Anda di halaman 1dari 10

Mempunyai tiga buah belitan fasa.

Karena
pemasangannya di bagian stator maka disebut
belitan stator.

Apabila belitan- belitan stator ini dihubungkan


pada penyulang (feeder) arus bolak-balik (AC)
tiga fasa, maka belitan ini akan terbangkitkan
edan b rotor berputar.putar ini sebagai
penyebmedan putar, dan
dapat dibuat menjadi dua konfigurasi:
Hubungan segitiga (delta)
Hubungan intang (star)

Hal-hal yang harus diperhatikan adalah


tegangan sistem penyulang dan dta yang
tertera pada pelat nama motor
Data pada name plate Penjelasan
/Y 220/380 volt Data pada motor-motor ini, tegangan nominal belitannya
Y/ 380/220 volt adalah 220 volt.
Y 380 volt contoh : untuk sistem tegangan 3 x 380/220 volt, belitan
220 volt motor harus dihubungkan dengan konfigurasi bintang (star).
220/380 volt
/Y 380/660 volt Data pada motor-motor ini, tegangan nominal belitannya
Y/ 660/380 volt adalah 380 volt.
Y 660 volt contoh : untuk sistem tegangan 3 x 380/220 volt, belitan
380 volt motor harus dihubungkan dengan konfigurasi segitiga (delta).
380/660 volt Motor ini dirancang khusus untuk metoda pengasutan bintang
segitiga (star-delta starting method)
/YY 380 volt Data ini menunjukkan motor dengan dua kecepatan (two
speed) dengan belitan Dahlander, biasa disebut motor Dahlander
/Y 127/220 volt Semua motor dengn data ini tidak dapat digunakan pada tegangan
Y/ 220/127 volt sistem jaringan 3 x 380/220 volt.
Y 220 volt
127 volt Motor ini dirancang khusus untuk tegangan sistem jaringan
127/220 volt 3 x 380/220 volt.
Apabila kita berada di lapangan akan
menjumpai konektor yang berbeda karena
peralatan yang beredar menggunakan standar
yang berbeda. Seperti NEMA standart, ANSI
standart, JIS dan sebagainya.
Terdapat dua konfigurasi hubungan belitan
stator yaitu hubungan segitiga dan bintang.

Pada sketsa penandaan konektor pada papan


konektor motor dapat dengan mudah dibuat
konfigurasi hubungan belitan stator motor
dengan cara meletakkan kelem penghubung
dan diikat secara listrik.