Anda di halaman 1dari 64

Klasifikasi Gangguan Jiwa

(PPDGJ-III)
dan
M2M

Dan Hidayat
Jakarta 2014
PPDGJ-III 1
Macam Klasifikasi
1. WHO : ICD-10 (International
Classification of Diseases) 1992
2. APA : DSM-IV (Diagnostic and Statistical
Manual) 1994
3. DEPKES : PPDGJ-III (Pedoman
Penggolongan dan Diagnosis Gangguan
Jiwa) 1993
4. DEPKES : S-PPDGJ-III (Suplemen
PPDGJ-III) - 1995
PPDGJ-III 2
Terminologi
Diagnosis : nama yang diberikan kepada
suatu sindrom tertentu yang berkaitan
dengan suatu etiologi atau patologi tertentu
Etiologi (faktor etiologi): BIOPSIKOSOSIAL
Organobiologik
Psikologik, edukasional
Sosial budaya, lingkungan

PPDGJ-III 3
Konsep Dasar PPDGJ-III
Gejala kejiwaan
+
penderitaan (distress/keluhan)
+/
Hendaya (disfungsi/disabilitas)

Gangguan Jiwa

PPDGJ-III 4
Gejala Kejiwaan
1. Gejala organik : faktor organik spesifik,
kesadaran sensorium dan fungsi kognisi
2. Gejala psikotik: halusinasi, waham,
inkoherensi, perilaku kacau (katatonik)
3. Gejala manik: perasaan, pikiran dan
perilaku meningkat.
4. Gejala depresif: perasaan, pikiran dan
perilaku menurun
PPDGJ-III 5
Gejala Kejiwaan
5. Gejala anxietas: cemas, was2, kuatir, takut,
panik, disertai hiperaktivitas otonom
6. Gejala psikosomatik: gejala anxietas /
gejala depresif + gejala penyakit fisik
7. Gejala perilaku: pelanggaran norma sosial
8. Gejala retardasi mental: IQ < 70, hendaya
perilaku adaptif
9. Gejala kejiwaan pada anak & remaja
PPDGJ-III 6
Perbedaan Dasar antara
PPDGJ-II (83) dan PPDGJ-III(93)
ICD-9 (77) & DSM-III (80) ICD-10 (92) & DSM-IV (94)
Sistem numerik Sistem alfanumerik
30 kategori dlm 3 karakter 100 kategori dlm 3 karakter
(290-310) (F00-F99)
Kriteria diagnostik Pedoman diagnostik
Istilah neurosis dan Neurotik & psikotik; istilah
psikosis masih ada psikosomatik, psikogenik dan
Evaluasi multiaksial endogenik tidak digunakan
lagi
Evaluasi multiaksial yg lebih
disempurnakan utk kepen-
tingan klinis (S-PPDGJ)
PPDGJ-III 7
Upaya penegakan diagnosis GJ
1. Membina rapport (hub dokter pasien)
Wawancara bebas, terarah, terinci, teliti, jelas
Sikap sensitif, empatik, terapeutik
Tidak interogatif, menggurui, menghakimi
2. Menelusuri perjalanan penyakit & riwayat hidup
pasien (aspek kepribadian)
3. Menemukan gejala2 psikopatologik:
Keluhan subyektif
Gejala obyektif yang tampak
Gejala terselubung
4. Mencari etiologi
PPDGJ-III 8
Penatalaksanaan Kasus Psikiatrik
1. Anamnesis :
Keluhan utama (alasan berobat / dirawat)
Riwayat perjalanan penyakit (sekarang & dulu)
Riwayat kehidupan pribadi
Latar belakang sosial, keluarga
2. Pemeriksaan
Status mental
Status fisik
Pemeriksaan tambahan
3. Diagnosis : evaluasi multiaksial
4. Terapi
PPDGJ-III 9
Evaluasi Multiaksial
Aksis I : Sindrom klinis
Kondisi lain yg jadi fokus perhatian
Aksis II : G Kepribadian
Retardasi Mental
Aksis III : Kondisi medis umum
Aksis IV: Problem psikososial & lingkungan
Aksis V : Skala GAF (Global Assessment of
Functioning Scale)

PPDGJ-III 10
Terapi Psikiatrik
1. Terapi organobiologik
- Terapi farmakologik
- Terapi fisik : TKL (terapi kejang listrik)
2. Terapi Psikologik : Psikoterapi
- Psikoterapi suportif
- Psikoterapi reedukatif
- Psikoterapi rekonstruktif
3. Terapi Sosial : manipulasi lingkungan
PPDGJ-III 11
Hirarki Diagnosis
Urutan organisasi yg bersifat vertikal dari atas ke
bawah, dg pengertian bhw yg terletak di atas
mengandung unsur dari yg lebih bawah, tetapi
mempunyai kelebihan yg spesifik
Urutan diagnosis, mulai dari yg bersifat organik ke
arah yg bersifat nonorganik (nomor di dlm PPDGJ-
III disusun secara berurutan sesuai hirarki tsb)
Diagnosis pasti baru dpt ditegakkan setelah
kemungkinan diagnosis/DD dalam kelas atau
kategori di atasnya dpt ditiadakan secara pasti

PPDGJ-III 12
Urutan hirarki blok diagnosis GJ
1. GMO termasuk GMS (F00-F09)
GM&P akibat Penggunaan Zat Psikoaktif (F10-
F19)
2. Skizofrenia, G Skizotipal & G Waham (F20-F29)
3. G Suasana Perasaan (F30-F39)
4. G Neurotik, Somatoform, G yg berkaitan dg stres
(F40-F49)
5. Sindr Perilaku yg berhub dg G fisiologis dan
faktor fisik (F50-F59)
6. G Kepribadian dan Perilaku masa Dewasa (F60-
F69): khusus G Kepr. Khas & Campuran aksis II

PPDGJ-III 13
G M dg onset biasanya pd masa
Kanak dan Remaja
7. Retardasi Mental (F70-F79)
8. G Perkembangan Psikologis (F80-F89)
9. Gangguan Perilaku dan emosional
dengan onset biasanya pada masa
Kanak dan Remaja (F90-F99)
Kode Z : faktor yg mempengaruhi status kes
dan berhub dg yankes
Classification is the way to see the world
PPDGJ-III 14
GMO 1. GMO & GMS F0 GMO-GMS
2. G P zat F1 GMPAP Alk &
psikoaktif zat psikoaktif lain
GM PSIKOTIK 1. Skiz & G F2 Skiz, G Skizo-
terkait tipal, G Waham
2. G Afektif F3 G Mood
G NEUROTIK 1. G Neurotik F4 G Neur, Somat,
Dan 2. G Keprib & & G terkait stres
G Kepribadian perilaku dewF5 SP terkait fisik
F6 G Kep & p dew
G Masa Kanak, 1. R M F7 RM
Remaja, dan 2. G masa K, R F8 G Perk psiko
perkembangan PPDGJ-III
dan Perkemb F9 GPE onset K,R
15
Tujuan Diagnosis & Eva. Multiaksial
Laporan yg komprehensif dan sistematik
Perencanaan terapi
Penyusunan prognosis
Komunikasi informasi klinis
Kompleksitas kondisi & situasi klinis
Heterogenitas kasus dg diagnosis yg sama
Pendekatan eklektik holistik
Model mediko-psiko-sosial
Keperluan klinis, pendidikan, dan penelitian
PPDGJ-III 16
Aksis I
F00-F09 GMO termasuk GMS
F10-F19 GMPAP Zat Psikoaktif
F20-F29 Skiz, G Skizotipal, G Waham (excl F21)
F30-F39 G Suasana Perasaan
F40-F48 G Neurotik, G Somatoform & G stres
F50-F59 SP terkait G fisiologis dan faktor fisik
F62-F69 G Keprib dan perilaku masa dewasa
(kecuali G Kepribadian)
F80-F89 G Perkembangan Psikologis
F90-F98 G perilaku & emosional dg onset K R
F99 G Jiwa YTT
Kondisi lain yg merupakan fokus perhatian Z03.2 &
R69 PPDGJ-III 17
Aksis II
F21 G Kepribadian Skizotipal
F60 G Kepribadian Khas
F61 G Kepribadian Campuran & lainnya
Gambaran Kepribadian maladaptif yg
menonjol dan mek. Defensi yg ditampilkan
F70-F79 Retardasi Mental
R41.8 Fungsi intelektual ambang
Z03.2 Tak ada diagnosis
R46.8 Diagnosis ditangguhkan
PPDGJ-III 18
Aksis III
BAB I A00-B99 Peny infeksi & parasit ttt
BAB II C00-D48 Neoplasma
BAB III D50-D53 Peny darah & kekebalan
BAB IV E00-E90 P endokr, nutrisi & metab
BAB VI G00-G99 P susunan saraf
BAB VII H00-H59 P mata dan adnexa
BAB VIII H60-H95 P telinga & proses mastoid
BAB IX I 00 - I 99 P sistem sirkulasi
BAB X J00-J99 P sistem pernapasan
BAB XI K00-K93 P sestem pencernaan
PPDGJ-III 19
Aksis III
BAB XII L00-L99 P kulit & jaringan subkutan
BAB XIII M00-M99 P muskuloskeletal & j ikat
BAB XIV N00-N99 P genitourinaria
BAB XV O00-O99 Kehamilan, partus & nifas
BAB XVI P00-P96 Kondisi ttt masa perinatal
BAB XVII Q00-Q99 Malformasi kongenital,
deformasi & kelainan kromosom
BAB XVIII R00-R99 Gejala, tanda & pen klinis &
lab yg abnormal YTK
BAB XIX S00-T98 Cedera, keracunan & lain2
BAB XX V01-Y98 Kausa ext & morbid & mortal
BAB XXI Z00-Z99 Faktor yg mempeng st kes &
berhub dg yankes PPDGJ-III 20
Aksis IV
Problem dg kelompok pendukung utama
Problem pendidikan
Problem pekerjaan
Problem perumahan
Problem ekonomi
Problem dengan akses pelayanan kesehatan
Problem yg berkaitan dengan interaksi
sistem hukum / kriminal
Problem psikososial & lingkungan lainnya
PPDGJ-III 21
Aksis V (Skala GAF)
91-100 Gejala -, fungsi max, no difficult
problem
81-90 Gejala min, fungsi baik, cukup puas,
just a usual problem
71-80 Gejala sementara & dpt diatasi,
hendaya ringan dlm pek, sosial & akademik
61-70 Bbp gejala ringan & menetap,
hendaya ringan dlm pek, sosial & sekolah dll
51-60 Gejala sedang, hendaya sedang
41-50 Gejala berat, hendaya berat
PPDGJ-III 22
Aksis V (Skala GAF)
31-40 Bbp hendaya dlm hub dg realitas dan
komunikasi, hendaya berat dlm bbp fungsi
21-30 Hendaya berat dlm komunikasi dan daya
nilai atau tidak mampu berfungsi hampir semua
bidang
11-20 Bahaya mencederai diri atau orang lain,
hendaya sangat berat dalam komunikasi &
mengurus diri
1-10 Seperti diatas, menetap, persisten & lbh
serius
0 Informasi tidak adekuat
Rentang wkt : mutakhir, 1 th y l, pd wkt MRS/pulang23
PPDGJ-III
Kondisi lain yg menjadi fokus perhatian
F54 Faktor psikologis dan tingkah laku yg berhub dg
gangguan atau penyakit YDK
G21 Parkinsonisme sekunder
G21.0 Sindrom neuroleptik maligna
G21.1 Parkinsonisme akibat neuroleptika
G24 Distonia
G24.0 Distonia akut akibat neuroleptika
G24.8 Tardive diskinesia akibat neuroleptika
G25 G ekstrapiramidal & pergerakan lainnya
G25.1 Tremor akibat obat
G25.9 G pergerakan akibat obat
PPDGJ-III 24
Kondisi lain yg menjadi fokus perhatian
Z63.7 masalah dlm hub yg berkaitan dg GJ
atau kondisi medik umum
Z63.8 Masalah hub orang tua anak
Z63.0 Masalah dlm hub dg pasangan
F93.3 Masalah dlm hub antar saudara
Z63.9 Masalah dlm hub yg lain
T 74 Masalah berkaitan dg abuse / neglect
T74.0 Neglect of child
T74.1 Physical abuse of child or adult
T74.2 Sexual abuse of child or adult
PPDGJ-III 25
Kondisi lain yg menjadi fokus perhatian
Z91.1 Ketidakpatuhan thd pengobatan
Z76.5 Ber-pura2 sakit dg motivasi jelas
(malingering)
Z72.8 Masalah berkaitan dg gaya hidup
(perilaku antisosial)
R41.8 Penurunan fungsi kognitif berkaitan dg
usia
Z63.4 Kehilangan dan kematian anggota
keluarga (bereavement)
Z55.8 Masalah berkaitan dg pendidikan dan
melek huruf
PPDGJ-III 26
Kondisi lain yg menjadi fokus perhatian
Z56.7 masalah berkaitan dengan pekerjaan
dan pengangguran
Z71.8 Konseling tentang masalah agama dan
kepercayaan
F93.8 Masalah identitas pada anak dan remaja
Z60.3 Kesulitan akulturasi
Z60.0 Masalah penyesuaian pada masa
transisi siklus kehidupan

PPDGJ-III 27
Peristilahan
1. Disorder gangguan
2. Disease, illness penyakit
3. Clinical description gambaran klinis
4. Diagnostic guidelines pedoman diagnostik
5. Undifferentiated yang tak terinci
6. Behaviour perilaku
7. Conduct tingkah laku
8. Anxiety anxietas
9. Onset onset
PPDGJ-III 28
10. Classification klasifikasi
11. Transient sementara
12. Block blok
13. Group kelompok
14. Impairment hendaya
15. Disability disabilitas
16. Handicap cacat
17. Dissociation disosiasi
18. Multiple multipel
19. Oppositional dis G sikap menentang
PPDGJ-III 29
Singkatan
YDT yg ditentukan (specified)
YTT yg tidak ditentukan (unspecified)
dan (not otherwise specified)
YDK yg diklasifikasikan di tempat lain
(classified elsewhere)
SSP Susunan Saraf Pusat
Lir prefix like berarti sejenis
Nir prefix un- berarti tidak
PPDGJ-III 30
Pelayanan Keswa di Puskesmas
(Layanan Primer)
(Metode Dua Menit - M2M)

M2M 31
Pelayanan Keswa Integratif
Pelayanan keswa yang terintegrasi dg
pelayanan kesehatan umum
Pelayanan kesehatan umum dg
pendekatan eklektik holistik
Pelayanan kesehatan yg memperhatikan
faktor2 bio-psiko-sosial pd pasien
Pelayanan kesehatan dg fokus pd keluhan
utama pasien
M2M 32
Loket => daftar, kartu pasien, identitas

Intake worker (perawat)


Anamnesis: keluhan utama, stresor, onset
Periksa: tanda2 vital, lab, dll
2 menit
Dokter : pemeriksaan fisik, WD, T/
2 menit
Follow up
Setiap 2 menit dokter diharapkan sdh dapat
menyaring kasus2 keswa dari pasien umum
M2M 33
Pasien
Sendiri/diantar keluarga
Rujukan
Butuh pertolongan
Ingin kepastian
Keluhan
Penderitaan
Masalah
Dokter

M2M 34
Anamnesis

Keluhan utama / masalah

Pemeriksaan Medis Psikiatrik

Diagnosis

Terapi

Rujuk
M2M 35
Keluhan utama/masalah

Alasan berobat

Penderitaan/distress
+/
Hendaya(Disabilitas/disfungsi)

Sakit
Gangguan/Penyakit
M2M 36
Keluhan

Fisik Mental/Kejiwaan
G Fisik G Mental

G. Mental Organik
G. Somato-psikis /GM Simtomatik

G. Psiko-somatik
G. Somatoform

Ko-morbiditas

M2M 37
DIAGNOSIS
Gejala kejiwaan yang jelas disertai dengan distres
dan/atau disabilitas = gangguan jiwa
Gangguan jiwa + stresor organobiologik =>
Gangguan mental organik (GMO/GMS)
stresor organobiologik: penyakit yg berkaitan dg
SSP intraserebral/ekstraserebral, seperti:
G metabolisme/endokrin, degenerasi, infeksi,
inflamasi, g vaskular, trauma kapitis, epilepsi,
neoplasma, toksik/NAPZA, herediter, hidrosefalus
(MD IV TENTH)

M2M 38
Gejala2 Kejiwaan (1)
Gejala M Organik: Kesadaran sensorium menurun
atau kompos mentis + G fungsi kognitif lain spt
daya ingat, orientasi, kecerdasan + faktor organik
spesifik (stresor organobiologik)
Gejala psikotik: halusinasi, waham, inkoherensi,
perilaku kacau (katatonik dll)
Gejala manik: senang sekali, banyak bicara,
perilaku aktif sekali
Gejala depresi: murung, banyak diam, pasif

M2M 39
M2M 39
Gejala2 Kejiwaan (2)
Gejala anxietas: cemas, was2, takut, kuatir + gejala
fisik (hiperaktivitas otonom: debar2, keringat dingin,
pucat, mulut kering, hipertensi)
Gejala psikosomatik: gejala fisik dg latar belakang
gejala anxietas / depresi
=> G. Psikosomatik bila ada peny. Fisik (F5)
=> G. Somatoform bila tidak ada peny. Fisik
(keluhan fisik saja) F 45

M2M 40
M2M 40
Gejala2 Kejiwaan (3)

Gejala perilaku: pola perilaku yg cendrung


menetap, dan merupakan ekspresi pola hidup yg
khas dan cara2 berhub dg diri & org lain
Gejala retardasi mental: kecerdasan yg tidak
berkembang disertai hendaya perilaku adaptif,
sejak sebelum 18 th; IQ < 70 (RM ringan), IQ < 50
(RM sedang), IQ < 35 (RM berat), IQ < 20 (RM
berat sekali idiot)

M2M 41
M2M 41
Gejala2 Kejiwaan (4)

Pada kanak:
Gejala hiperaktif: tidak bisa diam dlm waktu
yg lama, konsentrasi tersebar, perhatian
tersebar, bisa dg impulsifitas, di >1 tempat
(rumah, sekolah, klinik)
Gejala autisme: gangguan interaksi sosial,
komunikasi sukar, perilaku stereotipik

M2M 42
M2M 42
Keluhan fisik

Tanda & gejala fisik


Tidak ada masalah kejiwaan

D/ G. Fisik

Th/ sesuai dg G Fisiknya

Rujuk
M2M 43
Penyakit fisik
(intra-/ekstra-serebral)

Tanda & gejala kejiwaan organik


fungsi kognitif (daya ingat turun), kesadaran baik, usia > 65

D/ Demensia F00#

Th/ menurut derajat keparahannya


Obat antidemensia
Nootropikum
Nasihat bagi pengasuhnya

Rujuk
M2M 44
Penyakit fisik
(intra-/ekstra-serebral)

Tanda & gejala kejiwaan organik


Kesadaran berkabut => koma, G perhatian
Halusinasi visual

D/ Delirium F05

Th/ menurut etiologi penyakit fisiknya


Nasihat bagi pengasuhnya

Rujuk
M2M 45
Pengguna NAPZA

Gejala intoksikasi, ketergantungan, atau gejala


putus zat, over dosis
Tanda2 kejiwaan organik

D/ G Penggunaan Zat Psikoaktif F10#

Th/ menurut kondisi dan zat psikoaktif


yg digunakan saat datang

Rujuk
M2M 46
Gejala
Gaduh gelisah, sukar komunikasi,
Agitatif, gejala psikotik, kondisi akut, < 1 mgg
Tak ada tanda organik
Dg / tanpa stresor

D/ Psikosis akut F23

Th/ haloperidol im 10 mg + diazepam im 10 mg

Rujuk
M2M 47
Gejala Psikotik

Waham, halusinasi, inkoherensi, perilaku kacau


Tak ada tanda2 kejiwaan organik
Berlangsung > 1 bln

D/ Skizofrenia F20#

Th/ obat antipsikotik


Antipsikosis depot untuk yg kronis

Rujuk
M2M 48
Gejala Mania
Gembira sekali, banyak bicara, aktif sekali
Kebutuhan tidur -, megaloman
+/- episode depresi
+/- gejala psikotik
Tak ada tanda organik

D/ G Bipolar F31

Th/ mood stabilizer +/- antipsikosis

M2M 49
Gejala Depresi
sedih, murung, banyak menangis,
lesu, kurang gairah, pesimis, menyendiri,
gangguan makan dan tidur, ingin mati
Tak ada tanda organik

D/ G Depresif F32#

Th/ Obat antidepresi

M2M 50
Gejala Cemas
khawatir/waspada berlebihan
ketegangan motorik, hiperaktivitas otonom
Takut thd obyek / situasi
Tak ada tanda organik

D/ G Fobik F40

Th/ Antianxietas
Antidepresan

M2M 51
Gejala Cemas
Serangan anxietas berat bbp kali dlm 1 bln
Ketegangan motorik, hiperaktivitas otonom
Pada situasi yg obyektif tak berbahaya
Serangan berhenti dlm bbp menit
Tak ada tanda organik

D/ G Panik F41.0

Th/ Alprazolam, imipramine, SSRI

M2M 52
Gejala Anxietas

Khawatir/waspada berlebihan
Ketegangan motorik, hiperaktivitas otonom
Hampir setiap hari, utk bbp mgg / bln
Sulit konsentrasi
Tak ada tanda2 kejiwaan organik

D/ G. Anxietas F41.1

Th/ obat Antianxietas

Rujuk
M2M 53
Gejala
Pikiran terpaku yg tak bisa dihindarkan
Perilaku yang tak bisa dihindarkan
Disadari sbg impuls diri
Pengulangan yg tak menyenangkan
Hampir setiap hari selama minimal 2 mgg
Tak ada tanda organik

D/ G Obsesif Kompulsif F42

Th/ SSRI, clomipramine, haloperidol


M2M 54
Gejala
Anxietas, depresi, tingkah laku
1 bln setelah situasi yg stressful, atau krisis
kehidupan spt pindah pekerjaan, pindah rumah
dan tidak > 6 bln
Tak ada tanda organik

D/ G Penyesuaian F43.2

Th/ Antianxietas atau antidepresan


Psikoterapi

M2M 55
Gejala
Anxietas, depresi, marah, kecewa, menarik diri,
overaktif, gaduh gelisah
Segera/bbp menit setelah stres kehidupan yg luar
biasa (bencana alam, pemerkosaan)
Hendaya /disfungsi & distres

D/ Reaksi Stres Akut F43.0

Th/ Terapi psikologik


Bila gelisah dapat diberikan antipsikosis

M2M 56
Gejala
Anxietas, depresi, gangguan otonomik, gangguan
tingkah laku
Dalam kurun waktu 6 bln setelah stres kehidupan
yg luar biasa
Hendaya /disfungsi & distres

D/ Gangguan Stres Pasca Trauma F43.1

Th/ terapi psikologik


Antianxietas, antidepresan
antipsikosis

M2M 57
Tanda & gejala penyakit fisik
Tanpa ada gangguan pada fisiknya

Tanda & gejala kejiwaan anxietas /depresi


Yang berkaitan dg keluhan penyakit fisiknya
Tak ada tanda2 kejiwaan organik

D/ G. Somatoform F45

Th/ keluhan fisiknya(simtomatik)


Obat antianxietas / antidepresi
Terapi psikologik

Rujuk
M2M 58
Penyakit fisik sistemik

Tanda & gejala kejiwaan anxietas /depresi


Yang berkaitan dg penyakit fisiknya
Tak ada tanda2 kejiwaan organik

D/ G. Psikosomatik F50#

Th/ penyakit fisiknya


Obat antianxietas / antidepresi
Terapi psikologik

Rujuk

M2M 59
Keluhan
perkembangan terlambat,
kurang cerdas
usia < 18 tahun, kesulitan adaptasi

Pemeriksaan IQ
IQ < 70

D/ Retardasi Mental F70#

Th/ SLB
Antipsikosis bila ada g tingkah laku
M2M 60
Keluhan kejiwaan pada anak
Kelainan kualitatif dlm interaksi sosial dan
komunikasi
Minat & aktivitas terbatas, stereotipik, berulang
Terjadi secara pervasif dari semua fungsi dlm
segala situasi, usia onset bisa < 3 th

D/ Autisme masa kanak F84.0

Th/ Pendidikan & pelatihan khusus


Pelatihan keluarga

M2M 61
Keluhan kejiwaan pada anak
Perhatian berkurang, dan aktivitas
berlebih
di > 1 tempat (rumah, sekolah, klinik)
impulsif (kurang sabar, sembrono)
Konsentrasi buruk

D/ GPPH/ADHD F90

Th/ Methylphenidate
M2M 62
Keluhan kejiwaan pada anak
Buang air kecil tanpa kehendak
Pada usia > 5 th atau usia mental > 4 th

Tak ada kelainan fisik/struktural

D/ Enuresis Non Organik F98.0

Th/ imipramine

M2M 63
Gejala-gejala dan tanda-tanda
Kesadaran: menurun atau berubah
Aura: ada atau tidak ada
Kejang: umum, fokal, tak kejang
Serangan: berulang dan episodik
Gejala: fisik dan psikis
Pemeriksaan fisik, lab., EEG,dll

D/ Epilepsi G40#

Th/ Antiepileptikum
M2M 64