Anda di halaman 1dari 34

LUKA AKIBAT KEKERASAN TUMPUL

ARFADIN YUSUF
KUMAYAH RAHMADANI
CONTOH

K.L.L
Dipukul dengan tangan kosong
Dipukul dengan benda bulat panjang (alu/kayu)
Jatuh dari gedung bertingkat
SEBAB KEMATIAN

Kerusakan organ vital


Perdarahan
Shock
Thrombosis
Emboli
Infeksi / sepsis
BENDA TUMPUL :
- Tidak bermata tajam
- Konsistensi keras / kenyal
- Permukaan halus / kasar

CARA KEMATIAN :
- Tersering kecelakaan
- Pembunuhan
- Jarang bunuh diri
MENURUT JARINGAN/ORGAN YANG
TERKENA

1. KULIT :
4. DADA :
- L. Lecet
- L. Memar - Tulang
- L. Robek - Organ dalam dada

5. PERUT :
2. KEPALA :
- Organ Parenchym
- Tengkorak
- Organ berongga
- Jaringan Otak

6. ANGGOTA GERAK
3. LEHER dan TULANG BELAKANG
I. LUKA LECET

Adalah Luka akibat kekerasan benda yang bepermukaan kasar


sehingga epidermis sebagian / seluruh lapisannya hilang.
- Benda kasar : terseret di jalan aspal
- Tali tampar : gantung diri
- Benda runcing : duri, kuku
- Meninggalkan bekas : ban mobil
CIRI LUKA LECET

Sebagian/seluruh epitel hilang


Permukaan tertutup exudasi yang akan mengering (CRUSTA)
Timbul reaksi radang (Sel PMN)
Biasanya pada penyembuhan tidak meninggalkan jaringan parut
MEMPERKIRAKAN UMUR LUKA LECET:

Hari ke 1 - 3 : warna coklat kemerahan


Hari ke 4 - 6 : warna pelan-pelan menjadi gelap dan lebih suram
Hari ke 7 - 14 : pembentukan epidermis baru
Beberapa minggu : terjadi penyembuhan lengkap
LUKA LECET
II. LUKA MEMAR

Kerusakan jaringan subkutan dimana pembuluh darah


(kapiler) pecah sehingga darah meresap ke jaringan
sekitarnya, kulit tidak perlu rusak, menjadi bengkak,
berwarna merah kebiruan.
MEMPERKIRAKAN UMUR LUKA MEMAR

Hari ke 1 : terjadi pembengkakan warna merah kebiruan


Hari ke 2 - 3 : warna biru kehitaman
Hari ke 4 - 6 : biru kehijauancoklat
> 1 minggu-4 minggu : menghilang / sembuh
III. LUKA ROBEK

Kerusakan seluruh tebal kulit dan jaringan bawah kulit

Mudah terjadi pada kulit yang ada tulang di bawahnya


Biasanya pada penyembuhan, meninggalkan jaringan parut
KEKERASAN BENDA TUMPUL PADA KEPALA

3. OTAK :
1. KULIT : - Contusio Cerebri
- Laceratio Cerebri
- L. Lecet
- Oedema Cerebri
- L. Memar
- Commotio Cerebri
- L. Robek

4. SELAPUT OTAK :
2. TENGKORAK :
- Epidural Haemorrhage
- Fraktur Basis Cranii - Sub dural Haemorrhage
- Fraktur Calvaria - Sub arachnoid Haemorrhage
FRAKTURA CALVARIA

SIFAT ATAP TENGKORAK :


- terdiri dari tulang melengkung dan tebalnya kurang lebih sama
- ada bagian-bagian yang lemah yaitu : Sutura, Os temporalis

BENTUK FRAKTURA :
1. Fracture Linear
2. Fracture Compositum
3. Fracture Berbentuk (depressed Fracture )
4. Ring Fracture
FRAKTURA BASIS CRANII

GEJALA :
- Keluar darah dari hidung, mulut, telinga
- Brill Haematoma

SIFAT BASIS CRANII :


- Posisi kurang lebih mendatar
- Terdiri dari tulang-tulang yang tebalnya tidak sama
- Tulangnya tipis dan mudah patah
- Berlubang-lubang
CONTUSIO CEREBRI (MEMAR OTAK)

Perdarahan-perdarahan kecil di daerah SUBSTANTIA ALBA dan SUBSTANTIA GRISEA.


LACERATIO CEREBRI
(ROBEK OTAK)

Kerusakan jaringan otak (white and grey mater) disertai robeknya ARRACHNOID.
2 macam :
1. Direct Laceration (Coup)
2. Countre Coup Laceration

Bagian yang mengalami kekerasan langsung dengan benda tumpul : COUP.


Sedang yang berlawanan : COUNTER-COUP
COUNTRE COUP terjadi bila : ada Oscilasi (getaran) otak yang membentur duramater dan ini terjadi bila :
- kepala dalam keadaan bergerak
- kepala bebas bergerak
MEKANISME TERJADINYA COUNTRE-COUP :

Pada trauma tumpul kepala terdapat:


a. Acelerasi
b. Decelerasi
Pada waktu ACELERASI terjadi:
a. Gerakan tengkorak ke arah impact
b. Gerakan otak berlawanan dengan arah impact
Waktu DECELERASI : kepala bergerak tiba-tiba membentur benda tumpul. Sedang otak bergerak ke arah
berlawanan dgn bagian kepala yang mengalami kekerasan tadi, shg otak membentur bagian berlawanan dgn bagian
kepala yang mengalami kekerasan langsung
OEDEMA CEREBRI

Tanda-tandanya :
- Permukaan gyri menjadi lebih rata
- Sulci menjadi lebih dangkal
- Otak bertambah berat
- Ventrikel-ventrikel mengecil
- Karena adanya kompresi maka tjd bekas cetakan Foramen Magnum pada
Cerebellum bagian bawah
- Mikroskopis terdapat timbunan cairan intra cellular, peri cellular, dan peri vascular
COMMOTIO CEREBRI (GEGAR OTAK)

Gangguan fungsi otak akibat trauma kepala, tanpa dapat ditentukan kelainan anatomisnya pada otak.
Gegar otak merupakan pengertian klinis dengan gejala :
1. Pingsan : sebentar s/d 15 menit
2. Muntah
3. Amnesia
4. Pusing kepala
5. Tidak ada kelainan neurologi
EPIDURAL HAEMORRHAGE

Perdarahan di atas selaput tebal otak


Penyebabnya : Fraktura tengkorak yang merobek P.Darah di luar duramater.
-a. Meningica Media (tersering)
-a. Meningica ant
-a. Meningica post jarang
-Sinus Lateralis
Darah merembes di antara tulang dan duramater dan membeku Timbul gejala kompresi otak. Jumlah yang
mematikan kurang lebih 125 gram.
Ada : PERIODE LATENT
Pada anak-anak/bayi : jarang dapat terjadi Epidural Haemorrhage
SUBDURAL HAEMORRHAGE

Perdarahan di bawah selaput tebal otak


Mekanisme terjadinya :
1. Laceratio jaringan otak & arachnoid
2. Pecahnya P.darah di permukaan
3. Perlukaan kembali dari lacerasi lama
4. Fraktura daerah parietal dan temporal yg merobek duramater dan meningica media
Jumlah perdarahan yang mematikan + 60 gram
SUB ARACHNOID HEMORRHAGE

Perdarahan di bawah selaput laba-laba otak.


Dapat diakibatkan karena :
1. Trauma
2. Penyakit/spontan
Pecahnya ANEURYSMA, CIRCULUS WILLISI
Kekerasan Benda Tumpul Pada LEHER Berakibat :
- Patah tulang leher
- Robek P. darah, otot, oesophagus, trachea/larynx
- Kerusakan syaraf

Kekerasan Benda Tumpul Pada DADA Berakibat :


- Patah os costae, sternum, scapula clavicula
- Robek organ jantung, paru, pericardium
Kekerasan Benda Tumpul Pada PERUT Berakibat :
- Patah os pubis, os sacrum, symphysiolysis, Luxatio sendi sacro iliaca
- Robek organ hepar, lien, ginjal. Pankreas, adrenal, lambung, usus, kandung seni
Kekerasan Benda Tumpul Pada VERTEBRA Dapat berakibat :
- Fraktura, dislokasi os vertebrae
Dapat karena : Trauma langsung maupun Tidak langsung karena tarikan /
tekukan
Kekerasan benda Tumpul Pada ANGGOTA GERAK Berakibat :
- Patah tulang, dislokasi sendi
- Robek otot, P.darah, kerusakan saraf
Luka lecet jenis geser akibat kecelakaan lalu lintas.
Arah kekuatan yang mengakibatkan dapat dilihat pada tanda panah.
Arah kekuatan ditandai dengan tumpukan epidermis.
TERIMAKASIH