Anda di halaman 1dari 2

Dasar-dasar Etika Perbankan Syariah

Menurut O.P Simorangkir, Etika perbankan dalam hubungan


bahwa etika perbankan secara bankir dan nasabah:
umum dapat diklasifikasikan a. Prinsip saling
menguntungkan.
menjadi lima dasar etika, yaitu: b. Persetujuan yang harus
1. Etika perbankan di bidang dilaksanakan.
kepercayaan masyarakat. c. Jangan menerima gift, upeti
2. Etika pemegang saham. atau uang pelicin.
3. Etika perbankan dalam d. Memberi nasehat.
e. Mendidik nasabah.
hubungannya antara f. Kewajiban internasional.
pemimpin dan karyawan.
4. Etika perbankan dalam Etika perbankan lainnya:
hubungan bankir dan a. Lapran ke Bank Indonesia.
b. Mengumumkan neraca
nasabah. tahunan.
5. Etika perbankan lainnya. c. Rahasia bank.
Menurut Murti Sumarni, kde etik perbankan seyogyanya harus
berdasarkan atas:
1. Menjaga keselarasan dan konsistensi antara gaya
manajemen, strategi, dan kebijakan dalam
mengembangkan usaha perbankan.
2. Menciptakan iklim usaha yang sehat.
3. Mewujudkan integritas bank terhadap lingkungan dan
masyarakat luas serta pemerintah.
4. Menciptakan ketenangan, keamanan dan kenyamanan
para pemilik dana, pemegang saham dan karyawan dalam
mendapatkan hak-haknya.
5. Mengangkat harkat perbankan nasional di mata
internasional.