Anda di halaman 1dari 35

DEMAM TIFOID

Andre Vabiano
1261050053

Pembimbing : dr. Keswari,Sp.A


I. Identitas Pasien
MR No. : 00-08-79-28
Nama : An. M .B
Tanggal lahir : 1 Mei 2016
Usia : 1 tahun 2 bulan
Jenis kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Pendidikan :-
Alamat : Jl. Squadron gang Ahmad RT 15/03 Kec.Makasar, Jakarta Timur
Tanggal datang : 28/7/2017
RPS
-Keluhan utama : Demam
-Keluhan tambahan : Muntah
pilek
Riwayat perjalanan penyakit:
Pasien datang diantar oleh ibunya ke RS UKI dengan keluhan
demam sejak kurang lebih 7 hari yang lalu. Demam yang dialami
pasien berlangsung naik turun. Biasanya naik pada sore dan
malam hari dan ibu pasien belum mengukur suhu pasien. Demam
tidak disertai menggigil dan kejang. Ibu pasien mengatakan,
pasien juga muntah lebih dari 5 kali. Yang dimuntahkan pasien
adalah makanananya tidak ada darah. Ibu pasien juga
mengatakan, anaknya belum BAB 1 hari. Nafsu makan pasien juga
menurun, biasanya pasien masih mau makan bubur dan minum
susu tetapi sekarang hanya mau minum susu saja. Lemas +. 2 hari
sebelum masuk RS, keluhan pilek muncul. Sebelumnya pasien
sempat berobat ke klinik dan diberikan obat puyer untuk penurun
demam, demam sempat turun namun demam muncul lagi. Dan
pasien suka mengemut jari dan mainannya.
Perjalanan Penyakit

24 Juli, 25 Juli,
21 Juli, 28 Juli,
pasien pasien 26 Juli,
pasien datang ke
berobat ke hanya mau pasien pilek
demam RS UKI
poliklinik minum susu
-Riwayat penyakit dahulu:
Pasien pernah mengalami kejang demam dan diare pada usia 10 bulan.
-Riwayat penyakit keluarga:
Keluarga pasien tidak pernah mengalami keluhan seperti ini sebelumnya.
-Riwayat kelahiran:
Cara lahir : Partus Normal
Tempat lahir : Puskesmas
Ditolong oleh : Bidan
Masa gestasi : Cukup bulan
Berat lahir : 3500 gr
Panjang lahir : 49 cm
Lahir normal, langsung menangis, sianosis (-), kejang (-), Nilai APGAR: ibu
pasien tidak ingat
Kelainan bawaan: Tidak ada
-Riwayat tumbuh kembang
Pertumbuhan gigi pertama : 8 bulan
Gangguan perkembangan mental : Tidak ada
Psikomotor
Tengkurap : 4 bulan
Duduk : 6 bulan
Berdiri : 9 bulan
Berjalan : 12 bulan
Berbicara : 12 bulan
Membaca/menulis :-
Kesan : Pertumbuhan fisik dan mental anak (gerak kasar, halus, emosi, sosial,
perilaku, bicara) sesuai dengan usia.
Riwayat imunisasi : Imunisasi dilaksanakan di puskesmas

Vaksin Dasar (Umur) Ulangan (Umur)

BCG 1 bulan

DPT / DT 2 bulan 3 bulan 4 bulan

POLIO 0 bulan 2 bulan 3,4 bulan

Campak 9 bulan

Hepatitis B 0 bulan 2 bulan 3 bulan 4 bulan

MMR -

TIPA -

Kesan : Imunisasi dasar sesuai dengan jadwal program imunisasi nasional 2016
RIWAYAT MAKANAN
0-6 bulan : pasien mendapatkan ASI eksklusif yang diberikan sesuai keinginan pasien
6-9 bulan : pasien masih mendapatkan ASI eksklusif dan bubur saring (wortel +ayam) 2x
sehari 1 mangkok kecil 10-15 suap sendok
12 bulan- sekarang : pasien masih mengosumsi susu formula 3x sehari 1 gelas kecil dan
nasi tim ( sayur+ ayam ) 2 kali sehari 2 mangkuk kecil dan kadang makan buah-
buahan.

Kesan: pola makan sesuai dengan pertambahan usia kualitas dan kuantitas makanan
cukup
Pemeriksaan Fisik 28 Juli 2017
Keadaan Umum : Tampak sakit sedang
Kesadaran : Composmentis
Tekanan darah :-
Frekuensi nadi : 112 x/menit, teratur, kuat angkat, isi cukup.
Respiratory Rate : 22 x/menit
Suhu : 37,8 C
Data Antropometri
Berat Badan : 8,9 kg
Panjang Badan : 72 cm
Lingkar lengan atas : 14 cm
WHO 2017

BB/U : hasil -1 SD
kesan : 0 s/d -2 kesan Normal

TB/U : hasil -2 SD
Kesan : 0 s/d -2 kesan Normal

BMI : 8,9/(7,2)2 = 17,5 (hasil diantara -1 SD dan -2 SD)


Kesan status gizi baik
Kepala
Kepala : Normocephali (lingkar kepala : 46 cm)
Mata : Kelopak mata tampak cekung -/-, Sklera ikterik -/-,
konjungtiva anemis -/-
Telinga : normotia, lapang+/+, Serumen -/-, sekret -/-
Hidung : pernafasan cuping hidung (-), cavum nasi lapang (+/+), epistaksis (-),
sekret (+/+)
Mulut : sianosis orofasial (-)
Bibir : mukosa kering (-), sianosis (-)
Gigi Geligi : karies (-)
Lidah : letak di tengah, lidah kotor (+)
Tonsil : T1-T1, tenang
Faring : faring hiperemis (-)

Leher : Tidak ada pembesaran KGB


Thoraks
Inspeksi : Pergerakan dinding dada simetris, retraksi sela iga (-)
Palpasi : Vokal fremitus simetris
Perkusi : Sonor/sonor
Auskultasi : Bunyi nafas dasar vesikuler, Rhonki -/-, Wheezing -/-,
Bunyi jantung I dan II normal, gallop (-), murmur (-).
Abdomen
-Inspeksi : Perut tampak datar
-Auskultasi : BU + 5x/menit
-Perkusi : Timpani, nyeri ketok (-)
-Palpasi : Nyeri tekan (-), supel, hepar dan lien tidak teraba
Ekstremitas Kiri Kanan
-Atas : akral hangat akral hangat
crt < 2 detik crt < 2 detik
-Bawah : akral hangat akral hangat
crt < 2 detik crt < 2 detik
Hematologi Nilai Normal
Hb : 12,3 g/dl Hb : 10,5 12 g/dl
Leukosit : 15,5 ribu/uL Leukosit : 6-17 ribu/uL
Ht : 39,4 % Ht : 33 36 %
Trombosit : 349 ribu/uL Trombosit : 150 300 ribu/uL
Natrium : 140 mmol/L
Kalium : 3,7 mmol/L
Clorida : 110 mmol/L
Imunologi
Widal
S.Typhose H : +1/160
S.Paratyphi A H : negatif
S.Paratyphi B H : negatif
S.Paratyphi C H : +1/160
S.Typhosa O : +1/320
S.Paratyphi A O : +1/160
S.Paratyphi B O : negatif
S.Paratyphi C O : +1/80
Diagnosis
Demam Tifoid
Penatalaksanaan
Rawat inap
Diet : Lunak
IVFD : KAEN 3A 10 TPM/24 jam (makro)
Mm/
Ceftriaxone 500mg 1x1 IV
Ranitidine 10mg 2x1 IV
Paracetamol syr 4x1 cth (PO)
Analisa kasus

Dari anamnesis :
Pasien datang dengan keluhan demam sejak 7 hari yang lalu, demam naik turun,
biasanya naik pada malam hari. Demam tidak disertai menggigil dan kejang. Selain
demam pasien juga muntah, lebih sering BAB daripada biasanya, dan lemas. Pasien
muntah lebih dari 5 kali, yang dimuntahkan adalah makanan yang di makan. Pasien
belum bab selama 1 hari. Nafsu makan pasien juga menurun. Pasien juga mengeluh
pilek dan pasien biasa suka mengemut jari dan mainannya.
Keadaan umum : Tampak sakit sedang (tampak lemas)
Kesadaran : Composmentis (kontak mata +)
Frekuensi nadi : 112x/menit (reguler, kuat angkat, isi cukup)
Frekuensi nafas : 22x/menit (reguler/adekuat)
Suhu : 37,8oC (axilla)
Kepala : Dalam batas normal
Mata : Dalam batas normal
Hidung : Sekret +
Mulut : coated tongue (+)
Thorax : Dalam batas normal
Abdomen : Bising usus (5x/menit), timpani, turgor kulit baik
Ekstremitas : Dalam batas normal
Hematologi Nilai Normal
Hb : 12,3 g/dl Hb : 10,5 12 g/dl
Leukosit : 15,5 ribu/uL Leukosit : 10-15 ribu/uL
Ht : 39,4 % Ht : 33 36 %
Trombosit : 349 ribu/uL Trombosit : 150 300 ribu/uL
Natrium : 140 mmol/L
Kalium : 3,7 mmol/L
Clorida : 110 mmol/L
Imunologi
Widal
S.Typhose H : +1/160
S.Paratyphi A H : negatif
S.Paratyphi B H : negatif
S.Paratyphi C H : +1/160
S.Typhosa O : +1/320
S.Paratyphi A O : +1/160
S.Paratyphi B O : negatif
S.Paratyphi C O : +1/80
Dari anamnesis, pemeriksaan fisik, dan
pemeriksaan penunjang didapatkan diagnosis
kerja demam tifoid. Disebut demam tifoid
karena terdapat demam yang naik secara
bertahap dan anak tampak lemas. Dan di
dapatkan lidah typoid . Dan adanya konstipasi.
Gejala klinis
Anamnesis Pemeriksaan Fisik

Demam naik secara bertahap Berat: kesadaran menurun

Anak sering mengigau Lidah tifoid

Malaise, letargi Hepatomegali

Nyeri kepala

Nyeri perut, konstipasi, muntah,


perut kembung
Pemeriksaan Penunjang
Darah tepi perifer, didapatkan:
Anemia
Leukopenia
Limfositosis relatif
Trombositopenia (sering pada
demam tifoid berat)
Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan serologi:
Serologi Widal, terdapat
KASUS : kenaikan titer S.typhi titer O 1:200
atau kenaikan 4 kali titer fase
Pemeriksaan Widal : bahwa S akut ke fase kovalens
.typhosa titer H + (1/60), S.
paratyphi C H + (1/60), dan S.
paratyphi C O + (1/320)
Tatalaksana Rawat Inap
Rawat inap
Diet : Lunak
IVFD : KAEN 3A 10 TPM/24 jam (makro)
Mm/
Ceftriaxone 500mg 1x1 (IV)
Ranitidine 10mg 2x1 (IV)
Paracetamol syr 4x1 cth (PO)
PILIHAN ANTIBIOTIK
Kloramfenikol 100mg/kgBB/hari dibagi dalam 4x pemberian selama 10 14 hari atau sampai
5 7 hari setelah demam turun
Ampisilin 200 mg/kgBB/ hari dibagi dalam 4x pemberian secara intravena
Amoksisilin 100mg/kgBB/hari dibagi dalam 4x pemberian oral
Kombinasi Trimethoprim sulfametoksazol (TMP SMZ) : TMP 10mg/kgBB/ hari atau SMZ
50mg/kgBB dibagi dalam 2 dosis
Ceftriaxone 100mg/kgBB/hari dibagi dalam 1 atau 2 dosis (max 4 gram/hari) selama 5 7 hari
atau Cefotaxim 150 200mg/kgBB/hari dibagi dalam 3 4 dosis
Cefixime oral 10 15mg/kgBB/hari selama 10 hari
FOLLOW UP PASIEN SELAMA DI RAWAT
Hari / Tanggal / Subjektif Objektif Assessment Rencana Terapi
Jam
29 juli 2017 demam 38 KU : tampak Demam typoid Diet lunak
Jam 06.30 sakit ringan KAEN 3A 10 tpm
PH : 1 Belum mau makan Kes : makro
hanya minum susu komposmentis Cefriaxone inj
Muntah (-) TD : - 500 mg
S axilla : 37,5oC Paracetamol
FP : 35 x / menit syrup 3*1 cth
FN : 120 x / (PO)
menit Ranitidine inj
Lidah typoid (+) Ctm dan
Hepar tidak bromexine 0,7
teraba mg 3*1 1/5 tab
Hari / Tanggal / Subjektif Objektif Assessment Rencana Terapi
Jam

30 juli 2017 makan dan KU : tampak Demam typoid Diet lunak


Jam 06.30 minum sudah mau sakit ringan KAEN 3A 10 tpm
PH : 2 sedikit Kes : makro
komposmentis Cefriaxone inj
Demam (-) TD : - 500 mg
S axilla : 36,5oC Paracetamol
FP : 28 x / menit syrup 3*1 cth
FN : 100 x / (PO)
menit Ranitidine inj
Lidah typoid (+) Ctm dan
Hepar tidak bromexine 0,7
teraba mg 3*1 1/5 tab