Anda di halaman 1dari 24

MIGRASI

Migrasi merupakan aktivitas pindahnya


seseorang sedangkan orangnya yang
pindah tempat tinggal disebut migran

Definisi Migran Menurut PBB :


Migran adalah orang yang pindah
tempat tinggal secara permanen
sebab selain itu dikenal pula mover
Yaitu orang yang pindah dari suatu alamat
kealamat lain dan dari rumah satu ke
rumah lain dalam batas satu daerah
kesatuan politik atau administratif
MIGRASI
Migrasi merupakan salah satu dari ketiga
faktor dasar yang mempengaruhi
pertumbuhan penduduk disamping kelahiran
dan kematian
Migrasi adalah perpindahan penduduk
dengan tujuan untuk menetap dari suatu
tempat ke tempat lain melampaui batas
politik /negara ataupun batas
administrasi/batas bagian dalam suatu
negara
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi
Migrasi

Faktor Pendorong
1. Makin berkurangnya sumber-sumber alam,
menurunya permintaan atas barang-barang
tertentu yang bahan bakunya makin
susahdiperoleh seperti hasil tambang, kayu
atau bahan dari pertanian
2. Menyempitnya lapangan pekerjaan di tempat
asal (misalnya di pedesaan) akibat
masuknya teknologi yang menggunakan
mesin-mesin (capital intensive)
3. Adanya tekanan-tekanan atau
diskriminasi politik,agama, suku di
daerah asal
4. Tidak Cocok lagi dengan
adat/budaya/kepercayaan di tempat
asal
5. Alasan pekerjaaan/perkawinan yang
menyebabkan tidak bisa
mengembangkan karir pribadi
6. Bencana alam (banjir, kebakaran,
gempa bumi, kemarau panjang dan
wabah peny)
Faktor Penarik
1. Adanya rasa superior di tempat yang
baru/kesempatan untuk memasuki
lapangan pekerjaan yang cocok
2. Kesempatan mendapatkan pendapatan
yang lebih baik
3. Kesempatan mendapatkan pendidikan
yang lebih tinggi
4. Keadaan lingkungan & keadaan hidup
yang menyenangkan (iklim, perumahan,
sekolah, fasilitas kemasyarakatan)
5. Tarikan dari orang yg diharapkan sbg
pelindung
6. Aktivitas kota besar sbg daya tarik masy
desa
4 Faktor Penyebabkan orang
mengambil keputusan untuk
melakukan migrasi (Lee)
1. Faktor-faktor yang terdapat di daerah asal
2. Faktor-Faktor yang terdapat di tempat tujuan
3. Rintangan-rintangan yang menghambat (UU
imigrasi, biaya angkut barang)
4. Faktor-faktor pribadi (tanggapan sor thd faktor
yg lain, kesadaran ttg kondisi evaluasi)
TEORI MIGRASI (E.G Ravenstein)
1. Migrasi dan Jarak (migran jarak dekat >
jarak jauh menuju pusat perdagangan dan
industri)
2. Migrasi bertahap (arus migrasi terarah,
migrasi desa-kota kecil-kota besar)
3. Arus dan Arus Balik (setiap arus migrasi
utama menimbulkan arus balik
penggantinya)
4. Adanya perbedaan di desa-kota
mengenai kecenderungan mlk migrasi ( desa
> kota)
5. Jarak migrasi pria > wanita
6. Teknologi mempengaruhi migrasi
7. Dorongan utama mlk migrasi motif
ekonomi
Jenis migrasi (1)
Jenis migrasi adalah pengelompokan migrasi berdasarkan dua
dimensi penting dalam analisis migrasi, yaitu dimensi
ruang/daerah (spasial) dan dimensi waktu
Migrasi internasional adalah perpindahan penduduk dari suatu
negara ke negara lain. Migrasi internasional merupakan jenis
migrasi yang memuat dimensi ruang
Migrasi internal adalah perpindahan penduduk yang terjadi
dalam satu negara, misalnya antarpropinsi,
antarkota/kabupaten, migrasi dari wilayah perdesaan ke
wilayah perkotaan atau satuan administratif lainnya yang lebih
rendah daripada tingkat kabupaten/kota, seperti kecamatan
dan kelurahan/desa. Migrasi internal merupakan jenis migrasi
yang memuat dimensi ruang
Jenis migrasi (2)
Migran menurut dimensi waktu adalah orang yang berpindah ke
tempat lain dengan tujuan untuk menetap dalam waktu enam
bulan atau lebih
Migran sirkuler (migrasi musiman) adalah orang yang
berpindah tempat tetapi tidak bermaksud menetap di tempat
tujuan. Migran sikuler biasanya adalah orang yang masih
mempunyai keluarga atau ikatan dengan tempat asalnya seperti
tukang becak, kuli bangunan, dan pengusaha warung tegal,
yang sehari-harinya mencari nafkah di kota dan pulang ke
kampungnya setiap bulan atau beberapa bulan sekali
Migran ulang-alik (commuter) adalah orang yang pergi
meninggalkan tempat tinggalnya secara teratur, (misal setiap
hari atau setiap minggu), pergi ke tempat lain untuk bekerja,
berdagang, sekolah, atau untuk kegiatan-kegiatan lainnya, dan
pulang ke tempat asalnya secara teratur pula (missal pada sore
atau malam hari atau pada akhir minggu). Migran ulang-alik
biasanya menyebabkan jumlah penduduk di tempat tujuan
lebih banyak pada waktu tertentu, misalnya pada siang hari
Jenis migrasi (3)
1. Migrasi Masuk (In Migration)
Banyaknya migran yg masuk per 1000 penduduk
daerah tujuan dalam waktu 1 tahun.
2. Migrasi Keluar (out Migration)
3. Migrasi Neto (Net Migration)
Selisih banyaknya migran yg masuk dan keluar
ke dan dari suatu daerah per 1000 penduduk
dalam 1 tahun
4. Migrasi Bruto (Gross Migration)
Banyaknya kejadian perpindahan ( jml migrasi
masuk dan migrasi keluar dibagi jumlah
penduduk tempat asal dan penduduk tempat
tujuan)
KRITERIA MIGRASI

Migran seumur hidup (life time migrant) adalah orang


yang tempat tinggalnya pada saat pengumpulan data
berbeda dengan tempa tinggalnya pada waktu lahir.

Migran risen (recent migrant) adalah orang tempat


tinggalnya pada saat pengumpulan data berbeda
dengan tempat tinggalnya pada waktu lima tahun
sebelumnya.

Migran total (total migrant) adalah orang yang pernah


bertempat tinggal di tempat yang berbeda dengan
tempat tinggal pada waktu pengumpulan data.
Contoh kasus
Agus dan istrinya masing-masing berusia 30 tahun. Kedua pasangan ini
memiliki seorang anak berumur lima tahun. Keluarga ini pada tahun
1995 tinggal di Jakarta. Ketika Sensus Penduduk 2000 dilakukan,
mereka sudah pindah ke Bojonggede, salah satu daerah pinggiran di
wilayah Jabodetabek???

Andaikata keluarga Agus yang berasal dari Jakarta itu memang


memiliki tempat tinggal di Bojonggede Kabupaten Bogor, tetapi
mereka juga masih memiliki rumah di Jakarta. Rumah yang di
Bojonggede itu mereka tempati hanya pada saat-saat menjelang
akhir pekan, dan itu dilakukan secara rutin ???
jawaban
Migrasi risen

Jika keluarga ini hanya menempati rumah di Bojonggede hanya


pada waktu-waktu tertentu saja dan tidak berniat tinggal di sana
dalam waktu yang lebih lama (enam bulan atau lebih), sementara
tempat tinggal yang biasanya ditempati adalah tetap di Jakarta,
maka keluarga Agus hanya pelaku migran sirkuler

Jika keluarga ini pergi ke Bojonggede pada pagi hari Sabtu,


kemudian pulang ke Jakarta Sabtu sore, maka keluarga ini
termasuk pelaku migrasi ulang-alik

Dalam Sensus Penduduk atau survei-survei kependudukan


penetapan apakah seseorang adalah migran atau bukan tergantung
dari pernyataan tentang di mana biasanya tinggal
Ukuran-ukuran

Angka Urbanisasi (Urbanization Rate = UR) adalah


persentase penduduk yg tinggal di wilayah perkotaan.
U
Rumus : UR = ---- x k
P

dengan: U = jml penduduk perkotaan


B = jml penduduk keseluruhan
k = konstanta = 100
Ukuran-ukuran

Angka Urbanisasi (Urbanization Rate =UR)

Contoh : jml penduduk perkotaan DIY tahun 2000


adalah 1.798.513 jiwa & jmlh penduduk DIY
adalah 3.120.478 jiwa.
1.798.513
Rumus : UR = -------------- x 100
3.120.478

= 57,6 persen
Ukuran-ukuran

Rasio penduduk perkotaan dg penduduk perdesaan


(ratio of urban-rural population = Ru/r)
U
Rumus : Ru/r = ---- x k
R
dengan: U = jml penduduk perkotaan
R = jml penduduk perdesaan
k = konstanta = 100
Ukuran-ukuran

Rasio penduduk perkotaan dg penduduk perdesaan


(ratio of urban-rural population = Ru/r)
Contoh : jml penduduk perdesaan Sumsel tahun 2000
adalah 4.494.586 jiwa & jmlh penduduk
perkotaan adalah 2.362.790 jiwa.
2.362.790
Rumus : Ru/r = -------------- x 100
4.494.586

= 52,6
Ukuran-ukuran

Angka Migrasi Masuk Kasar (Crude In-Migration Rate =


CIMR) : banyaknya migran masuk pada suatu periode
per 1000 penduduk pada pertengahan periode yg
sama
IM
Rumus : CIMR = ---- x k
P

dengan: IM = jml migran masuk


P = jml penduduk pertengahan tahun
k = konstanta = 1000
Ukuran-ukuran

Angka Migrasi Keluar Kasar (Crude Out-Migration Rate


= COMR) : banyaknya migran keluar pada suatu
periode per 1000 penduduk pada pertengahan periode
yg sama
OM
Rumus : COMR = ---- x k
P

dengan: OM = jml migran keluar


P = jml penduduk pertengahan periode
k = konstanta = 1000
Ukuran-ukuran

Angka Migrasi Masuk Umur Tertentu (Age Specific In-


Migration Rate = ASIMR) : banyaknya migran masuk
kelompok umur ttt pada suatu periode per 1000
penduduk kelompok umur yg sama pada pertengahan
periode yg sama
IMi
Rumus : ASIMR = ---- x k
Pi

dengan: IMi = jml migran masuk kelompok umur i


Pi = jml penduduk kelompok umur i tengah tahun
k = konstanta = 1000
Ukuran-ukuran

Angka Migrasi Keluar Umur Tertentu (Age Specific


Out-Migration Rate = ASOMR) : banyaknya migran
keluar kelompok umur ttt pada suatu periode per 1000
penduduk kelompok umur yg sama pada pertengahan
periode yg sama
OMi
Rumus : ASIMR = ---- x k
Pi

dengan: OMi = jml migran keluar kelompok umur i


Pi = jml penduduk kelompok umur i tengah tahun
k = konstanta = 1000
Ukuran-ukuran

Angka Migrasi Neto Umur Tertentu (Age Specific Net-


Migration Rate = ASNMR) : banyaknya migran keluar
dikurangi migran masuk kelompok umur ttt pada suatu
periode per 1000 penduduk kelompok umur yg sama
pada pertengahan periode yg sama
NMi
Rumus : ASNMR = ---- x k
Pi

dengan: NMi = jml migran keluar dikurangi migran masuk


kelompok umur i
Pi = jml penduduk kelompok umur i tengah
periode
k = konstanta = 1000