran,
cranial neuropathy
2. Infeksi
- Furuncel
- Impetigo
- Otitis eksterna
- Otitis media
- Mastoiditis
- Benda asing di liang telinga
- OtoMikosis
Penegakan Diagnosis

Anamnesis Pemeriksaan Pemeriksaan


Fisik Penunjang
Otitis Eksterna
- Bakterial otitis eksterna akut : sedikit
mukus putih, mungkin kental
- Bakterial otitis eksterna kronik :
discharge berdarah dengan jaringan
- Otitis externa akibat jamur :
discharge seperti benang halus
warna putih (candida), hitam
(aspergillus nigra), abu
- biru kehijauan (pseudomonas), atau
kuning
Otitis media dengan perforasi
membrane timpani
- Otitis media akut : mukus purulen
putih atau kuning, berkaitan dengan
nyeri dalam
- Otitis media serous : mukus jernih,
berkaitan dengan rhinitis alergika
- Otitis media supuratif kronik : mukus
purulen yang intermiten, tidak
berkaitan dengan rasa nyeri
Penyebab lainya
Kebocoran cairan serebrospinal: discharge
berupa cairan jernih
Trauma: cairan serosa berdarah
Penatalaksanaan
Penatalaksanaan otore bergantung
pada penyebabnya

- Pada otitis media serosa akut :


pemberian antiinflamsi, antibotik,
dekongestan, antihistamin, valsava,
toyin bee, bila lebih dari 2 minggu
maka dilakukan miringotomi.
Pada otitis media serosa kronik
penatalaksanaannya adalah
mengeluarkan secret dengan
miringotomi dan memasang pipa
ventilasi. Pada kasus awal
dilakukan pemberian antiinflamsi,
antibotik, dekongestan,
antihistamin, valsava, toyin bee,
bila lebih dari 2 minggu maka
dilakukan miringotomi.
Bila infeksi jamur maka
penatalaksanan adalah liang
telinga dibersihkan secara teratur.
Berikan ear drop antijamur atau
salep anti jamur seperti nistatin dan
klotrimazol
Edukasi
Minum obat teratur
Hindari asap
Jaga kering
Jangan dikorek
Kontrol teratur
Membersihkan telinga dan
mengeringkan telinga dengan tisu
Pencegahan
Hindari infeksi telinga
Memberi ASI pada bayi sehingga bayi mendapat
antibodi dari ibu dan meningkatkan daya tahan
tubuhnya
Posisi memberi ASI, bayi dipangku 60 elevasi
Hindari masuknya benda asing ke dalam telinga
Bila berada di daerah yang bising, gunakan
pelindung telinga.
Jaga telinga tetap kering setelah kontak dengan air
(saat mandi, berenang)
Hindari paparan asap
Tidak mengorek-ngorek telinga dengan apapun
Komplikasi
Dermatitis kontak iritan pada daerah
telinga luar dari cairan yang keluar dari
liang telinga
KESIMPULAN
Otore adalah sekret/cairan yang keluar
dari liang telinga, dibagi menjadi otore
akut dan otore kronis. Otore
merupakan suatu gejala klinis yang
dapat disebabkan oleh berbagia
penyebab.
Diagnosis penyakit dengan gejala
otore dapat ditegakkan dengan
anamnesis, pemeriksaan fisik, serta
pemeriksaan penunjang.
Penatalaksanaan otore tergantung
etiologinya.
PENUTUP
Demikian telah disajikan tinjuan
pustaka mengenai otore. Hal-hal
yang disajikan berupa definisi,
anatomi dan fisiologi telinga,
etiologi, differensial diagnosis,
penegakan diagnosis, dan
pencegahan otore. Dari tinjuan
pustaka tersebut diharapkan
dapat menjadi pedoman agar
dapat digunakan di kemudian hari.